Traders, terutama kalian yang pemula, pahami dulu yuk bagaimana psikologi trading supaya tidak kaget dan down saat memulai trading.

 

Pentingnya Psikologi Trading

Trading sering kali disamakan dengan berjudi atau gambling. Akhirnya hal tersebut lah yang membuat banyak orang mengalami kerugian besar.

Sebelum memulai trading, diperlukan 3 aspek penting yang biasa di sebut 3M, yaitu Method, Money, and Mind.

  • Method, yaitu sistem trading dan kemampuan menganalisa
  • Money, yaitu bagaimana cara kita dalam mengatur keuangan dalam melakukan trading
  • Mind, yaitu terkait dengan psikologi trading atau kemampuan dalam mengendalikan emosi

 

Menurut Van K. Thrap, dari ketiga kemampuan di atas, Mind atau psikologi kita berperan sebesar 60% dalam menentukan keberhasilan kita selama trading, sebesar 30% ditentukan oleh manajemen keuangan (Money) dan sebesar 10% ditentukan oleh kemampuan analisa (Method).

[Baca Juga: Sukses Trading Dengan 7 Mindset Seorang Trader Berikut!]

 

Banyak trader pemula berfokus pada metode dan sistem trading yang akan mereka gunakan saat melakukan transaksi, dan mereka percaya dengan metode yang mereka pelajari dapat mengalahkan performa pasar dan menghasilkan return yang tinggi.

Mereka banyak mempelajari metode yang akan digunakan dan tidak berfokus bagaimana caranya mengendalikan emosi atau psikologis mereka saat melakukan transaksi. Sehingga selama ini mereka hanya mempelajari 10% untuk dapat berhasil dalam melakukan trading.

[Baca juga: Belajar Trading untuk Pemula, Wajib Tahu Sebelum Memulai!]

 

Apa itu Trading Psychology?

Trading psychology merupakan aspek karakter, emosi dan perilaku individu yang mempengaruhi ketika melakukan transaksi.

Salah satu penyebab para trader tidak dapat mengendalikan emosinya atau faktor psikologisnya selama melakukan transaksi sehingga menimbulkan kerugian adalah karena ekspektasi yang tidak realistis yang dimiliki oleh para trader.

Salah satu contohnya seperti saat ingin menjadi full time trader dan berharap untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan dapat melipat gandakan kekayaannya dalam waktu kurang dari satu tahun.

Semua harapan dan ekspektasi yang dibuat tersebut haruslah realistis sesuai dengan kondisi kita masing masing.

Untuk menentukan apakah harapan dan ekspektasi kita realistis yaitu dengan membuat sebuah rencana yang matang dan membuat dua atau lebih skenario yang mungkin terjadi.

[Baca Juga: 5 Indikator Teknikal Analisis Paling Penting Untuk Trader Pemula!]

 

Kesalahan yang Dapat Menyebabkan Kerugian Besar

5 Kesalahan umum yang umum dilakukan yang menyebabkan kerugian besar:

 

Greed (Ketamakan)

Keserakahan atau ketamakan adalah salah satu ciri khas manusia dan seorang manusia memiliki keinginan untuk melakukan yang lebih baik.

Beberapa trader berusaha untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dengan cara mempertahankan posisinya dan berharap untuk harga dapat naik lebih tinggi.

Ada juga trader yang menambah proporsi sahamnya yang dimiliki karena harganya bergerak naik untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, tanpa memikirkan bagaimana money management-nya.

[Baca juga: Mari Belajar Risk dan Money Management Forex Sebagai Investor Pemula]

 

Euphoria (Euforia)

Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang telah mendapatkan keuntungan secara beruntun yang dapat meningkatkan kepercayaan diri yang sangat positif dan dapat menuntun seseorang untuk kembali bertransaksi dengan jumlah porsi yang lebih besar dari sebelumnya.

Sehingga ada beberapa trader yang mengalami kerugiaan besar setelah beberapa kali mendapatkan keuntungan.

 

Fear (Takut)

Ketakutan dapat menyebabkan seseorang kehilangan keuntungan karena tidak berani melakukan transaksi atau memperoleh keuntungan yang sangat tipis karena telah merealisasikan keuntun gan padahal harga masih melanjutkan kenaikannya.

Ketakutan ini akan muncul ketika seseorang telah mengalami kerugiaan yang berulang kali. Untuk mengatasinya diperlukan banyak latihan, disiplin dan banyak pertimbangan sebelumnya.

[Baca juga: FOMO (Fear of Missing Out), Umur 25 Tahun Sudah Punya Apa Saja?]

 

Revenge (Pembalasan dendam)

Ketika seseorang mengalami kerugian maka beberapa orang akan cenderung ingin membalaskan dendamnya agar dapat memperoleh keuntungan dengan kembali melakukan transaksi.

Saat seseorang melakukan transaksi atas dasar balas dendam tersebut biasanya keputusan yang diambil didasarkan pada emosi dan mungkin akan menimbulkan kerugiaan yang lebih besar.

Balas dendam ini dapat dikaitkan dengan percaya diri yang berasal dari kesombongan.

 

Pride (Kebangaan)

Kondisi dimana seseorang tidak ingin mengakui kesalahannya sehingga menyebabkan mereka tidak dapat belajar dari apa yang telah mereka lakukan.

Tidak mengakui kesalahan dan terlalu percaya diri akan mengarah pada manajemen risiko yang buruk dan tidak akan berkembang untuk menjadi trader yang lebih baik lagi.

[Baca Juga: Mau Trading? Ini Pola Candlestick Yang Kamu Harus Tahu!]

 

Behavioral Finance

Behavioral finance merupakan bagian dalam psikologi trading untuk memahami mengapa seseorang membuat keputusan yang tidak rasional saat melakukan transaksi.

Keputusan tidak rasional tersebut dikarenakan adanya suatu pengaruh dan bias yang disebabkan oleh psikologi dan nantinya akan dapat menjelaskan suatu anomali pasar saham yang sering terjadi.

Anomali pasar yang biasanya terjadi yaitu seperti holiday effect di mana harga saham akan turun menjelang liburan dan january effect ketika harga saham mengalami kenaikan karena adanya aksi pembeliaan saham yang dilakukan oleh fund manager

Cara untuk mengatur psikologi trading dengan baik 

  1. Terus mencari ilmu dan belajar mengenai 3 M
  2. Membuat sebuah sistem trading
  3. Menguji sistem trading yang telah dibuat
  4. Melakukan money management yang tepat dengan mengatur tingkat proporsi uang yang akan digunakan dalam setiap kali transaksi
  5. Membuat trading plan yang minimal terdiri dari waktu entry, cut loss dan take profit
  6. Berkomitmen dengan penuh terhadap trading plan yang telah dibuat

 

Sobat Finansialku bisa join Trader’s Lab Finansialku kelas khusus yang Finansialku rancang untuk mengenal trading komoditas dari dasar hingga bisa praktik dengan coaching 3 bulan penuh bersama:

  • Tommy Zhu, Professional Trader dan Direktur PT Agrodana Futures;
  • Irpan Supandi, Market Expert Agrodana Futures;
  • dimoderatori oleh Melvin Mumpuni, CFP®, Perencana Keuangan juga CEO dan Founder Finansialku.com

Tertarik bergabung? Klik banner berikut ini.

Homepage - Traders Lab - Nov 21 - Mobile

 

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bisa memberikan manfaat. Jika ada yang ingin Anda diskusikan, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat lainnya. Terima kasih.

 

Editor: Eunice

Source:

  • Tradingpedia.com – https://bit.ly/3AlKcNd
  • Investopedia.com – https://bit.ly/3oG3lHp
  • Economy.okezone.com – https://bit.ly/3lmTfJJ