Sudahkah Anda mengetahui mengenai pentingnya literasi keuangan? Terutama pada Usaha Rintisan Indonesia?

Mari simak pembahasan berikut selengkapnya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Usaha Rintisan Indonesia

Dalam tulisan ini hendaknya penulis ingin menyampaikan pentingnya pengetahuan di bidang keuangan (literasi keuangan) pada Usaha Mikro Kecil (UMK).

Sebelumnya, penulis ingin melakukan re-branding nama UMK yang cenderung kurang memiliki nilai jual dan kurang menarik terutama kalangan generasi zaman now (millennials).

Pentingnya Literasi Keuangan untuk Usaha Rintisan Indonesia 02 Literasi Keuangan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Para HR: Literasi Keuangan di Tempat Kerja Menjadikan Karyawan Lebih PRODUKTIF dan SEHAT Secara Keuangan]

 

Nama yang penulis gunakan untuk UMK adalah “Usaha Rintisan Indonesia” (Untai).

Filosofi dari nama “untai” adalah sebuah usaha yang memerlukan rangkaian yang terstruktur dan memiliki keunikan untuk menjadi sebuah karya yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah untuk masyarakat.

 

Peranan Usaha Rintisan dalam Perekonomian Indonesia

Untai telah lama dipahami memiliki peran signifikan bagi pembangunan ekonomi suatu negara. Eksistensi untai telah lama diketahui memiliki kontribusi strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

Untai merupakan garda terdepan dalam penciptaan nilai tambah dengan penciptaan lapangan kerja, meningkatkan kualitas perekonomian sektoral dan ekspor yang menyasar ceruk pasar (niche market).

Peranan untai yang signifikan tersebut memerlukan rangkaian dukungan dari pemerintah, sektor swasta dan lembaga pendidikan (formal dan non-formal) dapat bekerjasama dalam meningkatkan kinerja usaha rintisan di Indonesia.

Berdasarkan penelitian dari Grup Pengembangan Keuangan Inklusif, ditemukan bahwa akses terhadap permodalan tidak lagi menjadi faktor penghambat dalam pengembangan usaha.

Hal ini menandakan berhasilnya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh pemerintah melalui bank BUMN/BPD.

Selain itu, berkembangnya pilihan produk untuk tambahan modal kerja pada era modern yang sangat bervariasi mulai dari Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari bank umum hingga variasi produk yang ditawarkan perusahaan keuangan digital (fintech).

Jika Anda membutuhkan referensi mengenai pentingnya mengelola keuangan pribadi dan bisnis, Anda dapat dengan mudah download ebook di bawah ini secara gratis.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Mudahnya Permodalan: Tantangan dan Peluang

Disaat permodalan sudah tidak menjadi masalah utama, aspek pengelolaan keuangan menjadi penting untuk dimiliki oleh pengelola usaha.

Usaha rintisan Indonesia wajib untuk memiliki kepemimpinan yang baik dan kemampuan pengelolaan keuangan yang handal untuk optimalisasi sumber daya yang dimiliki perusahaan dengan tujuan akhir meningkatkan (scale-up) kinerja usaha.

Diperlukan upaya strategis guna meningkatkan kinerja dan keberlangsungan usaha rintisan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperkaya pengetahuan pelaku usaha terhadap literasi keuangan sehingga pengelolaan dan akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan dengan lebih baik sebagaimana layaknya perusahaan besar.

Apakah Anda ingin memulai bisnis tapi bingung bagaimana untuk merencanakan dan mengelola modal bisnis tersebut? Anda dapat menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk mengatasi hal tersebut.

Anda dapat dengan mudah download Aplikasi Finansialku melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store. Ayo rencanakan, kelola dan atasi masalah keuanganmu sejak saat ini.

 

Pentingnya Literasi Keuangan Untuk Usaha Rintisan

Data yang dipaparkan oleh Otoritas Jasa Keuangan mengungkapkan bahwa hanya pelaku dari sektor perbankan yang memiliki literasi keuangan yang tinggi.

Sedangkan penelitian yang dilakukan penulis menemukan bahwa pelaku usaha secara umum memiliki keterbatasan dalam pengetahuan keuangan dan tidak tahu cara memperoleh pendidikan mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang tepat.

Transfer knowledge dari pihak Bank, Lembaga Keuangan dan Akademisi diharapkan menjadi ujung tombak dari program peningkatan literasi keuangan ini.

Disamping peranan dari agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang per September 2018 sudah berjumlah lebih dari 800.000 orang/outlet menjadi sangat relevan untuk memberikan pengetahuan keuangan pertama untuk pelaku usaha.

The Association of Chartered Certified Accountants merumuskan bahwa konsep literasi keuangan mencakup pengetahuan mengenai konsep keuangan, kemampuan memahami komunikasi mengenai konsep keuangan, kecakapan mengelola keuangan pribadi/perusahaan dan kemampuan melakukan keputusan keuangan dalam situasi tertentu.

Literasi keuangan terdiri dari sejumlah kemampuan dan pengetahuan mengenai keuangan yang dimiliki oleh individu untuk mampu mengelola atau menggunakan sejumlah uang dengan tujuan tertentu.

Literasi keuangan sangat terkait dengan perilaku, kebiasaan dan pengaruh dari faktor eksternal.

 

Untuk para pelaku usaha, quiz literasi keuangan di bawah ini sangat bermanfaat untuk mengetahui “seberapa greget pengetahuan keuangan Anda”.

Ikuti Quiz

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan? Ajukan pertanyaan Anda pada kolom komentar, Perencana keuangan kami siap membantu Anda.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda.

Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Aribawa, D. 2016. Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1-13, Jurnal.uii.ac.id – https://goo.gl/2nFDdh
  • Admin. Laku Pandai. Ojk.go.id – https://goo.gl/J9rHvv

 

Sumber Gambar:

  • Literasi Keuangan – https://goo.gl/37vw4u
  • Literasi Keuangan 2 – https://goo.gl/1XvzeS