Ketahui produk reksa dana terbaik yang bisa dipilih untuk investasi agar untung di masa depan!

Ketahui selengkapnya di artikel Finansialku satu ini, ya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Investasi Reksadana

Jaman sekarang, semakin banyak jenis instrumen investasi, seperti saham, reksadana, emas, P2P (Peer to Peer) lending, forex, dan lain sebagainya.

Salah satu investasi yang cukup ramai dibicarakan dan diminati adalah investasi reksadana.

Reksa dana banyak dipilih sebagai instrumen investasi yang aman untuk para investor pemula.

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Praktis Investasi Reksa Dana Pertama

Ebook Reksa Dana Pertama Kamu

Download Ebook Sekarang

Tapi sebenarnya, bukan hanya reksadana saham saja, lho, yang cocok untuk para investor pemula. Ada instrumen investasi lainnya yang bisa dipertimbangkan.

Apa saja? Ketahui jawabannya di video Finansialku yang diunggah di kanal youtube resmi Finansialku, di bawah ini:

 

Pada umumnya, terdapat 4 jenis reksadana. Ada reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, serta reksadana saham.

Setiap reksadana memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sobat Finansialku dapat memilih jenis reksadana yang sesuai dengan kebutuhan. Reksadana ini dapat dijadikan pilihan apabila Sobat Finansialku adalah pemula dalam berinvestasi.

Selain itu, jika Sobat Finansialku tidak memiliki banyak waktu untuk mengatur investasi, maka investasi reksadana dapat dijadikan pertimbangan.

Mengapa demikian? Karena investasi reksadana dikelola oleh Manajer Investasi (MI) yang sudah profesional dan terpercaya. Oleh karena itu, kita tidak perlu pusing-pusing untuk mengatur dana investasi sendiri.

Selain itu, ada juga beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh Sobat Finansialku ketika melakukan investasi di reksadana.

Apa saja? Ketahui jawabannya di video Finansialku yang diunggah di kanal resmi kami, di bawah ini, ya!

 

Manajer Investasi tersebut akan mengelola dana yang kita investasikan pada produk reksadana agar kita memperoleh imbal hasil yang maksimal.

Oleh karena itu, sebagai investor, Sobat Finansialku juga perlu berhati-hati dalam  memilih Manajer Investasi yang terpercaya.

Salah satunya adalah memastikan bahwa perusahaan Manajer Investasi tersebut sudah memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, orang yang bekerja di perusahaan Manajer Investasi atau yang disebut dengan Wakil Manajer Investasi (WMI) juga harus memiliki izin dari OJK, lho!

Orang tersebut harus dinyatakan lulus ujian yang digelar oleh Panitia Standar Profesi dulu untuk bisa mendapatkan izin WMI.

Nah, tanda kelulusan tersebutlah yang menjadi dasar penilaian atas permohonan izin yang diberikan OJK.

 

Kegiatan Usaha Manajer Investasi

Sebelum memilih produk dari reksadana, Finansialku juga ingin berbagi tentang kegiatan usaha apa saja yang dilakukan oleh Manajer Investasi.

Berikut beberapa kegiatan usaha Manajer Investasi:

 

#1 Mengelola Portofolio Efek

Kegiatan usaha dari Manajer Investasi yang pertama adalah mengelola portofolio efek (surat berharga) nasabah.

Pengelolaan portofolio efek tersebut didasarkan perjanjian pengelolaan dana.

Perjanjian tersebut dapat bersifat bilateral dan individual yang disusun sesuai dengan peraturan pengawas pasar modal.

 

#2 Mengelola Portofolio Investasi Kolektif

Manajer investasi juga mengelola portofolio investasi kolektif untuk kepentingan sekelompok nasabah.

Pengelolaan portofolio investasi kolektif tersebut dilakukan melalui wadah produk-produk yang diatur dalam peraturan pengawas pasar modal, termasuk reksadana.

 

#3 Kegiatan Lain yang Sesuai dengan Ketentuan Pengawasan Pasar Modal

Manajer Investasi juga melakukan kegiatan lain namun yang tetap sesuai dengan ketentuan pengawas pasar modal.

Jangan Salah! Pahami Risiko dan Keuntungan Reksa Dana Campuran 03 - Finansialku

[Baca Juga: Kenapa Perlu Investasi Reksa Dana?]

 

Manajer Investasi Beserta Produk Reksadana Terbaik

Agar mendapatkan keuntungan yang maksimal, maka penting bagi kita untuk memilih Manajer Investasi serta produk yang mumpuni.

Berikut beberapa Manajer Investasi beserta produk reksadananya yang terbaik:

 

#1 PT Schroder Investment Management Indonesia

Schroders Indonesia didirikan pada tahun 1991 dan mendapatkan izin dari OJK di tahun 1997.

Schroder merupakan Manajer Investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia, lho. Total dana yang dikelola oleh Schroders mencapai Rp 88 triliun, wow banyak sekali, ya?

Melihat banyaknya dana yang dikelola oleh Manajer Investasi ini maka, tidak perlu diragukan lagi, ya, kepercayaannya.

Jika Sobat Finansialku berminat untuk berinvestasi di Schroders, berikut beberapa reksadana terbaik dari Schroders yang dapat dipilih:

 

Schroders Dana Prestasi Plus

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 2000
  • Total dana kelolaan: Rp 16 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 24% per tahun sejak diluncurkan

 

Schroders Dana Prestasi

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 1997
  • Total dana kelolaan: Rp 4 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 20% per tahun sejak diluncurkan

 

Schroders Dana Mantap Plus II

  • Jenis reksadana: Campuran
  • Tahun peluncuran: 1997
  • Total dana kelolaan: Rp 4 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 20% per tahun sejak diluncurkan

 

#2 PT BNP Paribas Asset Management

BNP Paribas merupakan Manajer Investasi dari Perancis.

Manajer Investasi ini masuk dalam 5 besar berdasarkan besarnya dana kelolaan di Indonesia. Total dana kelolaannya adalah sebesar Rp 32 triliun.

Keunggulan dari Manajer Investasi ini adalah banyak produk reksadana mereka yang mendapatkan award terbaik.

Produk yang ditawarkan oleh BNP Paribas ini juga cukup spesifik dalam hal target investasi ke sektor tertentu. Misalnya, sektor infrastruktur.

Dengan begitu, maka cocok untuk Sobat Finansialku yang mau berinvestasi dengan tingkat keuntungan yang lebih tinggi namun siap menerima risiko yang lebih besar.

Beberapa produk reksadana dari BNP Paribas yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:

 

BNP Paribas Ekuitas

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 2001
  • Total dana kelolaan: Rp 2 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 19,59% per tahun sejak diluncurkan

 

BNP Paribas Infrastruktur

  • Jenis reksadana: Saham Infrastruktur
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 3 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 11,47% per tahun sejak diluncurkan

Apa Produk Reksa Dana Terbaik Untuk Investasi, Ya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Para Investor, Pahami Peluang Keuntungan dan Risiko Berinvestasi Reksa Dana]

 

BNP Paribas Ekuitra

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2005
  • Total dana kelolaan: Rp 72 miliar per agustus 2017
  • Total keuntungan: 11,68% per tahun sejak dimulai

 

#3 PT Manulife Asset Management Indonesia (MAMI)

Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) merupakan bagian dari perusahaan asuransi Manulife asal Kanada yang didirikan pada 1996.

Manajer Investasi Manulife ini memiliki dana kelolaan reksadana sebesar Rp 27,79 triliun per tahun 2018 di Indonesia.

Di Manajer Investasi ini, kita dapat memulai investasi reksadana mulai dari Rp 100 ribu saja lho! sangat terjangkau, kan?

Manajer Investasi Manulife juga memiliki reksadana berbasis Syariah yang cukup bagus kinerjanya.

Oh ya, kita dapat melakukan investasi reksadana di Manulife secara online melalui aplikasi bernama KlikMAMI.

Artinya, kita dapat mengakses reksadana melalui klikMAMI kapanpun dan dimanapun kita mau. Mudah, kan?

Berikut beberapa produk reksadana Manulife yang dapat dipertimbangkan:

 

Manulife Dana Saham

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 2003
  • Total dana kelolaan: Rp 890 miliar per agustus 2017
  • Total keuntungan: 19,49% per tahun sejak diluncurkan

 

Manulife Syariah Sektoral Amanah

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 2009
  • Total dana kelolaan: Rp 488 miliar per agustus 2017
  • Total keuntungan: 17,13% per tahun sejak diluncurkan

 

Manulife Dana Kas II

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2009
  • Total dana kelolaan: Rp 394 miliar per agustus 2017
  • Total keuntungan: 5,36% per tahun sejak dimulai

 

#4 PT Mandiri Manajemen Indonesia (MMI)

Mandiri Manajemen Indonesia merupakan bagian dari grup PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Prosedur dan Cara Daftar Mandiri Internet Bisnis Itu Mudah! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mana yang Lebih Menguntungkan: Yuk Nabung Saham VS Yuk Investasi Reksa Dana]

 

Manajer Investasi ini sudah berpengalaman di bidang pengelolaan portofolio investasi sejak tahun 1993. Total dana kelolaan Mandiri Investasi adalah sebesar Rp 70 triliun per agustus 2017.

Beberapa produk reksadana dari Mandiri Investasi yang dapat  dipilih adalah:

 

Mandiri Investa Pasar Uang

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2005
  • Total dana kelolaan: Rp 8 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 5,49% per tahun sejak dimulai
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu
  • Tingkat risiko: Rendah

 

Mandiri Saham Atraktif

  • Jenis reksadana: Saham
  • Tahun peluncuran: 2011
  • Total dana kelolaan: Rp 4,92 triliun per agustus 2017
  • Total keuntungan: 6,00% per tahun sejak dimulai
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu
  • Toleransi risiko: Rendah

 

Mandiri Pasar Uang Syariah (MPUS)

  • Jenis reksadana: Pasar Uang Syariah
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu
  • Toleransi risiko: Rendah

 

Mandiri Investa Atraktif Syariah

  • Jenis reksadana: Saham
  • Minimum pembelian: Rp 50 ribu
  • Toleransi risiko: Tinggi

 

#5 PT Danareksa Investment Management (DIM)

Danareka Investment Management merupakan anak usaha dari PT Danareksa (Persero). Total dana kelolaan Manajer Investasi ini adalah sebesar Rp 19,16 triliun pada tahun 2018.

Manajer Investasi ini pertama kali meluncurkan reksadana di Indonesia pada tahun 1996. Beberapa produk reksadana Danareksa Investment Management yang dapat dipilih adalah:

 

Danareksa Seruni Pasar Uang II

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2008
  • Total dana kelolaan: Rp 928,85 miliar per 2018
  • Total keuntungan: 71,26% sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp100 ribu

 

Danareksa Syariah Berimbang

  • Jenis reksadana: Campuran Syariah
  • Tahun peluncuran: 2000
  • Total dana kelolaan: Rp 83,47 miliar per 2018
  • Total keuntungan: 513 % sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp100 ribu

 

Danareksa Gebyar Indonesia II

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2008
  • Total dana kelolaan: Rp 392,5 miliar per 2018
  • Total keuntungan: 118,85% sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu

 

#6 PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM)

Batavia Prosperindo Aset Manajemen berdiri sejak tahun 1996. Total dana yang dikelola oleh Manajer Investasi BPAM ini adalah sebesar Rp 40,34 triliun per 2018.

Beberapa produk reksadana yang dimiliki oleh BPAM adalah sebagai berikut:

 

Batavia Dana Kas Maxima

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 3,11 triliun per September 2019
  • Total keuntungan: 119,89% sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu

 

Batavia Dana Kas Maxima

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 3,11 triliun per September 2019
  • Total keuntungan: 119,89% sejak peluncuran

 

Batavia Dana Obligasi Ultima

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 132,23 miliar per September 2019
  • Total keuntungan: 163,67% sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu

 

Batavia Dana Saham Syariah

  • Jenis reksadana: Saham Syariah
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 137,51 miliar per September 2019
  • Total keuntungan: 101,39% sejak peluncuran
  • Minimum pembelian: Rp 100 ribu

 

#7 PT Bahana TCW Investment Management

Manajer Investasi Bahana TCW Investment Management ini berdiri sejak tahun 1994. Total dana kelolaan dari manajer investasi ini adalah sebesar Rp 40,34 triliun per 2018.

Sebelum mengetahui produk-produk reksadana dari Bahana TCW Management, Sobat Finansialku bisa menyaksikan video Finansialku yang membedah salah satu produknya bersama dengan para ahli.

Saksikan selengkapnya, di video berikut ini, ya!

 

Beberapa produk reksadana dari Bahana TCW Investment Management adalah sebagai berikut:

 

Bahana Dana Likuid (BDL)

  • Jenis reksadana: Pasar Uang
  • Tahun peluncuran: 2004
  • Total dana kelolaan: Rp 4,42 triliun per September 2019
  • Total keuntungan: 152,6% sejak peluncuran

 

Bahana MES Syariah Fund

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2016
  • Total dana kelolaan: Rp 54,88 miliar per September 2019
  • Total keuntungan: 19,9% sejak peluncuran

 

Bahana Pendapatan Tetap Makara Prima (MP)

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2004
  • Total dana kelolaan: Rp 200,83 miliar per September 2019
  • Total keuntungan: 160,3% sejak peluncuran

 

Kehati Lestari

  • Jenis reksadana: Pendapatan Tetap
  • Tahun peluncuran: 2007
  • Total dana kelolaan: Rp 982,53 miliar per September 2019
  • Total keuntungan: 119,5% sejak peluncuran

 

Mendapatkan Keuntungan yang Maksimal dari Reksadana

Setelah mengetahui berbagai Manajer Investasi beserta dengan produk reksadana yang terbaik, maka saatnya untuk mempertimbangkan Manajer Investasi mana serta produk reksadana apa yang akan dipilih.

Pilihlah produk reksadana yang sesuai dengan kebutuhan Sobat Finansialku, ya!

Jangan lupa untuk pastikan juga kalau Manajer Investasi yang dipilih sudah terdaftar di OJK.

Selain itu, Sobat Finansialku juga perlu membaca fund fact sheet dan prospektusnya sebelum membeli reksadana tersebut. Selamat berinvestasi!

 

Jadi, produk reksadana yang mana yang akan Sobat Finansialku pilih? Silakan berikan komentar dan pendapat Sobat Finansialku di kolom yang sudah tersedia.

Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 25 September 2017. 4 Manajer Investasi Reksadana Terbaik. Duwitmu.com – https://bit.ly/39tdxrP

 

Sumber Gambar:

  • Pic 01 – https://bit.ly/34eWpVE