Para Karyawan, Simak Rahasia Ini Agar Anda Tahu Cara Hemat Belanja di Supermarket

Belanja di supermarket kini menjadi salah satu solusi bagi para karyawan yang sibuk bekerja dan tidak sempat ke pasar.

Namun berbelanja di supermarket bukan berarti boros, lho!

Mari kita lihat bagaimana rahasia cara agar hemat belanja di supermarket:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Belanja di Supermarket, Bisa Hemat Nggak Ya?

Banyak yang menghindari berbelanja di supermarket dengan anggapan harganya yang mahal.

Selain itu, banyak yang beranggapan bahwa ikan dan daging di supermarket tidak sesegar di pasar tradisional.

Namun para karyawan yang sibuk bekerja seringkali memilih untuk belanja di supermarket karena praktis dan bisa diakses di malam hari.

Selain itu, barang-barang yang dijual di supermarket juga lengkap, tempatnya pun bersih dan nyaman.

Mulai sekarang, tidak usah menghindar dari supermarket lagi!

Anda bisa tenang berbelanja di supermaket dengan mengetahui trik-trik belanja hemat!

Penasaran bagaimana caranya? Melalui artikel berikut, Finansialku akan menjabarkan beberapa rahasia cara belanja hemat di supermarket:

 

Rahasia Cara Hemat Belanja di Supermarket

Pernahkah Anda hanya berniat berjalan-jalan dan melihat-lihat supermarket namun berujung mengeluarkan banyak uang? Ini adalah salah satu rahasia supermarket untuk memperoleh keuntungan.

Perilaku manusia bahkan diteliti oleh supermarket sehingga biasanya mereka yang tidak jeli akan berakhir dengan belanjaan segunung.

Nah, mari kita lihat seperti apa sih rahasia supermarket untuk memperoleh keuntungan dan bagaimana cara mengatasinya:

Para-Karyawan-Ketahui-Cara-Belanja-Hemat-di-Supermarket-1-Finansialku

[Baca Juga: Tips Berbelanja Hemat dan Aman Saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)]

 

#1 Mengubah Letak Produk Belanjaan

Mereka yang datang ke supermarket dengan rencana dan daftar belanja adalah salah satu jenis konsumen yang tidak disukai supermarket. Mengapa demikian?

Tentunya karena Anda biasanya langsung datang ke lorong-lorong tertentu saja dan membeli apa yang memang dibutuhkan.

Untuk memanipulasi hal tersebut, pihak supermarket biasanya akan mengubah letak produk-produknya secara berkala.

Tujuannya agar Anda berkeliling mencari produk tersebut dan tergoda untuk membeli barang lain yang dilewati.

Terlebih biasanya diberikan godaan yang lebih besar lagi berupa diskon atau promo lainnya.

 

Solusi:

Selalu hindari melihat-lihat produk yang memang tidak dibutuhkan dan tetap menaati daftar belanja Anda.

 

#2 Memperbesar Anggaran

Apakah Anda sudah memiliki anggaran belanja bulanan untuk kebutuhan Anda?

Biasanya para karyawan dengan anggaran terbatas membatasi diri untuk tidak membeli barang-barang yang tidak mendesak agar tidak melebihi anggaran.

Nah, pihak supermarket tahu bahwa Anda pasti selalu membawa uang lebih atau kartu kredit di atas jumlah anggaran tersebut.

Mereka sudah tahu bahwa Anda tidak mungkin membawa uang pas-pasan!

Pengetahuan inilah yang diakali oleh pihak supermarket agar bisa memperbesar anggaran Anda secara tidak sadar.

Salah satunya adalah dengan memberi harga yang biasanya tidak pas (contohnya: Rp19.999). Selain memberi kesan murah, hal ini akan mempersulit perhitungan Anda.

Umumnya orang hanya melihat angka depannya dan membulatkannya, sehingga secara tidak sadar jumlah belanjaan akan sedikit lebih besar dari anggaran Anda.

 

Solusi:

Selalu lakukan pembulatan ke atas dalam menghitung belanjaan.

 

#3 Pembuatan Ubin

Siapa sangka ubin bisa mempengaruhi perilaku konsumen?

Nyatanya, ada beberapa supermarket yang membuat lantainya berupa semen polos daripada keramik.

Ternyata hasil studi membuktikan bahwa hal ini hanya akan mempercepat langkah konsumen.

Studi tersebut juga menyebutkan bahwa ubin paling ideal adalah ubin dengan ukuran 30×30 cm.

Ubin dengan ukuran spesifik ini dikatakan mampu memperlambat langkah konsumen yang akan memberikan waktu lebih untuk melihat-lihat.

Alasannya sangat sederhana, keranjang belanja biasa akan terguncang-guncang akibat sambungan ubin dan menimbulkan suara yang berisik, sehingga sering kali konsumen menghentikan keranjangnya di sambungan ubin ini kemudian menengok kiri kanan.

 

Solusi:

Jangan khawatir akan suara berisik yang ditimbulkan keranjang belanja akibat sambungan ubin. Tetaplah berjalan dengan langkah Anda pada umumnya dan hindari berhenti hanya karena sambungan ubin tersebut.

Para-Karyawan-Ketahui-Cara-Belanja-Hemat-di-Supermarket-2-Finansialku

[Baca Juga: Moms, Lebih Baik Belanja Mingguan atau Bulanan?]

 

#4 Pemajangan Snack di Etalase Kasir

Biasanya produk yang dipajang di etalase dekat kasir berupa snack atau makanan ringan, dan pemajangan diatur setinggi mata anak balita.

Di rak yang lebih tinggi biasa dipajang barang-barang kecil seperti korek api atau permen.

Ini adalah trik supermarket untuk menggoda keluarga dengan balita yang biasanya ikut mengantre di kasir.

Balita akan mudah tergoda dan meminta orangtuanya untuk membelikan.

Biasanya orangtua akan membelikannya karena makanan ringan tersebut murah.

 

Solusi:

Anda bisa meminta pasangan dan balita menunggu di luar saat melakukan pembayaran. Atau menggendong buah hati Anda saat mengantre di kasir agar ia tidak melihat-lihat pajangan etalase kasir.

 

#5 Kemasan Modern

Biasanya supermarket menghadirkan 2 produk serupa, namun dengan kemasan yang berbeda.

Kemasan dengan desain modern ini sengaja dibuat untuk menarik perhatian konsumen.

Hasilnya, produk dengan kemasan modern biasanya akan terlihat lebih menarik dan lebih laku.

Hal ini jugalah yang menyebabkan banyak produsen makanan yang mengubah desain kemasannya.

 

Solusi:

Selalu teliti sebelum membeli, lihat apakah memang betul produk tersebut berbeda? Atau mungkin sama dengan produk yang telah Anda beli sebelumnya. Cek juga kandungannya untuk tahu apakah yang berubah bukan hanya kemasannya.

Para-Karyawan-Ketahui-Cara-Belanja-Hemat-di-Supermarket-5'-Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi : Cara Agar Uang Belanja Bisa Bertahan Sampai Akhir Bulan ?]

 

#6 Menghadirkan Produk Sejenis

Jika sebuah produk tidak laku karena harganya dinilai terlalu mahal, biasanya supermarket akan mengakalinya dengan menghadirkan produk sejenis dengan harga lebih mahal.

Dengan demikian, pelanggan akan merasa bahwa produk pertama tadi tidaklah mahal dan kemudian membelinya.

Dengan adanya perbandingan harga, maka Anda biasanya akan memilih produk yang termurah, meski sebenarnya harganya tidak semurah yang dibayangkan.

 

Solusi:

Jangan terpatok dengan perbandingan harga di satu supermarket saja. Anda bisa mencari produk sejenis dengan harga lebih murah di supermarket lain.

Barang termurah di satu supermarket belum tentu lebih murah dari tempat lainnya.

 

#7 Program Bundle atau Paket

Apakah Anda tahu bahwa konsumen biasanya paling malas belanja kebutuhan sehari-hari? Mereka bosan dengan rutinitas ini sehingga timbul rasa malas.

Pihak supermarket memanfaatkan sifat malas ini dengan menjual produk dengan bundle atau paket, misalnya saja kemasan isi 1 lusin (contohnya: sabun, tisu), atau paket produk yang berhubungan (contohnya: paket sup ayam berisi seluruh sayur dan bumbu lengkap).

Sayangnya, kadang hal ini tidaklah dibutuhkan. Misalnya dalam paket sup ayam berisi ayam, kentang, kol, seledri, bawang, dan penyedap rasa.

Anda belum tentu menyukai semuanya, dan mungkin bumbu sudah tersedia di rumah.

Tetapi rasa malas membuat Anda memilih paket ini daripada membeli produk yang dibutuhkan.

 

Solusi:

Jangan tergiur dengan bundle dan belilah barang yang memang dibutuhkan dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

 

#8 Sedikitnya Kasir yang Aktif

Situasi ini mungkin sudah sering Anda alami ketika berbelanja di supermarket, di mana kasir yang aktif hanya sedikit.

Dengan sedikitnya jumlah kasir, Anda harus rela membuang waktu dengan antrean panjang.

Nyatanya, antrean yang diharapkan supermarket adalah sepanjang 7 hingga 9 orang. Apa tujuannya?

Pertama adalah untuk membuat kesan bahwa supermarket ramai pengunjung. Sehingga Anda juga akan penasaran untuk berbelanja di dalamnya.

Kedua adalah untuk memberi cukup waktu bagi konsumen agar melakukan pembelian impulsif.

Hal ini terbukti dengan banyaknya hal-hal dan makanan kecil yang ditawarkan di etalase dekat kasir.

 

Solusi:

Jangan mudah tergoda untuk belanja di supermarket yang ramai serta jangan mudah tergoda dengan pajangan etalase dekat kasir. Tetaplah setia menaati daftar belanja Anda.

Para-Karyawan-Ketahui-Cara-Belanja-Hemat-di-Supermarket-6-Finansialku

[Baca Juga: Moms, Suka Belanja Berlebihan? Ini Cara Mengendalikannya!]

 

#9 Manipulasi Pikiran

Pernahkah Anda melihat 2 produk yang sama dengan ukuran yang berbeda?

Biasanya asumsinya adalah kemasan besar lebih murah, terlebih ditambah adanya promo.

Namun nyatanya tidak selalu demikian, pihak supermarket kadang memanipulasi pikiran Anda dengan menghadirkan kemasan lebih besar dengan harga yang sama atau terkadang lebih mahal.

Selain itu, biasanya ada tulisan promo jika membeli dalam jumlah banyak.

Anda tentu tergoda untuk membeli lebih banyak dari yang Anda butuhkan saat ada promo seperti ini.

Padahal mungkin Anda tidak butuh sebanyak itu dan akhirnya hanya mubazir.

 

Solusi:

Selalu membeli dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

#10 Produk Mudah Rusak

Dahulu, pernah ada perusahaan yang membuat produk pengupas kentang dengan kualitas sangat baik. Dengan demikian, konsumen hanya perlu membeli satu kali seumur hidup.

Namun akibatnya penjualan pengupas kentang itu terus menurun, dan produsen mulai mencari cara untuk mengakalinya.

Mereka membuat produk serupa dengan kualitas lebih buruk sehingga alat pengupas kentang itu cepat tumpul dan gagangnya mudah patah.

Dengan cara ini, banyak konsumen yang kemudian membeli kembali.

 

Solusi:

Selalu mengecek kualitas sebelum membeli. Jangan beranggapan barang murah wajar cepat rusak. Tapi carilah yang nilainya sesuai dengan kualitasnya.

Lakukan perbandingan harga apabila memungkinkan. Contoh:

  • Pengupas kentang grade A tahan 5 tahun dengan harga 100.000 rupiah
  • Pengupas kentang grade C tahan 6 bulan dengan harga 20.000 rupiah.

 

Dalam 5 tahun Anda akan mengeluarkan:

  • 100.000 rupiah jika membeli pengupas kentang grade A
  • 200.000 rupiah jika membeli pengupas kentang grade C

 

Kesimpulannya lebih menguntungkan membeli pengupas kentang grade A meski harga awalnya lebih mahal.

Para-Karyawan-Ketahui-Cara-Belanja-Hemat-di-Supermarket-4-Finansialku

[Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Bisa Belanja Hemat Pakai Kartu Kredit yang Tepat]

 

#11 Produk Wanita Lebih Mahal

Apakah Anda para wanita suka membandingkan harga produk wanita dan pria?

Ternyata, studi menunjukkan bahwa biasanya produk wanita lebih mahal 7% dari produk pria.

Contohnya adalah alat pencukur bulu, biasanya produk pencukur bulu khusus wanita dijual dengan harga lebih mahal dengan iming-iming lebih sesuai dengan kulit wanita yang lembut.

Nyatanya produk sebenarnya serupa dan hanya berbeda warna saja.

Fenomena ini disebut “pink tax” dengan anggapan bahwa wanita adalah konsumen terbaik.

Contoh produk yang biasa terkena pink tax adalah shampoo dan alat pencukur.

 

Solusi:

Jangan mudah tergoda untuk membeli produk khusus wanita. Anda bisa mencoba produk milik pasangan atau teman lelaki dan membeli produk serupa jika cocok.

 

Berbelanja Murah di Supermarket

Dengan mengetahui beberapa rahasia dan trik supermarket di atas, berbelanja di supermarket tidak akan mahal dan boros seperti yang Anda bayangkan.

Nikmati kemudahannya tanpa pengeluaran tambahan yang tidak terduga dan Anda dapat merasakan manfaatnya.

Selamat mencoba!

 

Untuk lebih jelasnya, Finansialku sudah merangkum mengenai manfaat mengatur keuangan. Anda bisa mengambil beberapa tips langsung dari video berikut ini:

 

Apakah Anda mengetahui rahasia cara belanja hemat di supermarket lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • YTCrash. 29 Mei 2016. LICIK..!!! Tanpa Anda Sadari 5 Trik Supermarket ini Bisa Menguras Habis Uang Anda. Youtube.com – https://goo.gl/gPDsdP
  • YTCrash. 11 Juli 2017. 10 Trik Licik Pedagang Ini Tak Disadari Pembeli #Ytcrash. Youtube.com – https://goo.gl/2N41Lk

 

Sumber Gambar:

  • Cara Belanja Hemat 1 – https://goo.gl/UjesgE
  • Cara Belanja Hemat 2 – https://goo.gl/zez9jx
  • Cara Belanja Hemat 3 – https://goo.gl/opEMCg
  • Cara Belanja Hemat 4 – https://goo.gl/5GFCDo
  • Cara Belanja Hemat 5 – https://goo.gl/gBFgyP

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Para Karyawan, Simak Rahasia Ini Agar Anda Tahu Cara Hemat Belanja di Supermarket
Article Name
Para Karyawan, Simak Rahasia Ini Agar Anda Tahu Cara Hemat Belanja di Supermarket
Description
Belanja di supermarket kini menjadi salah satu solusi bagi para karyawan yang sibuk bekerja dan tidak sempat ke pasar.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment