Pernahkah Anda merasa bosan menunggu terpenuhinya target profit agar bisa menjual posisi? Bagaimana mengatasi kejenuhan trading? Bisakah kejenuhan dicegah kehadirannya?

Mari cari tahu jawabannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Bosan dalam Trading Pasti Ada

Trading Forex memungkinkan trader bertransaksi baik dalam kondisi pasar naik maupun turun.

Sebagai pasar keuangan terbesar di dunia, volatilitas yang tinggi bukanlah hal baru di dunia forex.

Banyak trader makin “jatuh cinta” dengan Forex karena keunggulan tersebut. Tapi, ada kalanya pasar bergerak sideways (volatilitas rendah).

Mau beli buy, tapi sepertinya mau turun. Mau beli sell, tapi belum sesuai prosedur analisa.

Hal ini lah yang membuat trader mau tidak mau harus menunggu market bergulir supaya bisa mendapat tambahan petunjuk arah pasar.

Dari berbagai gaya trading dan banyaknya jenis selingan kegiatan yang dilakukan saat trading, rasa bosan bisa sewaktu-waktu muncul.

Kebosanan dalam menunggu ketika trading seringkali mendorong trader “salah langkah” bahkan menggerus saldo. Masa iya sih?

Tentu saja! Sebab rasa bosan cenderung mendorong seseorang mencoba-coba sambil mengisi waktu.

Dalam pikiran muncul banyak suara godaan, “Daripada bengong atau ngantuk, mending buka posisi kecil-kecilan lah.”

Kegiatan Pendukung Kemampuan Trading 01 - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Cara Mengenali Model Bisnis Untuk Investasi Saham yang Memimpin Pasar]

 

Meski syarat entry posisi belum terpenuhi dan ketika posisi berhasil terbeli dan untung, maka mendorong “trading iseng-iseng” tersebut berulang, namun kali itu dengan kuantitas lebih besar dan makin PD.

Ataupun ketika trading iseng-iseng tersebut merugi, rasanya kok tanggung untuk di cutloss. Tentunya Anda bisa menebak kelanjutan kasus tersebut.

Tidak jarang hasil dari kerugian tersebut membuat portofolio jadi kacau. Lebih parahnya lagi justru membuat trader trauma dengan trading.

Wah, rupanya panjang ya efek dari datangnya si bosan ini.

Ingat ya, baik menjadi trader atau investor, keduanya sama-sama memiliki potensi untuk meraih keuntungan dan juga kerugian.

Maka, ada baiknya Anda mempelajari berbagai hal mengenai trading.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda perlu mempelajari hal-hal terkait saham terlebih dahulu.

Untuk lebih jelasnya, Anda juga bisa bertanya kepada perencana keuangan melalui aplikasi Finansialku.

Anda bisa men-download aplikasinya melalui Google Play Store atau lakukan registrasi melalui PC.

Tenang, Anda bisa menggunakan kode referral POTONG50RIBU agar mendapatkan potongan harga Rp50.000 untuk upgrade Aplikasi Finansialku ke versi premium tahunan.

Atau, Anda bisa download ebook panduan investasi saham untuk pemula dari Finansialku secara GRATIS!

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Tunggu apalagi? Yuk segera miliki, praktikkan, dan rasakan manfaatnya!

 

Gangguan Konsentrasi Trading

Rasa bosan yang muncul ketika trading bisa mengaburkan pikiran trader dalam mengambil keputusan.

Sehingga bisa membuat trader melakukan hal yang sangat subjektif. Selain itu kejenuhan juga mengaburkan pandangan trader dalam membaca situasi sesungguhnya yang terjadi di pasar.

Kebosanan yang muncul bisa mengganggu konsentrasi dalam membaca pola grafik dan mencerna kondisi pasar.

Lebih parahnya lagi rasa jenuh tersebut juga bisa membuat trader merasa frustrasi dalam menunggu proses trading.

Misalnya saat hendak menunggu entry point, menunggu target profit terjual, ataupun menunggu cut loss terpenuhi.

Yuk Ketahui, Apakah Prinsip Trading sama dengan Berjualan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Belajar Investasi Saham Tapi Modal Terbatas dan Masih Awam? Begini Caranya!]

 

Langkah-langkah Trading Anti Bosan

Banyaknya waktu yang digunakan untuk trading tidak berarti makin banyak profit yang bisa didapat lho.

Trading berhubungan dengan peluang ataupun kesempatan. Ketika kita trading saat peluang tersebut muncul, maka dengan menggunakan trading system serta strategi yang mumpuni maka kemungkinan besar profit dan risiko minimal.

Agar bisa mencegah kebosanan dalam trading, trader perlu menguasai cara mengendalikannya.

Kebosanan bisa mendorong trader melakukan trading yang tidak diperlukan dan hanyalah membuang waktu serta energi. Berikut ini beberapa cara mencegah kebosanan trading:

 

#1 Kenali Peluang Emas

Sebagai trader retail, yang bisa dilakukan adalah menantikan peluang tersebut muncul barulah kita trading.

Bukan trading di saat kita sedang ingin trading melainkan saat market siap memberikan kita uang.

Sehingga ketika market berjalan tidak sesuai trading plan, misalnya kondisi saat open market berbeda dengan trading plan maka tidak perlu memonitor chart seharian menantikan peluang yang Anda nantikan muncul.

Anda bisa melakukan aktivitas lain ketika tidak sedang trading.

Di zaman teknologi canggih seperti saat ini, Anda tidak perlu terus menerus monitor chart.

Ada berbagai platform penyedia data chart yang memungkinkan Anda mengaktifkan timer untuk memberitahukan batas harga yang Anda nantikan.

Psikologi Trading Menghilangkan “Biaya Tersembunyi” dari Portofolio 01 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Fintech yang Berpotensi Meningkatkan Perekonomian Indonesia]

 

#2 Evaluasi Hasil Trading

Dari begitu banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan ketika menunggu saat trading, evaluasi hasil trading adalah salah satunya.

Kegiatan evaluasi ini selain mengusir kebosanan juga sekaligus meningkatkan kecakapan dalam menganalisa dan trading.

Ketika evaluasi, trader bisa kembali mempelajari pola atau strategi apa yang paling menghasilkan profit maksimal. Begitu pula sebaliknya.

Selain itu trader bisa mengoptimalkan trading system yang hasilnya masih kurang memuaskan.

Perlu diperhatikan bahwa profit paling besar yang diraih belum tentu strategi tersebut adalah yang terbaik sehingga selain besarnya profit yang diperoleh, trader juga perlu melihat konsistensi profit dari strategi yang digunakan.

 

#3 Trading Sesuai Trading Plan

Pelajari dan review kembali trading plan 30 menit atau 1 jam sebelum pembukaan pasar.

Hal ini bertujuan agar trader makin paham dan lebih baik dalam memahami pergerakan pasar ketika pembukaan harga.

Sehingga bisa mengenali mana kondisi yang sesuai trading plan, mana jebakan pasar (pitfall), dan menghindari risiko trading yang besar.

Rasa jenuh ketika trading bisa membuat trader berlaku impulsif dan emosional. Dengan mempelajari kembali trading plan maka akan mencegah hal ini.

Trading Saham Menurut Jesse Livermore Reading Market, Stock Behaviour Dan Analyzing Leading Sector 03 Trading Saham 2 - Finansialku

[Baca Juga: Pemborosan Dana Pertemuan IMF World Bank, Pemerintah Bela Diri]

 

#4 Tiap Transaksi Penting

Trader dengan profit konsisten bukan semata-mata karena performa trading-nya di masa lalu.

Bisa saja seorang trader meraih profit konsisten di waktu itu, namun jika ia ceroboh maka perjalanan trading-nya bisa berakhir di trading berikutnya.

Sehingga trader perlu mengerahkan kemampuan terbaiknya pada tiap transaksi. Pemikiran ini perlu ditanamkan di benak pikiran semua trader yang hendak “trading for living.”

 

Bosan Tidak Selalu Negatif, Jika Disikapi dengan Tepat

Meski rasa bosan berpotensi membawa berbagai kerugian, namun tetap ada juga sisi positifnya lho!

Untuk mengusir rasa bosan dalam trading ada banyak kegiatan pendukung trading yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Membaca artikel, buku maupun video materi yang berkaitan dengan trading.
  • Bergabung dengan kelompok trader untuk saling mendukung dan berdiskusi mengenai perkembangan pasar.
  • Nonton berita ekonomi yang terpercaya agar senantiasa update dengan informasi terkini.
  • Nonton film tentang keuangan seperti Margin Call, The Big Short, dan lainnya.

 

Trading Tenang 01 - Finansialku

[Baca Juga: ADB Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,2% Tahun Ini]

 

Menjadi Spiderman

Tentunya kita semua sudah familiar dengan tokoh Spiderman yang keren dan tangguh itu.

Dalam dunia trading, kita juga bisa menjadikannya sebagai inspirasi lho! Layaknya Spiderman yang kalem namun selalu siap siaga ketika waktunya beraksi, seperti itulah juga sikap kita dalam trading.

Dalam menunggu terpenuhinya transaksi atau menunggu munculnya entry point, sebagai trader Spiderman kita dengan tenang menunggu pasar memenuhi kriteria kita.

Ibarat laba-laba yang sabar menantikan mangsa jatuh di sarangnya dan bukan justru berpindah-pindah sarang mengejar mangsa.

 

Berikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Kunal Desai. 8 April 2018. 5 Ways To Prevent Boredom Trading From Destroying Your Account. Bullsonwallstreet.com – http://bit.ly/2wL1JQL
  • Roberto B. 14 September 2017. 6 Tricks To Avoid Boredom While Trading. Warriortrading.com – http://bit.ly/2F9W5MF

 

Sumber Gambar:

  • Mengatasi Kejenuhan Trading 1 – http://bit.ly/2HIVJgv