Bagaimana cara menyejahterakan seorang pasangan dalam pernikahan? Apa saja prinsip inti dalam pernikahan agar pasangan sejahtera? Kali ini Finansialku.com akan membahas 7 prinsip inti dalam pernikahan agar sejahtera.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Pengertian Pernikahan

Pernikahan adalah sebuah komitmen seumur hidup yang membutuhkan segala upaya untuk menyejahterakan keluarga. Menurut pakar psikologi pernikahan, kesejahteraan pernikahan selalu berkaitan dengan seberapa kuat masing-masing pihak berupaya. Hal ini sejalan dengan Hukum III Newton bahwa aksi akan sama dengan reaksi. Begitu juga pada pernikahan.

Cara Melunasi Hutang, Kredit dan Cicilan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Cara Melunasi Utang Keluarga]

 

Oleh karena itu, terdapat setidaknya 7 prinsip inti dalam pernikahan agar pasangan sejahtera. Sebaiknya 7 prinsip ini selalu dipegang teguh setiap pasangan agar dapat mencapai kesejahteraan yang sesungguhnya.

 

Prinsip 1: Keyakinan dalam Pernikahan

Komitmen dari suami dan istri serta kegigihan untuk bekerja adalah kunci keyakinan dalam pernikahan. Apapun yang terjadi, masing-masing pihak harus yakin bahwa keluarga kecil ini akan dapat sejahtera. Sebelum memulai langkah, komitmen adalah titik dasar dari perjuangan panjang menuju kesejahteraan.

Mengapa komitmen dibutuhkan? Hal ini penting karena akan datang saatnya banyak tantangan dalam hidup seperti kebutuhan anak, keluarga dan individu yang bisa menggoyahkan keyakinan. Jadi, sebelum menghadapi itu semua pondasi pemikiran haruslah kuat.

 

Prinsip 2: Batasan dalam Pernikahan

Prinsip kedua adalah memahami bahwa ada batasan dalam pernikahan “dongeng” dan kenyataan. Meskipun banyak pasangan yang hidup seperti dongeng, tetapi suami dan istri yang ingin menyejahterakan keluarga harus menyadari bahwa hal seperti itu hanya terjadi pada keluarga super kaya yang jumlahnya hanya sekian persen di bumi.

Selain itu, suami dan istri harus menyadari bahwa kondisi sosial dan interaksi di luar pernikahan bisa mengubah pribadi seseorang atau cara pandangnya. Tetap kembali ke prinsip pertama. Tekankan bahwa apapun yang terjadi, bagaimanapun cobaannya suami dan istri yang ingin menyejahterakan keluarga harus berada dalam satu kapal.

Prinsip Dasar Berinvestasi Yang Perlu Anda Ketahui Sekarang Juga 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mulai Berinvestasi untuk Masa Depan Anda dan Keluarga]

 

Prinsip 3: Visi yang Sama

Menyampaikan visi masing-masing secara terbuka adalah salah satu cara komunikasi pernikahan yang sangat efektif. Suami dan istri adalah 2 orang dari latar belakang yang berbeda. Cintalah yang mempersatukan pasangan menikah. Oleh karena itu, setiap individu harus memfokuskan pada cinta dan melihat visi pasangan dengan penuh cinta.

Prinsip visi yang sama dan melibatkan cinta didalamnya sangat penting karena banyak pasangan yang mengorbankan cinta dan saling meninggalkan karena visi. Hal ini tidak baik terutama jika sebuah pasangan sudah memiliki anak. Selain kesejahteraan yang jauh dari pencapaian, anak juga akan merasakan kesedihan yang mendalam karena berpisah dengan orangtua.

 

Prinsip 4: Kepercayaan Tentang Uang

Banyak uang mungkin bisa menyejahterakan keluarga. Tapi banyak pula keluarga yang dahulunya memulai semua dari nol. Lantas, apa yang mereka miliki untuk bisa sejahtera? Kepercayaan. Itulah yang membedakan pasangan menikah yang sejahtera dengan yang gagal.

Menurut orang-orang gagal, uang adalah benda mati yang menjadi prioritas dalam kesejahteraan. Uang tidak berkembang dan menjadi objek. Maka, hal inilah yang menjadi awal mula kehancuran kondisi finansial mereka. Orang-orang gagal pada akhirnya mengorbankan banyak hal untuk uang dan menghabiskannya secara sia-sia.

Berbeda dengan orang-orang sukses. Pasangan menikah yang sukses berpikir bahwa uang merupakan objek, subjek, predikat dan keterangan, tergantung dimana dan bagaimana seseorang sedang melakukan usahanya. Uang bisa menjadi objek saat bekerja. Uang bisa menjadi subjek saat diinvestasikan. Uang bisa menjadi predikat saat dijalankan dalam usaha. Uang juga bisa menjadi keterangan saat melengkapi segala kebutuhan.

5 Obrolan Keuangan yang Wajib Dibicarakan Bersama Pasangan 1 - Finansialku

[Baca Juga: 5 Obrolan Keuangan yang Wajib Dibicarakan Bersama Pasangan]

 

Prinsip 5: Komitmen yang Terus Berkembang

Komitmen tentang menabung uang sangat penting bagi kesejahteraan keluarga. Tanpa komitmen, seseorang bisa membobol tabungannya untuk alasan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Untuk itu, suami dan istri sebaiknya terbuka tentang resolusi menabung dan investasinya. Sehingga, pasangan dapat ikut membantu mendisiplinkan langkah tersebut. Jika diingatkan orang yang paling disayangi, tentu seseorang akan menjadi lebih disiplin.

 

Prinsip 6: Perpindahan Warisan

Warisan dalam hal ini bukanlah warisan uang, melainkan warisan pemikiran, kerja keras, komitmen dan strategi. Sebuah kerajaan tidak dibangun satu atau dua hari. Itulah yang harus ditekankan pada anak. Anak adalah peniru ulung. Jangan sampai orang tua memberi segala akses kemudahan setelah berkecukupan tanpa ingat bahwa perjuanganlah yang membuat mereka sejahtera.

Jika anak dimudahkan dalam berbagai urusan, akan muncul pribadi yang berbeda dari orangtua. Anak bisa sangat manja dan konsumtif. Hindarkan anak dari perilaku seperti ini dengan mendidik anak dengan nilai yang diyakini orangtua hingga bisa sukses.

Ini 10 Pertanyaan Manajemen Keuangan yang Harus Anda Bicarakan dengan Pasangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ini 10 Pertanyaan Manajemen Keuangan yang Harus Anda Bicarakan dengan Pasangan]

 

Prinsip 7: Beramal 

Agama apapun menganjurkan tiap umatnya untuk beramal. Hal ini sangat penting karena beramal dapat menghindarkan diri dari perilaku pelit. Selain itu, beramal juga akan membuat suasana hati menjadi nyaman. Bahkan orang yang ingin mengambil keuntungan secara tidak baik juga akan berpikir dua kali jika akan “mengerjai” orang yang gemar beramal karena segan.

Meskipun kedengaran sepele, beramal menyebabkan seseorang menjadi lebih tegar. Orang-orang yang ditolong akan banyak mendoakan mereka. Secara psikologis, saat mendengar doa positif, seseorang akan mensugesti dirinya di bawah alam sadar untuk menjadi seperti itu.

 

Prinsip ini Membuat Pernikahan yang Sejahtera

Ada 7 prinsip yang dapat dibahas dalam artikel ini. Sebenarnya masih banyak lagi prinsip-prinsip lain yang membuat bahtera rumah tangga dan pasangan menjadi sejahtera dalam segi apapun. Pada intinya, setiap keluarga bisa mencoba untuk melakukan dan mempraktikkan setiap prinsip yang diberikan.

 

Apakah ke-7 prinsip tersebut sudah Anda terapkan bersama pasangan? Bagaimana rencana Anda dan pasangan untuk menerapkan prinsip di atas? Berikan jawaban dan opini Anda tentang pertanyaan di atas. Jangan lupa untuk menginformasikan setiap artikel Finansialkul.com yang  bermanfaat ini bagi keluarga atau rekan Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jeff Rose. 11 January 2017. The 7 Core Principles of a Wealthy Marriage. Goodfinancialcents.com – https://goo.gl/NNS9YF

 

Sumber Gambar:

  • Keluarga Harmonis – https://goo.gl/oflL8l
  • Keluarga Sejahtera – https://goo.gl/xxjqVT

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang