Selain mengetahui seni membangun sebuah usaha, ketahui pula kesalahan dalam memulai usaha yang harus Anda tahu sebelum perusahaan terjerembab dalam masalah.

Salah satu quotes yang diberikan oleh Steve Jobs adalah “Keberhasilan diraih melalui proses yang panjang dan melelahkan, melalui kebiasaan, determinasi, dan tindakan konsisten ke arah tujuan Anda.”

Pada kenyataannya, memulai usaha nyatanya memang butuh kerja keras. Selain memahami seni memulainya, Anda juga perlu menghindari beberapa kesalahan besar yang sering terjadi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Kesalahan Dalam Memulai Usaha

Persaingan dunia bisnis saat ini sangat ketat. Produk baru bermunculan setiap saat. Belum lagi masuknya produk luar ke dalam negeri sehingga pembeli memiliki banyak pilihan.

Siapa pun yang bergerak di bidang usaha, harus cepat tanggap agar tidak tertinggal atau tersingkir.

Salah satu “kekacauan” yang juga sering dilakukan seorang pebisnis pemula adalah mengorbankan uang demi mendapatkan uang yang lebih besar.

Misal, dengan menambah kuantitas produk tanpa terlebih dahulu mendiskusikannya dengan para karyawan yang paham akan produk itu bagus di pasaran, dan langsung mengeluarkan biaya produksi untuk jumlah yang lebih besar.

Banyak yang akhirnya kecewa lantaran pasar sudah tidak lagi menerima produk tersebut.

Ini dilakukan agar usaha Anda tidak termasuk dalam 80% perusahaan baru yang hanya bertahan dalam tiga tahun pertamanya.

Awas! Hindari 7 Kesalahan Dalam Memulai Usaha Berikut Ini! 02

[Baca Juga: Anti Gagal! Ini Dia 7 Waktu Memulai Usaha yang Tepat]

 

Menjadi seorang pebisnis itu tidak mudah, namun, dengan berbagai ilmu dan pengalaman yang bisa Anda baca, Anda bisa menjadi pebisnis yang hebat. Salah satu hal yang dibutuhkan dalam memulai sebuah usaha adalah adanya modal usaha.

Meski mungkin investor terlibat dalam pendanaan, namun pasti saja keuangan pribadi-pun terbawa untuk menutupi biaya tak terduga. Oleh karena itu, biasakan mencatat keuangan Anda dan selalu mengalokasikan dana untuk berjaga-jaga.

Jika mengatur keuangan secara manual, Anda bisa menggunakan layanan aplikasi pencatatan keuangan seperti aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini bukan hanya mencatat keuangan Anda namun juga memiliki fitur-fitur menarik lainnya seperti Cek Kesehatan Finansial, Merencanakan Keuangan, hingga konsultasi dengan para Perencana Keuangan yang mengantongi sertifikat.

Tidak melulu soal modal, simak 7 kesalahan dalam memulai usaha yang harus Anda hindari.

 

#1 Don’t Know Why

Saat ingin memulai bisnis, hal pertama yang harus Anda miliki adalah apa alasan dalam memulai bisnis tersebut?

Jika untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut saja Anda tidak memiliki jawabannya, maka dapat dipastikan bahwa pada prosesnya nanti Anda akan mudah menyerah di tengah jalan.

Why membuat kita mengerti How, bagaimana mengatasi masalah, bagaimana terus mengembangkan usaha, bagaimana berinovasi dan sebagainya.

John Paul DeJoria, pendiri Patron Tequila and Paul Mitchell dengan kekayaan senilai US$ 3.1 miliar dolar, tidak mau mengangkat telepon, menemui tamu di luar janji, atau mengakses email di pagi hari, sebelum ia tahu apa yang harus dikerjakan dan diselesaikannya hari itu.

Ini salah satu caranya agar tetap fokus pada hal-hal yang penting terlebih dahulu sehingga perhatiannya tidak teralihkan ke hal lain.

 

#2 Berasumsi Bank Memberi Pinjaman

Banyak orang mengira untuk memulai usaha, maka mereka harus memiliki modal terlebih dahulu. Menurut orang-orang tanpa modal maka tidak ada yang namanya usaha. Maka orang berusaha untuk mencari pinjaman kesana kemari.  Ini adalah sebuah kesalahan dalam memulai usaha.

Jika selama ini Anda berpikir (mungkin karena melihat film) bahwa bank akan mudah memberikan pinjaman setelah Anda mengajukan proposal, maka Anda salah!

Usaha baru atau yang sedang dirintis dianggap sebagai masa di mana tingkat keberhasilannya sangat rendah, sebab itu biasanya bank tidak akan memberikan pinjaman kecuali Anda memberikan jaminan.

Jadi, daripada Anda berasumsi bank akan meminjamkan uang, lebih baik Anda menggunakan tabungan pribadi, beberapa aset, mencari pamer, atau investor. Tapi tetap saja jangan lupa untuk selalu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis ya.

Agar Anda lebih memahami hal ini, Anda bisa baca e-book Mengelola Keuangan Bisnis dan Pribadi yang gratis untuk Anda unduh berikut.

GRATISSS Download!!! Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Ada miliarder dunia yang memulai usahanya tanpa menggunakan pinjaman dari bank bahkan tanpa modal. Salah satunya adalah Walt Disney.

Untuk memiliki tempat usaha, ia membuatkan poster iklan restoran. Kemudian, ia meminta imbalan dipinjami salah satu ruangan yang ada di restoran itu untuk dijadikan kantor.

Miliarder lain yang memulai usaha hampir tanpa modal adalah Jack Ma, salah satu miliarder dunia dan merupakan orang terkaya di Tiongkok.

Pada awal memulai usahanya, Jack Ma tidak punya modal sama sekali dan tidak memiliki sesuatu yang bisa dijadikan jaminan untuk meminjam sejumlah uang di bank. Jack Ma tidak putus asa dan tidak pula menunda keinginannya untuk memulai usahanya.

Ia mendatangi teman-temannya dan menceritakan sekilas ide bisnis e-commerce temuannya. Ketika akhirnya terkumpul modal dari hasil patungan teman-temannya, ia segera memulai bisnisnya.

 

#3 Berasumsi Pelanggan Datang Sendiri

Bahkan jika Anda mem-franchise merek yang sudah terkenal pun, kemungkinan pelanggan datang sendiri lebih rendah dibandingkan jika Anda menyokongnya dengan iklan dan promosi.

Hal yang lebih konyol adalah pengusaha tidak melakukan usaha promosi apa pun padahal merek-nya juga baru dan belum awam di telinga sebelumnya.

 

#4 Hanya Ikut-ikutan

Yang penting untuk dipegang teguh dalam memulai bisnis adalah jaringan karena asal-asalan atau sekedar ikut-ikutan.

Jika Anda sendiri tidak memiliki gairah dalam bidang bisnis yang Anda akan jalani, rasanya sulit untuk Anda bertahan dan meraih keberhasilan. Lebih baik memilih bidang usaha yang memang Anda sukai.

 

#5 Tidak Mencari Nasihat

Kebanyakan orang biasanya tidak meminta nasihat dalam memilih bisnis, baik karena mereka terlalu bangga, takut seseorang akan mencuri ide mereka, atau hanya tidak tahu bantuan tersedia di luar sana.

7 Waktu Memulai Usaha yang Tepat - Finansialku

[Baca Juga: Cara Memulai Bisnis yang Perlu Anda Ketahui agar Sukses Menjadi Pengusaha]

 

Padahal akan lebih aman jika Anda mengonsultasikan ide bisnis Anda dengan para ahli dari sejumlah komunitas pengusaha. Atau Anda mungkin juga dapat menemukan pembahasan terkait bidang bisnis Anda di media online.

 

#6 Tak Memprioritaskan Konsumen

Sebagus apa pun produk Anda, sesempurna apapun konsep pemasaran Anda, semuanya itu tidak akan ada gunanya jika produk Anda tersebut tidak memenuhi keinginan konsumen.

Mengembangkan produk yang bagus tentu harus, namun ini harus didahului dengan pemahaman yang menyeluruh terhadap kebutuhan konsumen. Pastikan produk yang bagus itu sesuai dengan kebutuhan target konsumen.

 

#7 Tidak Membangun Network

Pada akhirnya, kesuksesan usaha banyak tergantung pada orang-orang yang Anda kenal. Jika Anda tak pernah bicara dengan konsumen dan praktisi usaha, maka Anda akan dengan mudah kehilangan berbagai peluang usaha dan transaksi.

Memperluas jaringan, bahkan sebelum memulai bisnis, harus menjadi prioritas utama yang perlu dilakukan. Semakin luas network Anda, semakin besar pula kemungkinan usaha Anda dapat bertahan dan bahkan berkembang.

Jay Walker, penemu website travel asal Amerika Priceline, mampu meraup untung besar pada tahun 1999, atau hanya satu tahun sejak merintis bisnis. Dia selalu yakin, uang sedikit dan ide banyak akan mendatangkan keuntungan besar.

Maka, yang dilakukan Walker adalah merekrut orang-orang dengan kreasi dan inovasi hebat. Dia tak ragu menggaji mereka, hanya untuk mendapatkan gagasan terbaik. Quote yang diberikan oleh Jay Walker adalah

“Cari dan ajak orang-orang paling pintar yang bisa Anda dapatkan tapi jangan terlalu banyak dan pikirkan matang-matang ide yang bisa mendatangkan uang.”

 

Nah, itu tadi 7 kesalahan dalam memulai usaha yang harus kita hindari. Bagaimana pendapat Anda? Anda bisa menyampaikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Tapi mungkin di luar sana, bisa jadi teman Anda belum mengetahui informasi ini dan terus berkutat dalam kesalahan memulai usaha ini tanpa tahu solusinya.

Anda bisa menjadi pahlawan bagi mereka dengan membagikan artikel ini pada mereka.

 

Sumber Referensi:

  • Monica Anggren & Erlita Pratiwi. 2015. 99 Perbedaan Cara Mengelola Uang Miliarder vs Orang Biasa. Jakarta: Grasindo.
  • Alyssa Gregory. 16 Februari 2019. 10 Common Small Business Startup Mistakes. Thebalancesmb.com – http://bit.ly/2CgpIdd
  • Susan Ward. 12 Maret 2019. Business Mistakes to Avoid When Starting a Business. Thebalancesmb.com – http://bit.ly/34sJ76G
  • Paula Andruss. 14 Maret 2016. 10 Deadly Startup Mistakes to Avoid. Entrepreneur.com – http://bit.ly/2PQPe0O
  • Donna Fenn. 27 Agustus 2019. 9 of the biggest mistakes startup entrepreneurs make. Businessinsider.sg – http://bit.ly/2Nkb5vW

 

Sumber Gambar:

  • Kesalahan Dalam Memulai Usaha 01 – http://bit.ly/2Nkzz81
  • Kesalahan Dalam Memulai Usaha 02 – http://bit.ly/2PWgLxw