Anda seorang pengusaha? Sudah tahu apa saja hal-hal yang harus dilakukan untuk bisa sukses merintis usaha?

Kali ini Finansialku akan membahas 6 hal yang dapat menuntun Anda yang sedang merintis usaha menuju kesuksesan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Jenis-jenis Usaha

Usaha adalah sebuah kegiatan yang mengerahkan tenaga serta pikiran untuk mencapai maksud tertentu.

Dalam istilah ekonomi, usaha juga bisa diartikan sebagai kegiatan di bidang perdagangan dengan tujuan meraih keuntungan. Usaha bisa bergerak di bidang perkayuan, makanan, teknologi dan sebagainya.

Terdapat beberapa istilah dalam usaha, berikut ini penjelasannya:

  • Usaha bersama atau usaha gabungan adalah kegiatan bersama dua pengusaha atau lebih baik dalam negeri maupun luar negeri.
  • Usaha ekonomi produktif adalah usaha yang dilakukan kelompok rumah tangga dengan berbasis sumber daya lokal.
  • Usaha niaga adalah kegiatan jual beli barang dan jasa.
  • Usaha rumahan adalah usaha yang dilakukan di rumah (home industry). Sedangkan usaha tertutup adalah jika sebuah badan usaha sahamnya tidak dijual kepada masyarakat umum.

Jika Anda Sedang Merintis Usaha, maka Lakukan 6 Hal Ini 04 Finansialku

[Baca Juga: 8 Kesalahan Saat Memberi Nama Perusahaan yang Sering Dilakukan Calon Entrepreneur]

 

Ada beberapa jenis usaha yang cukup prospektif bagi para perintis. Berikut ini adalah 20 daftar usaha yang bisa dipilih seseorang jika ingin memulai bisnis tersebut dengan modal yang relatif terjangkau:

  1. Distributor minuman dingin,
  2. Menerima pesanan kue, mulai kue basah, roti, puding, cake ulang tahun,
  3. Katering prasmanan dan nasi kotak,
  4. Menjual aneka menu makan pagi mulai nasi pecel, soto, nasi goreng, sampai kudapan,
  5. Menerima pesanan gorengan untuk acara hajatan, ulang tahun atau arisan,
  6. Depo air minum isi ulang mulai kemasan botol hingga galon,
  7. Cuci laundry kiloan,
  8. Memanfaatkan jam-jam menganggur di rumah untuk menjaga warnet,
  9. Rental play station,
  10. Rental DVD,
  11. Fotografer keliling atau menerima pesanan proyek wisuda, nikahan dan sebagainya,
  12. Usaha bengkel atau tambal ban,
  13. Servis atau reparasi alat-alat bermesin,
  14. Agen pembayaran tiket kereta api, pulsa dan tagihan listrik,
  15. Menjual stationary dan aneka kebutuhan sekolah,
  16. Jasa pengetikan, penerjemahan atau pembuatan data statistik,
  17. Dropship produk-produk fashion mulai baju, sepatu, hingga tas terutama untuk wanita,
  18. Salon kecantikan, perawatan wajah, facial, atau pijat refleksi,
  19. Desainer grafis penerima pesanan banner, spanduk, poster, atau souvenir pernikahan,

 

Merintis Usaha

Merintis usaha membutuhkan beberapa hal untuk dipelajari. Agar bisa merintis usaha yang sukses, maka seseorang tidak boleh gegabah dalam melangkah. Jika kurang berhati-hati, akibatnya usaha tidak berjalan lancar atau bahkan bangkrut.

Untuk menghindari hal ini, ketelitian serta dukungan dari orang-orang yang lebih senior di bidang usaha harus diperhatikan.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur & Freelance

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

6 Hal Untuk Kesuksesan Merintis Usaha

Setidaknya ada 6 hal yang bisa dijadikan kunci kesuksesan perintis usaha. Dengan melakukan 6 hal ini, pencapaian dan rencana akan dapat terpetakan sehingga perintis usaha bisa mengembangkan langkah secara optimal.

Untuk menjadi pengusaha yang sukses, Anda juga harus bisa mengatur keuangan pribadi dan bisnis sehingga usaha Anda berjalan dengan lancar.

Dapatkan panduannya melalui ebook Finansialku di bawah ini!

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

#1 Mempelajari Kompetisi di Bidang Usaha yang Digeluti

Kompetisi dalam usaha selalu ada dengan level tertentu. Misalnya saja kompetisi dalam usaha di bidang pertanian dengan bidang teknologi akan berbeda.

Jika telah mengerti bagaimana persaingan dan kompetisi dalam usaha di bidang yang ingin digeluti, maka pemetaan strategi bisa lebih dilakukan secara maksimal.

Jika seseorang kurang peka terhadap kompetisi, maka idenya akan sempit dan inovasi menjadi kurang.

Hal ini bisa jadi cukup merugikan karena produk tidak mempunyai daya jual sehingga tidak bisa banyak bersaing di pasar.

 

#2 Menyimpan Uang Meskipun Kondisi Bisnis Sedang Baik

Saat bisnis atau usaha sedang berjalan baik, akan banyak keuntungan diperoleh seseorang. Terutama jika jumlah keuntungan terus meningkat dari waktu ke waktu, perusahaan akan memiliki simpanan uang yang cukup.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa sebaiknya uang tidak dihamburkan untuk sesuatu yang tidak penting karena sebuah usaha adalah sesuatu yang labil berkaitan dengan kondisi ekonomi.

Jadi, simpanan uang sangat penting jika keadaan tiba-tiba memburuk karena faktor internal maupun eksternal.

 

#3 Teliti Produk dan Layanan Terbaru

Selain mengembangkan produk atau layanan hingga lebih baik lagi, seorang perintis usaha harus mempertimbangkan untuk meluncurkan produk atau layanan baru.

Inovasi bisnis yang satu ini penting karena rata-rata konsumen menyukai sesuatu yang baru, unik, atau kekinian.

Oleh karena itu, pengusaha harus peka terhadap apa yang sedang banyak diminati konsumen. Pengamatan bisa juga dilakukan terhadap kompetitornya.

Jika Anda Sedang Merintis Usaha, maka Lakukan 6 Hal Ini 03 Finansialku

[Baca Juga: Ketakutan Entrepreneur! Jadikanlah Ketakutan Menjadi Kekuatan!]

 

#4 Jangan Mengambil Langkah Terlalu Besar di Awal

Mimpi besar memang baik, tetapi mengambil langkah terlalu besar di awal bukan suatu keputusan yang bijaksana. Contohnya dalam menentukan omzet.

Pilih jumlah yang masuk akal untuk jangkauan penjualan. Selain itu, ide-ide bisnis seperti iklan, membuka cabang dan berbagai upgrading pun perlu dipertimbangkan secara matang terlebih dahulu.

 

#5 Beradaptasi Dengan Umpan Balik Pelanggan

Apapun yang diberikan pelanggan sebagai umpan balik, sebaiknya dapat diadaptasi oleh pengusaha sebagai bahan pengembangan untuk produk yang selanjutnya dibuat.

Sikap ini wajib dimiliki semua pengusaha. Karena, bagaimanapun juga, pembeli adalah raja.

Keinginan pembeli sangat berpengaruh terhadap daya jual. Sehingga, jika pengusaha terlalu idealis dan tidak mendengarkan umpan balik dari konsumen maka akibatnya bisa kehilangan jangkauan pasar atau digantikan oleh kompetitornya.

 

#6 Merespon Untuk Perubahan

Berani berubah adalah baik, terutama untuk usaha yang dinamis dengan perubahan ke arah positif.

Sikap responsif terhadap perubahan yang dimiliki seorang pengusaha akan mampu mengantarkannya dalam membuat suatu pelayanan atau kualitas produk yang semakin baik.

Baiknya kualitas produk tentu bisa meningkatkan pula semangat jual dan daya beli masyarakat.

 

Hal-hal yang Bisa Segera Dilaksanakan untuk Merintis Usaha

Merintis usaha bukan suatu hal yang terlalu mudah atau terlalu sulit dilakukan.

Selama Anda memiliki motivasi untuk berkata “inilah waktunya”, maka kesuksesan sudah di depan mata.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengeksekusi cara-cara di atas agar tidak menimbulkan rasa sesal karena penundaan yang berkepanjangan.

 

Hal mana saja yang akan segera Anda lakukan? Mengapa demikian? Jabarkan jawaban-jawaban tersebut dengan mendiskusikan informasi ini dengan siapa saja yang juga ingin memulai usaha, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Timothy Sykes. 11 Januari 2017. 6 Timeless Strategies That Drive Successful Entrepreneurship. Entrepreneur.com – https://goo.gl/VH8BG3

 

Sumber Gambar:

  • Merintis Usaha – https://goo.gl/Ns9Eef
  • Merintis Usaha 2 – https://goo.gl/7Aug7B
  • Merintis Usaha 3 – https://goo.gl/hMdWBG