Tahukah Anda mengenai pinjaman online atau pinjol? Bagaimana caranya untuk mendapatkan persetujuan layanan jasa tersebut?

Ingin tahu lebih lanjut tentang Pinjaman Online (pinjol) dan cara mendapatkannya? Simak artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pinjaman Online (Pinjol)

Istilah financial technology saat ini sudah tidak asing lagi. Berbagai manfaat bisa didapatkan dengan menggunakan aplikasi fintech ini. Salah satunya adalah kemudahan dalam mengajukan pinjaman online (pinjol).

Biasanya, proses pinjaman dana di bank membutuhkan waktu dan prosedur yang cukup panjang. Selain itu, berkas persyaratan yang perlu disiapkan juga cenderung merepotkan.

Risiko Pinjaman Online 02 - Finansialku

[Baca Juga: Masih Bingung Mau Menggunakan Pinjaman Online untuk Modal Bisnis? 7 Hal Ini Harus Anda Pertimbangkan]

 

Jika Anda membutuhkan dana cepat, proses pengajuan pinjaman secara online sering kali lebih mampu untuk memfasilitasi kebutuhan Anda.

Proses pinjaman dana online (pinjol) melalui fintech cenderung lebih mudah. Secara persyaratan pun cenderung lebih ringkas dan praktis.

Anda bisa mengajukan pinjaman bahkan tanpa perlu keluar dari rumah. Cukup melalui aplikasi saja, pinjaman bisa Anda dapatkan hanya dalam hitungan hari bahkan jam.

Karena kemudahan inilah banyak orang yang akhirnya menjadikan fintech sebagai salah satu alternatif peminjaman uang.

Akan tetapi, sebenarnya tidak semua orang yang mengajukan pinjaman online melalui fintech bisa langsung diterima. Beberapa pengajuan juga bisa jadi ditolak oleh pihak fintech.

Nah, agar pengajuan Anda bisa diterima, berikut ini adalah beberapa hal yang mesti Anda perhatikan:

 

#1 Pastikan Anda Sudah Memenuhi Persyaratan

Setiap pemberi pinjaman pasti memiliki persyaratan-persyaratan khusus yang harus Anda penuhi. Termasuk saat Anda mengajukan peminjaman uang secara online.

Persyaratan yang umum ada adalah minimum pendapatan, usia, dan domisili. Seringkali, persyaratan minimum pendapatan yang ditetapkan cenderung tinggi. Sehingga, banyak peminjam yang tidak lolos pada poin tersebut.

Diblokir OJK Daftar Nama 140 Pinjaman Online Ilegal 01 - Finansialku

[Baca Juga: TTS: Yakin Sudah Tahu Tentang Pinjol Atau Pinjaman Online]

 

Akan tetapi, ada juga fintech yang menetapkan minimum pendapatan yang cukup terjangkau, tergantung dari aplikasi fintech yang Anda gunakan.

Semakin sesuai kondisi Anda dengan persyaratan yang dimiliki pihak fintech, maka akan semakin besar kemungkinan pengajuan Anda bisa lolos.

 

#2 Kelengkapan Berkas

Selanjutnya, perhatikan juga dokumen dan data yang Anda ajukan. Sama seperti mengajukan pinjaman ke bank, pinjaman online juga membutuhkan beberapa data tertentu sebagai persyaratan.

Misalnya seperti data KTP, slip gaji, buku tabungan atau nomor rekening, catatan keuangan, dan data-data pendukung lainnya. Pastikan Anda melengkapi data-data ini dengan baik agar proses pengajuan pinjaman jadi lebih mudah.

 

#3 Ketepatan Dokumen dan Data

Meskipun Anda mengajukan pinjaman melalui fintech, data yang Anda berikan tetap akan diverifikasi. Sama seperti ketika Anda mengajukan pinjaman ke bank.

Hanya saja, jika Anda mengajukan pinjaman ke bank, data Anda akan diverifikasi oleh para analis di kantor.

Sedangkan pada pengajuan pinjaman online di fintech, verifikasi data dan pengukuran risiko kredit mengandalkan data digital yang ada.

Tips Jitu Kirim Dokumen Penting Tanpa Alamat Palsu 02 - Finansialku

[Baca Juga: WASPADA Dengan Modus Pinjaman Online! Jangan Sampai Terjadi Kepada Anda!]

 

Karena itu, pastikan seluruh dokumen yang Anda miliki menggunakan nama Anda sendiri. Dengan begitu, reputasi Anda akan lebih bisa dipercaya oleh pihak pemberi pinjaman.

Jangan mengunggah dokumen yang bukan menggunakan nama Anda apalagi sampai memalsukan dokumen-dokumen tertentu. Seperti slip gaji yang dipalsukan, STNK yang belum dibalik nama, dan hal-hal serupa lainnya.

Mengunggah dokumen dengan nama yang tidak konsisten atau bahkan memalsukan data akan membuat Anda terlihat sebagai calon nasabah yang lemah dan tidak konsisten.

Sehingga, kemungkinan besar Anda akan dianggap sebagai peminjam berisiko dan pengajuan Anda akan ditolak.

 

#4 Perhatikan Slip Gaji

Selanjutnya, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah slip gaji dan arus keuangan Anda.

Beberapa fintech mewajibkan Anda menyambungkan internet banking Anda untuk mengajukan pinjaman. Data tersebut akan dianggap sebagai bukti dari penghasilan Anda.

Pihak fintech umumnya menetapkan besaran pendapatan bulanan minimal untuk bisa mengajukan pinjaman.

10+ Contoh Slip Gaji Karyawan Perusahaan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pilih KTA atau Pinjaman Online, Mana yang Lebih Menguntungkan]

 

Jika Anda memiliki pendapatan bulanan sekitar 3 juta rupiah per bulan, maka akan lebih besar juga kemungkinan untuk bisa mendapatkan pinjaman.

Nilai minimum pendapatan ini bukan berarti Anda harus bekerja sebagai pegawai kantoran atau karyawan dengan gaji bulanan.

Siapa saja bisa mengajukan pinjaman, asalkan memiliki pendapatan bulanan sesuai dengan batas minimal yang ditetapkan.

Karena itu, Anda yang bekerja sebagai pengusaha atau pekerja lepas juga bisa mendapatkan kesempatan mengajukan pinjaman ini.

Tentu saja, untuk bisa mendapatkan pinjaman dalam jumlah yang besar, Anda juga perlu memiliki pendapatan bulanan yang besar pula. Setiap pemberi pinjaman juga memiliki ketentuan dan batas limit pinjaman yang bisa diberikan.

 

#5 Perhatikan Arus Keuangan

Selain pendapatan atau rekam penghasilan, Anda juga perlu memiliki cash flow keuangan yang sehat dan bebas dari utang.

Mereka yang memiliki rekam arus keuangan yang baik tentu saja memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bisa mendapatkan pinjaman.

TTS Sudah Bisakah Andaa Mengatur Arus Kas Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Hati-hati Guys! Ketahui Dulu Risiko Pinjaman Online yang Dapat Menghantuimu!]

 

Nantinya, pihak fintech juga akan memperhatikan apakah pendapatan dengan pengeluaran Anda berimbang atau tidak.

Jika ternyata pengeluaran Anda lebih besar dari penghasilan Anda, maka kemungkinan pengajuan Anda diterima juga akan mengecil.

 

Lakukan Pinjaman Online Sesuai Kemampuan

Itulah 5 hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin pengajuan pinjol atau pinjaman online Anda mau disetujui. Semakin lengkap dan rapi data-data tersebut, maka akan semakin mudah pula kemungkinan pengajuan Anda diselesaikan.

Akan tetapi, meskipun mengajukan pinjaman online cukup mudah dan praktis, perhatikan agar Anda memanfaatkan hal ini sesuai kebutuhan saja.

Artinya, jangan sampai Anda meminjam dana dalam jumlah yang melebihi kemampuan Anda untuk membayarnya.

Hal ini penting agar nantinya nama Anda tidak masuk ke dalam daftar hitam peminjam dan malah menyusahkan Anda di masa depan.

Selain itu, jika pinjaman Anda sudah disetujui, perhatikan juga kapan tanggal jatuh tempo pinjaman Anda.

Dengan begitu, Anda bisa bersiap-siap untuk menyiapkan dana yang dibutuhkan untuk melakukan pembayaran. Selalu bayar tagihan Anda tepat waktu untuk menghindari bunga pinjaman yang membuat beban Anda jadi semakin besar.

Pastikan juga bahwa aplikasi pinjaman online yang Anda gunakan adalah aplikasi resmi dan sudah berada dalam pengawasan OJK. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari risiko penagihan yang merugikan Anda.

Pinjaman Uang Online Apakah Itu dan Apakah Menguntungkan

[Baca Juga: Diblokir OJK: Daftar Nama 140 Pinjaman Online Ilegal]

 

Mencicil pelunasan pinjaman online terkadang memang menyulitkan. Tapi Anda tidak perlu khawatir, aplikasi Finansialku dapat membantu Anda mengatur dan memberikan pengingat untuk membayarnya.

Sudahkah Anda terdaftar dalam akun Finansialku? Anda dapat mengunduh aplikasi Perencana Keuangan ini di Google Play Store secara GRATIS, atau dapat melakukan registasi terlebih dahulu di komputer Anda.

Banyak benefit yang bisa Anda dapatkan dari aplikasi Finansialku. Selain membantu mengatur pelunasan pinjaman, Anda juga dapat menggunakan fitur Financial Health Check Up untuk memeriksa kesehatan keuangan Anda.

Anda juga dapat bertanya langsung kepada Financial Planner Finansialku melalui fitur Tanya Jawab yang bisa Anda peroleh dengan melakukan upgrade ke akun premium.

Kabar baiknya adalah Anda bisa mendapatkan potongan Rp50 ribu dengan memasukkan kode POTONG50RIBU untuk upgrade ke akun premium.

Jadi, Anda hanya perlu berinvestasi sebesar Rp300.000 saja untuk menggunakan fitur lengkap dan mendapatkan konsultasi profesional selama satu tahun.

Cukup terjangkau bukan? Di mana lagi Anda bisa mendapatkan konsultasi dan perencanaan keuangan untuk masa depan Anda dengan harga tersebut?

 

Bagaimana? Sekarang Anda tahu kan bagaimana cara melakukan pinjaman online? Apakah Anda tertarik?

Mungkin saat ini rekan-rekan Anda membutuhkan informasi penting ini, oleh karena itu jangan lupa untuk menjadi rekan yang baik dengan membagikan artikel informatif ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar keuangan, silakan tulis dalam kolom komentar.

 

Sumber Referensi:

  • Edwin. 25 Maret 2019. Perhatikan 5 Hal Ini Agar Pengajuan Pinjaman Online Selalu Disetujui. Kreditpintar.com – http://bit.ly/31NzYV4
  • Tim Publikasi Katadata. 28 Juni 2019. Bagaimana Supaya Pengajuan Pinjaman Dana Online Disetujui?. Katadata.co.id – http://bit.ly/2Zd0o55

 

Sumber Gambar:

  • Pinjaman Online – http://bit.ly/2KMjN4t

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang