Apakah kamu pernah kena sindrom burnout? Sindrom ini akan membuat kamu jadi malas untuk pergi ke kantor lho!

Yuk kenali gejalanya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Mengenal Sindrom Burnout

Sindrom burnout merupakan kondisi stres kronis karena faktor pekerjaan yang sering juga disebut sebagai job burnout. Stres karena pekerjaan banyak penyebabnya.

Misalnya saja, ketika atasan kamu selalu menjejali kamu dengan pekerjaan yang sangat banyak disertai dengan target dan deadline yang hampir mustahil untuk dilakukan.

Karena kewalahan, kamu pun merasa kamu tidak dapat memenuhi ekspektasi atasanmu dengan baik. Pada akhirnya, stres pun muncul karena pekerjaan tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

Stres yang berkepanjangan ini jika dibiarkan dapat menimbulkan sindrom burnout. Ketika kamu mengalami sindrom ini, kamu akan terus-menerus merasa lelah baik secara fisik maupun emosional.

WASPADA! Ini Bahaya Sindrom Burnout di Tempat Kerja Karena Stres 02

[Baca Juga: Buntu di Kantor? Hati-hati Terhadap Burnout]

 

Parahnya lagi, kamu perlahan-lahan mulai kehilangan minat pada pekerjaanmu dan tak lagi menemukan motivasi untuk melakukannya. Energi habis, mulai putus asa, dan menjadi lebih emosional.

Tentu saja hal ini tidak baik dan dapat mengganggu kehidupan pribadi bahkan kesehatan  kamu. Karena orang yang stres akan cenderung kurang bahagia dan rentan terkena penyakit. Mengerikan ya?

 

Penyebab Sindrom Burnout

Burnout berawal dari tekanan pekerjaan yang dialami secara terus-menerus hingga kamu merasa lelah secara emosional, hampa, merasa “tidak cukup”, dan menganggap semua yang kamu lakukan sia-sia.

Ketika mengalami sindrom ini, kamu sudah tidak mampu melihat sisi positif dalam pekerjaanmu. Dengan kata lain, burnout adalah hasil dari stres berkepanjangan pada pekerjaan yang kamu lakukan.

Akibatnya, produktivitas kerjamu menurun.  Lalu, apa sih penyebab burnout itu?

  • Tidak mampu mengontrol apa yang terjadi dan yang mempengaruhi pekerjaan.
  • Bayangan tentang pekerjaan yang tidak jelas.
  • Dinamika tempat kerja yang buruk, seperti menghadapi bully di kantor.
  • Jenis pekerjaan yang monoton atau bahkan terlalu dinamis.
  • Tidak ada dukungan sosial karena pekerjaan yang terlalu mengisolasi diri.
  • Kehidupan pekerjaan yang tidak seimbang sehingga tidak punya waktu untuk hal lain selain pekerjaan.

 

Dari penjelasan di atas, kamu dapat menyimpulkan bahwa sindrom burnout dapat membuat seseorang menjadi sakit secara psikis. Lalu apa saja gejalanya jika seseorang sudah mengalami burnout?

 

Gejala yang Muncul Saat Kamu Mengalami Sindrom Burnout

Apakah kamu pernah merasa bahwa pekerjaan yang kamu lakukan terlalu banyak?

Kamu merasa kamu selalu bekerja sendirian dengan mati-matian, namun masih juga tidak dihargai oleh atasan?

Lalu, karena hal tersebut akhirnya kamu malas pergi ke kantor. Kalau iya, kamu sedang mengalami gejala sindrom burnout! Waspadai gejala lainnya seperti:

 

#1 Selalu Merasa Kelelahan

Kamu merasa lelah secara emosional dan stuck mengatasi masalah kerja lalu berpikir untuk lari dari tanggung jawab.

 

#2 Mengasingkan Diri di Tempat Kerja

Kamu tidak peduli lagi pada lingkungan dan rekan kerjamu. Kamu muak dengan pekerjaanmu yang tidak pernah ada habisnya.

 

#3 Produktivitas Kerja Menurun Drastis

Kamu jadi sangat tidak produktif dalam bekerja dan sensitif jika ditanya soal pekerjaan.

Kamu semakin sulit berkonsentrasi dan menjadi tidak terarah saat bekerja. Pokoknya, bawaannya males deh.

WASPADA! Ini Bahaya Sindrom Burnout di Tempat Kerja Karena Stres 04

[Baca Juga: Apakah Anda Mengalami Kejenuhan Kerja (Burnout)? Yuk Cari Tahu Jawabannya Disini!]

 

#4 Mengalami Penurunan Kondisi Fisik

Kamu yang tadinya sehat-sehat saja, sekarang tiba-tiba jadi sering sakit. Sakit kepala lah, nyeri otot lah, nafsu makan menurun, sampai insomnia.

 

#5 Mengalami Sakit Emosional

Kamu merasa terjebak dalam pekerjaanmu dan merasa sendirian sehingga pola pikirmu menjadi negatif sampai kehilangan motivasi.

 

#6 Memiliki Kebiasaan Buruk

Kamu tahu kamu harus mengerjakan tugas yang diberikan atasan tapi sekarang kamu lebih suka untuk menunda mengerjakan tugas tersebut. Datang ke kantor terlambat tapi pulang lebih cepat.

Kamu sudah mulai tidak peduli dengan tanggung jawabmu dan melampiaskan kekecewaanmu dengan makan berlebih atau minum alkohol.

 

Cara Ampuh Mengatasi Sindrom Burnout

Jika dibiarkan, sindrom burnout akan mengambil kebahagiaanmu bahkan mampu membuat kamu jadi sakit-sakitan karena stres berkepanjangan.

Lakukan beberapa hal di bawah ini untuk membantu kamu bebas dari sindrom burnout:

 

#1 Ajaklah Atasanmu Berbicara

Tak ada salahnya berdiskusi dengan atasan untuk menyamakan persepsi mengenai pekerjaan yang kamu lakukan.

Terbukalah dengannya dan ajaklah berbicara agar saling mengerti. Komunikasi adalah kunci sukses untuk bekerjasama dalam tim, bukan?

 

#2 Hubungi Orang Terdekat untuk Sekadar Curhat

Jangan biasakan untuk menyimpan segala sesuatunya sendiri. Ada hal-hal yang masih bisa diceritakan.

Semakin kamu memendam semuanya sendirian, semakin besar potensi ledakan emosi yang akan terjadi di masa depan.

Sebelum kamu semakin stres, ada baiknya kamu curhat dengan orang terdekat untuk melegakan beban pikiran dan perasaan.

 

#3 Rutinlah Berolahraga dan Lakukan Relaksasi

Olahraga mampu mengaktifkan hormon bahagia di tubuhmu sehingga kamu jauh dari stres.

Coba deh untuk berolahraga secara rutin.

WASPADA! Ini Bahaya Sindrom Burnout di Tempat Kerja Karena Stres 03

[Baca Juga: Para Karyawan, Ayo Mengelola Stres Kerja Supaya Bahagia Terus!]

 

Selain sehat, kamu juga bisa mendapatkan teman-teman baru jika bergabung dalam komunitas olahraga tertentu.

Lakukan juga kegiatan relaksasi di rumah seperti yoga atau meditasi untuk membantu kamu menenangkan pikiran.

 

#4 Perhatikan Kondisi Fisik dengan Istirahat yang Cukup

Tak peduli seberapa banyak tugas yang harus kamu kerjakan, kalau fisikmu sudah mulai lelah, berhentilah sebentar dan beristirahatlah beberapa saat.

Memaksakan diri untuk terus bekerja ketika kondisi sedang tidak fit hanya akan menurunkan konsentrasi kerja yang pada akhirnya menurunkan kualitas pekerjaan itu sendiri.

Biasakan juga untuk tidur cukup selama 8 jam setiap hari supaya kamu tetap sehat dan segar.

 

#5 Sempatkan Diri untuk Hangout Bareng Sahabat

Hidup kamu harus tetap seimbang. Ada waktunya bekerja, ada waktunya bersenang-senang.

Luangkan waktu untuk sekedar nongkrong atau jalan-jalan bersama sahabatmu. Ngobrol dan tertawa bersama sahabat bisa buat kamu kembali happy!

 

#6 Manfaatkan Cuti untuk Pergi Berlibur

Jangan pernah ragu untuk mengambil cuti libur. Kamu berhak untuk memanjakan dirimu atas setiap usaha, waktu, pikiran, dan tenaga yang kamu curahkan habis-habisan saat bekerja.

Ambillah cuti dan pergilah berlibur! Hal ini dapat membuat pikiranmu kembali jernih sehingga sekembalinya kamu ke kantor, kamu dapat bekerja dengan kondisi pikiran dan mental yang lebih baik.

 

Kelola Stres dengan Baik untuk Menghindari Sindrom Burnout

Masing-masing jenis pekerjaan memiliki bebannya sendiri-sendiri. Begitu juga dengan tipe-tipe atasan yang memiliki karakternya masing-masing.

Jangan biarkan beban pekerjaan dan sikap atasan membuat kamu stres yang berujung kepada burnout. Pahamilah bahwa semua orang akan mengalami fase stres dalam bekerja.

Namun, bagaimana cara kamu mengelola stress lah yang membuat kamu dapat tetap bahagia. Jangan stres terus-menerus ya!

Tentunya kamu bisa membaca lebih banyak artikel Finansialku lewat smartphone. Yuk unduh aplikasinya di Google Play atau App Store!

Lalu, buat kamu yang suka gagal fokus saat bekerja, tonton juga yah video dari Finansialku!

 

Itu dia penjelasan mengenai sindrom burnout di tempat kerja. Apa kamu juga pernah merasakan sindrom ini?

Tulis tanggapan kamu di kolom komentar ya! Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-temanmu yang sedang mengalami hal yang sama.

Karena berbagi itu baik :)

 

Sumber Referensi:

  • Rena Widyawinata. 29 Mei 2019. Stres dan Muak dengan Pekerjaan? Waspada Burnout Syndrome. Hellosehat.com – http://bit.ly/39cMBNi

 

Sumber Gambar:

  • Sindrom 01 – http://bit.ly/2TkPiWq
  • Sindrom 02 – http://bit.ly/2vixYJF
  • Sindrom 03 – http://bit.ly/32qy0vc
  • Sindrom 04 – https://bit.ly/2QS1MEA