Sudah Waktunya Anda Mempersiapkan Dana Darurat!

Seberapa penting mempersiapkan dana darurat bagi Anda? Nyatanya, semua orang membutuhkan dana darurat.

Namun masih banyak yang menyepelekannya karena belum mengetahui apa itu dana darurat dan apa gunanya.

Jika Anda juga salah satunya, simak pembahasan mengenai dana darurat berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Apa itu Dana Darurat?

Dana darurat, mungkin sudah sering Anda mendengar perencana keuangan menjelaskan pentingnya dana darurat. Namun sebenarnya apa sih dana darurat itu?

Sesuai namanya, dana darurat merupakan sejumlah dana yang perlu disiapkan untuk menghadapi keadaan yang darurat, misalnya saat terjadi Putus Hubungan Kerja (PHK), sakit, kecelakaan, dan lain-lain.

Namun bagaimana definisi dana darurat menurut beberapa sumber? Simak definisinya berikut ini:

 

Menurut Investopedia:

An account that is used to set aside funds to be used in an emergency, such as the loss of a job, an illness or a major expense. The purpose of the fund is to improve financial security by creating a safety net of funds that can be used to meet emergency expenses as well as reduce the need to use high interest debt, such as credit cards, as a last resort.

 

Menurut Businessdictionary.com:

Money which is set aside for an emergency situation, such as unexpected unemployment or injury, or a natural disaster which destroys one’s home and belongings. Having an emergency fund should be part of any individual or family’s disaster plan.

 

Nah, setelah mengenal apa itu dana darurat, mari kita melihat serba-serbi dana darurat mulai dari jumlah idealnya hingga pentingnya seperti telah dirangkum oleh Finansialku berikut ini.

 

Jumlah Dana Darurat Ideal

Pertanyaan kedua yang banyak muncul dari masyarakat mengenai dana darurat adalah mengenai jumlahnya. Sebenarnya berapa banyak dana darurat ideal yang harus disiapkan?

Idealnya, jumlah dana darurat dihitung berdasarkan rata-rata biaya hidup seseorang dan bagaimana kondisi atau status orang tersebut.

Sebagai contoh, seseorang yang single dan seseorang yang sudah memiliki pasangan tentunya memiliki pengeluaran yang berbeda pula.

Sudah Waktunya Anda Mempersiapkan Dana Darurat! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kebebasan Finansial Bukan Berarti Kaya dan Bebas Utang Lho! Tapi…]

 

Oleh karena itu, umumnya jumlah dana darurat ideal yang disarankan adalah sebagai berikut ini:

  • 3x-6x biaya hidup rata-rata untuk single atau belum memiliki pasangan dan keluarga
  • 6x biaya hidup rata-rata untuk pasangan
  • 9x biaya hidup rata-rata untuk keluarga dengan 1 anak/tanggungan
  • 12x biaya hidup rata-rata untuk keluarga dengan 2 anak/tanggungan atau lebih.

 

Namun jumlah ini bisa ditambah dengan adanya kondisi-kondisi tertentu, misalnya berdasarkan usia. Namun diingatkan untuk tidak menyimpan dana darurat jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan. Mengapa?

Tentunya karena dana darurat cenderung hanya disimpan pada sebuah instrumen investasi yang aman dan likuid, sehingga umumnya tidak menguntungkan.

Kelebihan uang tersebut lebih baik Anda manfaatkan untuk hal lain, misalnya investasi yang akan membawa keuntungan bagi Anda.

Apa Iya Dana Darurat Bisa Disimpan Pada Produk Reksa Dana 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran Beharga! 6 Kesalahan Saat Meluasi Utang yang Dilakukan Kakek Fico]

 

Tetapi bagi Anda yang masih kebingungan dengan berapa biaya hidup rata-rata selama ini, mulailah dengan mencatat pengeluaran dan pemasukan. Anda bisa melakukannya dengan mudah menggunakan aplikasi Finansialku.

Anda bahkan bisa membuat anggaran dan mengecek kondisi keuangan Anda disini.

Bagi Anda yang merupakan pengguna baru, download aplikasi Finansialku sekarang juga dan manfaatkan fiturnya dengan meng-klik tautan berikut ini:

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Menilik Pentingnya Dana Darurat

Dewasa ini, tentunya Anda tahu bahwa kondisi perekonomian semakin sulit. Tidak terkecuali di Indonesia, terbukti dengan banyak perusahaan-perusahaan besar yang tutup atau hengkang dari Indonesia.

Anda juga pasti tahu salah satu dampak terbesar dari kondisi ini adalah banyaknya kasus Putus Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak. Lalu apa yang harus dilakukan?

Tidak mudah untuk mencari pekerjaan baru dalam waktu singkat. Namun kondisi ini juga berada di luar kendali Anda, dan bisa terjadi kapan saja.

Apa Anda rela mengemis bantuan dari orang lain hanya untuk membiayai hidup Anda selama Anda mencari pekerjaan baru? Atau Anda memilih untuk berutang? Tentunya tidak.

Ini Manfaat Menyimpan Dana Darurat di Deposito ketika Suku Bunga Meningkat 1 - Finansialku

[Baca Juga: Para HRD: 7 Alasan Pentingnya Dana Darurat untuk Karyawan di Perusahaan Anda]

 

Oleh karena itulah dibutuhkan yang namanya DANA DARURAT.

Karena dibutuhkan untuk antisipasi, maka sebaiknya dana darurat sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Ingatlah bahwa Anda tidak akan pernah tahu bagaimana masa depan Anda, sehingga lebih baik mempersiapkannya dari sekarang.

Nah, agar Anda memahami pentingnya dana darurat ini, mari kita simak beberapa alasan lain mengapa Anda perlu mempersiapkan dana darurat sejak kini:

 

#1 Menghindar dari Utang

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, Anda bisa saja berutang saat terjadi kejadian darurat yang tidak diduga-duga. Namun ada banyak kejadian darurat yang mungkin terjadi. Apakah Anda mau berutang begitu banyak?

Ingatlah bahwa banyak kejadian yang bisa mendesak Anda untuk berutang, misalnya saja:

  • Ada anggota keluarga yang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan
  • Bencana alam
  • PHK besar-besaran, dan sebagainya.

 

Dengan adanya dana darurat, Anda sudah siap menghadapi beberapa kejadian darurat tersebut, dan Anda akan terhindar dari utang.

 

#2 Antisipasi Perpindahan Kuadran

Jika Anda pernah membaca buku Robert T. Kiyosaki “The Cashflow Quadrant (Panduan Ayah Kaya Menuju Kebebasan Finansial)”, tentunya Anda sudah paham mengenai cashflow quadrant.

Ya, empat kuadran yang menjadi dasar dalam memperoleh penghasilan secara umum diungkapkan secara gamblang oleh Robert T. Kiyosaki.

Dalam buku tersebut, beliau mengungkapkan bahwa cara seseorang menjadi sukses pada akhirnya adalah dengan berpindah kuadran.

4 Sumber Pendapatan - ESBI Quadrant - Cashflow Quadrant - RichDad - Robert T. Kiyosaki - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Begini 10 Cara Hidup Sederhana Mempersiapkan Dana Darurat]

 

Anda tidak bisa selamanya menjadi seorang pekerja (kuadran E) yang mengandalkan gaji untuk bertahan hidup, mengingat suatu hari Anda bisa dipecat atau harus pensiun.

Oleh karena itulah, beliau mengungkapkan bahwa ada kemungkinan Anda harus berpindah ke kuadran B (pemilik bisnis) dan selanjutnya ke kuadran I (investor). Nah, tentunya keputusan berpindah kuadran ini memiliki risiko.

Saat Anda memutuskan menjadi pemilik bisnis, bisnis tersebut belum tentu menghasilkan keuntungan. Begitu pula saat Anda memasuki kuadran I, belum tentu investasi tersebut membawa untung.

Oleh sebab itu, harus ada dana darurat untuk mengantisipasi beberapa kejadian tak terduga dalam proses perpindahan kuadran.

 

#3 Antisipasi Kerugian dalam Bisnis dan Investasi

Apabila Anda tidak berpindah kuadran, namun sudah menjadi seorang pemilik bisnis dan investor, Anda tetap harus memiliki dana darurat.

Mengapa?

Karena seperti telah dijelaskan sebelumnya, bisnis dan investasi tidak melulu menghasilkan untung. Nah, untuk mengantisipasi masa-masa rugi tersebutlah, Anda perlu mengandalkan dana darurat.

 

#4 Meminimalkan Konflik Rumah Tangga

Apa hubungannya dana darurat dengan konflik rumah tangga? Mari kita buka-bukaan, saya sudah berkeluarga dan seringkali permasalahan keuangan menjadi salah satu penyebab konflik dalam rumah tangga.

Saat suami sakit atau usaha online saya sedang sepi, cicilan KPR tetap harus dibayar, belum lagi saat sakit bukan berarti kami tidak membutuhkan makan. Malah kami perlu mengeluarkan biaya lebih untuk biaya pengobatan.

Calon Pasangan Suami Istri - Pasutri, Pelajari 5 Ilmu Berikut - Finansialku 03

[Baca Juga: Sudah Cukupkah Dana Darurat Anda? Yuk Ketahui Cara Mudah Mengumpulkan Dana Darurat]

 

Hal ini kerap menjadi permasalahan yang akhirnya menyebabkan keributan dalam rumah tangga.

Karena hal inilah saya memahami betapa pentingnya dana darurat dalam keluarga, dimana dengan dana darurat ada rasa aman yang akan membuat hati tenang saat terjadi hal-hal yang tak terduga.

Dan ketenangan hati inilah yang akan meminimalkan konflik dalam rumah tangga.

 

#5 Menjaga Kondisi Kesehatan

Selain menimbulkan konflik dalam rumah tangga, tentunya Anda juga pernah mendengar bahwa kejadian tak terduga bisa menimbulkan stres luar biasa.

Saat stres tinggi muncul, biasanya berujung pada satu kata: SAKIT. Dan penyakit ini bisa datang dalam bentuk apapun, entah berupa gangguan psikologis atau sakit secara fisik.

Oleh karena itulah, lagi-lagi diingatkan untuk selalu memiliki dana darurat. Karena dengan dana darurat Anda akan memperoleh “rasa aman” saat terjadi kejadian darurat di luar dugaan.

Dengan adanya dana darurat, kejadian tak terduga bisa diselesaikan dengan baik tanpa perlu adanya rasa stres. Dengan tidak adanya stres, kondisi kesehatan Anda juga akan lebih terjaga.

 

Tips dalam Mengelola Dana Darurat

Mengingat dana darurat adalah dana yang harus selalu tersedia dalam kondisi darurat, maka umumnya dana ini haruslah mudah dicairkan dan bebas dari risiko kerugian.

Namun selain itu, masih banyak tips dalam mengelola dana darurat, antara lain adalah sebagai berikut ini:

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#1 Dana Darurat Sebaiknya Terpisah

Dana darurat sebaiknya disimpan terpisah dari rekening gaji, rekening kebutuhan sehari-hari ataupun tabungan jangka pendek lainnya. Hal ini bertujuan agar Anda tidak lupa dan menggunakan dana darurat untuk kebutuhan sehari-hari.

 

#2 Dana Darurat harus Bebas Risiko

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, dana darurat bukanlah dana yang bisa dipermainkan. Dana ini harus selalu ada dan jumlahnya tidak boleh berkurang.

Dengan demikian, tidak disarankan untuk menaruhnya dalam instrumen investasi yang berisiko mengalami kerugian seperti investasi saham, forex, dan lainnya.

 

#3 Dana Darurat Harus Likuid

Anda tentunya tahu bahwa kejadian darurat bisa terjadi kapan saja. Apa jadinya apabila dana darurat Anda disimpan dalam deposito yang baru cair 1 tahun lagi?

Oleh karena itu, simpanlah dana darurat dalam instrumen investasi yang likuid dan bisa dicairkan kapan saja dimana saja. Namun bukan berarti dana darurat ini bisa digunakan untuk hal-hal lainnya yang tidak bersifat darurat ya.

Dewasa ini, dengan adanya ATM Bersama dan ATM Prima, cukup pastikan bahwa tabungan yang digunakan tergabung dalam salah satu ataupun kedua jaringan ATM tersebut.

Sudah Cukupkah Dana Darurat Anda Yuk Ketahui Cara Mudah Mengumpulkan Dana Darurat 02 - Finansialku

[Baca Juga: Dengan Cara Ini, Dana Darurat dan Investasi Bisa Dipersiapkan Secara Bersamaan]

 

#4 Jangan Mencari Keuntungan Tinggi dalam Dana Darurat

Memang betul hasil investasi tinggi merupakan dambaan setiap orang, namun umumnya instrument investasi dengan tingkat pengembalian tinggi juga berisiko tinggi.

Oleh karena itulah, dalam pengelolaan dana darurat, hindari mencari keuntungan tinggi. Namun pertimbangan unsur keamanan dan kemudahan pencairannya.

 

#5 Penyimpanan Tidak Harus Berbentuk Uang

Penyimpanan dana darurat bukan berarti selalu berbentuk uang, seperti tabungan. Anda bisa mempertimbangkan opsi penyimpanan lain, misalnya dalam bentuk logam mulia.

Logam mulia cenderung aman karena harganya cenderung naik dalam jangka panjang. Selain itu, emas mudah dicairkan kapan saja dimana saja. Ditambah lagi emas tidak mudah tergerus inflasi.

Dengan demikian, jangan terpatok dengan menyimpan uang saja, carilah instrumen terbaik yang aman bagi dana darurat Anda.

 

Persiapkan Dana Darurat Anda Sejak Dini!

Jangan habiskan hidup Anda hanya untuk terlilit dalam tumpukan utang. Hindari utang dengan mempersiapkan dana darurat sedari jauh-jauh hari.

Anda tentunya kini sudah mengetahui bagaimana pentingnya dana darurat dan siap mempersiapkan dana darurat Anda sendiri.

Gunakan beberapa tips pengelolaan di atas agar dana darurat selalu tersedia dan aman.

Jika Anda berhasil, bagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang juga memiliki masalah dalam mempersiapkan dana daruratnya. Anda bisa membagikan artikel ini.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai persiapan dana darurat lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jr Planner. 10 Oktober 2012. DANA DARURAT: DEFINISI DAN ASPEK PENTING. Catatankeluargamuda.com – https://goo.gl/rkGN3T
  • SHIRLEY CHRISTIE. 16 November 2012. 3 Fakta Mengenai Pentingnya Dana Darurat.  Liveolive.com – https://goo.gl/CD41GE
  • Duit pintar. 18 April 2016. 4 Tips Menyiapkan Dana Darurat karena Kamu Gak Tahu Apa yang Akan Terjadi Esok. Duitpintar.com – https://goo.gl/3RVNcZ

 

Sumber Gambar:

  • Mempersiapkan Dana Darurat 1 – https://goo.gl/K6hyop
  • Mempersiapkan Dana Darurat 2 – https://goo.gl/6zH9o1

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-12-04T11:29:30+00:00 December 4th, 2017|Categories: Dana Darurat, Tujuan Keuangan|Tags: , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download