Memulai bisnis investasi properti tentu tidak mudah, karena butuh biaya besar untuk para start up. Namun, bukan berarti hambatan dalam investasi properti tidak mempunyai jalan keluar sama sekali bukan?

Bagi Anda yang sedang bingung dengan investasi properti, berikut ini adalah artikel Finansialku yang harus dibaca sebagai referensi tambahan Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Properti: Selalu Ada Hambatan dan Tantangan

Investasi properti merupakan salah satu investasi yang cukup menggiurkan serta banyak diminati, tak sedikit orang yang ingin menanamkan modal untuk investasi properti meskipun modal yang dibutuhkan sangat besar.

Untuk menekuni investasi properti, tak jarang kita sering kali mengalami hambatan-hambatan yang membuat kita selalu menyerah di awal.

 

Hambatan dan Cara Mengatasi Permasalahan Investasi Properti

Apa saja hambatan-hambatan dalam investasi properti tersebut?

Penting sekali untuk Anda ketahui agar hambatan tersebut tidak mengganggu usaha investasi properti Anda. Oleh sebab itu, kami akan berikan informasi mengenai hambatan saat investasi properti beserta cara mengatasinya.

 

#1 Kurangnya Modal

Sekitar 90% dari investasi properti di pasaran saat ini hanya mempunyai modal dan pertumbuhan sewa yang rata-rata.

Oleh karena itu, satu-satunya cara agar orang-orang gajian untuk mengembangkan portofolio properti adalah dengan cara pertumbuhan modal yang bagus.

Karena Tanpa tingkat pertumbuhan modal, mereka tidak akan bisa menjaga LVR (loan-to-value lending ratio) pada level yang benar.

Semua tergantung seberapa cepat mereka bisa mendanai ulang pinjaman yang telah ada tersebut dengan mengeluarkan equity gain, yang nantinya bisa dipakai untuk membayar deposit dari investasi berikutnya.

Meski Banyak Hambatan Saat Investasi Properti, Tapi Ada Juga Jalan Keluarnya 02 Investasi Properti 2 - Finansialku

[Baca Juga: Catatan Penting Para Pengelola Investasi Bisnis Properti]

 

Cara mengatasinya adalah dengan meminta nasihat kepada seorang ahli lokal dan independen, misalnya agen properti sang investor.

Dia bisa memberi nasihat mengenai dimana prospek pertumbuhan modal masa depan di daerah atau kota Anda yang cukup besar.

Namun jangan lupa, semua agen yang menjual properti tersebut juga bekerja untuk orang lain, bukan untuk Anda.

Jadi, semua produk yang mereka jual adalah bagus karena mereka telah dibayar orang lain untuk mengatakannya demikian.

Jika Anda membutuhkan bantuan dalam mengelola modal bisnis, Anda bisa menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk mengatasinya. Aplikasi Finansialku dapat Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

 

#2 Kekurangan Cash Flow

Jika perbedaan pendapatan sewa dengan hipotek investasi properti minus US$10.000 dolar per tahun atau setara dengan Rp141 juta.

Sementara penghasilan kebanyakan orang tidak lebih banyak dari itu, maka akan ada hambatan, karena Anda pun harus membiayai kehidupan sehari-hari.

Agen properti tersukses mengatakan, hambatan terbesar yang sering sekali menjegal para investor dalam berinvestasi salah satunya adalah kesalahan mindset mereka.

Kebanyakan dari investor berpikir bahwa mereka harus membayar serta melunasi cicilan investasinya dari gaji mereka, karena pendapatan sewa yang tidak akan mungkin bisa cukup menutupi harga cicilan.

Meski Banyak Hambatan Saat Investasi Properti, Tapi Ada Juga Jalan Keluarnya 03 Investasi Properti 3 - Finansialku

[Baca Juga: Para Investor Properti, Ketahuilah 6 Sumber Dana Ini! Gunakan Seoptimal Mungkin]

 

Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan ekuitas portofolio. Karena dengan begitu, Anda tidak perlu mengorbankan gaji bulanan Anda untuk menutupi hipotek dan juga cicilan bulanan properti Anda.

Cukup dengan menjaminkan salah satu properti yang Anda miliki ke bank, maka Anda bisa mendapatkan pinjaman dari bank untuk menutupi biaya hipotek dan cicilan properti lainnya.

Namun perlu Anda ketahui, pinjaman tersebut juga harus memiliki tenggat waktu pelunasan lebih lama dari cicilan properti Anda.

Prinsipnya sama dengan menggunakan modal kerja saat membeli suatu bisnis yang belum menghasilkan keuntungan pada tahun-tahun pertama.

Menggunakan ekuitas bukanlah suatu pemikiran biasa dan harus menuruti aturan yang telah dibuat dari pihak peminjam. Akan tetapi, inilah yang biasa dilakukan para investor yang telah berpengalaman.

 

#3 Tidak Ada Minat Jangka Panjang

Menurut data riset dari BIS Shrapnel, kaum pasangan muda atau lajang yang melakukan bisnis investasi di properti sering sekali malah menjualnya kembali ketika mereka mulai berkeluarga.

Jadi disini investasi properti hanya dipandang sebagai sarana jangka pendek saja untuk mengumpulkan kekayaan sebagai tabungan keperluan di masa depan keluarga.

Pembeli seperti ini memandang properti sewaannya hanya sebagai batu pijakan agar mereka bisa membeli properti yang lain, dan masuk ke pasar mulai dari awal lagi.

Survei juga telah membuktikan bahwa beberapa orang juga merasa tidak nyaman dengan beban hutang yang semakin menumpuk akibat dari membeli banyak properti.

Meski Banyak Hambatan Saat Investasi Properti, Tapi Ada Juga Jalan Keluarnya 04 Investasi Properti 4 - Finansialku

[Baca Juga: Antara Investasi Kondotel vs Apartemen, Mana yang Lebih Menguntungkan?]

 

Rata-rata seseorang mempunyai penghasilan yang terbilang tidak besar.

Hal tersebut tidak dapat dipungkiri lagi bagi yang sudah berumah tangga, terutama yang sudah mempunyai anak, mereka semakin khawatir untuk mengambil risiko untuk membeli properti di luar properti tempat tinggal utama mereka.

Kebanyakan orang juga tidak akan sanggup untuk menahan beban utang atau kerugian yang telah diakibatkan oleh lebih dari 2 properti.

Cara mengatasinya adalah dengan memiliki keberanian lebih dalam membangun portofolio serta melengkapi diri dengan informasi yang tepat bisa sangat membantu Anda dalam membangun kepercayaan diri.

Ingat, tidak mengerti dan tidak tahu mengenai sesuatu bisa menciptakan ketakutan dan ketidakyakinan yang sangat besar bagi semua orang.

 

#4 Tidak Realistis

Orang yang profesional pasti mengetahui bahwa untung besar dalam suatu properti tidak bisa didapatkan hanya dalam beberapa bulan saja. Namun perlu menunggu beberapa tahun.

Saat sedang ramai-ramainya properti di tahun 2011-2013, sudah melahirkan banyak spekulan properti yang berharap bisa mendapatkan keuntungan investasi dalam “semalaman” saja.

Kebanyakan mereka membeli pada saat early bird, dan langsung menjualnya setelah beberapa bulan kemudian. Jelas sekali itu bukan sikap seorang investor yang profesional.

Cara mengatasinya adalah cukup dengan Anda berfikir realistis, bersabar dan tetapkan tujuan dalam jangka panjang jauh lebih penting dan membeli investasi yang tepat serta menahannya daripada membeli aset yang ternyata tidak menguntungkan.

 

#5 Persaingan dan Kompetisi

Saat ini persaingan juga menjadi salah satu hambatan saat sedang berinvestasi properti.

Cara mengatasinya adalah Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu mengenai pesaing Anda. Anda bisa mencari tahu segala hal agar bisa mengetahui apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki pesaing.

Berapa harga yang biasa ditawarkan, dan bagaimana cara mereka promosi untuk menarik investor juga harus dipahami. Dengan demikian, Anda bisa dengan mudah mencari titik kelemahan dari pesaing properti Anda tersebut.

 

#6 Masalah Pemasaran

Pemasaran adalah faktor yang sangat penting agar seseorang dapat berhasil menjalankan bisnis investasi properti tersebut.

Suatu Teknik pemasaran properti yang benar yaitu harus dengan mencangkup 4 aspek seperti Produk, tempat, harga serta promosi.

Karena jika memanfaatkan aspek-aspek tersebut, pemasaran yang Anda lakukan bisa menjadi lebih mudah dan investasi properti Anda bisa lebih cepat berkembang.

 

#7 Kurang Pengalaman

Satu lagi hambatan dalam berinvestasi properti adalah kurangnya pengalaman.

Kebanyakan orang tergiur oleh harga, dan mereka kurang pengetahuan dan menjadi terjebak untuk membeli properti yang kurang sehat tersebut.

Cara mengatasinya adalah Anda perlu melakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli.

Sebagai antisipasi, bahwa setiap developer ataupun agent pasti akan mengatakan jika produknya pasti bagus, Namun kenyataannya belum tentu demikian.

Anda perlu waspada dan memilah lebih jauh sebelum melakukan investasi. Jangan mudah tergiur, pastikan Anda mendapatkan data yang valid mengenai properti yang akan Anda beli.

 

Pahami Hambatan Investasi Properti untuk Memperkecil Kegagalan

Nah, Itulah informasi mengenai hambatan-hambatan saat investasi properti, beserta jalan keluarnya yang perlu Anda ketahui.

Jadilah pembeli yang cerdas agar mendapatkan barang sesuai dengan keinginan dan terhindar dari berbagai tindak penipuan.

Anda bisa membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS, agar keuangan Anda bisa terencana dengan baik dan tujuan keuangan Anda bisa terwujud tepat sasaran.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Setelah membaca artikel di atas tentu Anda menjadi lebih bisa memetakan hambatan dalam investasi properti.

Jadi, jangan lupa bagikan informasi ini pada lebih banyak orang ya! Selamat membeli properti!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 14 Desember 2016. 5 Hambatan Investasi Properti Dan Cara Mengatasinya. 99.co – https://goo.gl/HYcg54

 

Sumber Gambar:

  • Investasi Properti 1 – https://goo.gl/cYcRAj
  • Investasi Properti 2 – https://goo.gl/XotK9t
  • Investasi Properti 3 – https://goo.gl/Y9Wr4X
  • Investasi Properti 4 – https://goo.gl/kmQfRb