Sudah siapkah Anda menghadapi tantangan masa depan sebagai seorang pebisnis? Apa saja yang perlu dilakukan dan dipersiapkan untuk membangun masa depan? Siapkan diri Anda dengan membaca dan terinspirasi oleh artikel berikut ini yang disajikan oleh Tim Finansialku. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Finansialku Watch

 

Zero to One

Setiap momen dalam bisnis hanya terjadi satu kali. Banyak sekali orang-orang sukses yang menjadi panutan dan contoh dalam berbisnis. Banyak orang meniru cara-cara mereka melalui biografi dan seminar-seminar yang membahas tentang kiat-kiat sukses mereka.

Namun tahukah Anda ketika Anda hanya meniru para tokoh tersebut, Anda tidak akan memetik pelajaran dari mereka karena seringkali kesuksesan setiap orang memiliki cara yang berbeda.

Meniru, memang lebih mudah daripada membuat sesuatu yang baru. Gambarannya adalah seperti membawa dunia dari sesuatu yang sudah ada (1) untuk maju ke arah tertentu (n), sehingga [1 to n].

Namun ketika kita berbicara mengenai menciptakan sesuatu yang baru, kita dapat menggambarkannya seperti dari [0 to 1]  atau dengan kata lain from zero to one. Aksi penciptaan selalu menghasilkan sesuatu yang segar dan  seringnya tidak lazim.

Membangun Masa Depan Dengan Membangun Startup

[Baca Juga: Karakteristik dan Kemampuan Seorang Wirausaha yang Harus Anda Miliki]

 

Zero to one berbicara mengenai bagaimana membangun perusahaan-perusahaan yang menciptakan hal-hal yang baru. Menurut Peter Thiel, sukses itu tidak ada resepnya dan mengajarkan entrepreneurship adalah resep untuk sukses yang tidak boleh ada karena setiap inovasi adalah baru dan unik sehingga tidak ada otoritas yang dapat merumuskan secara konkret bagaimana caranya untuk menjadi inovatif.

Apabila kita menilik orang-orang yang telah sukses, mereka menemukan nilai-nilai di tempat yang tak terduga dan mereka melakukan dan memikirkan bisnis bukan berdasarkan sebuah rumus.

Para Entrepreneur, Bagaimana Kepemimpinan Seorang Wirausaha

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Bagaimana Kepemimpinan Seorang Wirausaha?]

 

Tantangan Masa Depan

Tidak ada seorangpun yang dapat meramalkan masa depan dengan tepat, tetapi kita mengetahui dua hal, yaitu masa depan akan berbeda, dan masa depan harus berakar dalam dunia hari ini. Masa depan pada dasarnya adalah himpunan semua momen yang belum terjadi.

Seandainya tidak ada yang berubah sama sekali dalam masyarakat kita selama 100 tahun ke depan, berarti masa depan baru akan datang 100 tahun lagi. Seandainya banyak hal yang berubah secara radikal dalam 10 tahun mendatang, berarti masa depan sudah hampir tiba.

Yang membuat masa depan itu tampak istimewa dan penting bukanlah karena semua itu belum terjadi melainkan karena masa depan akan menjadi momen ketika dunia tampak berbeda dari sekarang.

Ketika kita berpikir tentang masa depan, kita pasti mengharapkan kemajuan dan kemajuan itu dapat memiliki 2 macam bentuk, yaitu kemajuan horizontal atau ekstensif dan kemajuan vertikal atau intensif.

Kemajuan horizontal atau ekstensif berarti meniru hal-hal yang jelas berhasil [1 to n]. Kemajuan horizontal mudah dibayangkan karena kita sudah mengetahui seperti apa kemajuan itu. sedangkan kemajuan vertikal atau intensif berarti mengerjakan hal-hal baru [0 to 1].

Kemajuan vertikal lebih sulit untuk dibayangkan karena mengharuskan kita untuk mengerjakan sesuatu yang belum pernah dikerjakan oleh orang lain.

Sebagai contoh apabila Anda membuat 100 buah mesin tik yang telah diciptakan oleh orang lain, maka Anda sedang mengerjakan kemajuan horizontal. Namun lain halnya ketika Anda mempunyai sebuah mesin tik kemudian membuat sebuah mesin pengolah kata (word processor), artinya Anda meraih kemajuan vertikal.

Inilah Rahasia-rahasia seorang Miliarder Wirausaha untuk Mencapai Kekayaan

[Baca Juga: Inilah Rahasia-rahasia seorang Miliarder Wirausaha untuk Mencapai Kekayaan]

 

Kemajuan horizontal terjadi pada era globalisasi dimana mereka mengambil hal-hal yang sudah berhasil di suatu tempat kemudian mengupayakan agar hal yang sama juga terjadi di tempat lain.

Contohnya adalah negeri Tiongkok yang memiliki rencana untuk menjadi seperti Amerika dalam kurun waktu 20 tahun. Dalam usahanya, Tiongkok secara terang-terangan meniru segala sesuatu yang berhasil di negara-negara maju seperti sistem kereta api abad ke-19, penyejuk udara abad ke-20, bahkan meniru kota-kota besar secara keseluruhan.

Tahukah Anda bahwa menyebarluaskan cara-cara lama dalam meraih kekayaan ke seluruh dnia akan menghasilkan kehancuran, bukan kemakmuran. Satu-satunya kata untuk menggambarkan kemajuan vertikal adalah teknologi.

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi & Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

Download Ebook Sekarang

 

Apa jadinya ketika Tiongkok menggandakan produksi energinya selama 2 dasawarsa mendatang? Negara itu akan menggandakan pencemaran udaranya. Di sebuah dunia dengan sumber daya yang sudah langka, globalisasi tanpa teknologi, maka tidak akan berkelanjutan.

Teknologi baru tidak pernah menjadi fitur yang secara otomatis muncul dalam sejarah. Tantangan kita saat ini adalah membayangkan sekaligus menciptakan teknologi-teknologi baru yang dapat menjadikan abad ke-21 ini lebih sejahtera dan makmur daripada abad ke-20. Teknologi baru cenderung datang melalui berbagai eksperimen baru, dari usaha-usaha rintisan atau startup.

 Ketahui 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita

[Baca Juga: Women Entrepreneur: Ketahui 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita]

 

Mengenal Usaha Startup

Apa itu Startup? Mungkin masih banyak orang yang belum memahami istilah ini. Kata Startup sendiri merupakan serapan dari Bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. ada informasi mengenai karakteristik dari sebuah perusahaan yang dapat digolongkan sebuah stratup. Beberapa karakteristik perusahaan Startup tersebut diantaranya:

  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $100.000/tahun setara dengan Rp1,33 miliar
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital
  • Biasanya beroperasi melalui website

Dari karakteristik tersebut mungkin nampak bahwa startup lebih condong ke perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan web. Namun faktanya memang seperti itu, kini perkembangan perusahaan yang lazim dilabeli nama startup adalah perusahaan yang berkenaan dengan dunia tekno dan online.

Para Wirausahawan, Ingin Membuka Cabang Bisnis, Modalnya dari Mana

[Baca Juga: Para Wirausahawan, Ingin Membuka Cabang Bisnis, Modalnya dari Mana?]

 

Pola Pikir Usaha Startup

Tahukah Anda bahwa agaknya cukup sulit mengembangkan hal baru dalam organisasi besar dan lebih sulit lagi jika mengerjakannya sendirian. Tingkatan hierarki dalam birokrasi bergerak lamban dan setiap kepentingan yang sudah mapan cenderung menghindari risiko.

Selain itu, seorang jenius mungkin mampu menciptakan sebuah karya seni atau sastra klasik seorang diri, namun ia tidak akan pernah mampu untuk menciptakan sebuah industri secara keseluruhan.

Prinsip usaha startup mengharuskan Anda bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai sesuatu, tetapi juga harus mempertahankannya cukup kecil sehingga Anda sungguh-sungguh dapat mengerjakannya karena ukuran yang kecil menyediakan ruang untuk berpikir.

Sebagai tambahan, pada dasarnya yang dikerjakan oleh sebuah usaha startup adalah mempertanyakan gagasan-gagasan yang muncul dan memikirkan kembali sesuatu dari nol.

 

Apakah Anda termasuk bagian dari agen pembangun masa depan? Mungkin Anda dapat mencoba memulai usaha startup. Tuliskan komentar dan gagasan Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini dan jangan lupa untuk membagikan setiap artikel Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Peter Thiel. 2014. Zero To One (Notes on Startups, or How to Build the Future). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

 

Sumber Gambar:

  • Startup – https://goo.gl/BJ7WzQ
  • Startups Banner – https://goo.gl/dCILPr

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang