Para pemilik franchise, sudahkah Anda mengetahui seperti apa strategi pemasaran yang tepat dalam berbisnis waralaba atau franchise?

Pemasaran bukan hanya sebatas menjual produk atau jasa dengan program promosi atau diskon. Nyatanya strategi pemasaran yang tepat dapat mendorong bisnis waralaba Anda ke tingkat lain.

Mari kita lihat 5+ strategi pemasaran pada bisnis waralaba (franchise) yang bisa Anda aplikasikan sesuai kebutuhan:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn Franchise

 

Pentingnya Merumuskan Strategi Pemasaran yang Tepat

Jadi, apa sih sebenarnya strategi pemasaran itu?

Strategi pemasaran merupakan suatu manajemen yang disusun untuk mempercepat pemecahan persoalan pemasaran dan membuat keputusan-keputusan yang bersifat strategis.

 

Strategi pemasaran adalah salah satu cara memenangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan baik itu untuk perusahaan yang memproduksi barang atau jasa.

Strategi pemasaran dapat dipandang sebagai salah satu dasar yang dipakai dalam menyusun perencanaan perusahaan secara menyeluruh.

Kedengarannya memang sederhana, sayangnya walaupun sangat sederhana, masih banyak perusahaan yang salah menjalankannya.

Hal tersebut dikarenakan perusahaan tidak memperhatikan kesesuaian antara perusahaan dengan konsumennya untuk merumuskan strategi pemasaran yang tepat.

5+ Strategi Pemasaran Bisnis Waralaba yang Wajib Dilakukan 02

[Baca Juga: Tips dan Peranan Email Marketing (Pemasaran Email) untuk Para Vlogger YouTube]

 

Lalu bagaimana solusinya?

Merumuskan strategi pemasaran tidak dapat dipersingkat dan disederhanakan. Perumusan strategi pemasaran berarti melaksanakan prosedur tiga langkah secara sistematis, bermula dari strategi segmentasi pasar, strategi penentuan pasar sasaran, dan strategi penentuan posisi pasar.

 

#1 Strategi Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar ke dalam kelompok pembeli yang berbeda-beda berdasarkan kebutuhan, karakteristik, atau pun, perilaku yang membutuhkan bauran produk dan bauran pemasaran tersendiri.

Atau dengan kata lain segmentasi pasar merupakan proses menempatkan konsumen dalam sub kelompok di pasar produk, sehingga para pembeli memiliki tanggapan yang hampir sama dengan strategi pemasaran dalam penentuan posisi perusahaan. (Setiadi. 2003:55)

 

#2 Strategi Penentuan Pasar Sasaran

Yaitu pemilihan besar atau luasnya segmen sesuai dengan kemampuan suatu perusahaan untuk memasuki segmen tersebut.

Dalam menelaah pasar sasaran harus mengevaluasi dengan menelaah tiga faktor (Umar, 2001:46):

  1. Ukuran dan pertumbuhan segmen
  2. Kemenarikan struktural segmen
  3. Sasaran dan sumber daya

 

#3 Strategi Penentuan Pasar Sasaran

Penentuan posisi pasar (positioning) adalah strategi untuk merebut posisi di benak konsumen, sehingga strategi ini menyangkut bagaimana membangun kepercayaan, keyakinan, dan kompetensi bagi pelanggan.

Menurut Philip Kotler, positioning adalah aktivitas mendesain citra dan memosisikan diri di benak konsumen. Jadi disini kita menentukan bagaimana produk kita akan dipandang oleh konsumen.

5+ Strategi Pemasaran Bisnis Waralaba yang Wajib Dilakukan 03

[Baca Juga: Para Investor, Hati-Hati dengan Penipuan Ponzi Berkedok Multi Level Marketing (MLM)]

 

Sebagai contohnya, Apple melakukan positioning dimana produknya adalah produk telepon selular eksklusif dengan teknologi terbaru dan desain yang luar biasa elegan.

Dari ketiga langkah ini kita bisa tahu strategi pemasaran seperti apa yang sesuai dengan bisnis yang digeluti, jadi sasaran strateginya akan lebih mengerucut dan terfokus.

Sebelum berlanjut lebih jauh mengenai strategi pemasaran, Finansialku ingin memberi tahu betapa pentingnya pengelolaan keuangan dalam bisnis Anda.

Seringkali dalam membuka usaha, termasuk franchise, umumnya dalam bisnis franchise yang tidak membutuhkan modal besar, keuangan bisnis bersatu dengan keuangan pribadi. Tapi sebenarnya, keduanya harus dipisahkan.

Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana mengelola keuangan pribadi dan bisnis supaya strategi pemasaran franchise Anda bisa berjalan dengan lancar melalui e-book Finansialku berikut ini.

GRATISSS Download!!! Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

5+ Strategi Pemasaran Untuk Bisnis Waralaba

Semakin banyak bisnis waralaba yang bermunculan berarti muncul juga strategi pemasaran yang sesuai untuk bisnis jenis ini.

Bisnis waralaba memiliki karakteristiknya sendiri, dan tentunya berbeda dengan bisnis yang sudah ada pada umumnya.

Jika melihat konsep bisnis waralaba, strategi bisnis yang kiranya sesuai ditujukan untuk memperluas jaringan usaha dengan cepat dan luas.

Meski setiap bisnis waralaba tentu membutuhkan strategi pemasaran yang berbeda namun secara umum berikut 5+ strategi pemasaran yang bisa Anda aplikasikan:

 

#1 Mengidentifikasi Pasar

Jika Anda mencoba menjual es krim di daerah yang dingin dan bersalju, besar kemungkinan usaha Anda tidak akan berjalan mulus. Sebelum memulai bisnis, Anda perlu mengetahui siapa dan dimana konsumen potensial Anda berada.

Sebagai contoh jika Anda berniat membuka kedai kopi yang harganya terjangkau, maka konsumen yang Anda tuju adalah misalnya mahasiswa dan pekerja kantoran.

Sering Jadi Incaran, Ini 5+ Pilihan Waralaba Produk Indonesia Asli 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ini Manfaat Online Marketing untuk Bisnis Waralaba]

 

Dengan demikian Anda dapat mencari lokasi sekitar kampus atau area perkantoran.

Selain itu, pasang harga yang sesuai dengan pasar yang memang diincar. Misalnya jangan memasang harga terlalu mahal jika Anda memang menarget mahasiswa dan pekerja kantoran.

Dengan identifikasi pasar, bisnis waralaba yang Anda miliki akan sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga minim dari risiko kerugian dan tentu saja memiliki peluang untuk terus berkembang.

 

#2 Membangun Brand yang Kuat

Namanya bisnis pasti memiliki persaingan. Nah, untuk bisa bertahan di tengah persaingan ini, Anda harus memiliki brand yang kuat.

Artinya, Anda harus memiliki kelebihan daripada pesaing yang menjadikan brand Anda berbeda dari yang lain.

Sebagai contoh, Anda bisa membuat brand yang mudah diingat dengan logo yang berbeda. Contoh lainnya adalah mengembangkan kreativitas sehingga produk lebih unik namun tetap diterima masyarakat.

 

#3 Promo yang Berkesinambungan dan Update

Layaknya pacar atau pasangan, mempertahankan hubungan kerap kali lebih sulit daripada mendapatkannya.

Anda bisa saja mendapatkan pasangan dengan mudah, tapi jarang ada hubungan yang berhasil sampai ke jenjang pernikahan dan bahkan sampai kakek nenek.

Sebenarnya teorinya mudah, yaitu membuat promo yang berkesinambungan dan efektif agar selalu menarik bagi konsumen. Tapi memang teori lebih mudah daripada praktiknya.

Membangun Brand Waralaba 02 - Finansialku

 [Baca Juga: 10 Cara Sopan Menolak Tawaran Telemarketing Produk Keuangan]

 

Namun, jangan khawatir! Berikut beberapa tips untuk menjaga promo tetap menarik:

  • Buat promo dinamis sesuai dengan lokasi subscriber. Sebagai contoh, berikan promo free ongkir untuk lokasi dekat dan sebagainya.
  • Kupon dan potongan harga adalah alasan nomor satu yang menarik konsumen untuk membeli. Selalu berikan promo yang memang memberikan manfaat berarti bagi konsumen.
  • Berikan juga loyalty program yang bisa memantau data pembelian konsumen. Berikan reward berupa cashback atau poin dengan masa berlaku tertentu untuk meningkatkan pembelian.

 

Jangan lupa manfaat berbagai media yang tersedia dewasa ini, sebut saja radio, media sosial, marketplace, dan sebagainya.

 

#4 Pertahankan Loyalitas Konsumen

Mengapa orang memilih bisnis waralaba? Tentunya karena sistem waralaba memungkinkan adanya konsistensi dalam kualitas produk dan jasa bagi konsumen, tidak peduli dari mana mereka membelinya.

Hal ini yang menyebabkan timbulnya loyalitas konsumen, dimana konsistensi terus dipertahankan baik dari segi produk maupun jasa.

Siapa yang memiliki bisnisnya atau siapa pengelolanya bukanlah hal penting bagi konsumen, tetapi produk dan jasanya yang berpengaruh bagi customer experience.

Kemampuan sistem waralaba dalam memberikan tingkat kepuasan tinggi bagi konsumen, tidak peduli dimana lokasi atau pemiliknya karena adanya jaminan kualitas yang sama akan tersalurkan kepada konsumen.

Jadi, Anda perlu mengutamakan kontrol kualitas, tak peduli sudah seberapa besar bisnis Anda berkembang. Ini merupakan salah satu kewajiban pebisnis waralaba jika ingin bisnisnya terus berkembang hingga tahun-tahun selanjutnya.

 

#5 Posisikan Diri Anda Sebagai Solusi Bagi Permasalahan Konsumen Anda

Dengan menjadi orang yang ahli dan menawarkan produk maupun jasa yang dibutuhkan para konsumen, maka peluang Anda untuk mengambil hati konsumen semakin terbuka lebar.

Sehingga loyalitas konsumen akan terbangun untuk menguatkan brand yang ditawarkan.

Dengan menempatkan diri sebagai solusi, maka Anda cenderung melihat masalah konsumen sebagai masalah Anda juga.

Di sini Anda tentu akan memberikan solusi yang jauh lebih baik daripada solusi yang disediakan tanpa rasa empati.

 

#6 Melakukan Pendekatan Langsung

Langkah terakhir adalah untuk melakukan pendekatan langsung untuk menginformasikan perusahaan Anda kepada konsumen.

Strategi ini dapat Anda lakukan dengan berinteraksi langsung kepada konsumen, dan meminta konsumen untuk menuliskan testimoni (komentar atau saran & kritik) setelah mereka menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan franchise Anda.

10+ Tips Mengelola Bisnis Waralaba Agar Semakin Berhasil Di Tahun 2019 05 Franchise 5 - Finansialku

 [Baca Juga: Bagaimana Cara Resign Kerja, Hidup Sejahtera, Mencapai Financial Freedom dan Bekerja Karena Passion?]

 

Karena testimoni dari konsumen menjadi bagian dari alat promosi yang dapat mendukung pemasaran word of mouth (dari mulut ke mulut). Testimoni memang salah satu cara yang efektif untuk memperoleh kepercayaan konsumen.

Testimoni yang jujur menunjukkan respon positif konsumen dan rasa puas dengan penggunaan produk.

 

Tentukan Strategi Pemasaran yang Tepat Bagi Bisnis Waralaba Anda

Strategi pemasaran yang baik adalah strategi yang dirancang khusus dan terfokus pada bisnis yang Anda geluti.

Jadi, jangan generalisasi semua strategi. Pilih dan aplikasikan yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda dan bisnis waralaba Anda.

Semoga artikel ini menggambarkan 5+ strategi pemasaran yang sesuai untuk bisnis waralaba. Jika tidak pilih yang memang menurut Anda sesuai saja.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, terima kasih.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 5+ strategi pemasaran untuk bisnis waralaba lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Mungkin teman-teman Anda membutuhkan informasi ini tapi mereka tidak tahu menahu akan hal ini.

Anda bisa jadi penolong mereka dengan membagikan artikel bermanfaat ini pada mereka. Selamat berbagi!

 

Sumber Referensi:

  • Bisnis UKM. 11 Mei 2011. Strategi Pemasaran Dalam Berbisnis Franchise. Bisnisukm.com – http://bit.ly/32WmaYg
  • Dimas Hendika Wibowo, Zainul Arifin, Sunarti. 1 Desember 2015. ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM (Studi pada Batik Diajeng Solo). Media.neliti.com – http://bit.ly/2NXLNDO
  • Kabarsukses.com. 30 Agustus 2017. Konsep Marketing Dalam Usaha Waralaba. Kumparan.com – http://bit.ly/2CSo9Te

 

Sumber Gambar:

  • Marketing 01 – http://bit.ly/2KyDWL8
  • Marketing 02 – http://bit.ly/2NU4okc
  • Marketing 03 – http://bit.ly/33W74nf