Kenali rumah subsidi yang bisa menjadi opsi pilihan beli rumah untuk semua orang, baik yang sudah berkeluarga maupun kaum milenial.

Supaya Anda dapat merencanakan beli rumah, baca yuk artikel Finansialku tentang rumah subsidi Indonesia ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Rumah Pertama Bersubsidi dari Pemerintah

Dewasa ini kesadaran untuk memiliki rumah sendiri sudah tidak memandang usia. Baik orang yang sudah berkeluarga maupun remaja yang menyebut diri mereka sebagai seorang milenial sudah memiliki keinginan untuk memiliki rumah.

Dalam hal ini bisa kita lihat kepemilikan rumah ini berbeda-beda sifatnya, ada yang berupa keinginan saja, ada pula yang sudah menilai rumah sebagai kebutuhan.

Belum memiliki rumah memang menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang sudah menganggap rumah sebagai kebutuhan.

Semakin tahun, harga rumah dan properti jenis lainnya semakin meningkat. Oleh sebab itu, jika memiliki tabungan atau perencanaan sangat dianjurkan bagi Anda untuk membeli rumah sendiri.

Apalagi jika itu adalah rumah pertama. Rumah pertama adalah hunian yang sangat penting karena sifatnya primer. Ketika memiliki keluarga baru pada umumnya seseorang akan berusaha untuk memiliki huniannya sendiri.

 

Apa Saja Informasi Tentang Rumah Subsidi di Indonesia?

Bagi Anda yang masih pusing memikirkan bagaimana cara memiliki rumah dengan harga yang ringan dan mudah, waktunya Anda beralih.

Kini sudah ada rumah subsidi yang menjadi salah satu fasilitas yang diberikan oleh pemerintah bagi mereka yang membutuhkan.

Syarat-syarat dari kepemilikan ‘rumah murah’ ini pun juga tidaklah rumit atau sulit didapatkan. Jika Anda berminat, kenali dulu tentang jenis rumah yang satu ini.

Keputusan Menteri PUPR Rumah subsidi ini tak serta merta langsung ada di Indonesia dan bukanlah sebuah gosip yang sulit dipercaya.

Rumah subsidi ini telah ada diatas berbagai peraturan, salah satunya adalah keputusan menteri, terutama Menteri PUPR. Berikut adalah empat butir keputusan menteri yang telah ditandatangani pada 18 Juni 2019 lalu.

Lalu, apa saja hal-hal penting atau informasi yang harus diperoleh calon pembeli rumah? Berikut ulasannya.

 

#1 Batasan Harga Jual

Tentunya setelah Anda mendengar istilah ‘rumah subsidi’ hal pertama yang ingin Anda ketahui adalah harganya bukan?

Harga dari rumah subsidi ini memang terjangkau, tetapi tetap saja keterjangkauan ini diatur dalam Keputusan Menteri yang berupa suatu batasan harga jual.

Pahami Cara Klaim Asuransi Rumah 01 - Finansialku

[Baca Juga: 10+ Tanaman Hias Andalan Untuk Membuat Rumah Menjadi Indah dan Sehat]

 

Batasan harga jual rumah subsidi ini berupa tapak paling tinggi atau harga maksimal yang dihitung dari pembayaran melalui kredit. Batasan harga rumah subsidi di tahun 2019 dan 2020 ini berbeda-beda di setiap wilayahnya.

 

#2 Telah Diatur di Peraturan Lain

Salah satu butir keputusan menteri ini menyatakan bahwa rumah subsidi yang dimaksud sama halnya seperti rumah yang dimaksud pada peraturan lain.

Lebih tepatnya lagi pada peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 PMK 010/2019 Pasal 1 ayat 2, tentang Batasan Rumah Umum.

KPR vs KTA Perbandingan Antara Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Tanpa Agunan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Begini 5 Cara Mudah Merawat Rumah Selama Musim Hujan Agar Tetap Sehat!]

 

Peraturan ini juga menyebutkan bahwa penyerahan dari perumahan seperti Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, serta perumahan lainnya tidak akan membebankan pemiliknya pajak pertambahan nilai saat penyerahan.

 

#3 Pengaturan Batasan Harga Jual Tahun 2020

Telah ditentukan bahwa di tahun 2020 dan seterusnya tidak akan terjadi perubahan ketentuan yang berdasarkan perundangan. Hal ini juga sebagaimana yang dimaksud pada Diktum.

 

#4 Dicabutnya Batasan Harga Jual Rumah Tahun 2019

Pembiayaan atau tapak kredit dari Rumah Sejahtera Bersubsidi pada tahun 2019 telah dicabut serta dinyatakan sudah tidak berlaku lagi. Hal ini juga dijelaskan pada Kepmen PUPR Nomor 535 tahun 2019.

 

#5 Pembagian Wilayah Batasan Harga Jual Rumah

Peraturan yang disebutkan oleh Menteri PUPR tersebut juga berupa pembagian wilayah dari batasan-batasan harga jual rumah di masing-masing wilayah. Umumnya pembagian wilayah ini dibagi menjadi lima wilayah.

Untuk wilayah Jawa dan Sumatera telah diatur bahwa batasan harga jual rumah ini sebesar 140 juta rupiah di tahun 2019 dan 150,5 juta rupiah di tahun 2020.

Perlu diketahui bahwa batasan harga jual rumah untuk wilayah Jawa tidak mencakup daerah Bekasi, Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Depok.

Para Investor Properti Wajib Memahami Jenis Pajak Properti 04 Pajak Rumah - Finansialku

[Baca Juga: Sudah Yakin? Simak Dulu 5+ Kerugian Membeli Rumah Dengan KPR]

 

Sedangkan untuk wilayah Sumatera tidak termasuk daerah Bangka Belitung, Mentawai, dan Kepulauan Riau.

Kemudian ada wilayah Kalimantan yang tidak mencakup daerah Mahakam Ulu dan Murung Raya, batasan harga jual rumah untuk tahun 2019 sebesar 153 juta rupiah dan 164,5 juta rupiah untuk tahun 2020.

Wilayah Sulawesi mengatur batasan harga jual rumah sebesar 146 juta rupiah untuk tahun 2019 dan 156,5 juta rupiah untuk tahun 2020, namun harga ini tidak berlaku untuk daerah Anambas.

Wilayah lain seperti Maluku, Bali, Maluku Utara, Jabodetabek, dan Nusa Tenggara diberlakukan batasan harga jual rumah subsidi sebesar 158 juta rupiah di tahun ini dan 168 juta rupiah di tahun 2020.

Tak ketinggalan diatur batasan harga jual rumah untuk daerah yang telah dikecualikan diatas, yaitu Mahakam Ulu, Anambas, dan Murung Raya.

Batasan untuk tahun ini sebesar 158 juta rupiah serta sebesar 168 juta rupiah untuk tahun 2020.

Terakhir adalah daerah lain seperti Papua Barat dan Papua, diberlakukan batasan harga jual rumah sebesar 212 juta rupiah untuk tahun ini dan 219 juta rupiah untuk tahun 2020.

 

Bagaimana CARA AMPUH Membeli Rumah Pertama?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

ebook rumah pertama

 

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi

Selain mengetahui apa saja yang telah diatur oleh kementerian, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kepemilikan rumah subsidi ini.

Beberapa kelebihan dari adanya rumah subsidi ini antara lain syarat yang bisa dipenuhi dengan mudah, uang muka yang cukup rendah, cicilan ringan, suku bunga tetap, bebas PPN, serta sifatnya eksklusif yang mana khusus untuk warga masyarakat yang penghasilannya dibawah 4 juta rupiah per bulan.

Sedangkan untuk kekurangannya, rumah subsidi ini tidak dapat dialihkan apabila belum lunas, tipe rumah hanya sebesar 25 meter persegi saja, akses transportasi umum yang lumayan sulit untuk dijangkau, serta jarak rumah subsidi dari perkotaan biasanya jauh.

Hal ini disebabkan karena penyesuaian harga tanah yang murah.

Ukuran rumah yang kecil ini juga menjadi kekurangan karena hanya bisa dipakai oleh keluarga kecil saja, bukan keluarga besar. Itulah seluk beluk rumah subsidi yang harus Anda ketahui.

Tak hanya itu saja, kelebihan dan kekurangan dari rumah subsidi diatas jua harus Anda catat.

 

Kini Anda tahu tentang rumah subsidi, bukan? Artikel bermanfaat ini jangan sampai hanya berhenti pada Anda.

Jadilah sahabat yang baik dengan membagikannya pada rekan-rekan Anda. Siapa tahu mereka sedang membutuhkan informasi berharga ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Pebriansyah Ariefana. 24 Juni 2019. Ini Daftar Harga Jual Rumah Subsidi se-Indonesia 2019, Berapa di Jakarta?. Suara.com – http://bit.ly/2m7mLqB
  • Muhammad Choirul Anwar. 24 Juni 2019. Milenial? Belum Punya Rumah? Bakal Ada Subsidi Rumah Lho. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/2lGxwA1
  • Dzulfikar. 3 Juni 2019. Mengenal Perumahan Subsidi di Indonesia. Lifepal.co.id – http://bit.ly/2kC18y5

 

Sumber Gambar:

  • Rumah Bersubsidi – http://bit.ly/2knj67D