Ini ternyata modus dan ciri-ciri arisan bodong yang perlu Sobat Finansialku ketahui agar nggak jadi korban selanjutnya!

Selengkapnya, bisa kamu baca di artikel Finansialku satu ini!

 

Polemik Arisan Bodong

Sobat Finansialku, tentu kamu masih ingat kasus arisan bodong online yang sempat heboh beberapa waktu lalu yang terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Arisan bodong ini merugikan ratusan warga Salatiga dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kecurigaan warga yang terdaftar pada program in berawal ketika peserta tidak lagi menerima komisi sebagaimana yang sudah dijanjikan oleh tersangka di awal.

Kemudian warga memutuskan untuk menghubungi tersangka, dan berakhir tidak bisa dihubungi, pun tidak ada di tempat tinggalnya.

Kasus ini bukan yang pertama. Pada 2017 silam, terjadi kasus yang sama di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sekumpulan ibu rumah tangga melaporkan kasus ini ke polisi setelah mereka menemukan fakta kalau uang arisan itu dibawa kabur oleh teman mereka sendiri.

Arisan bodong yang punya nama panggilan, ‘Arisan Mami Gaul’ ini mengakibatkan pesertanya merugi mulai dari jutaan hingga ratusan juta rupiah.

Kasus yang sama juga muncul di Kalimantan Selatan, dimana lebih dari 100 warga melaporkan bahwa mereka tertipu arisan bodong berbasis online. Dimana dana yang terkumpul diperkirakan sudah mencapai Rp 6 miliar.

 

Sobat Finansialku, kalau kita lihat dari ketiga kasus di atas, sebenarnya ada benang merah yang bisa kita ambil.

Dimana modus arisan bodong ini cenderung sama, yaitu menawarkan keuntungan yang besar dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, bak penulisan naskah proklamasi.

Para tersangka mampu memanfaatkan sifat manusia yang ingin kaya dalam waktu cepat.

Dilansir dari laman sikapiuangmu.ojk.go.id, pelaku juga biasanya memberikan iming-iming bonus dan fasilitas tambahan untuk anggota yang berhasil menggaet anggota baru.

Tapi, besar kemungkinan juga kalau para pelaku arisan bodong akan membuat modus baru yang lebih kreatif lagi dibandingkan modus di atas.

Oleh karena itu, penting untuk kita membekali diri dan mengenai ciri-ciri arisan bodong, yang biasanya terdiri dari:

 

Selalu Menggunakan Skema Piramida

Ciri-ciri arisan bodong pertama yang bisa ditandai oleh kita adalah, pelaku biasanya memberlakukan skema piramida ponzi.

Dimana para anggota diminta untuk merekrut anggota baru dengan iming-iming yang menggiurkan, sebagaimana disebutkan di atas.

Oleh karena itu, sebelum tergoda oleh penawaran yang menggiurkan, penting untuk kita mencari tahu secara mendetail terkait sistem dalam arisan tersebut.

Sistem yang harus diketahui ini meliputi tentang perekrutan, bagaimana proses dari awal sampai kita bisa mendapatkan keuntungan, sistem penyetoran, hingga sistem pengundiannya.

Dari informasi yang mendetail ini, kita jadi bisa menilai secara objektif, apakah sistem yang dibangun oleh pencetus arisan tergolong masuk akal atau tidak.

[Baca juga: Banyak Orang Masih Ikut Arisan, Apa Untungnya Ikut Arisan?]

 

Minta Nasabah untuk Tambah Uang

Selanjutnya, ketika kita sudah resmi menjadi anggota, tidak sedikit pelaku yang meminta korban untuk tidak mencairkan pendapatan pokok mereka.

Pelaku akan minta kita untuk memutar kembali uang tersebut dalam sebuah investasi yang tidak jelas asal usulnya.

Hal ini memungkinkan pelaku untuk bisa terus menjalankan skema ponzi dalam proses perekrutan.

Dilansir dari laman sikapiuangmu.ojk.go.id, nantinya, ketika peserta sudah tidak bisa menggaet anggota baru, maka pembayaran keuntungan akan berhenti.

Dan dana tersebut akan menghilang, karena dibawa kabur oleh pelaku yang sudah mengetahuinya lebih dulu dan siap kabur kapan saja.

[Baca juga: Arisan Legal? Ini Undang-undang, Risiko, dan Ketentuannya!]

 

Menjanjikan Iming-Iming yang Tidak Masuk Akal dengan Risiko 0%

Ciri-ciri arisan bodong selanjutnya adalah pelaku berani menjanjikan semua anggotanya mendapatkan keuntungan dan fasilitas yang kadangkala terdengar sangat mustahil dan terlalu bagus untuk jadi kenyataan.

Iming-iming ini juga biasanya bakal dibumbui dengan kata-kata bebas risiko. Yang mana sebenarnya sangat tidak masuk akal karena dalam ilmu investasi, tidak ada investasi yang bebas risiko.

Semakin besar keuntungan yang dijanjikan, maka akan semakin besar pula tingkat risikonya.

Bukan cuma itu, peserta juga akan diberikan bonus seperti emas, kendaraan bermotor, dan barang-barang mahal lainnya ketika peserta berhasil merekrut peserta baru.

Oleh karena itu, Sobat Finansialku perlu ingat betul-betul kalau tidak ada investasi yang bisa menawarkan keuntungan ratusan persen tanpa risiko di belahan dunia mana pun.

[Baca Juga: VIDEO: Pengalaman Pahit Ketipu Investasi Bodong]

 

Jadi, kita patut curiga kalau ada yang menawarkan arisan dengan keuntungan yang cepat dan terkesan muluk-muluk, ya!

Tapi Sobat Finansialku tidak perlu terlaku khawatir. Selama Sobat Finansialku mengetahui seluk beluk instrumen investasi yang Anda pilih dan tidak asal ikut-ikutan saja, tentu akan lebih aman.

Seperti misalnya saja investasi saham. Ada hal-hal yang perlu Sobat Finansialku ketahui sebelum investasi saham. Hal apa sajakah itu? Sobat Finansialku bisa menemukan jawabannya dalam audiobook Finansialku di bawah ini.banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Tidak Memiliki Izin dan Tidak Berbadan Hukum

Terakhir, ciri-ciri dari arisan bodong adalah mereka tidak punya izin dan tidak jelas badan hukumnya, apakah berbentuk PT, CV, firma, atau yayasan.

Ciri-ciri terakhir ini yang pasti bisa dijadikan acuan pertama oleh Sobat Finansialku ketika mendapatkan penawaran serupa. Pastikan untuk meminta bukti izin yang dikeluarkan oleh OJK.

Atau, Sobat Finansialku juga menanyakannya langsung kepada OJK dengan menghubungi layanan konsumen (022) 1500-655.

 

Berani Lapor!

Nah, jika kamu mendapati ciri-ciri ini pada arisan tersebut, jangan takut untuk segera lapor ke kepolisian atau otoritas terkait seperti OJK.

Untuk OJK, kamu bisa melaporkannya ke situs OJK di sini. Dengan begitu, kamu bisa membantu para korban untuk terhindar dari kerugian akibat perilaku tidak bertanggung jawab ini.

 

Apakah kamu punya pertanyaan terkait ini? Jangan ragu untuk sampaikan di kolom komentar, ya! Karena tim Finansialku akan menjawab pertanyaan kamu secepatnya.

Jangan lupa juga untuk bagikan informasi ini kepada keluarga dan orang-orang terdekat agar mereka bisa terhindar dari arisan bodong yang meresahkan ini.

 

Editor: Maria Christianti

Sumber Referensi:

  • Admin. 14 Oktober 2021. Makan Banyak Korban, Begini Ciri-Ciri Jebakan Arisan Bodong. Sikapiuangmu.ojk.go.id – https://bit.ly/3mVOZQZ
  • Admin. 20 Oktober 2021. Ciri-Ciri Arisan Online Bodong, Awas Penipuan. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/3lBSsEM

 

Sumber Gambar:

  • Cover – https://bit.ly/3pisqZy