Dari manakah sumber dana Anda bagi investor properti? Temukan 6 sumber pendanaan yang dapat Anda manfaatkan untuk membiayai investasi properti Anda. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Sumber Pendanaan Investor Properti

Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar sumber dana? Sebagian besar orang akan berpikir pertama kali mengenai bank sebagai sumber pendanaan yang bisa menjadi alternatif.

Sumber dana dengan cara menabung memang susah-susah gampang. Malah bisa jadi sulit untuk sebagian orang. Ketika akan memulai investasi properti, tentu sangat lumrah untuk menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini.

Jika dana belum cukup, Anda bisa menutup kekurangan tersebut dengan menggadaikan sebagian aset berharga yang dimiliki, misalnya logam mulia atau perhiasan. Anda juga bisa memanfaatkan produk investasi deposito yang menawarkan risiko minim. Atau bahkan investasi lainnya

Lantas apakah ada cara lainnya untuk mendapatkan sumber dana demi membeli sebuah properti yang Anda perhitungkan sangat bonafide dan menguntungkan?

Para Investor Properti, Ketahuilah 6 Sumber Dana Ini! Gunakan Seoptimal Mungkin 02 - Finansialku

[Baca Juga: 5 Macam Harga Properti Yang Perlu Anda Ketahui Sebagai Investor Properti dan Cara Menilai Properti]

 

Melalui artikel kali ini, Tim Finansialku akan memaparkan kepada Anda tentang beberapa alternatif yang sumber dana yang terkadang perlu dikombinasikan dengan pendanaan dari bank untuk membiayai suatu transaksi.

Berikut ini 6 alternatif sumber pendanaan yang bisa Anda dapatkan.

 

#1 Pembiayaan dari Penjual (Financing by Owner/Seller)

Cara ini memang terkesan tidak biasa. Secara logika, untuk mendapatkan sebuah properti, pembeli harus memberikan sejumlah uang kepada penjual, namun tips kali ini terbalik. Yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah lakukan negosiasi cara pembayaran dan jangka waktunya. Semakin panjang waktunya, semakin baik.

Setelah negosiasi berhasil disepakati bersama, buatlah akta pengikatan jual-beli dan surat kuasa menjual. Surat kuasa ini merupakan data Anda yang dapat digunakan legal secara hukum apabila sewaktu-waktu Anda menjualnya, walaupun belum lunas pembayarannya. Sebagai contoh, apabila Anda mengincar sebuah properti, Anda bernegosiasi dengan pemilik untuk membelinya dengan cara mencicil selama sekian tahun. Inilah yang disebut sebagai financing by owner.

Hai Para Investor Properti, Hati-hati dan Hindari Beberapa Properti Yang Membuat Anda Merugi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Hai Para Investor Properti, Hati-hati dan Hindari Beberapa Properti Yang Membuat Anda Merugi]

 

#2 Bantuan IMF

Istilah IMF disini bukan artinya International Monetary Fund, lembaga internasional yang pernah memberi dana bantuan ke negara Indonesia pada saat krisis 1998. IMF di sini adalah singkatan dari Istri, Mertua dan Famili. Orang-orang terdekat inilah yang mungkin memiliki dana lebih yang dapat Anda gunakan untuk berinvestasi.

Anda perlu meyakinkan mereka bahwa investasi yang Anda ambil memiliki prospek yang sangat bagus dan dana pinjaman yang Anda pinjam pasti kembali dalam jangka waktu tertentu. Pastikan juga mereka mendapatkan sebagian keuntungan dari transaksi yang Anda lakukan. Mereka adalah orang-orang yang paling mungkin mempercayai Anda dibandingkan dengan pihak lainnya.

 

#3 Kerja Sama dengan Rekan Bisnis

Kumpulkan dana dengan mengajak teman atau saudara dengan minat yang sama untuk diajak bergabung. Rekan bisnis tersebut bisa jadi hanya memberikan bantuan berupa modal. Jika Anda memiliki jaringan pertemanan yang luas, Anda dapat mencoba sumber ini. Yakinkan mereka bahwa investasi yang Anda ambil memiliki prospek yang sangat baik.

Hal yang paling mudah adalah mendapatkan dana dari rekan bisnis untuk membayar uang muka atau Down Payment (DP) karena jumlahnya yang relatif kecil. Sedangkan sisanya Anda penuhi dengan menggunakan jasa bank. Saat ini Anda mungkin belum memerlukan bantuan dari rekan bisnis. Namun, saat investasi properti Anda semakin besar, akan tiba saatnya Anda perlu menggalang konsorsium.

9+ Strategi Jitu dalam Menjual Properti Anda 2 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah Yang Perlu Anda Ketahui Saat Anda Ingin Melakukan Investasi Properti atau Bisnis Properti]

 

Ada baiknya Anda mulai membuka jaringan koneksi dan pertemanan Anda seluas-luasnya serta menggali pengetahuan dan kemampuan Anda sehingga jika Anda menemukan proyek investasi properti yang tidak mampu Anda tangani sendiri, teman-teman Anda sudah siap bekerjasama dengan Anda.

 

#4 Pinjaman dari Kantor

Tentu Anda pernah mendengar bahwa ada sejumlah perusahaan yang memberikan fasilitas pinjaman kepada para karyawannya. Bagi Anda yang masih berstatus karyawan, coba tanyakan apakah kantor Anda menyediakan fasilitas itu. Jika memang tersedia, Anda bisa memanfaatkannya untuk membiayai investasi properti Anda. Jika jumlahnya tidak mungkin terlalu besar, pinjaman itu setidaknya bisa membantu menutup biaya transaksi di awal yang harus Anda persiapkan sebelum dana pinjaman dari bank dapat dicairkan.

Berbisnis Properti dengan Utang - Bisnis Property - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Memilih Developer agar Investasi Properti Aman dan Menguntungkan]

 

#5 Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)

Meski sering menerapkan bunga yang tinggi, lembaga keuangan bukan bank tetap bisa dipertimbangkan sebagai sumber pendanaan. Di Indonesia, sudah mulai ada lembaga semacam ini yang mau membiayai pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah, walaupun persyaratannya belum se-fleksibel bank. Contoh lembaga keuangan bukan bank yaitu koperasi, pegadaian, perusahaan asuransi, dan lain sebagainya.

 

#6 Bank

Inilah sumber pendanaan paling besar dan likuid. Selain menerima tabungan dari masyarakat, mereka juga harus menyalurkannya. Keuntungan mereka berasal dari perputaran uang tersebut. Oleh sebab itu, mereka jelas membutuhkan orang-orang yang mengajukan kredit. Kalau tidak ada peminjam seperti Anda, bisnis perbankan tidak mungkin bertahan, tidak mampu menutup biaya operasional dan gaji karyawan, serta memberikan keuntungan yang cukup besar kepada para pemegang sahamnya.

Jadi, salah besar jika Anda takut atau malah menghindari bank karena bank sudah seharusnya dijadikan partner. Tahukah Anda bahwa hubungan Anda dengan bank itu bisa saling menguntungkan atau disebut sebagai simbiosis mutualisme? Anda sebagai investor membutuhkan dana dan pembiayaan, sedangkan bank mengharapkan keuntungan dari cicilan pembayaran.

Bagaimana Cara Investasi Properti Membeli Properti Baru Tanpa Menjual Properti Lama 02 - Finansialku

[Baca Juga: 15 Biaya yang Harus Anda Pertimbangkan Saat Berbisnis Properti di Indonesia]

 

Perhitungkan secara Cermat untuk Hasil yang Optimal

Setelah mengenal 6 sumber dana yang dapat Anda gunakan untuk membiayai investasi properti Anda, sangat penting bagi Anda untuk melihat berbagai kemungkinan investasi properti yang dapat Anda wujudkan. Anda dapat menggunakan satu atau kombinasi dari berbagai alternatif sumber dana di atas. Perhitungkan secara cermat akan setiap pilihan yang Anda ambil dan kombinasi setiap pilihan yang akan memberikan keuntungan paling optimal.

 

Bagikan pengalaman Anda dalam mendapatkan investor properti ketika akan membeli sebuah properti incaran Anda, apakah Anda memiliki pengalaman yang unik yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain? Bagikan pengalaman berharga Anda melalui kolom yang tersedia di bawah ini! Anda juga dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Joe Hartanto. September 2009. Property Machine Cash. Jakarta: PT Gramedia.
  • Reny Widya Astari. 21 Juli 2016. Inilah 8 Sumber Dana untuk Modal Usaha. Kreditgogo.com – https://goo.gl/iXwd2q

 

Sumber Gambar:

  • Properti dan Sumber Dana – https://goo.gl/VqXEio dan https://goo.gl/K9oDcs

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana