Bagaimana menentukan skala prioritas dan faktor apa saja yang menentukan skala prioritas kebutuhan? Simak dan temukan jawabannya melalui pembahasan yang akan dipaparkan oleh Tim Finansialku bagi Anda melalui rubrik di bawah ini. Selamat membaca dan terinspirasi!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Skala Prioritas

Kesuksesan seorang entrepreneur memerlukan perjalanan yang tidak instan dan banyak tantangan.  Sukses dapat didefinisikan sebagai realisasi dari sebuah sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.  Dalam proses menuju sebuah kesuksesan diperlukan disiplin, baik disiplin dalam menentukan prioritas maupun kemampuan yang diperlukan dalam bekerja.

Ketika kita diperhadapkan dengan setumpuk pekerjaan dan rutinitas yang tidak ada hentinya, sementara kita tidak memiliki waktu yang banyak, maka satu-satunya jalan untuk menyelesaikannya adalah dengan menggunakan pengaturan atau manajemen waktu. Tetapi dalam mengelola manajemen waktu, kita perlu menentukan skala prioritas dari pekerjaan kita terlebih dahulu.

Skala Prioritas Salah Satu Kunci Menuju Sukses - Finansialku 01

[Baca Juga: Ilustrasi: Bagaimana Orang Sukses Menanggapi Permasalahan?]

 

Apabila Anda berhasil mengelola manajemen waktu, maka Anda akan lebih mudah menyelesaikan tumpukan pekerjaan Anda tanpa harus tenggelam di dalamnya. Dan bila Anda mengerjakannya dengan mengabaikan skala prioritas, bukan tidak mungkin Anda justru akan berakhir pada kekacauan.

Lantas, bagaimanakah caranya agar dapat menentukan skala prioritas? Pekerjaan yang seperti apakah yang harus diselesaikan terlebih dahulu dan kegiatan apa yang seharusnya dapat ditunda atau tidak perlu dilakukan?

 

#1 Prioritas Utama – Pekerjaan Mendesak dan Terpenting

Di antara setiap pekerjaan yang kita lakukan,  pasti terdapat pekerjaan yang harus segera selesai karena tenggang waktu yang sangat mendesak. Dahulukan pekerjaan yang memang harus sangat mendesak dan sangat penting ketimbang pekerjaan yang lain. Sesulit apapun pekerjaan tersebut, mengingat urgensinya pekerjaan ini dan tidak dapat ditunda, maka pekerjaan ini harus benar-benar diselesaikan dengan sesegera mungkin. Semakin awal Anda mengerjakannya, semakin rendah tekanan Anda dalam bekerja.

Uang Tidak Dapat Dilihat dengan Menggunakan Mata, Latihlah Pikiran Anda dari Sekarang agar Dapat Melihat Uang 01 - Finansialku

[Baca Juga: Uang Tidak Dapat Dilihat dengan Menggunakan Mata, Latihlah Pikiran Anda dari Sekarang agar Dapat Melihat Uang]

 

 #2 Prioritas Kedua – Pekerjaan Terberat

Ketika kita sudah berhasil menyelesaikan pekerjaan yang masuk pada poin satu di atas, maka sudah pasti kita masih memiliki cukup banyak energi yang tersisa. Pilihlah pekerjaan terberat dari semua pekerjaan kita, yaitu pekerjaan yang akan memerlukan banyak tenaga dan membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Lakukan dan selesaikan pekerjaan ini ketika energi kita masih tersimpan banyak. Jangan biarkan pekerjaan ini juga terlambat penyelesaiannya dan malahan menjadi pekerjaan dengan skala prioritas yang mendesak seperti poin nomor satu di atas.

 

#3 Prioritas Ketiga – Istirahat

Ketika kita sedang menghadapi berbagai macam kesibukan pekerjaan, seringkali kita menganggap istirahat tidaklah penting dan menjadikan istirahat sebagai prioritas terakhir. Tahukah Anda, ketika kita terus menerus bekerja tanpa mengenal istirahat, maka bisa jadi kita justru tenggelam dalam kelelahan, kejenuhan dan mungkin tekanan atau stres karena Anda memaksakan pikiran dan tubuh Anda bekerja tanpa henti. Gunakan waktu beberapa menit untuk sekadar melihat langit biru dan menghirup udara segar atau berjalan sebentar di taman, menjawab Whatsapp teman Anda atau melihat akun Facebook, atau bangun dari kursi untuk membuat secangkir teh hangat yang dapat menyegarkan tubuh Anda.

Ilustrasi Mengambil Pelajaran Positif dari Orang-Orang Sukses 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ilustrasi: Mengambil Pelajaran Positif dari Orang-Orang Sukses]

 

#4 Prioritas Keempat – Pekerjaan Rutin

Setiap harinya pasti kita memiliki pekerjaan yang selalu harus dilakukan terus menerus. Pekerjaan ini dapat kita namakan sebagai rutinitas keseharian. Buatlah jadwal yang pasti untuk setiap pekerjaan tersebut dan kerjakan dengan rutin setiap harinya. Gunakan selembar kertas yang biasa dikenal dengan To Do List atau daftar pekerjaan rutin yang harus dilakukan setiap harinya. Berikan tanda silang atau ceklis apabila pekerjaan itu sudah selesai dilakukan pada hari itu.

 

#5 Prioritas Kelima – Pekerjaan Dengan Target Jangka Panjang

Bila Anda memiliki sebuah pekerjaan yang memiliki deadline waktu penyelesaian lebih panjang, maka Anda perlu mencicil secara berkala setiap harinya. Anda dapat menggunakan sisa waktu Anda di hari tersebut untuk mengerjakannya. Pekerjaan ini tidak menuntut Anda untuk selesai pada hari itu juga dan tidak menuntut Anda untuk mencapai target tertentu pada hari tersebut. Bila pekerjaan ini agak sukar dan Anda sudah mulai merasa lelah atau jenuh, istirahatlah sejenak seperti pada poin 3 tadi, lalu kemudian Anda dapat mulai mengerjakannya.

Para Mahasiswa, Miliki 24 Prinsip Menjadi Orang Sukses di Usia Muda 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Mahasiswa, Miliki 24 Prinsip Menjadi Orang Sukses di Usia Muda]

 

Menentukan Skala Prioritas Kebutuhan

Skala prioritas kebutuhan merupakan tindakan dalam memilih kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Pilihan-pilihan itu didasarkan pada tingkat urgensi kebutuhan tersebut. Kebutuhan yang mendesak harus dipenuhi terlebih dahulu, kemudian setelah itu kebutuhan yang agak mendesak, lalu kebutuhan yang tidak mendesak. Faktor yang menentukan tersebut meliputi tingkat urgensi, kesempatan yang dimiliki, pertimbangan masa depan, kemampuan diri.

 

#1 Tingkat Urgensi

Tingkat urgensi adalah pilihan yang harus diutamakan terlebih dahulu karena bersifat harus dilakukan, karena kalau tidak terpenuhi maka kelangsungan hidup kita akan terganggu. Sebagai contoh, ketika seorang ayah diperhadapkan dengan biaya servis kendaraan dengan biaya rumah sakit anak, maka ia akan memprioritaskan biaya rumah sakit anak karena memang hal ini bersifat urgen dan berhubungan dengan kesehatan anaknya.

Kisah Sukses Liliane Bettencourt, Pendiri L'Oreal 04 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Liliane Bettencourt, Pendiri L’Oreal]

 

#2 Kesempatan yang Dimiliki

Apabila seseorang diperhadapkan pada pilihan untuk mengikuti wawancara kerja di sebuah perusahaan terbesar di Jakarta dan juga mendapatkan kesempatan untuk berlibur gratis ke Bali. Hal ini tergantung ada prioritasnya. Namun apabila dipikirkan dengan matang, maka kesempatan wawancara yang tidak dapat datang dua kali ini seharusnya diprioritaskan, karena liburan ke Bali dapat kita jadwalkan kapan saja walaupun tetap saja mengesampingkan kesempatan gratis. Namun, apabila sudah diterima bekerja di perusahaan terbesar di Jakarta tersebut, bukan sesuatu yang mustahil jika kita dapat liburan ke Bali saat uang sudah terkumpul dan sesuai dengan waktunya. 

 

#3 Pertimbangan Masa Depan

Ketika kita mendapatkan beberapa pilihan kursus yang semuanya itu pasti akan memperlengkapi kemampuan dan pengalaman kita agar menjadi pribadi yang semakin terdidik dan terlatih. Namun karena keterbatasan biaya, maka lebih baik diprioritaskan untuk mengikuti kursus sesuai minat dan bakat. Tentu saja mempertimbangkan kursus mana yang paling bermanfaat untuk masa depan. Ketika seorang mahasiswa yang bekerja sebagai tour guide dan berhadapan pilihan kursus biola yang ia sukai dan kursus bahasa yang ia perlukan untuk pekerjaannya, maka ia disarankan untuk memprioritaskan kursus bahasanya terlebih dahulu yang menunjang pekerjaan yang ia lakukan.

Pelajaran dari Henry Ford Pendiri Ford Motor Company agar Menjadi Orang Sukses 04 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran dari Henry Ford Pendiri Ford Motor Company agar Menjadi Orang Sukses]

 

#4 Kemampuan Diri

Hal terakhir yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas adalah berawal dari sifat manusia yang mempunyai banyak keinginan dan selalu merasa tidak puas. Namun ada hambatan karena keterbatasan kemampuan, baik dari segi ekonomi maupun yang lain. Pertimbangan berdasarkan kemampuan yang dimiliki sangat diperlukan, baik dari segi materi maupun non materi agar pilihan yang diambil bisa tepat sesuai dengan kemampuan.

 

Skala Prioritas yang Teratur Ciri Orang Sukses

Skala prioritas, baik kebutuhan maupun pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu, perlu ditentukan dengan cermat agar tidak mengalami kesulitan yang membuat diri kita kelimpungan dan menghadapi dampak yang tidak diinginkan. Orang yang sukses adalah mereka yang mampu menjabarkan berbagai kebutuhan dan pekerjaan mereka sesuai dengan skala prioritas yang ditaati oleh diri sendiri.

 

Apakah skala prioritas Anda telah diatur dengan baik? Berikan tanggapan dan komentar Anda melalui kolom yang tersedia di bawah ini. Jangan lupa untuk membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Anthony Robbins. 2015. Money Master The Game. USA: Phoenix
  • Galeri Pustaka. Bagaimana Menyusun Skala Prioritas. Galeripustaka.com – https://goo.gl/9QpLC0
  • Admin. 31 Agustus 2015. Pengertian Skala Prioritas dan Cara Membuatnya. Berpendidikan.com – https://goo.gl/QXwJcT
  • Rangkayo. 19 Agustus 2012. Bagaimana Menetapkan Skala Prioritas Hidup Anda? Ikhtisar.com – https://goo.gl/HK7KO8
  • Admin. Faktor Dalam Menentukan Skala Prioritas Kebutuhan. Anugerahdino.com – https://goo.gl/kBvTIl

 

Sumber Gambar:

  • Skala Prioritas – https://goo.gl/Txnygd
  • Evaluasi – https://goo.gl/QQXNSU

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana