14 perusahaan BUMN ini rencananya akan melantai di bursa saham beberapa tahun ke depan. Apa saja tuh? Siapin duitnya yuk!

Ketahui lebih lanjut yuk dalam artikel Finansialku berikut.

 

14 Perusahaan BUMN dan Anak Usahanya Akan IPO!

Rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin Menteri Erick Thohir untuk melepas saham perusahaan-perusahaan BUMN dan anak usahanya di pasar modal tampak semakin jelas.

Melansir dari cnbcindonesia.com, sudah ada rencana 14 perusahaan yang akan melantai hingga beberapa tahun ke depan, lewat mekanisme penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).

Sejauh ini tercatat ada lima anak usaha PT Pertamina (Persero) yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO). Sementara PT Telkom Indonesia (Persero) akan mencatatkan saham dua anak usahanya.

Di klaster kesehatan, ada Induk Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) juga akan melantai di pasar perdana Indonesia. Kemudian Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau PT Pertamina Bina Medika (Persero). Tak hanya itu, ada juga BUMN dari sektor perbankan, pertanian, dan pertambangan.

Berikut daftar lengkap 14 perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN yang akan melakukan IPO;

Siap-siap Investor! 14 Perusahaan BUMN Ini Bakal Segera IPO 02

[Baca juga: Wow! 3 BUMN Bersatu Bikin Pabrik Baterai Mobil Listrik]

 

Klaster Energi, Minyak dan Gas

  • PT Pertamina International Shipping
  • PT Pertamina Geothermal Energi
  • PT Pertamina Hulu Indonesia
  • PT Pembangkit Listrik Tenaga Uap
  • PT Pertamina Hilir

 

Klaster Industri Kesehatan

  • PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero)
  • PT Bio Farma (Persero)

 

Klaster Jasa Keuangan

  • PT EDC and Payment Gateway

 

Klaster Industri Pangan dan Pupuk

  • PT Pupuk Kalimantan Timur

 

Klaster Jasa Telekomunikasi dan Media

  • PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), anak usaha Telkom
  • PT Telkom Data Center, anak usaha Telkom

 

Klaster Industri Mineral dan Batubara

  • PT Inalum Operating
  • PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum atau MIND ID
  • PT Logam Mulia

 

Sudah siapkah untuk investasi? Namun sebelum investasi, yuk perhatikan beberapa hal agar investasi Anda tidak malah memberikan kerugian.

Anda bisa dengarkan paparan mengenai investasi saham bersama pakarnya melalui audiobook Finansialku berikut.

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury sebelumnya telah mengatakan kementerian memang merencanakan IPO sebanyak 13-14 BUMN dan anak usahanya hingga 4 tahun ke depan.

“Untuk 2021 akan ada 2, salah satunya adalah Mitratel kemudian adalah PGE [Pertamina Geothermal Energy] dan penggabungan dengan geothermal lainnya dengan PLN dan Geo Dipa,” kata Pahala.

Dia menyebut salah satu dari IPO ini nantinya akan menargetkan dana perolehan mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,6 triliun (asumsi kurs Rp 14.600/US$).

Sedangkan menurut kabar yang berkembang, IPO perusahaan pembangkit listrik energi terbarukan ini sebelumnya dikabarkan akan bisa menggalang dana setidaknya mencapai US$ 500 juta atau setara dengan Rp 7 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).

Sementara itu, Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menjelaskan perseroan tengah mengkaji rencana aksi korporasi pada tahun 2021 ini.

Emiten berkode KAEF ini mengkaji rencana rights issue atau penawaran modal baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

“Rencana korporasi di 2021 adalah kami sedang proses kajian bersama rencana rights issue termasuk unlock value dari subsidiary atau anak usaha [IPO]. Kami memiliki potensi Kimia Farma Ritel, maupun Laboratorium klinik dan klinik kesehatan,” jelasnya, mengutip dari bisnis.com.

Lebih lanjut Veri menjelaskan, setelah kajian terbentuk, perseroan akan menyampaikan hasilnya kepada pemegang saham pengendali yang memegang saham seri A dan seri B yakni PT Bio Farma (Persero).

Untuk saat ini, KAEF dipegang 90,025 persen oleh PT Bio Farma (Persero) sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna yang dialihkan oleh pemerintah dan 9,975 persen dipegang publik.

Adapun, anak usaha yang bergerak di bidang ritel ada PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang 99,99 persen dipegang oleh perseroan cucu usahanya PT Kimia Farma Lab Klinik yang dipegang sahamnya 99 persen oleh KFA.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi pendapat lewat kolom komentar di bawah ini.

Bagikan informasi ini lewat berbagai platform yang tersedia, kepada kawan atau sanak-saudara mu, agar mereka juga tahu apa yang kamu ketahui.

 

Sumber Referensi:

  • Suparjo Ramalan. 27 April 2021. Aksi Korporasi, Ini 14 BUMN yang Akan IPO. Okezone.com – https://bit.ly/3nwRRTZ
  • Monica Wareza. 28 April 2021. Terkuak! Erick Beberkan Nama 14 BUMN-Anak Usaha yang Mau IPO. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/3u4RH8O
  • Rinaldi Mohammad Azka. 29 April 2021. Angin Segar IPO Jumbo, 14 BUMN Bakal Masuk Bursa. Bisnis.com – https://bit.ly/2ScHppj

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/3tbxIEx
  • 02 – https://bit.ly/3u52kIP