Kerja sambil kuliah S2, kenapa enggak? Bakal keren banget tuh! Tapi, tunggu dulu, apa aja yang harus dipertimbangkan?

Jangan sampai di tengah perkuliahan, malah mandek karena motivasi putus di tengah jalan atau gara-gara dana kuliah yang ga cukup. Simak dulu kiat jitu kerja sambil kuliah S2 dari ulasan berikut ini ya! Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Kerja Sambil Kuliah S2! Pilihan Mantap!

Kerja sambil kuliah S2? Mantap gila! Pada titik ini, mungkin kamu tergolong orang yang suka dengan tantangan. Kenapa tidak untuk kerja sambil kuliah, S2 pula! Pasti bakal ga mudah dan akan ada banyak tantangannya. Selain harus pandai mengatur waktu antara kerja dan kuliah.

Mengatur jadwal mengerjakan tugas agar tidak keteteran, belum lagi waktu dengan teman, apalagi jika kamu sudah berkeluarga. Tentu ini akan menjadi sebuah ide yang hebat, sekaligus menantang.

Ga disangkal sih, kalau kuliah lagi S2 tentu akan meningkatkan taraf pendapatan, apalagi jika kamu memang tipe pekerja yang mengejar jenjang karier mumpung masih muda. Kapan lagi, ya kan?!

 

8 Kiat Kerja Sambil Kuliah S2

Tapi, terlepas dari ide brilian-mu yang hebat dan pemikiranmu yang begitu haus akan ilmu. Ada baiknya kamu mempertimbangkan lagi pemikiranmu sebelum mengeksekusinya.

Jangan sampai niat keren ini kandas di tengah jalan. Karena hal-hal yang di luar rencana seperti dana yang tak tercukupi di tengah perkuliahan. Bisa repot kan nanti!

Pertimbangkan berbagai sudut pandang dan lihat dari segala sisi, dari sisi paling positif hingga sisi paling negatifnya dengan kiat jitu kerja sambil kuliah S2 berikut di bawah ini!

 

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala Karyawan

Mockup Ebook Karyawan

Download Ebook Sekarang

 

#1 Pilih Jurusan Yang Sesuai Dengan Minat Atau Bidang Pekerjaan

Pernahkah kamu dengar mahasiswa yang salah jurusan? Biasanya ini terjadi pada mahasiswa jurusan S1 di mana mereka masih belum banyak pengalaman alias masih ikut-ikutan teman SMA.

Mungkin kamu punya kenalan yang seperti ini. Entah karena dorongan dari orangtua atau karena ingin bersama dengan sahabat, jadinya malah salah jurusan.

Berniat Kuliah di Universitas Pelita Harapan Simak Profil dan Biayanya Dulu Yuk 04

[Baca Juga: Lulus S1, Pilih Kerja atau Kuliah S2? Berapa Dana Yang Harus Disiapkan?]

 

Ujung-ujungnya, kuliah jadi ga enjoy dan alhasil harus pindah jurusan atau malah stop kuliah. Jadi mubazir kan, ga hanya waktu, tetapi juga biaya yang sudah dikeluarkan.

Ternyata, pengalaman ini juga bisa terjadi juga bagi sebagian orang yang ingin kuliah S2 lho. Meski para umumnya mereka yang S2 dirasa sudah cukup berpengalaman, namun ada saja lho mahasiswa S2 yang salah masuk jurusan. 

Jangan sampai kamu demikian ya! Biasanya, bagi mereka yang memutuskan untuk studi lanjut program master seyogyanya akan memilih jurusan yang sejalur dengan jurusan Strata 1 (S1) atau sejalur dengan bidang pekerjaan yang mereka tekuni.

 

#2 Minta Restu Dari Orang-orang Terdekat

Pilihanmu untuk lanjut studi ini memang dinilai sangat positif. Tapi tetap saja kamu harus mendapatkan restu, persetujuan atau setidaknya mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat. Seperti orang tua, saudara, teman, sahabat, bahkan pacarmu.

Mereka bisa jadi orang-orang yang nantinya akan memberi semangat dan mengingatkan mimpimu untuk meraih gelar S2 dikala kamu sedang down atau merasa tidak mampu untuk melanjutkan studi karena banyaknya tantangan dan tuntutan pekerjaan.

Ingin Kuliah Ala Bos Unicorn Siapkan Kocek Sebanyak Ini 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Lanjut S2? Ini Contoh Surat Rekomendasi Kuliah yang Benar!]

 

Selain itu, kamu juga perlu memberitahu atasanmu. Setidaknya mentormu atau kepala divisi di kantor mengenai niatmu untuk melanjutkan studi. Siapa tahu mereka akan mengarahkan atau memproyeksikanmu untuk suatu jabatan yang lebih oke.

Sesuai dengan jenjang studimu sehingga jenjang kariermu bisa semakin mulus. Di samping itu jika ada mata kuliah yang bentrok dengan jam meeting di luar kantor atau jam lembur, kamu bisa mengkomunikasikannya dengan atasan atau rekan kerjamu.

Hal ini bisa meringankan bebanmu juga. Ditambah lagi, atasan dan rekan kerjamu juga bisa mengerti keadaan dan kondisimu saat ini sehingga tidak memberi beban kerja yang terlalu berlebihan untuk sementara waktu.

Kerja sambil kuliah tuh ga gampang lho. Dari segi biaya juga harus dipertimbangkan dengan matang. Jangan sampai di tengah jalan kuliahmu kandas hanya gara-gara uang kuliah ga terbayarkan.

Kredit Pendidikan Begini Curhat Milenial Terhadap Kredit Biaya Kuliah 02 Dana Pendidikan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Kuliah di Universitas Pelita Harapan? Ini Profil dan Biayanya]

 

Sebagai karyawan yang bijak, yuk atur keuangan pribadimu dari sekarang dengan E-Book Gratis dari Finansialku berikut ini yang bakal menolongmu untuk mencapai tujuan keuangan sekaligus mengatur arus keuanganmu agar bisa membayar uang kuliah tepat waktu:

 

#3 Susun Daftar Skala Prioritas

Jika kamu sudah menetapkan jurusan yang akan kamu pilih di jenjang S2 ini, selanjutnya kamu perlu mengatur jadwal harianmu dengan kondisi “new normal” saat kamu sudah mendapatkan jadwal kelasmu nanti.

Sudah pasti kamu akan menghilangkan atau mengurangi kegiatan-kegiatan yang dirasa kurang perlu. Buat skala prioritas dari kegiatan dan pekerjaan yang bersifat urgensi hingga hal-hal yang seharusnya tidak kamu lakukan atau kamu kurangi intensitasnya.


Dengan membuat skala prioritas, tentu kamu akan dapat memasukkan jadwal new normal-mu ke dalam jadwal rutinitas harianmu. Seperti waktu untuk membuat tugas dan jadwal kelas kuliah S2-mu. Selain itu, jangan lupa juga tanggung jawab pekerjaanmu di kantor ya!

Meski kamu kuliah S2 dan harus menghadapi tugas-tugas dari dosen, belum lagi belajar untuk ujian tengah semester dan akhir semester, bukan berarti kamu bisa melalaikan pekerjaanmu di kantor lho!

Tetap Kuliah Meski Tak Punya Dana, Ini Cara Cerdas Mencari Uang 02 Mahasiswa Lulus - Finansialku

[Baca Juga: Pahami Alur Pendaftaran Kuliah SNMPTN 2020 Pake KIP Kuliah]

 

Pastikan jadwalmu sudah teratur dan kamu mampu beradaptasi dengan jadwal barumu dengan cepat. Lagi siapain dana buat kuliah S2? Supaya tabungan dana kuliah S2-mu tercapai tepat waktu, cobain aja nabung di kendaraan investasi dengan panduan gratis dari Finansialku berikut ini:

 

#4 Manfaatkan Waktu Weekend

Biasanya karyawan pekerja kantoran bekerja 5 hari dari Senin hingga Jumat. Kalaupun Hari Sabtu diwajibkan untuk masuk kerja, biasanya jam kantor hanya setengah hari atau sampai jam makan siang saja.

Nah, buat kamu yang kuliah S2 sambil kerja, kamu bisa manfaatkan waktu weekend-mu. Biasa dipakai untuk kumpul dengan keluarga atau kongkow dengan teman sejawat dan para sahabat, kamu bisa gunakan waktu-waktu tersebut untuk mengejar ketertinggalan materi kuliah.

Jika kamu merasa keteteran, mempelajari ulang bahan kuliah atau mengerjakan tugas dari dosen. Keadaan ini tentu akan membuatmu jadi “orang super sibuk” untuk sementara waktu. Tapi ini adalah salah satu konsekuensi yang harus kamu ambil, berkat keputusan brilian-mu untuk mengejar ilmu setinggi langit.

Tapi, tenang saja, ini hanya untuk sementara waktu. Lagi pula kuliah S2 itu umumnya hanya 2 tahun dan sudah termasuk dengan pengurusan tugas akhir atau tesis. Ingat saja pepatah yang mengatakan, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”

Menyiapkan-Biaya-Kuliah-1-Finansialku

[Baca Juga: Strategi Jitu Siapkan Dana Pendidikan Anak Buat Single Mom]

 

Perjuanganmu hari ini akan kamu tuai pada waktunya kelak! Semangat ya! Karena usaha dan kerja keras itu tidak akan membohongi hasil! Masih nabung untuk dana kuliah S2?

Pakai saja Aplikasi Finansialku buat mencatat keperluan dana pendidikan yang kamu butuhkan selama kuliah, supaya segalanya terencana dengan terperinci.

 

#5 Tetap Jaga Kondisi Kesehatan

Dengan jadwal yang tentunya semakin padat, kamu juga tidak boleh mengesampingkan kesehatanmu. Bayangkan jika kamu “tumbang”, tidak hanya pekerjaan kantormu yang akan terbengkalai.

Tetapi juga tugas-tugas kuliahmu akan membuatmu kelimpungan hanya karena kamu menyepelekan kondisi kesehatanmu. Kamu sendirilah yang tahu batasan kemampuan dari tubuhmu.

Jika terasa lapar, sebaiknya segera makan, demikian juga dengan minum air putih untuk mengganti cairan dalam tubuh yang tereduksi karena tingkat konsentrasi tinggi yang kamu lakukan.

Sediakan multi vitamin apabila kamu merasa perlu karena asupan yang mungkin kurang terjamin. Sempatkan untuk berolahraga meski hanya seminggu sekali atau 30 menit per hari. Menjaga kondisi tubuh tetap prima sama saja dengan menjaga rutinitas hariamu agar tetap produktif. 

 

#6 Ciptakan Suasana Kerja & Belajar Yang Kondusif

Suasana kerja & belajar yang kondusif akan mempengaruhi mood kita untuk bisa melakukan produktivitas harian secara efektif. Usahakan untuk selalu berpikir positif apalagi jika kamu sedang banyak tuntutan kerjaan seperti deadline projek.

Ditambah lagi jadwal pertemuan rapat dan tentu saja tugas-tugas kuliah dari dosen. Jika pikiran sedang tidak mood atau membuatmu tidak dapat berpikir dengan jernih, usahakan untuk mengalihkannya sejenak. 

Lulus Kuliah 3,5 Tahun - 02 Finansialku

[Baca Juga: Menyiapkan Dana Pendidikan Saat Pandemi, Gimana Caranya?]

 

Atur tempat kerjamu agar tetap rapi dan tidak berantakan. Hal ini akan membantumu juga agar pikiran tetap terjaga.

Apabila situasi di rumah dirasa membosankan untuk belajar, kamu bisa mencari tempat di luar rumah seperti di cafe. Atau mungkin halaman rumah yang kamu sulap sementara untuk menjadi tempat belajarmu agar pikiran lebih fresh.

 

#7 Miliki Komunitas Yang Membangun

Komunitas dan networking adalah salah satu faktor dari sekian banyak faktor yang akan menentukan keberhasilanmu.

Di masa-masa sibuk seperti kerja sambil kuliah S2, tentu kamu perlu komunitas yang mampu memberikan dukungan positif terhadap niat ini.

Komunitas ini akan memberikan motivasi, dorongan dan penguatan buatmu untuk terus berjuang, bukan malah mengurungkan keputusan hebatmu ini.

 

#8 Cari Beasiswa Untuk Meringankan Biaya Kuliahmu

Kulaih S2 memang mahal, siapa bilang murah? Apalagi tingkat inflasi tiap tahun sudah pasti meningkat. Uang kuliah tahun depan bisa saja naik setidaknya 10%. Bayangkan jika kamu merencanakan untuk kuliah S2 di beberapa tahun ke depan.

Tentu uang kuliah semesteran tahun ini tidak sama dengan uang semesteran di tahun dimana kamu apply sebagai mahasiswa. Untuk mengurangi beban biaya kuliah, biasanya ada banyak program beasiswa yang disediakan oleh pihak kampus untuk para mahasiswa yang berprestasi.

Kejar saja berbagai tawaran program beasiswa yang ada, tentu saja sesuaikan dengan kemampuan akademikmu ya!

 

 

Jadi, apakah keputusanmu sudah bulat untuk kuliah S2 sambil kerja dengan segala konsekuensi yang telah dipertimbangkan dengan matang? Jika kamu sudah merasa siap secara batin dan mentalmu, apakah secara finansial kamu sudah siap untuk membiayai kuliah S2-mu?

Konsultasikan rencana keuangan pribadimu dengan Perencana Keuangan Finansialku sekarang juga TANPA BIAYA alias GRATIS. Ingin bertanya atau konsultasi silakan tinggalkan pertanyaan kamu di kolom komentar. Dan jangan lupa untuk berbagi artikel ini pada rekan-rekan kamu ya…

 

Sumber Referensi:

  • HC Indonesia Editor. 13 Januari 2020. Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Kuliah Pascasarjana? Hotcourses.co.id – https://bit.ly/37eO1XE
  • IND Beasiswa. Tips Sukses Bekerja sambil Kuliah S2. Idnbeasiswa.com – https://bit.ly/3h2nhOF
  • Irene Didy. 19 September 2019. Sukses Bekerja Sambil Kuliah S2? Mungkin Banget dengan 9 Trik Ini. Popbela.com – https://bit.ly/37crB9q
  • Pinka Wima. 27 Mei 2015. Kuliah S2 Sambil Bekerja Sungguh Bisa Dilakoni: Keduanya Akan Sukses Dengan Menerapkan 7 Trik Ini. Hipwee.com – https://bit.ly/2YgV4eo
  • Melisa. 26 Oktober 2019. Bagaimana Cara Mengatur Waktu untuk Kuliah S2 Sambil Bekerja? Magazine.job-like.com – https://bit.ly/37dkDRp
  • Urim Wilson. 31 Januari 2019. 6 Kiat untuk kamu yang ingin bekerja sambil kuliah S2. Brilio.net – https://bit.ly/2XKpiY4
  • IND Beasiswa. Bisakah S2 Atau S3 Yang Berbeda Jurusan Dengan S1?. Idnbeasiswa.com – https://bit.ly/37eFaFx