Sangjit atau yang juga dikenal dengan nama seserahan dalam budaya Tionghoa. Yuk bahas mengenai prosesi sangjit modern!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Sangjit

Sangjit berarti seserahan, ‘sang’ berarti menyerahkan dan ‘jit’ berarti hari. Hari sangjit merupakan salah satu prosesi pernikahan dalam budaya Tionghoa yang wajib dan memiliki banyak arti.

Sejak dahulu kala bahkan hingga sekarang, sangjit merupakan ‘kesempatan’ bagi keluarga calon pengantin pria untuk menunjukkan kesiapan mereka secara materi untuk menikahi calon pengantin wanita.

Tata Cara Prosesi Sangjit Modern Dalam Budaya Tionghoa 03

[Baca Juga: Tradisi dan Prosesi Pernikahan Adat Betawi, Berikut Maknanya]

 

Selain itu, sangjit juga memiliki arti di mana calon pengantin wanita dan keluarganya berkenalan dan saling bertemu muka dengan keluarga besar calon pengantin pria.

Namun, dengan berkembangnya zaman, telah banyak prosesi yang dimudahkan untuk mempersingkat waktu.  Berikut adalah garis besar tata cara prosesi sangjit modern.

 

Tata Cara Prosesi Sangjit

Prosesi sangjit  modern untuk setiap adat Tionghoa berbeda. Namun, secara garis besar, prosesi tersebut dapat dibagi menjadi:

 

#1 Kedatangan Pembawa Seserahan

Pembawa seserahan akan berangkat dari rumah calon pengantin pria ke tempat acara dengan membawa seserahan yang telah disediakan oleh keluarga calon pengantin pria.

Bergantung pada budayanya, biasanya orang tua calon mempelai pria dan calon mempelai pria tidak diperkenankan untuk mengikuti prosesi ini.

Tata Cara Prosesi Sangjit Modern Dalam Budaya Tionghoa 04

[Baca Juga: 10 Bawaan Lamaran Pernikahan Sederhana Namun Penuh Makna]

 

Dahulu, tempat sangjit berlangsung adalah di rumah calon pengantin wanita. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, banyak yang telah mengadakan sangjit langsung di hotel atau restoran.

Seperti yang kita ketahui, warna merah memiliki arti keberuntungan di budaya Tionghoa. Biasanya merah dan baju tradisional Tionghoa akan menjadi dresscode di hari ini.

 

#2 Penyambutan

Wakil keluarga wanita beserta para penerima seserahan bertugas untuk menunggu rombongan calon pengantin pria di depan pintu rumah atau lokasi acara. Dipimpin oleh anggota keluarga yang dituakan, rombongan pria pun masuk ke rumah si wanita.

Biasanya pembawa seserahan adalah wakil keluarga pria yang belum menikah. Namun ada pula adat yang mengharuskan pembawa seserahan sebagai wakil keluarga pria yang telah menikah dan hidup rukun.

Karena biasanya nampan seserahan cukup berat, ingatlah untuk mengalokasikan nampan sesuai dengan kemampuan mereka.

 

#3 Penerimaan Seserahan

Seserahan diberikan satu per satu secara berurutan dan telah ditentukan dari awal. Pembawa acara akan kemudian memanggil pemberi seserahan dan pasangan penerima seserahan.

Untuk baki seserahan biasanya isinya akan disesuaikan dengan penerimanya. Misalnya barang yang ditujukan untuk orang tua calon mempelai wanita akan diterima bakinya oleh orang tua wanita.

Tata Cara Prosesi Sangjit Modern Dalam Budaya Tionghoa 05

[Baca Juga: 10+ Inspirasi Ucapan Pernikahan dan Doa]

 

Barang seserahan yang sudah diterima oleh pihak mempelai wanita, langsung dibawa ke meja dimana dijadikan tempat sementara untuk dipamerkan kepada kedua belah pihak keluarga.

Jika calon mempelai pria dan orang tuanya ikut, biasanya mereka akan masuk ke lokasi acara kurang lebih 15 menit setelah penerimaan seserahan selesai.

Pilihan lain adalah calon mempelai pria dan orang tuanya hanya ikut acara makan-makan dan tidak mengikuti acara pemberian dan penerimaan seserahan.

 

#4 Ramah Tamah dan Makan Bersama

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sedikit pembukaan dari orang tua calon mempelai wanita. Langsung acara dilanjutkan dengan ramah tamah.

Pihak calon pengantin wanita akan mempersilakan pihak calon pengantin pria untuk makan siang.

Pada saat ini, beberapa baki seserahan dapat dibawa ke kamar atau ke tempat lain, untuk diambil isinya sebagian.

Mengapa sebagian? Karena kononnya jika diambil seluruhnya, ini berarti keluarga wanita menyerahkan calon pengantin wanita seluruhnya kepada calon pengantin pria dan memutuskan hubungan keluarga dengan calon pengantin wanita.

 

#5 Pengembalian Seserahan dan Seserahan Balasan

Pihak calon pengantin wanita juga akan memberikan seserahan balasan berupa manisan dan berbagai keperluan pria. Seserahan balasan ini akan dibawa oleh para pembawa seserahan yang tadi pada saat awal juga membawa seserahan untuk calon pengantin wanita.

Tata Cara Prosesi Sangjit Modern Dalam Budaya Tionghoa 06

[Baca Juga: Dekorasi Pernikahan yang Bakal Jadi Tren di 2020]

 

#6 Pemberian Angpau Kepada Pembawa Baki

Pada akhir acara, wakil keluarga wanita juga akan memberikan angpau ke setiap pembawa seserahan. Ada yang menganggap hal ini agar pemberi seserahan enteng jodoh, ada pula yang menganggap angpau sebagai ucapan terima kasih karena bersedia membantu.

 

Baki Seserahan

Seserahan merupakan ajang untuk ‘pamer’, oleh karena itu, banyak sekali hal-hal yang tidak dapat Anda bayangkan yang dibawa oleh keluarga calon pengantin pria zaman dahulu. Mulai dari ayam hidup hingga kaki babi mentah.

Namun, karena zaman telah modern, baki seserahan pun disederhanakan menjadi:

  1. Pakaian atau kain, yang berarti segala keperluan sandang wanita akan dipenuhi oleh pria. Baki ini akan dibalas dengan keperluan pria oleh keluarga wanita.
  2. Uang susu dan uang pesta. Pihak mempelai wanita biasanya hanya mengambil setengah uang susu sedangkan untuk uang pesta hanya diambil jumlah belakang/ekornya saja, sisanya dikembalikan. Apabila keluarga wanita mengambil seluruh uang pesta, artinya pesta pernikahan tersebut dibiayai keluarga wanita.

Tata Cara Prosesi Sangjit Modern Dalam Budaya Tionghoa 02

[Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Dia 5 Hukum Pernikahan Dalam Islam]

 

  1. Nampan masing-masing berisikan 18 buah. Isi baki ini akan dikembalikan sebagian kepada pihak mempelai pria.
  2. Sepasang lilin merah dengan motif naga dan burung hong yang diikat dengan pita merah sebagai simbol perlindungan untuk menghalau pengaruh negatif. Pihak wanita akan mengambil 1 pasang, dan mengembalikan 1 pasang kepada pihak pria.
  3. Makanan kalengan dengan jumlah genap (kaki babi kalengan, kacang polong kalengan)
  4. Kue mangkok berwarna merah sebanyak 18 potong, sebagai lambang kelimpahan dan keberuntungan yang akan dikembalikan sebagian ke pihak pria.

  1. Dua botol arak atau champagne yang akan diambil seluruhnya oleh pihak mempelai wanita dan ditukar dengan dua botol sirup merah dan dikembalikan ke pihak mempelai pria.

 

Yuk download aplikasi Finansialku di Google Play dan Play Store! Aplikasi ini bisa Anda gunakan untuk menghitung dan merencanakan kebutuhan dana sangjit yang diperlukan. Merencanakan dari sekarang lebih baik daripada tidak direncanakan.

 

Setelah membaca artikel ini, diharapkan Anda menjadi lebih mengerti tata cara dan prosesi sangjit secara garis besar. Bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 20 November 2015. Tata Cara Prosesi Sangjit. Thebridedept.com – https://bit.ly/2Tmr9jE

 

Sumber Gambar:

  • Sangjit 01 – https://bit.ly/2xvxaSM
  • Sangjit 02 – https://bit.ly/2UjOXoJ
  • Sangjit 03 – https://bit.ly/2R4ok5p
  • Sangjit 04 – https://bit.ly/2vWowfA
  • Sangjit 05 – https://bit.ly/39lOTJm
  • Sangjit 06 – https://bit.ly/3dzz2du