Apakah backpacking lebih menguntungkan daripada liburan biasa? Backpacking adalah solusi liburan yang hemat namun lebih merepotkan. Kali ini Finansialku akan membahas keuntungan dan kerugian dari berlibur secara backpacking.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Liburan Backpacking atau Non Backpacking

Liburan backpacking identik dengan ‘liburan hemat’ secara finansial. Filosofi dari berlibur secara backpacking (sesuai dengan namanya) adalah menggunakan backpack atau tas ransel yang digendong di punggung, bukan menggunakan koper. Berlibur dengan mode backpacking menuntut Anda untuk mencari akomodasi yang murah. Biasanya untuk mendapatkan akomodasi yang lebih murah mobilitas Anda akan lebih tinggi sehingga tidak mungkin menggunakan koper. Mau tidak mau Anda harus mengorbankan kenyamanan. Apakah ketidaknyamanan dalam backpacking sepadan dengan nilai yang Anda dapatkan?

 ini-dia-untung-rugi-liburan-backpacker-yang-mungkin-anda-tidak-sadari-2-finansialku

[Baca Juga : Berapa Dana Liburan yang Dibutuhkan?]

 

Mari kita bahas kelebihan dan kekurangan berlibur dengan mode backpacking dibandingkan dengan non backpacking.

 

Keuntungan Liburan Backpacker

Jika Anda gemar ber-backpacker, Anda tentu sudah mengetahui kelebihan-kelebihan ini. Berikut adalah kelebihan berlibur dengan mode backpacking :

 

#1 Hemat Biaya

Kunci sukses berlibur dengan mode backpacking adalah menghemat biaya sebanyak-banyaknya. Seorang backpacker tidak akan menggunakan agen perjalanan untuk liburannya. Anda mengatur sendiri semua kelengkapan liburan mulai dari tempat tujuan, durasi liburan, transportasi yang akan Anda gunakan. Tentu saja tujuannya adalah untuk mencari alternatif termurah. Bila perlu, seorang backpacker akan tidur di Mushola untuk menghemat biaya penginapan.

Menghemat biaya akan sangat membantu bagi Anda yang tidak punya banyak dana liburan tetapi ingin sejenak menghilangkan kepenatan. Liburan tidak harus mengeluarkan banyak uang bukan?

 

#2 Pengalaman Baru

Liburan backpacking biasanya memiliki metode yang unik karena yang dicari adalah pengalaman yang berbeda dari liburan biasanya. Jika biasanya Anda berlibur dengan menggunakan pesawat, seorang backpacker akan mencari cara lain yang lebih menarik dan murah seperti bus atau kereta.

Mimpi Keliling Dunia Wujudkan Dana Liburan dengan Perencanaan Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[ Baca Juga : Mimpi Keliling Dunia: Rencanakan Dana Liburan]

 

Alternatif itu dipilih bukan hanya karena harganya yang lebih murah, tetapi juga karena pengalaman berbeda yang akan didapatkan. Liburan Anda tidak akan terasa berlalu begitu saja karena Anda harus berjuang untuk mencapai destinasi Anda. Ada kepuasan tersendiri yang didapatkan ketika berhasil menjalani liburan dengan mode backpacking.

 

#3 Membuat Anda Lebih Mandiri

Berlibur ala backpacker mengharuskan Anda untuk mandiri. Seperti yang sudah dibahas di atas, Anda tidak akan menggunakan agen perjalanan dan harus mengatur semuanya sendiri. Ada banyak hal yang perlu Anda pelajari dan siapkan dalam merencanakan liburan backpacking. Misalnya saja bagaimana mengatur rute perjalanan Anda agar efektif, memesan tiket transportasi, mencari penginapan yang murah, dan banyak lagi hal lainnya.

Dalam perjalanan pun Anda dituntut untuk mandiri dan siap menghadapi kondisi apapun. Pengalaman ini akan mengasah kemandirian Anda, apalagi jika Anda rutin melakukannya setiap tahun. Tanpa Anda sadari pengalaman backpacking akan memberi dampak yang baik terhadap karakter Anda di kehidupan sehari-hari.

 

 

 #4 Waktu yang Fleksibel

Salah satu kelebihan backpacking adalah Anda tidak perlu tergesa-gesa dalam berlibur. Lain halnya jika Anda mengikuti agen perjalanan, ada jadwal yang sudah ditentukan oleh agen dan harus dipatuhi. Biasanya liburan ala backpacker memang membutuhkan waktu yang lebih lama karena jalur transportasi yang diambil lebih panjang dibandingkan dengan pesawat. Karena itu nikmati saja perjalanan backpacking  Anda tanpa harus khawatir diburu waktu. Itulah salah satu keindahan berlibur dengan mode backpacking.

5 Tips Menabung untuk Liburan Tahunan (Best Practice) - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[ Baca Juga : 5 Tips Mempersiapkan Dana Liburan]

 

Kerugian Liburan Backpacker

Berlibur ala backpacker juga memiliki kerugian dibandingkan dengan non backpacking. Berikut adalah hal yang perlu Anda pertimbangkan jika ingin pergi berlibur dengan mode backpacking.

 

#1 Merepotkan

Berlibur tanpa menggunakan jasa agen perjalanan membuat Anda lebih repot karena harus mengatur semuanya sendiri. Anda harus meluangkan waktu jauh-jauh hari untuk merencanakan semuanya dengan matang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan.

Dalam perjalanan pun akan banyak hal yang merepotkan jika dibandingkan dengan berlibur non backpacking. Misalnya saja Anda harus menggendong tas ransel besar yang memuat semua barang Anda.  Menggendong tas ransel besar bukanlah perkara mudah jika Anda tidak terbiasa. Selain itu Anda harus berpindah-pindah transportasi agar lebih hemat biaya. Masih banyak lagi hal tidak terduga yang terkadang merepotkan Anda dalam liburan backpacking.

 

#2 Memakan Waktu yang Lama

Perjalanan menggunakan bus atau kereta pasti akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan menggunakan pesawat. Sekalipun Anda ber-backpacking ke luar negeri dan menggunakan pesawat, seorang backpacker pasti akan memilih tiket pesawat yang paling murah. Biasanya tiket pesawat yang lebih murah adalah tiket connecting flight yang seringkali memakan waktu lebih lama. Maka dari itu Anda harus mengalokasikan waktu berlibur yang lebih panjang daripada berlibur non backpacking.

Reksadana untuk Nyiapin Liburan Ke Luar Negeri - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[ Baca Juga : Reksadana untuk Nyiapin Liburan Ke Luar Negeri]

 

#3 Kurang Nyaman

Berlibur ala backpacker biasanya tidak senyaman liburan non backpacking yang menggunakan fasilitas mewah yang nyaman seperti pesawat, hotel, dan yang lainnya. Anda harus siap menghadapi penumpang bus yang berdesak-desakan, tempat menginap yang kurang nyaman, hingga kondisi terburuk apapun.

Seringkali Anda akan merasa kelelahan dalam perjalanan karena harus menempuh perjalanan panjang dan berganti-ganti kendaraan. Jika Anda adalah tipe orang yang tidak dapat mentoleransi ketidaknyamanan seperti ini, sebaiknya jangan berlibur dengan mode backpacking.

 

#4 Kurang Aman

Jika menggunakan jasa agen perjalanan Anda akan merasa lebih aman karena agen pasti sudah mengenal baik lokasi berlibur yang dituju. Seringkali seorang backpacker belum mengenal seluk beluk tujuan liburannya sehingga banyak risiko yang dapat terjadi. Tidak ada yang dapat menjamin keselamatan Anda selain diri sendiri. Apalagi jika ber-backpacking sendirian, Anda dapat menjadi sasaran copet dan kriminalitas lainnya. Maka dari itu penting untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum berangkat ke destinasi liburan Anda.

Tidak Harus Kaya untuk Berlibura, Buat Perencanaan Dana Liburan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[ Baca Juga : Ga Harus Kaya Buat Liburan, Rencanakan Dana Liburan]

 

Untung atau Rugi Tergantung pada Anda

Jawaban bagi pertanyaan apakah berlibur dengan mode backpacking lebih menguntungkan daripada merugikan adalah ‘tergantung’. Tergantung siapa yang akan menjalaninya. Jika menghemat biaya adalah prioritas Anda maka backpacking adalah solusi liburan yang tepat bagi Anda.

Jangan mengira backpacking hanya dilakukan oleh orang yang belum mapan seperti mahasiswa. Terkadang karyawan yang sudah mapan pun suka berlibur ala backpacker karena ingin mendapatkan pengalaman unik yang tidak bisa didapatkan dengan liburan konvensional. Semua itu tergantung pada prioritas yang ingin Anda kejar dalam berlibur.

 

Menurut Anda, apakah lebih menguntungkan liburan backpaker atau liburan dengan menggunakan non backpacker? Apakah Anda juga pernah liburan backpacker? Silahkan share pengalaman Anda di kolom komentar, terima kasih.

 

Sumber gambar :

  • Backpacker – https://goo.gl/LUEtnr dan https://goo.gl/Ljms7l

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang