Mungkin beberapa dari Anda berpikir bahwa investasi hanya perlu dilakukan oleh orang berpenghasilan tetap. Lalu, orang dengan penghasilan tidak tetap perlukah berinvestasi?

Kalau iya, bagaimana cara berinvestasi bagi para pemilik penghasilan tidak tetap?

Finansialku kali ini akan membahas tentang kiat berinvestasi bagi pemilik penghasilan tidak tetap dan cara ampuh para freelancer untuk berinvestasi secara maksimal.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Fakta yang Jarang Dimengerti: Freelancer Juga Bisa Kaya Raya

Di jaman dahulu, mayoritas orang hanya berminat dengan pekerjaan yang penghasilannya tetap.

Namun, di era digital seperti sekarang, banyak yang memilih untuk menjadi freelancer. Walaupun penghasilannya tidak menentu, menjadi freelancer bukan berarti berpenghasilan lebih sedikit dibanding pekerja tetap.

Apabila sedang banyak proyek, penghasilan para freelancer bisa lebih banyak lho ketimbang karyawan biasa!

 

Investasi Bagi Freelancer, Perlukah?

Banyak orang masih berpikir bahwa hanya pekerja kantoran yang wajib punya tabungan rutin dan bisa berinvestasi. Apakah Anda juga berpikir demikian?

Kalau jawabannya iya, Anda harus mengubah pikiran tersebut!

Siapapun yang sudah berpenghasilan, baik karyawan tetap maupun freelancer, baik tua maupun muda, baik yang sudah menikah dan yang masih lajang, perlu memiliki tabungan dan investasi!

Kedua hal inilah yang dapat memberikan Anda kehidupan yang nyaman, tenang, dan bahkan memerdekakan Anda secara finansial.

Apakah Anda berpikir:

“Tapi pemasukan saya sedikit. Saya hanya bisa menabung kurang dari Rp1 juta per bulan.”

 

Jangan khawatir! Masih ingat ‘kan dengan jargon “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”? Ya, jargon ini yang paling tepat untuk menjawab kekhawatiran Anda.

Lebih baik sedikit daripada tidak sama sekali! Anda sebagai freelancer juga ingin bisa meraih kebebasan finansial bukan?

 

Strategi Jitu Berinvestasi Bagi Freelancer

Lalu, bagaimana caranya agar seorang freelancer bisa meraih kebebasan finansial?

Karena penghasilannya tidak tetap, maka seorang freelancer harus memulai investasi untuk masa depan dari SEKARANG.

Ada berbagai strategi jitu berinvestasi bagi seorang freelancer seperti yang akan saya jelaskan berikut ini:

 

Strategi #1: Manajemen Keuangan Harus Jelas

Strategi yang pertama adalah mempunyai manajemen keuangan yang jelas.

Jika seseorang tidak mempunyai manajemen keuangan yang jelas, maka jumlah pemasukan dan pengeluarannya pun akan berantakan. Apalagi untuk seorang freelancer yang pendapatannya tidak sama setiap bulan.

Strategi-Cerdas-Mengatur-Keuangan-Freelance-2-Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Pentingnya Investasi Bagi Freelancer, Jika Anda Ingin Menjadi Orang Sukses Finansial]

 

Apabila kesulitan dalam membuat catatan keuangan, maka tidak ada salahnya Anda memanfaatkan aplikasi yang menunjang untuk itu. Misalnya Aplikasi Finansialku yang bisa diunduh di Google Play Store atau diakses langsung di browser Anda dengan mengklik link berikut ini.

Dengan aplikasi tersebut, Anda tidak perlu kebingungan untuk mencatat segala pendapatan serta pengeluaran yang tidak menentu! Anda bisa catat di mana saja, kapan saja, cukup bermodalkan smartphone kesayangan Anda!

 

Strategi #2: Pilih Investasi yang Sesuai Passion

Karena para freelancer biasanya mempunyai jiwa petualang dan idealisme tinggi, maka pilihlah investasi yang sesuai dengan passion.

Misalnya, jika Anda menjalankan pekerjaan di bidang desain, maka Anda bisa berinvestasi di bidang yang sama. Misalnya, investasi di waralaba yang bergerak dalam bidang desain.

Siapkan-Modal-Waralaba-1-Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Freelancer Sewa Rumah atau Beli Rumah? Ini Tips dan Triknya!]

 

Namun, akan lebih baik jika Anda dapat memilih jenis investasi yang tidak menguras banyak waktu karena sudah digunakan untuk melakukan pekerjaan utama agar tidak kelelahan. Misalnya berinvestasi di reksa dana, di mana modal Anda diurus oleh manajer investasi.

Selain lebih mudah, investasi di reksa dana juga tidak memerlukan modal besar lho!

Tahukah Anda bahwa Anda bisa memulai sebuah investasi melalui reksa dana hanya dengan modal sebesar Rp100 ribu?

Jika Anda belum tahu informasi ini dan ingin mengetahui prosedur serta tata cara berinvestasi Reksa Dana, segera unduh secara gratis E-Book Panduan Berinvestasi Reksa Dana Bagi Pemula dari Finansialku.

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

 

Strategi #3: Berinvestasilah Pada Beberapa Usaha Berbeda

Meskipun ketika awal berinvestasi Anda harus fokus pada satu bidang atau jenis, tetapi ketika yang pertama sudah berjalan tidak ada salahnya menanam uang lagi.

Misalnya jika investasi yang pertama adalah waralaba, maka Anda dapat menanam modal di instrumen lain setelah waralabanya berjalan stabil.

 

Strategi #4: Bedakan Antara Tabungan dan Investasi

Ada dua hal yang berbeda di antara tabungan dan investasi, yaitu soal mudah tidaknya diambil (likuiditas).

Berbeda dengan investasi yang uangnya bisa diambil setelah proyeksi waktu tertentu, tabungan lebih fleksibel jika Anda membutuhkan dana darurat.

Oleh karena itu, jika ada dana lebih, simpan uang di rekening bank selain diinvestasikan ke suatu instrumen.

 

Strategi #5: Rinci Segala Inventaris

Melakukan inventarisasi adalah hal yang sangat penting, tidak hanya ketika di kantor atau instansi tetapi juga secara personal.

Berapa banyak benda berharga yang dimiliki dan bagaimana cara memperolehnya? Apakah melalui pemberian, membeli sendiri secara tunai atau kredit?

Ketika berhasil melakukan inventarisasi barang-barang pribadi, maka Anda dapat membuat daftar kekurangan dari benda yang belum terbeli tetapi dibutuhkan.

Para Freelancer, Penghasilan Tidak Tetap Perlukah Berinvestasi 2 Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya Freelance, Financial Revolution Freelancer Menjadi Pebisnis dalam Waktu Kurang dari 10 Tahun]

 

Jadi, jangan sampai terlalu semangat berinvestasi dan menanam modal tetapi lupa bahwa ada beberapa barang yang harus dibeli. Misalnya ketika Anda perlu beli laptop baru karena pekerjaan menuntut hal itu, tetapi tidak bisa melakukannya karena uang sudah terpakai untuk modal usaha lain.

Membeli barang impian kini dapat dengan mudah Anda capai dengan bantuan Finansialku! Ingin beli motor untuk mempermudah mobilitas Anda? Rencanakan segera dengan Finansialku!

Lewat fitur “Dana Membeli Barang”, Anda bisa merencanakan tujuan Anda dengan rinci dan Anda bisa membeli barang yang Anda inginkan dalam kurun waktu yang Anda targetkan!

 

 

Strategi #6: Selalu Yakin Pada Diri Sendiri

Strategi yang keenam adalah selalu yakin pada diri sendiri. Bukan hanya ketika berinvestasi dan bekerja, tetapi pada semua kegiatan.

Saat Anda berpikiran positif pada diri sendiri, maka keyakinan tersebut akan membantu untuk bisa memaksimalkan kinerja baik pekerjaan utama maupun sampingan. Jangan lupa untuk selalu teliti dalam masalah income dan outcome.

 

Strategi #7: Maksimalkan Kemampuan Lewat Seminar dan Workshop

Ilmu bersifat dinamis, oleh karena itulah selalu ada ilmu yang paling mutakhir setiap hari, bahkan setiap detik.

Agar Anda tidak ketinggalan ilmu terbaru dan bisa memaksimalkan kemampuan sesuai bidang pekerjaan Anda, rajinlah mengikuti seminar, workshop, ataupun belajar sendiri lewat internet.

Kisah Sukses Billy Boen pendiri Young on Top - Seminar YOT  - Finansialku

[Baca Juga: Para Freelancer, Ini Cara Mudah Mendapatkan Uang! Lakukan Sekarang Juga]

 

Saat ini terdapat banyak pelatihan yang bisa Anda dapat di internet. Hal ini sangat menguntungkan, khususnya bagi seorang freelancer yang waktunya lebih fleksibel dibanding karyawan kantoran.

Salah satu pelatihan yang bisa Anda ikuti adalah online course tentang keuangan personal dari Finansialku.

Di online course ini, Anda akan diberikan ilmu pengelolaan keuangan dari para perencana keuangan bersertifikat CFP (Certified Financial Planner). Ingin ikut? Langsung saja cek di bawah ini!

 

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Strategi #8: Kontrol Utang Anda

Meskipun kedengarannya sepele, tetapi manajemen pengelolaan utang sangat penting ketika seseorang memutuskan investasi, apalagi yang skalanya besar.

Dengan mengontrol beban utang yang Anda miliki, Anda bisa menganalisis strategi dan perencanaan investasi secara maksimal.

Beban utang ini berkaitan dengan pembayaran dan tingkat suku bunga. Peningkatan nilai suku bunga akan berpengaruh pada pembayaran cicilan dan berapa anggaran untuk membayarnya.

Namun demikian, sangat disarankan untuk Anda tidak berutang ketika akan menjalankan sebuah investasi.

Jika Anda masih memiliki utang yang belum lunas, lunasi utang-utang Anda terlebih dahulu, setelah itu baru Anda bisa memulai investasi.

 

Smart Freelancer: Bisa Dapat Uang Bahkan Saat Liburan

Dengan cara investasi, seorang smart freelancer seperti Anda akan bisa memperoleh uang bahkan ketika liburan atau tidur.

Mendapatkan passive income memang butuh usaha keras di awal, tetapi akan memberikan kemapanan finansial di masa mendatang jika dikelola secara benar.  

 

Jadi freelancer memang seru, apalagi jika setelah membaca artikel ini Anda menjadi semakin bersemangat untuk memulai investasi. Karena inspirasi di atas sangat penting, maka jangan lupa untuk membaginya dengan sesama freelancer yang ingin berinvestasi secepatnya, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Deborah Anderson, 22 Februari 2017. How Freelancers Can Get Ahead With an Investment Strategy. Business.com – https://goo.gl/w4gDpS

 

Sumber Gambar:

  • Freelancer Berinvestasi 1 –  https://goo.gl/images/Z2iZ3M
  • Freelancer Berinvestasi 2 – https://goo.gl/images/XhH4bV
Summary
Para Freelancer, Penghasilan Tidak Tetap Perlukah Berinvestasi?
Article Name
Para Freelancer, Penghasilan Tidak Tetap Perlukah Berinvestasi?
Description
Mungkin beberapa dari Anda berpikir bahwa investasi hanya perlu dilakukan oleh orang berpenghasilan tetap. Lalu, orang dengan penghasilan tidak tetap perlukah berinvestasi?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo