Setiap orang pasti ingin kaya, namun yang masih dipertanyakan adalah “bagaimana cara cepat kaya?” Jika menjadi kaya itu mudah, tentunya sudah tidak ada lagi orang miskin di dunia ini. Nyatanya, menjadi kaya masih menjadi harapan banyak orang, termasuk pasangan yang baru saja menikah. Mari kita bahas bersama 5 cara agar cepat kaya yang wajib dibaca pasangan baru. Bonus 7 cara cepat kaya lho!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pasangan Pintar Bisa Menjadi Kaya

Hampir seluruh manusia memiliki intuisi untuk menjadi lebih baik dan umumnya ada satu titik dalam hidup dimana Anda ingin menjadi lebih kaya. Serupa halnya jika Anda baru saja memulai rumah tangga dan masih hidup sederhana, tentunya salah satu tujuan Anda adalah meningkatkan kondisi finansial sesegera mungkin. Terutama bagi Anda yang berencana untuk mengembangkan keluarga dengan memiliki buah hati, tentunya kondisi keuangan perlu dipertimbangkan matang-matang.

Tetapi kabar buruknya adalah menjadi kaya itu tidaklah gampang. Dibutuhkan komitmen, perubahan perilaku, serta kerja keras.

 

Menjadi Kaya = Komitmen + Perubahan Perilaku +Kerja Keras Click to Tweet

 

Finansialku akan membantu Anda dengan menjabarkan beberapa cara agar cepat kaya bagi pasangan baru. Bonus 7 cara cepat kaya lainnya lho!

 

5 Cara agar Cepat Kaya

Baru menikah dan uang sudah habis untuk biaya pernikahan? Jangan takut, Anda bisa memulai kehidupan keuangan baru dan meraih kekayaan lagi kok. Berikut merupakan 5 tips bagi pasangan baru agar cepat kaya:

Pasangan Baru Wajib Membaca 5 Hal Ini Agar Cepat Kaya [Bonus 7 Cara Cepat Kaya] 02 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Tips Merencanakan dan Cara Mengatur Keuangan Untuk Pasangan Muda]

 

#1 Kenali Nilai Pribadi Anda

Mungkin Anda bertanya-tanya dalam hati, “Apa hubungannya nilai pribadi dengan kekayaan?” Namun David Bach mengungkapkan sebuah paragraph dalam bukunya “Smart Couple Finish Rich” sebagai berikut:

The two of you were probably raised differently when it came to money.
The two of you probably value money differently.
The two of you probably spend money differently.
How you spend money has nothing to do with how much you love each other.
In fact, money has very little to do with love… and a lot to do with how much you fight.

— David Bach
Smart Couples Finish Rich

 

Melalui paragraph tersebut pikiran kita dibukakan, bahwa tidak semua orang memiliki pandangan yang sama terhadap uang. Sehingga untuk menjadi kaya, Anda perlu memahami nilai pribadi dan pasangan Anda. Dengan demikian, penting untuk meluangkan waktu bersama dan membuat perencanaan keuangan bersama. Kenali pandangan dan nilai masing-masing untuk membuat kesepakatan dalam keuangan.

 

#2 Menentukan Tujuan Hidup

Sesungguhnya tujuan hidup belum tentu berhubungan dengan keuangan. Anda dapat menentukan tujuan hidup melalui nilai-nilai yang Anda anggap penting (seperti tercantum pada poin 1. Namun tujuan merupakan sesuatu yang ingin Anda capai, sehingga dibutuhkan perencanaan yang lebih terperinci mengenai cara mencapainya. Namun, tujuan perlu dibuat dengan terukur lho, harus feasible secara kemampuan dan waktu. Jangan sampai malah putus asa karena tujuan yang mustahil tercapai.

 

#3 Membuat Anggaran Bulanan

Sebelum Anda melangkah ke poin ini, terlebih dahulu Anda perlu menyelesaikan poin 1 dan 2. Artinya, percuma membuat anggaran jika tidak ada nilai pribadi dan tujuan yang ingin dicapai. Sederhananya, coba Anda bayangkan jika Anda terus berlari tanpa ada garis finish, tentunya melelahkan bukan?

Ini 10 Pertanyaan Manajemen Keuangan yang Harus Anda Bicarakan dengan Pasangan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ini 10 Pertanyaan Manajemen Keuangan yang Harus Anda Bicarakan dengan Pasangan]

 

Anda akan berlari tanpa arah dan tanpa tujuan sehingga ujung-ujungnya hanya akan membuat lelah dan putus asa. Itulah fungsi dari nilai pribadi dan tujuan, dua poin tersebut merupakan hal yang akan memotivasi Anda untuk mentaati anggaran yang sudah Anda buat. Dimana garis finish-nya adalah tujuan keuangan dan tujuan hidup Anda. Kesimpulannya, pembuatan anggaran perlu menjawab 3 pertanyaan berikut:

  1. Dimana titik finansial kita saat ini?
  2. Apa tujuan finansial yang ingin dicapai?
  3. Apa yang harus kita lakukan step by step untuk mencapai tujuan tersebut?

 

Jika Anda sudah melewati poin 1 dan 2, maka Anda dapat memulai pembuatan anggaran, dengan mencantumkan beberapa hal standar sebagai berikut:

  • Pendapatan (pendapatan bulanan, THR, bonus)
  • Pengeluaran (estimasi pengeluaran per bulan, pengeluaran utama)
  • Aset pribadi (simpanan, investasi)
  • Liabilitas (utang, kewajiban)

 

Untuk memudahkan Anda, Finansialku telah menyediakan template anggaran yang siap digunakan secara gratis. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu men-download aplikasi Finansialku di Google Play Store atau di Finansialku.com.

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

#4 Membuat Perencanaan Cadangan Jangka Panjang

Setelah selesai membuat anggaran, maka akan muncul pertanyaan-pertanyaan baru. Beberapa contoh yang mungkin terlintas di pikiran Anda adalah sebagai berikut ini:

  1. Bagaimana jika salah satu dari kita sakit atau meninggal?
  2. Bagaimana dengan dana pendidikan buah hati kita?
  3. Berapa banyak uang yang perlu disiapkan untuk masa depan?

 

Pertanyaan tersebut menunjukkan kekhawatiran yang wajar dicemaskan. Tetapi Anda tidak perlu mencemaskannya terus menerus, namun sebaiknya mencari solusi yang dapat mengatasinya. BETUL, solusinya adalah dengan mempersiapkan dana sejak dini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa alternatif cara untuk mempersiapkan dana adalah dengan:

  1. Mempersiapkan dana darurat
  2. Membeli asuransi kesehatan sesuai kebutuhan
  3. Membeli asuransi jiwa bagi anggota keluarga yang memiliki tanggungan
  4. Mempersiapkan dana pendidikan
  5. Mempersiapkan dana pensiun

 

Mengapa Pasangan Muda Harus Memiliki Asuransi Jiwa Apakah Premi Rp500 Ribu Cukup 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mengapa Pasangan Muda Harus Memiliki Asuransi Jiwa? Apakah Premi Rp500 Ribu Cukup?]

 

#5 Membuat Perencanaan Keluarga

Jika Anda merupakan pasangan baru, maka sudahkah Anda merencanakan keuangan bagi buah hati Anda juga? Tentunya perencanaan yang telah dibuat dapat berubah total setelah Anda memiliki anak. Pada titik inilah Anda memerlukan perencanaan keluarga, yang kira-kira menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  1. Berapa banyak anak yang kita inginkan?
  2. Kapan kita berencana memiliki anak pertama, kedua, dan selanjutnya?
  3. Berapa kira-kira biaya tambahan yang akan muncul setelah memiliki buah hati?

 

BONUS: 7 Tips Mudah agar Cepat Kaya

Masih tidak terbayang bahwa 5 hal tadi bisa membuat Anda cepat kaya? Mari kita lihat 7 tips tambahan untuk mencapai kekayaan dengan mudah:

 

#1 Tidak Perlu Takut untuk Terbuka tentang Uang

Seperti yang Anda ketahui, saat ini uang masih menjadi topik yang tabu untuk dibicarakan. Namun jika tidak dibicarakan sejak awal, argumen tentang uang bisa menjadi alasan pecahnya sebuah keluarga lho.

Bach mengemukakan bahwa pasangan yang cerdas selalu terbuka tentang uang. Dua kepala selalu lebih baik dari satu kepala, sehingga bekerja sama merencanakan keuangan akan membawa kebaikan bagi pasangan.

 

#2 Cek Kebiasaan Keuangan Anda

Jika Anda sudah membuat perencanaan keuangan, termasuk nilai pribadi, tujuan hidup, serta anggaran namun merasa bahwa tidak ada perbaikan dalam kondisi keuangan Anda, maka mungkin gaya hidup Anda perlu diperbaiki. Anda tidak akan bisa menabung dan berinvestasi jika tidak ada uang yang tersisa setiap bulannya.

6 Langkah Perencanaan Pensiun yang Harus Dilakukan Setiap Pasangan Sebelum Usia 50 Tahun 02 - Finansialku

[Baca Juga: 6 Langkah Perencanaan Pensiun yang Harus Dilakukan Setiap Pasangan Sebelum Usia 50 Tahun]

 

Nah, ini salah satu kesalahan utama dalam merencanakan keuangan! Jangan pernah menganggap bahwa tabungan adalah sisa yang perlu disisihkan, Anda justru harus mengalokasikannya sejak awal. Jika dananya kurang, maka carilah hal-hal yang bisa dipangkas atau dihemat. Terkadang kebiasaan keuangan sudah mendarah daging sehingga Anda tidak sadar bahwa kebiasaan tersebut bisa dihilangkan demi menghemat lebih.

 

Prioritaskan Menabung! Click to Tweet

 

#3 Menabung Minimal 10% dari Pendapatan

Jika Anda saat ini menabung lebih kecil dari 10% pendapatan Anda, maka Anda sedang berjalan menuju kehancuran. Anda boleh menabung sedikit demi sedikit, namun harus ada peningkatan yang signifikan sehingga minimal mencapai 10% pendapatan Anda.

Saat Anda mendorong untuk menabung lebih banyak, Anda akan sadar bahwa Anda mampu hidup lebih sederhana, dan lama kelamaan itu tidak akan menjadi masalah lagi.

 

#4 Bermimpi Setinggi-tingginya

Seperti telah disebutkan sebelumnya, tujuan layaknya garis finish dalam perlombaan lari. Anda bekerja keras untuk mencapainya. Namun jika hadiah yang ditawarkan tidak menarik, pasti Anda akan malas-malasan. Oleh karena itu, bermimpilah setinggi-tingginya. Mimpi yang tinggi tidak pernah salah, asalkan Anda memiliki rencana terukur untuk mencapainya. Buatlah sebuah mimpi indah yang feasible baik secara kemampuan dan waktu, dan lanjutkan proses pencapaiannya.

 

#5 Lunasi Utang Secepatnya

Utang adalah penghalang dari kebebasan finansial dan utang tidak pernah baik bagi Anda. Semakin lama Anda melunasi utang, maka semakin banyak uang yang Anda berikan karena bunga yang terus bertambah.

Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha 01 - Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha]

 

Keputusan yang bijak jika Anda melunasi utang secepatnya. Tidak salah jika Anda mengambil masa tenor cicilan yang panjang, mengukur kondisi keuangan Anda yang belum memadai. Namun seiring waktu, saat pendapatan meningkat dan kondisi keuangan membaik, lunasi utang Anda sesegera mungkin.

 

#6 Hindari Potensi Utang

Pernahkah Anda mendengar seseorang yang menyatakan bangkrut karena tidak mampu membayar utang padahal mereka adalah seorang pebisnis besar dengan perusahaan dimana-mana? Banyak. Hal ini disebabkan oleh pengaturan keuangan yang tidak baik, dimana utang mereka lebih besar dari pendapatan mereka. Oleh karena itu lagi-lagi sebisa mungkin hindari utang.

Jika Anda sudah dalam proses mencicil KPR atau KKB, tidak masalah. Namun jangan menambah utang lagi. Sebagai contoh, jika dirasa tidak perlu, jangan mengajukan kartu kredit. Kartu kredit bisa berbahaya jika Anda tidak menggunakannya dengan pintar. Ujungnya? Bencana keuangan.

 

#7 Persiapkan Dana bagi Buah Hati Sejak Dini

Jika Anda sudah membuahkan perencanaan keluarga, bukan berarti Anda tidak boleh mulai menabung bagi si kecil sejak sekarang. Mempersiapkan dana bagi buah hati tidak pernah ada salahnya, dan sebaiknya dimulai sedini mungkin. Ingatlah bahwa biaya bagi buah hati itu mahal lho. Mulai dari biaya dokter, biaya melahirkan, imunisasi, biaya susu dan pampers, hingga biaya pendidikannya kelak.

Mulailah mempersiapkan dana pendidikan dengan menabung atau bahkan berinvestasi. Banyak jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dana pendidikan, misalnya reksa dana.

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

 

Anda dan Pasangan Kini Bisa Menjadi Kaya

Mungkin setelah membaca artikel Anda beranggapan bahwa teori lebih mudah dari praktiknya. Ternyata tidak. Jika Anda mengaplikasikannya, maka Anda juga bisa meraih kekayaan lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Seperti David Bach ungkapkan “Pasangan pintar akan berakhir kaya.” Tentunya Anda juga bisa!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara agar cepat kaya lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • David Bach. 5 Things Every Couple Should Talk About To Finish Rich. Davidbach.com – https://goo.gl/B7Eqbx
  • David Bach. 10 Ways Couples Can Finish Rich. Davidbach.com – https://goo.gl/N8FNf9

 

Sumber Gambar:

  • Pasangan Baru – https://goo.gl/2Zz1VB dan https://goo.gl/MLH2t9