Pendapatan Pasif : Uang Bekerja untuk Kita

Berbicara mengenai pendapatan, darimana sumber pendapatan Anda? Pernakah Anda mendengar pendapat pasif atau passive income? Dalam artikel kali ini Finansialku akan membahas mengenai pendapatan pasif. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan pendapatan pasif? Maukah Anda memiliki pendapatan pasif? Mengapa Anda mau memiliki pendapatan pasif?

pendapatan pasif article-new-thumbnail-ehow-images-a02-01-rt-create-passive-income-800x800

 

Sumber Pendapatan Kita

Menurut Anda, kira-kira ada berapa jenis pendapatan? Mungkin ada yang beragam versi yang menjelaskan mengenai ragam atau jenis pendapatan. Salah satu versi yang akan dibahas oleh finansialku adalah sumber-sumber pendapatan menurut Robert T. Kiyosaki.

Pendapatan seseorang dapat di bagi menjadi 3 macam yaitu:

 Pendapatan aktif (active income)

Pendapatan aktif dapat didefinisikan sebagai pendapatan hasil kerja sehari-hari Anda. Misal Anda bekerja sebagai pegawai swasta, pemerintah, pemilik toko, pengacara, dokter atau lain-lain. Pendapatan pasif ciri-cirinya ketika Kita berhenti bekerja maka pendapatan kita akan berhenti. Jadi untuk mendapatkan pendapatan aktif Kita harus bekerja terus menerus.

 

 

 

Pendapatan portofolio

Pendapatan portofolio adalah pendapatan hasil dari berinvestasi pada aset-aset kertas. Mungkin ada yang bingung apa itu aset-aset kertas. Investasi pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu investasi pada aset real (bisa Kita rasakan, misal rumah, perhiasan, kendaraan dan lain-lain) dan investasi pada aset kertas (reksadana, saham, kontrak berjangka dan lain-lain). Ingin tau lebih detil Yuk! Kenalan dengan Investasi

apakah-sah-dan-legal-jika-surat-wasiat-tulis-tangan-dan-pakai-materai-finansialku

[Baca juga : 10 Cara Meningkatkan Produktivitas Saat Bekerja dari Rumah]

 

Pendapatan pasif (passive income)

Pendapatan pasif adalah pendapatan yang berasal dari bisnis. Bagaimana cirinya, sederhananya pendapatan pasif adalah ketika Kita berhenti bekerja, uang tetap terus mengalir karena ada sistem yang bekerja mencarikan uang untuk Kita. Contoh pendapatan pasif adalah menyewakan rumah, memiliki pombensin, menyewakan kendaraan dan lain-lain.

Bagaimana cara kerja pendapatan pasif? Kok kita bisa bebas keuangan? Cara kerjanya adalah sebagai berikut:

Slide2

Pendapatan aktif Kita, mulai Kita konversi atau ubah ke asset-asset yang dapat menghasilkan pendapatan untuk Kita.  Tentunya agar asset Kita dapat mendatangkan uang, Kita harus memiliki sebuah mesin atau sistem bisnis.

Kira-kira apa keuntungan memiliki pendapatan pasif? Tentu saja fleksibelitas waktu (Kita tidak perlu bekerja keras mengejar uang, tetapi uang datang karena adanya dukungan sistem) dan memungkinkan untuk menjadikan Kita bebas keuangan (financial freedom). Coba bayangkan jika pendapatan pasif Kita lebih besar dari pengeluaran bulanan Kita, bukankah menyenangkan?

 

Bagaimana Cara Membuat Uang Bekerja

Salah satu hal yang perlu dicermati ketika Kita berbicara pendapatan pasif adalah SISTEM. Apakah sistem? Sistem adalah kumpulan dari subsistem (orang, mesin, uang, metode, material) yang bekerjasama untuk memenuhi tujuan tertentu. Wah teoritis sekali ya? Mudahnya adalah ketika Kita ingin mendapatkan sebuah pendapatan pasif maka kita perlu membuat sebuah mesin yang dapat mencetak uang Kita.

Mencetak uang itu legal atau illegal? Mencetak uang disini artinya kita memiliki sebuah sistem bisnis. Sebagai sebuah illustrasi, kita menyewakan rumah kita. Kira-kira sistem apa yang diperlukan? Mungkin saja sistem pemasaran, sistem penagihan, sistem penerimaan keluhan, sistem perbaikan dan sistem lainnya.

Berbicara sistem kira-kira bagaimana cara, agar Kita memiliki sistem?

Sistem

Sistem dapat Kita buat sendiri atau dapat Kita beli. Apakah keuntungan dan kerugian dari membuat sistem sendiri dan membeli sistem?

 

Membuat Sistem

Keuntungan membuat sistem adalah Kita betul-betul mengendalikan mesin bisnis kita dari A – Z. Kelemahannya butuh kompetensi yang tinggi, didukung oleh tim, biaya yang cukup mahal dan waktu yang relatif panjang.

Contoh: Anda mengembangkan sistem untuk toko baju. Anda mulai membangun cara untuk pemasaran, sistem untuk pembelian baju, sistem untuk pembayaran, sistem untuk karyawan dan sistem lainnya.

 

Membeli Sistem

Keuntungan membeli sistem adalah waktu relatif singkat, sudah jelas dari A sampai Z nya. Kelemahannya kita tidak memilki fleksibelitas untuk merubah sistem yang sudah ada.

Contoh: Jika Kita membeli sebuah waralaba makanan burger, Kita sudah dapat gerobaknya, bumbu, resep, bahan material, alat-alat, seragam, training karyawan, sampai aplikasi untuk memantau perkembangan bisnis.

Ketika Kita membeli sistem ada sebuah harga yang harus kita bayar. Apakah sistem tersebut mahal atau murah. Sistem yang umumnya memiliki harga mahal adalah sistem waralaba. Sistem yang umumnya memiliki harga murah adalah sistem MLM (multi level marketing atau mulut lewat mulut) atau pemasaran jaringan. Finansialku akan membahas detil mengenai sistem ini pada kesempatan yang akan datang.

 

Siapkah memiliki Pendapatan Pasif

Bagaimana cara mendapatakn pendapatan pasif? Diam saja, malas-malasan? Tentu tidak. Kita perlu kerja ekstra keras untuk apa? Kita bekerja keras untuk meningkatkan asset Kita. Jangan sampai salah mengira asset padahal kewajiban. Apa bedanya? Silakan baca di artikel Finansialku Produk Investasi Apa yang Cocok Buat Saya.

 

 

Beberapa contoh cara mendapatkan pendapatan pasif:

  1. Menulis buku: Penulis buku mendapatkan keuntungan dari pendapatan royalty. Nilai royalty akan ditulis dalam sebuah kontrak dan dibayarkan sesuai dengan yang tertuang dalam kontrak.
  2. Membuat aplikasi handphone atau computer: Pengembang (software developer) juga mendapatkan keuntungan dari royalty dan beberapa sumber pendapatan lainnya, misal biaya perawatan (maintenance fee), biaya pemasangan dan lain-lain.
  3. Menghasilkan penemuan: Membuat penemuan yang luar biasa. Biasanya berhubungan dengan penemuan-penemuan di bidang teknologi modern.
  4. Membeli Waralaba: Membeli waralaba yang memiliki track record yang terpercaya. Finansialku akan membahas detil mengenai bisnis waralaba pada kesempatan lainnya.
  5. Bergabung dengan MLM: Bergabung dengan MLM untuk mendapatkan pengetahuannya dan pola pikirnya. Bukan dari uangnya. Kalau ditanya, kira-kira untuk jadi wirausaha (entrepreneur) hal apa yang perlu dikuasai? Hal yang paling dasar untuk dikuasai adalah penjualan penjualan dan penjualan. Cara belajar menjadi penjual bukan dari teori tetapi dari praktek maka seperti kata NIKE yaitu JUST DO IT.

Ada ide lain? Silakan kirimkan komentar atau pendapat-pendapat Anda.

 

 

Kesimpulan

Salah satu jenis pendapatan yang memberikan fleksibelitas waktu dan kemungkinan untuk kebebasan finansial adalah pendapatan pasif (passive income). Cara mendapatkan pendapatan pasif adalah dengan membangun sistem.

 

Jangan lupa baca artikel-artikel finansialku:

finansialkuBelajar Keuangan Pribadi, Gimana Caranya?Baca
finansialkuBeramal dalam Mengatur Keuangan Keluarga dan PribadiBaca
finansialkuPerencanaan Keuangan Kelima: Perencanaan Waris.Baca
finansialkuUbah Kata-Kata Anda, Nikmati Indahnya DuniaBaca
finansialkuMencatat Keuangan Harian Perlu atau Tidak?Baca
By |2018-02-22T13:41:19+00:00August 21st, 2013|Categories: Perencana Keuangan|6 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

6 Comments

  1. Daniel Nagata 7 February 2015 at 22:24 - Reply

    Pembahasannya Oke juga ni….mohon ijin untuk share ya

  2. luki transwish 11 July 2015 at 21:46 - Reply

    Saya suka ide untuk pendapatan passifnya.

    Tapi memang deposito reksadana dan sejenisnya tidak dikladifikasikan sbg passive income ya.

    Anyway salam kenal
    Luki transwish

    • Finansialku
      Finansialku 13 July 2015 at 09:24 - Reply

      Pagi Pak Luki, terima kasih commentnya.
      Ya Pak Deposito dan Reksa Dana lebih cocok masuk di portfolio income.

  3. Zain Hamdan 19 July 2017 at 11:45 - Reply

    Terima kasih buat ilmunya…izin copas pak.

    • Finansialku
      Finansialku 20 July 2017 at 08:25 - Reply

      Hi Pak Zain, terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Semoga informasi kami dapat bermanfaat. Silakan di share Pak.
      Terima kasih, sukses selalu.

Leave A Comment