Anda berencana membeli rumah bekas? Simak tips membeli rumah bekas dari Finansialku berikut ini supaya terhindar dari penipuan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Tips Membeli Rumah Bekas

Rumah bekas sama-sama diminati seperti halnya rumah baru. Namun, membeli rumah bekas membutuhkan lebih banyak pertimbangan.

Hal ini tidak segampang kelihatannya lho! Oleh karena itu, ikuti tips berikut ini supaya Anda tidak rugi.

 

#1 Cek Kondisi Keuangan Anda

Langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum membeli rumah baru adalah mengecek kondisi keuangan Anda.

Hal yang perlu Anda cek meliputi sumber pemasukan dan kewajiban yang harus dilunasi.

Apakah Anda mampu melunasi pembayaran rumah tersebut dengan jumlah pemasukan Anda saat ini dan biaya lainnya yang wajib Anda penuhi?

Gaji UMR Bisa Beli Rumah Bekas Cari Tahu Caranya di Sini 03

[Baca Juga: Mau Beli Rumah? Ketahui Dulu Penjelasan KPR Di Sini!]

 

Jika ingin lebih mudah, Anda dapat menggunakan aplikasi Finansialku. Dengan menggunakan fitur cek kesehatan keuangan Anda.

Ini akan membantu Anda mendapatkan perhitungan dan hasil yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan finansial Anda.

Aplikasi ini dapat Anda unduh dengan klik tautan berikut ini.

playstore icon
appstore icon

 

#2 Tentukan Kriteria Rumah Idaman

Ketika membeli rumah bekas, pilihan Anda pasti terbatas.

Rumah yang Anda beli tak akan sepenuhnya sama seperti yang Anda harapkan. Walaupun begitu, Anda tentu ingin memiliki rumah yang nyaman untuk ditempati.

Setidaknya, milikilah standar tertentu. Dengan menentukan kriteria rumah yang diinginkan, Anda akan terhindar dari penyesalan di kemudian hari.

 

#3 Periksa Kondisi Rumah

Dalam membeli rumah bekas, Anda harus cermat. Periksalah kondisi rumah bekas yang akan Anda beli.

Anda dapat meminta bantuan tukang atau kontraktor untuk memeriksa kondisi rumah tersebut.

Anda perlu memastikan bangunan rumah tersebut apakah masih kuat dan kokoh. Pasalnya, rumah tersebut pasti akan Anda tempati hingga bertahun-tahun ke depan.

Anda pun harus memeriksa dengan cermat fasilitas yang ada dalam rumah tersebut.

Pastikan rumah bekas tersebut memiliki fasilitas yang baik, seperti sirkulasi udara yang cukup, saluran air yang bersih dan lancar untuk digunakan, sumber air, sampai ketersediaan listrik yang cukup untuk kebutuhan listrik Anda sehari-hari.

 

#4 Hitung Biaya Tambahan

Selain biaya pembelian rumah dan renovasinya, Anda perlu memperhitungkan biaya lain-lain. Biaya apa saja itu?

Biaya tambahan yang pertama harus Anda keluarkan yaitu biaya pengecekan sertifikat.

Pengecekan sertifikat sangat perlu dilakukan demi memastikan sertifikat rumah tidak ada catatan negatif seperti blokir, sita atau catatan lainnya. Tidak ingin kan ada masalah di kemudian hari yang membuat Anda stress?

Anda dapat melakukan pengecekan di kantor pertanahan setempat. Ini wajib dilakukan sebelum proses jual beli. Biaya pengecekan sertifikat tergantung pada kebijakan kantor pertanahan setempat.

Biasanya berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 100 ribu. Cukup terjangkau, kan? Oleh karena itu, jangan malas untuk melakukan pengecekan ini.

Selain itu, biaya lainnya yang perlu Anda siapkan adalah biaya PPh, Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB), Akta Jual Beli, Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak, dan Biaya Balik Nama.

 

#5 Cek Kelengkapan Dokumen Rumah

Mengecek kelengkapan dokumen rumah wajib Anda lakukan dengan cermat. Tujuannya supaya tidak menimbulkan masalah hokum di kemudian hari.

Periksalah keaslian sertifikat rumah (SHM), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), serta bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Biasanya, pengecekan ini dilakukan di kantor pertanahan setempat.

Anda harus memastikan bahwa nama yang tertera pada dokumen-dokumen tersebut semuanya sama, yaitu atas nama pemilik rumah.

Apabila ternyata nama yang tertera tidak sama, tanyakan status hubungannya. Jika ternyata belum dilakukan proses balik nama dari pemilik rumah sebelumnya, mintalah Akta Jual Beli yang sah atas rumah tersebut.

 

#6 Bandingkan Harga

Carilah sebanyak mungkin informasi mengenai rumah bekas yang akan Anda beli.

Salah satu caranya, Anda dapat membandingkan harga rumah di sekitar tempat tersebut. Anda bisa juga membandingkan kondisi rumah yang mirip.

Hal ini dilakukan sebagai pertimbangan Anda dalam memilih rumah yang tepat sesuai dengan kriteria dan kondisi finansial.

 

Jangan Terlalu Terbawa Nafsu

Jangan terlalu terbawa nafsu ingin cepat-cepat membeli rumah. Padahal, perlu banyak pertimbangan yang mesti dilakukan.

Pertimbangan tersebut pun bisa sampai membutuhkan waktu yang agak lama. Intinya, sabar. Jangan sampai menyesal di kemudian hari.

Mau beli rumah pertama Anda? Finansialku punya e-Book yang khusus membahas ini! GRATIS lho, jadi tunggu apa lagi?

Bagaimana CARA AMPUH Membeli Rumah Pertama?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

ebook rumah pertama

Download Ebook Sekarang

 

Buat Anda yang ingin punya rumah sebelum menikah tapi bingung gimana caranya? Finansialku sudah pernah bahas juga di video berikut.

 

Itu dia tips jitu membeli rumah bekas di perumahan.

Sekarang, Anda sudah tahu hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum deal membeli rumah bekas. Jadi, Anda bisa terhindar dari penipuan.

Jika kamu punya pengalaman dalam membeli rumah bekas, jangan lupa tuliskan pengalamanmu itu di kolom komentar, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Karwati Putu Latief. 30 Oktober 2019. Agar Tidak Rugi, Perhatikan 9 Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Bekas. Harapanrakyat.com – https://bit.ly/3262zYS
  • Bobby Agung Prasetyo. 25 Juni 2020. 11 Tips Beli Rumah Bekas Agar Tidak Salah Pilih | Dijamin Sukses Dan Bikin Untung! 99.co – https://bit.ly/2W0b9os
  • Admin. 7 Maret 2018. Langkah Aman Beli Rumah Bekas. Rumah.com – https://bit.ly/2BTkfMH
  • Fitria Rahmadianti. 18 Februari 2018. 10 Tips Membeli Rumah Bekas. Parenting.orami.co.id – https://bit.ly/2CknvAy