Ini 5 Langkah Menyusun Kembali Dana Darurat yang Terpakai di Hari Lebaran

Lebaran datang, dana darurat habis digunakan. Kebutuhan dana selama Lebaran begitu besar hingga terpaksa digunakan. Yuk susun lagi dana darurat Anda dengan 5 langkah berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Dana Darurat Digunakan untuk Lebaran

Sebelum membahas apa yang harus dilakukan untuk mengembalikan dana darurat, Anda perlu merefleksikan diri terlebih dahulu bahwa menggunakan untuk Lebaran adalah keputusan yang salah. Mari kita kembali mengingat fungsi dana darurat yang sebenarnya.

Dana darurat adalah dana yang digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak dan mendadak. Ingat, dana tersebut digunakan untuk kebutuhan, bukan keinginan. Misalnya jika kendaraan Anda mengalami kerusakan, terpaksa Anda harus memperbaikinya dengan dana darurat. Anda juga bisa menggunakannya jika sakit dan harus membayar biaya rumah sakit di muka (misalnya sebelum ditanggung oleh asuransi kesehatan). Bahkan digunakan untuk menggantikan penghasilan bulanan jika secara mendadak Anda kehilangan sumber penghasilan (contohnya mengalami PHK).

Ini 5 Langkah Menyusun Kembali Dana Darurat yang Terpakai di Hari Lebaran 02 - Finansialku

[Baca Juga: Sudah Cukupkah Dana Darurat Anda? Yuk Ketahui Cara Mudah Mengumpulkan Dana Darurat]

 

Apakah Lebaran merupakan kebutuhan? Bagi pemeluk agama Islam, Lebaran adalah momen yang paling dinanti-nantikan setiap tahunnya. Menjalani ibadah selama bulan Ramadan dan merayakan Lebaran adalah sebuah kebutuhan. Tetapi banyak orang yang menyalahartikan berbagai ‘keinginan’ pada hari Lebaran sebagai ‘kebutuhan’.

Misalnya, mudik bisa dikategorikan sebagai kebutuhan. Saat ini Anda belum memiliki mobil pribadi, tetapi ingin mudik dengan mobil pribadi. Ini adalah keinginan, bukan kebutuhan. Terdengar sepele, tetapi banyak orang yang terjebak antara keinginan dan kebutuhan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama ketika akan merayakan Hari Raya Lebaran.

Lebaran membawa euforia tersendiri bagi setiap umat Muslim yang merayakannya. Seringkali euforia ini membuat orang tidak ragu untuk mengeluarkan uang secara berlebihan, bahkan cenderung tidak bijaksana. Ketika tidak ada dana yang cukup untuk membiayai seluruh keinginan tersebut maka dana darurat pun ikut digunakan. Padahal Lebaran bukanlah sesuatu yang mendadak. Anda mengetahui kapan Lebaran akan tiba setiap tahunnya, sehingga dana yang dibutuhkan bisa dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Terkecuali jika ada hal-hal yang mendesak dalam prosesnya, misalnya Anda mengalami kecelakaan ketika mudik Lebaran, dan lain sebagainya.

Dana Darurat, Berapa yang Saya Butuhkan Apakah Boleh Dicicil 01 - Finansialku

[Baca Juga: Dana Darurat, Berapa yang Saya Butuhkan? Apakah Boleh Dicicil?]

 

Ketika Anda menggunakannya tidak sesuai peruntukannya maka yang sedang Anda korbankan adalah ‘sistem pertahanan’ keuangan Anda. Risiko kehidupan selalu ada setiap hari. Anda tidak tahu kapan musibah bisa terjadi, bukan hanya kepada Anda tetapi juga kepada keluarga tercinta. Bayangkan jika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi sehingga Anda membutuhkan dana darurat. Pada saat genting tersebut dana tersebut tidak tersedia karena terlanjur dihabiskan untuk ‘keinginan’ selama Lebaran kemarin.

Karena itu menggunakan dana darurat untuk (keinginan-keinginan) pada saat Lebaran bukanlah keputusan yang bijaksana. Jika keuangan tidak mendukung maka cobalah untuk merayakan Lebaran secara sederhana. Hal terpenting adalah tetap merasakan makna Lebaran itu sendiri. Bukankah menikmati momen silaturahmi dan saling memaafkan dengan keluarga besar adalah yang paling berharga ketika Hari Raya Lebaran tiba?

Begini 10 Cara Hidup Sederhana Mempersiapkan Dana Darurat 02 - Finansialku

  [Baca Juga: Begini 10 Cara Hidup Sederhana Mempersiapkan Dana Darurat]

 

Tetapi apa yang bisa dikatakan jika Anda sudah terlanjur menggunakannya untuk berbagai keinginan semasa Lebaran? Yuk kita simak 5 langkah berikut ini untuk memperbaiki dana darurat Anda setelah libur Lebaran:

 

#1 Cek Kondisi Kesehatan Keuangan Anda

Sebelum memperbaiki, Anda harus mengetahui dulu kondisi keuangan saat ini. Sampai tahap manakah yang perlu Anda perbaiki serta potensi apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaikinya. Anda perlu melakukan financial health check up atau cek kondisi kesehatan keuangan. Ada beberapa indikator yang digunakan dalam financial health check up. Dalam kasus ini, salah satu indikator yang paling penting untuk diketahui adalah Rasio Likuiditas.

Untuk memudahkan Anda melakukan financial health check up, cobalah menggunakan fitur financial health check up pada aplikasi keuangan Finansialku. Anda cukup mengisi beberapa data yang dibutuhkan dan aplikasi Finansialku akan secara otomatis menghitung berbagai rasio dalam financial health check up. Dengan hasil financial health check up Anda bisa mengetahui target apa yang harus dicapai untuk mengembalikan keuangan ke kondisi yang sehat. Terutama terkait kondisi dana darurat.

 

#2 Menghitung Ulang Kebutuhan Dana Darurat

Setiap tahun kebutuhan bisa berubah. Hal ini bisa dikarenakan inflasi ataupun life event tertentu. Ketika sedang menyiapkan kembali dana darurat, ada baiknya Anda juga menghitung ulang berapa yang sebenarnya dibutuhkan. Siapa tahu sudah lebih besar dari yang sebelumnya. Jangan sampai Anda mengumpulkan kembali namun dengan jumlah yang tidak sesuai kebutuhan. Berapa besar yang Anda butuhkan? Anda juga dapat menggunakan aplikasi Finansialku untuk menghitung kebutuhan tersebut.

Para Karyawan, Yuk Rencanakan dan Hitung Dana Darurat Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Para Karyawan, Yuk Rencanakan dan Hitung Dana Darurat Anda]

 

#3 Susun Rencana Mengumpulkan Dana Darurat

Setelah mengetahui berapa besar dana yang dibutuhkan, Anda dapat menyusun rencana untuk mengumpulkannya kembali. Anda tidak disarankan untuk mengumpulkan dalam jangka waktu yang terlalu lama. Jika memungkinkan segera kembalikan jumlah dana darurat Anda sesuai kebutuhan selama 1 atau 2 tahun. Anda perlu menghitung berapa besar dana yang harus diinvestasikan setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan dana darurat tersebut.

 

#4 Berkomitmen untuk Disiplin dan Mengurangi Pengeluaran

Dana darurat merupakan prioritas utama dalam piramida prioritas keuangan. Jika saat ini Anda belum memiliki dana darurat maka tidak disarankan untuk memenuhi keperluan lainnya. Hal ini dikarenakan dana darurat sangat penting bagi setiap orang. Baik yang masih lajang, sudah menikah, hingga yang sudah memiliki anak.

Bagaimana Cara Melunasi Hutang Numpuk Setelah Lebaran Simak agar Anda Tetap Sejahtera 02 - Finansialku

[Baca Juga: Perencanaan Dana Darurat Keluarga]

 

Anda pasti akan sedikit terbeban untuk mengumpulkan dana darurat yang sudah terlanjur habis ketika Lebaran kemarin. Tetapi ingat bahwa dana darurat sangat diperlukan. Cobalah berkomitmen untuk disiplin mengumpulkan dana darurat setiap bulannya. Anda terpaksa mengurangi seluruh pengeluaran konsumtif yang sifatnya sekunder hingga dapat mengumpulkan dana darurat sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Ingat, Anda sudah melakukan kesalahan ketika menggunakan dana darurat untuk keperluan Lebaran. Setiap kesalahan selalu diikuti dengan konsekuensi. Mengurangi pengeluaran adalah salah satu konsekuensinya. Tetapi jika Anda menghindar dan menunda untuk mengumpulkan dana darurat, maka konsekuensinya di masa depan akan lebih berat lagi. Anda bahkan bisa menunda berinvestasi untuk beberapa tujuan keuangan yang sekiranya dapat ditunda. Harapannya dana darurat dapat dipenuhi terlebih dahulu. Jangan sampai Anda tidak memiliki dana darurat sama sekali.

 

#5 Evaluasi Produk Investasi Sebelumnya

Jangan lupa untuk mengevaluasi tempat Anda menyimpan dana darurat sebelumnya. Bisa saja produk yang dulu Anda gunakan untuk menyimpan dana darurat sebenarnya tidak efektif. Misalnya, Anda menggabungkan rekening tabungan tempat menyimpan dana darurat dengan rekening sehari-hari. Akibatnya dana darurat terlalu mudah diakses hingga pengeluaran tidak terkendali. Jika Anda menemukan ketidaksesuaian seperti ini maka Anda bisa memperbaikinya sekarang. Gunakan produk untuk menyimpan dana darurat yang sekiranya lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Infografis Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Infografis #3: Mengelola Arus Kas Cashflow dan Dana Darurat]

 

Dana Darurat Bukan untuk Lebaran

Dana darurat, sesuai namanya saja darurat, sudah pasti diperuntukkan bagi hal-hal yang sifatnya darurat. Jangan sampai euforia Lebaran atau euforia apapun mendorong Anda untuk menyalahgunakan dana darurat. Jika sudah terlanjur terjadi, pastikan Anda dapat memperbaiki kondisi keuangan dengan baik. Konsekuensi yang harus ditanggung adalah mengurangi pengeluaran yang sifatnya sekunder. Dengan begitu kondisi keuangan Anda dapat kembali normal.

 

Apakah Anda sudah mengumpulkan kembali dana darurat? Berikan pengalaman Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Asian People – https://goo.gl/uZYxJa dan https://goo.gl/ihU8ox

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

By | 2017-09-28T10:33:35+00:00 June 30th, 2017|Categories: Dana Darurat, Tujuan Keuangan|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download