Apakah bisa seorang karyawan dengan gaji pas-pasan berinvestasi reksa dana? Investasi reksa dana merupakan produk yang kerap diminati masyarakat saat ini. Baca artikel ini jika memiliki gaji pas-pasan dan ingin berinvestasi reksa dana.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Reksa Dana

Reksa dana adalah salah satu produk investasi yang banyak dipasarkan saat ini. Produk ini sangat diminati karena seringkali dianggap lebih aman daripada investasi saham. Tanpa pengetahuan yang mendalam mengenai investasi pun seseorang bisa memiliki peluang keuntungan yang relatif besar dalam investasi reksa dana. Hal ini dikarenakan investor reksa dana tidak perlu mengelola sendiri investasinya karena ada Manajer Investasi yang bekerja.

Sebelumnya investasi dianggap sebagai ‘barang mahal’. Untungnya sejak OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengeluarkan kebijakan reksa dana mikro permasalahan ini terjawab. Saat ini sudah banyak produk reksa dana yang dapat dibeli hanya dengan modal minimal Rp100.000. Bahkan belakangan sudah ada perusahaan yang menjual reksa dana dengan modal minimum Rp10.000 saja. Bukankah ini penawaran yang menarik bagi Anda yang memiliki gaji pas-pasan?

para-karyawan-baru-apa-manfaatnya-menginvestasikan-gaji-pertama-finansialku

[Baca Juga: Para Karyawan Baru, Apa Manfaatnya Menginvestasikan Gaji Pertama?]

 

Tunggu dulu! Anda mungkin saat ini memiliki uang Rp10.000 atau bahkan Rp100.000, tetapi yakinkah bahwa Anda sudah siap untuk mulai berinvestasi reksa dana? Sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksa dana, cobalah pertimbangkan beberapa hal berikut:

 

#1 Apakah Anda Sudah Memiliki Dana Darurat?

Dana darurat adalah prioritas utama dalam merencanakan keuangan. Besarnya dana darurat relatif sering dianggap sangat membebani. Bagaimana tidak, Anda harus memiliki dana sebesar 3-12 kali lipat pendapatan per bulan. Semakin besar gaji Anda maka dana darurat juga akan semakin besar. Mengumpulkan dana darurat akan semakin sulit dilakukan jika Anda memiliki gaji yang pas-pasan. Walaupun jumlah dana darurat yang dibutuhkan pun akan lebih kecil daripada yang bergaji besar, seringkali gaji tersebut akan langsung habis untuk memenuhi kebutuhan bulanan.

Perencanaan Dana Darurat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Rencana Keuangan Pertama: Dana Darurat]

 

Memulai investasi reksa dana dengan modal yang kecil memang lebih mudah daripada mengumpulkan dana darurat yang relatif besar. Hanya saja dana darurat memiliki tingkat urgensi yang lebih tinggi daripada investasi. Jika belum memiliki dana darurat Anda akan kebingungan ketika terjadi hal yang tidak diduga. Jika tidak memiliki dana darurat karena memaksakan investasi, akhirnya kondisi tidak teratasi dan Anda terpaksa berutang. Bunga dari utang tersebut akan melilit Anda dan belum tentu dapat ditutupi oleh bunga hasil investasi.

Jadi, penuhi kebutuhan keuangan yang menjadi prioritas terlebih dahulu. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi sekecil apapun, pastikan Anda telah memiliki dana darurat yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

#2 Apakah Anda Sudah Memiliki Asuransi?

Setelah memiliki dana darurat, prioritas kedua dalam perencanaan keuangan adalah proteksi. Setiap orang akan menghadapi beragam risiko setiap hari, baik itu kesehatan maupun kematian. Jika tidak memiliki perlindungan, keuangan Anda dapat terancam ketika terjadi hal yang tidak diharapkan. Karena itu asuransi sangatlah diperlukan. Asuransi memiliki peran penting untuk memberikan pertanggungan ketika terjadi hal tidak terduga yang dapat merugikan Anda. Dalam hal ini asuransi yang utama adalah asuransi kesehatan dan yang asuransi jiwa jika Anda telah menikah dan memiliki tanggungan.

5-tips-untuk-pemula-agar-anda-tidak-salah-beli-asuransi-jiwa-finansialku

 [Baca Juga: 5+ Tips untuk Pemula, Agar Anda Tidak Salah Beli Asuransi Jiwa]

 

Jika telah memiliki dana darurat, pastikan Anda segera membeli asuransi sebelum mulai berinvestasi. Jika memaksakan diri berinvestasi sebelum memiliki asuransi, hasil investasi tersebut akan habis juga ketika Anda mengalami kejadian yang merugikan. Biaya pengobatan yang dibayar sendiri akan jauh lebih mahal daripada pembayaran asuransi lho. Apakah Anda ingin hasil investasi yang dipupuk secara susah payah habis begitu saja karena tidak memiliki asuransi?

 

#3 Apakah Anda Sudah Memiliki Pengetahuan Investasi?

Sah-sah saja jika Anda ingin langsung terjun ke dunia investasi tanpa persiapan pengetahuan apapun. Hanya saja peluang yang dimiliki mungkin tidak maksimal. Semakin Anda memahami sebuah konsep investasi, akan semakin mudah untuk mencari celah keberhasilannya. Tanpa pengetahuan mengenai investasi pun peluang keberhasilan akan tetap ada. Begitu pula dengan peluang kegagalan. Sayangnya, peluang kegagalan akan menjadi semakin besar jika Anda mulai berinvestasi tanpa mengetahui apapun tentangnya.

kenali-6-keuntungan-berinvestasi-di-pasar-modal-untuk-para-karyawan

[Baca Juga: Kenali 6 Keuntungan Berinvestasi di Pasar Modal untuk Para Karyawan]

 

Karena itu sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksa dana, tanyakan pada diri Anda apakah sudah memiliki pengetahuan mengenai investasi atau belum. Tidak masalah jika Anda ingin belajar sambil mempraktekkan investasi reksa dana. Hanya saja akan lebih baik jika Anda memiliki pengetahuan dasar agar tidak salah memulai langkah berinvestasi di awal. Keputusan investasi yang salah sejak awal dapat mengakibatkan kerugian yang besar dalam jangka waktu beberapa tahun.

 

#4 Apakah Anda Siap dengan Risiko Investasi?

Jika telah memiliki pengetahuan dasar mengenai investasi, Anda pasti tahu bahwa setiap investasi memiliki risiko masing-masing. Risiko tidak akan hilang tetapi dapat diminimalkan. Caranya adalah dengan meningkatkan pengetahuan investasi yang telah dibahas sebelumnya.

Sayangnya, sehebat apapun ilmu investasi yang dimiliki, Anda tidak akan pernah memiliki 0% risiko. Karena itu Anda harus siap secara psikologis bahwa risiko dalam berinvestasi akan selalu ada. Walaupun Anda dapat memulai investasi reksa dana dengan modal yang sangat kecil, pastikan Anda siap menghadapi risiko investasi tersebut. Jika memaksakan diri berinvestasi ketika belum siap menghadapi risiko, Anda hanya akan menjadi investor reksa dana yang emosional. Akibatnya begitu nilai investasi turun, Anda akan langsung panik dan menjual unit reksa dana yang dimiliki. Padahal bisa saja di kemudian hari nilai unit reksa dana tersebut akan meningkat kembali.

investor-pemula-ini-modal-dasar-untuk-berinvestasi-saham-yang-penting-2-finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mulai Berinvestasi Reksa Dana untuk Karyawan?]

 

Yakin Anda Sudah Siap Berinvestasi Reksa Dana?

Investasi reksa dana saat ini dapat dimulai dengan modal yang sangat kecil yaitu Rp100.000. Bahkan ada perusahaan yang mengeluarkan terobosan baru yaitu investasi reksa dana dengan modal hanya Rp10.000. Jika memiliki gaji pas-pasan, Anda pasti akan langsung tergoda dengan angka tersebut. Tetapi sebaiknya jangan terburu-buru memutuskan untuk berinvestasi. Pastikan Anda telah siap dengan berbagai aspek yang harus dipertimbangkan. Dengan begitu investasi akan berjalan dengan optimal dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda.

 

Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada pasangan Anda dan keluarga Anda, karena mereka juga harus tahu informasi mengenai investasi reksa dana.

 

Apakah Anda setuju untuk menyiapkan dana darurat dan asuransi sebelum melakukan investasi? Menurut Anda, apa manfaatnya? Silahkan share jawaban Anda pada kolom di bawah ini. Terima kasih.

 

Sumber:

  • Rudiyanto. 2016. Seri Panduan Investasi: Reksa Dana untuk Pemula. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo.

 

Sumber Gambar:

  • Karyawan wanita – https://goo.gl/sGaN6H

 

Download E-Book Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula (GRATIS)

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

 

Download Sekarang