Satu pabrik dari China resmi relokasi ke Indonesia, tepatnya Subang, Jawa Barat. Pabrik apakah itu?

Yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Pindah ke Subang, Pabrik China bakal Gelar 8.000 Peluang Usaha Baru

Presiden Joko Widodo pada tahun lalu mengungkapkan kekesalannya lantaran tak ada satupun perusahaan yang pindah dari China ke Indonesia.

Malahan pabrik-pabrik tersebut larinya ke Vietnam dan beberapa negara lainnya.

Namun akhirnya satu perusahaan dari China resmi dibangun di Indonesia, tepatnya Subang, Jawa Barat.

 

Perusahaan tersebut adalah PT Meiloon Technology Indonesia yang melakukan relokasi pabrik dari Suzhou, China.

Menanggapi hal ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan setiap investasi yang masuk ke daerah harus dikuasai oleh pelaku usaha di daerah tersebut, sehingga perputaran ekonomi bisa merata.

Bukan justru hanya dikuasai pengusaha asal ibu kota. Namun, pengusaha lokal pun harus profesional bekerjasama dengan investor asing.

“53% ekonomi Indonesia dikuasai 1% kelompok. Menurut saya ini jauh dari sila kelima. Jangan sampai pengusaha di Jakarta. Di sini padahal ada yang memadai tapi tidak diajak sebagai bagian pembangunan, hanya jadi penonton, itu sebabkan 1% kelompok manusia kuasai 53% ekonomi Indonesia. Ini pelan-pelan harus diubah,” jelas Kang Emil sebagaimana mengutip dari Cnbc, Jumat (24/07).

Pabrik China Pembuat Speaker Pindah ke Subang, Jawa Barat - 01 - Finansialku

[Baca Juga: Jokowi Sebut Akan Ada Relokasi Perusahaan China ke Jateng]

 

Oh, ya, Meiloon sendiri merupakan satu dari tujuh perusahaan asing yang sudah berkomitmen merelokasi pabriknya ke Indonesia.

Perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang usaha industri speaker, audio dan video elektronik itu tepat pada hari ini melaksanakan groundbreaking pembangunan pabrik.

Hari ini adalah tonggak bersejarah penting untuk Meiloon. Kami adalah perusahaan terbuka dengan pengalaman selama 48 tahun. Kami adalah perusahaan OEM dan ODM terkemuka untuk produk speaker ternama seperti JBL dan lain-lain,” kata CFO Meiloon Group Eva Kuo dikutip dari Detikcom.

 

Lebih lanjut, Eva menjelaskan, pihaknya dalam 2 tahun terakhir telah melakukan survey dan evaluasi ke beberapa negara. Akhirnya pihaknya memilih Indonesia, tepatnya di Subang sebagai lokasi terbaik untuk investasi.

Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia khususnya tim BKPM, pemerintah provinsi Jawa Barat, dan pemerintah kabupaten Subang atas dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.

 

Akan Muncul 8.000 Lapangan Kerja

Pihaknya, lanjut dia berkomitmen akan membuka ribuan peluang pekerjaan untuk masyarakat lokal, transfer pengetahuan, dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Detikcom mewartakan pabrik yang dibangun di Subang, Jawa Barat itu akan melahirkan 8.000 lapangan pekerjaan baru.

Senada dengan itu, demi memajukan ekonomi di kawasannya, Kang Emil sudah memiliki pesan khusus yang diberikan kepada Bupati Subang Ruhimat.

 

Emil meminta Bupati untuk mencarikan partner pendukung dari pelaku usaha lokal, namun tetap selektif. Pasalnya, sudah menyangkut kepercayaan dari penanam modal.

Tugas Pak Bupati angkat kapasitas, jangan kasih partner lokal yang nggak bisa kerja. Ini kan kelasnya Taiwan, orang Taiwan itu disiplin,” jelasnya.

 

Bupati Subang H. Ruhimat meminta 80% dari lapangan pekerjaan yang muncul itu menyerap tenaga kerja lokal asal Subang.

Kabupaten Subang tidak boleh menjadi penonton, tapi harus menjadi bagian dari perputaran ekonomi di PT Meiloon Indonesia yang saat ini akan dimulai pembangunan. Dari rencana 8.000 tenaga kerja yang akan terserap, saya mengharapkan 80% berasal dari Kabupaten Subang, masyarakat yang akan terlatih,” ujarnya.

Dibuat Kagum! 7+ Etos Kerja ala Orang Korea Selatan, Mantapp! - 01 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Prinsip Kerja Orang China, Yuk Tiru Biar Tambah Mindset Positif]

 

Ruhimat ingin begitu pabrik tersebut beroperasi dapat memberikan efek berganda bagi masyarakat sekitar dan memberikan keuntungan bagi masyarakat Subang.

Oleh karena itu, dirinya berharap tenaga kerja asal Subang dapat diserap secara optimal di pabrik milik perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang usaha industri speaker, audio, dan video elektronik itu.

Izin PT Meiloon kiranya untuk digarisbawahi permohonan kami 80% kami harapkan betul-betul warga Subang yang tentunya kita untuk bersinergi dalam rangka melatih supaya kapasitas keahlian dalam bekerja dan tahap ekonomi masyarakat secara otomatis akan meningkat,” pungkasnya mengutip Detikcom.

 

Sekadar informasi saja, pabrik yang direlokasi dari Suzhou, China itu menyerap investasi sebesar US$ 90 juta. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak percepatan pertumbuhan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19.

Cnbc mewartakan total nilai investasi dari 7 pabrik yang relokasi sebesar US$850 juta (sekitar Rp 11,9 triliun) dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 30.000 orang. Ini belum menghitung ada potensi 17 pabrik lain yang sudah berniat merelokasi.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel diatas? Kamu bisa berbagi pandanganmu tentang artikel di atas lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

Sumber Referensi:

  • Ferry Sandi. 21 Juli 2020. Pabrik China Pindah, Subang Bakal Jadi Pusat Speaker Dunia. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/30C24Ug
  • Anisatul Umah. 23 Juli 2020. Jokowi Happy, Kang Emil Senang: Pabrik China Pindah ke Jabar! Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2CIeUs9
  • Trio Hamdani. 22 Juli 2020. Dinanti Jokowi, Akhirnya 1 Pabrik China Relokasi ke Subang. Detik.com – https://bit.ly/2ORkydR

 

Sumber Gambar:

  • Gambar 1 – https://bit.ly/2D4luZE
  • Gambar 2 – https://bit.ly/3fXHe8b