Stock Split atau Pemecahan Saham adalah sebuah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan yang telah go public (emiten) untuk memecahkan nilai nominal saham kedalam nilai nominal yang lebih kecil, dengan cara memecahkan selembar saham menjadi beberapa lembar saham.

Pemecahan tersebut dilakukan dengan rasio tertentu, sehingga jumlah lembar saham yang beredar akan meningkat secara proporsional dengan penurunan nilai nominal sahamnya tanpa adanya transaksi jual beli, sehingga modal yang dimiliki oleh si pemegang saham tidak berubah.

 

Jenis-jenis Stock Split

Pada dasarnya ada dua jenis yang dapat dilakukan dalam aksi korporasi sebuah perusahaan, yaitu:

 

#1 Split Up atau Stock Split

Stock Split Up adalah penurunan nilai nominal per lembar saham yang mengakibatkan bertambahnya jumlah saham yang beredar. Misalnya stock split dengan faktor pemecahan 1:2 maksudnya adalah setiap satu lembar saham lama sebelum stock split ditukar dengan dua lembar saham baru setelah stock split.

Contoh sebelum stock split, harga saham sebesar Rp1.000, setelah stock split, harga saham menjadi sebesar Rp500, dengan jumlah lembar beredar lebih banyak 2 kali lipat, sehingga bila Anda mempunyai saham saat Rp1.000 sebanyak 10 lot, setelah dipecah menjadi Rp500, Anda mempunyai sebanyak 20 lot.

Cara Bagi Hasil Keuntungan Usaha untuk Investor - Partner - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Cara Bagi Hasil Keuntungan Usaha untuk Investor]

 

#2 Split Down atau Reverse Stock Split

Merupakan peningkatan nilai nominal per lembar saham dengan mengurangi jumlah saham yang beredar. Misalnya Reverse Stock Split dengan faktor pemecahan 2:1 maksudnya adalah setiap dua lembar saham lama sebelum reverse stock split ditukar dengan satu lembar saham baru setelah reverse stock split.

Contoh sebelum reverse stock split, harga saham sebesar Rp200, setelah melakukan reverse stock split, harga saham menjadi sebesar Rp400, dengan jumlah lembar beredar berkurang setengahnya, sehingga bila Anda mempunyai saham saat Rp200 sebanyak 50 lot, setelah disatukan menjadi Rp400, Anda mempunyai hanya sebanyak 25 lot.

 

Gratis Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Perhitungan Skema Stock Split dan Reverse Stock Split

Stock split dapat dianalogikan seperti satu loyang pizza. Pada awalnya utuh satu loyang. Ketika di-split atau dibelah menjadi lima, namun satu loyang itu tetap milik Anda. Misal sebuah perusahaan ingin melakukannya 1:5 dengan harga saham di bursa sebesar Rp5.000, maka harga sahamnya sekarang menjadi Rp1.000, seperti saat seseorang menukarkan selembar uang Rp5.000 menjadi lima lembar uang Rp1.000 berikut.

Stock Split

 

Sementara reverse stock split, bila dianalogikan juga dengan loyang pizza, yang pada awalnya ada 5 bagian, disatukan menjadi satu bagian besar. Misal sebuah perusahaan ingin melakukan reverse stock split 5:1 dengan harga saham di bursa sebesar Rp1.000, maka harga sahamnya sekarang menjadi Rp5.000, seperti saat seseorang menukarkan lima lembar uang Rp1.000 dengan selembar uang Rp5.000 seperti diagram berikut.

Reverse Stock Split

 

Dalam prosesnya, ada beberapa informasi yang perlu diketahui oleh investor sehubungan dengan stock split atau reverse stock split yang dilakukan oleh perusahaan:

  1. Stock Split Ratio, atau rasio pemecahan saham, yaitu perbandingan jumlah saham baru terhadap saham lama.
  2. Cumdate (RG, NG), yaitu tanggal terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di bursa.
  3. Exdate (RG, NG) atau Splitting Date, Tanggal dimulainya perdagangan saham dengan nilai nominal baru di bursa.
  4. Recording Date, Tanggal terakhir dilakukannya penyelesaian transaksi dengan nilai nominal lama.
  5. Exdate (TN), yaitu tanggal dimulainya penyelesaian transaksi dengan nilai nominal baru dan distribusi saham dengan nilai nominal baru ke dalam rekening efek perusahaan atau efek bank kustodian di KSEI.

Mekanisme dan informasi mengenai kebijakan akan diberitahukan oleh dewan direksi perusahaan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jika dalam RUPS memutuskan adanya perubahan anggaran dasar, keputusan tersebut dibuat dihadapan notaris yang ditunjuk oleh dewan direksi.

Perubahan anggaran dasar tersebut harus diterima dan dicatat oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum serta didaftarkan dalam daftar perusahaan kantor pendaftaran perusahaan daerah setempat. Dewan Direksi nantinya akan memberitahukan tata cara konversi saham dan pemecahan nilai nominal saham.

 

Tujuan Stock Split

Ada beberapa tujuan suatu perusahaan melakukan stock split, yaitu:

  1. Menambah jumlah saham yang beredar agar ada lebih banyak investor yang dapat memiliki saham tersebut.
  2. Mempertahankan tingkat likuiditas saham dengan banyaknya lembar saham yang beredar.
  3. Menghindari harga saham yang terlalu tinggi sehingga memberatkan publik untuk membeli/memiliki saham tersebut.
  4. Agar investor kecil dapat membelinya setelah harganya dipecah menjadi lebih kecil. Jika harga saham terlalu mahal maka dana dari investor kecil tidak akan mampu menjangkaunya.
  5. Mengubah jumlah saham odd lot menjadi round lotOdd lot adalah kondisi di mana investor mempunyai saham dibawah 100 lembar (1 lot), sedangkan round lot adalah investor yang membeli saham sejumlah kelipatan 100 lembar. 
  6. Memperkecil risiko yang akan terjadi, terutama bagi investor yang ingin memiliki saham tersebut dengan kondisi harga saham yang rendah maka karena sudah dipecah tersebut artinya telah terjadi diversifikasi investasi.

Dari alasan yang sudah disebutkan di atas, secara garis besarnya, perusahaannya karena alasan likuiditas. Hal ini dilakukan juga karena perusahaan tidak menghendaki harga pasar yang terlalu tinggi.

Alasan Berinvestasi Saham

[Baca Juga: Inilah 10 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi Saham]

 

Perusahaan sadar betul pentingnya likuiditas dalam perdagangan saham, karena sebuah saham yang kurang likuid dapat berpengaruh pada minat investor sehingga secara tidak langsung juga mempengaruhi pergerakan harga sahamnya. Karenanya perusahaan seringkali melakukan stock split untuk menambah tingkat likuiditas sahamnya.

Dengan semakin banyaknya saham yang beredar, maka saham tersebut pun dapat makin aktif diperdagangkan di bursa. Penyebaran sahamnya di kalangan investor pun menjadi semakin luas. stock split pun dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

Ambil contoh, ada sebuah saham ABCD yang ditransaksikan seharga Rp100.000 per lembarnya. Dengan harga saham yang tinggi per lembarnya maka sahamnya tidak terjangkau oleh investor yang dananya terbatas, karena untuk membeli 1 lot saja, membutuhkan dana Rp10 juta.

Setelah saham ABCD tersebut melakukan stock split 1:25, maka harganya menjadi lebih murah dan terjangkau, dimana 1 lot nya dapat dibeli seharga Rp400 ribu saja. Dengan demikian likuiditas saham tersebut meningkat.

Biasanya perusahaan yang melakukan stock split adalah perusahaan yang berfundamental bagus tapi harga sahamnya sudah tinggi. Dengan adanya pemecahan saham tersebut, pemegang saham harus menukarkan sahamnya dengan saham baru yang memiliki nilai nominal lebih rendah.

Sebab jika batas waktu penukaran yang ditetapkan terlampaui, maka saham dengan nilai nominal lama tidak bisa diperdagangkan di bursa.

Pengaruh Stock Split pada Pergerakan Harga Saham

Secara umum, harga saham yang terlalu tinggi mengurangi kemampuan investor dalam membeli saham tersebut. Dengan adanya stock split, diharapkan akan meningkatkan daya beli investor terhadap saham tersebut. Bila daya beli investor meningkat, maka harga saham pun bisa makin terkerek naik.

Namun perusahaan yang melakukan stock split saham tidak selalu sahamnya mengalami dampak positif. Beberapa saham setelah stock split mengalami penguatan, namun beberapa lainnya mengalami pelemahan secara signifikan.

Murahnya saham yang dapat dinikmati oleh investor retail memang menambah likuiditas, namun aktivitas pemodal kecil yang sangat aktif bertransaksi justru malah menahan lajunya kenaikan harga.

Selain itu, naik turunnya harga saham setelah stock split tentunya juga dipengaruhi faktor lain di luar stock split itu sendiri, baik fundamental perusahaan, maupun trend sektor dan industrinya.

Memahami Naik Turunnya Reksa Dana

[Baca Juga: Memahami Mekanisme Naik Turunnya Harga Reksa Dana]

 

Tujuan Reverse Stock Split

Reverse Stock Split yaitu aktivitas mengurangi jumlah saham beredar dan menaikkan nominal harga sahamnya. Hal ini biasanya dilakukan untuk menaikkan harga sahamnya, sehingga investor tertarik untuk melakukan perdagangan.

Reverse Stock Split merupakan langkah penyelamatan yang dilakukan perusahaan agar sahamnya memenuhi persyaratan marginability untuk menjaga status listing di pasar modal.

Bila stock split dilakukan ketika harga saham sudah naik terlalu tinggi agar menjadi rendah dan terjangkau oleh investor, maka sebaliknya, reverse stock split dilakukan ketika harga saham turun terus dan terancam delisting (penghapusan) dari bursa. Bursa Efek Indonesia sendiri menerapkan aturan batas bawah minimum adalah Rp50 per lembar saham.

 

Pengaruh Reverse Stock Split pada Pergerakan Harga Saham

Pada umumnya, jarang ada perusahaan yang melakukan reverse stock split. Saham yang sangat murah, dan biasanya berada di ambang batas bawah Rp50, justru kurang aktif diperdagangkan dan tidak likuid. Saham yang nominalnya senilai Rp50, banyak yang ingin menjualnya, namun jarang ada yang ingin membelinya, sehingga akan sangat sulit dicairkan.

Dengan melakukan reverse stock split, diharapkan akan terjadi aktivitas transaksi yang lebih likuid. Memang harga saham yang bersangkutan akan naik, namun investor yang tadinya tidak bisa menjual saham tersebut mulai dapat menjual sahamnya, dan karena adanya aksi jual yang cukup signifikan dari investor penjual, saham yang mengalami reverse stock split dapat seketika turun cukup dalam.

Inilah 10 Cara untuk Meminimasi Kerugian dalam Berinvestasi Saham

[Baca Juga: Inilah 10 Cara untuk Meminimasi Kerugian dalam Berinvestasi Saham]

 

Kesimpulan

Stock split adalah usaha memecah nominal harga sebuah saham yang bertujuan untuk membuat transaksi perdagangan saham tersebut menjadi lebih likuid.

Dengan melakukannya tidak menjamin bahwa harga saham akan makin naik, karena naik turunnya harga saham juga dipengaruhi faktor lain di luar stock split, seperti fundamental perusahaan, dan trend sektor, karena itu sebaiknya Anda telitilah sebelum berinvestasi pada saham yang melakukan stock split.

 

Bagikan artikel ini kepada teman-teman Anda, agar mereka juga tahu lebih lengkap mengenai stock split. Berikan komentar dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

stock trading
investment
investing in stocks
investment market
bursa indonesia
investing in shares
how to buy stock
stocks and shares
penny stocks
buy stocks
stock market trading
stock market investment
investing stocks online
how to invest in stock market
invest your money in stocks
how to invest money in stock exchange
stock market investment advice
how to make investment in share market
how to invest in good stocks
stocks for new investors
how and where to invest in stocks
equity market investment
stock investment advice
stocks to invest on
how to invest your money in the stock market
how to start investing money in stocks
stock exchange tips
how to invest money in shares
stock trading investing
how much to invest in stock market
how to be a good investor in stock market
which stock market to invest in
which shares to invest
how much money is invested in the stock market
hot to invest in stocks
how can i invest money in stock market
investing in dividend stocks
how to successfully invest in stocks
how to invest in equity market
mandiri stock
value investing stocks
how to invest in share market
indonesia stock market news
invest stocks shares
growth stock picks
stock investment strategies
what stocks to invest
investing in small cap stocks
how to be good investor in stocks
stock splits 2017
growth stock investing
micro cap stocks
indonesia share market
basics of investing in stock market
how to make a good investment in stock market
stock split 2016
where can i invest in the stock market
how can i invest in stocks and shares
investment into stock market
start investing in stock market
best small cap stocks
how 2 invest in share market
stock market investment strategies
how to invest in a company stock
how to easily invest in stocks
stock market and investing
how to trade and invest in stocks
stock trading and investing
best stocks to invest in
how much to invest in stocks
stock investment tips
how can i start investing in stocks
how to start trading stocks
top stocks to invest in
invest money in share market
how can i invest in share market
online stock market investing
how to invest in stocks and shares
how to begin investing in stocks
good stocks to invest in
how can i invest in stocks
i want to invest in stocks
how to put money in stock market
stock exchange investment
things to invest in
best stocks to buy
stocks to invest
how to invest in stock exchange
how to start investing in stock market
investing in stocks and shares
how to invest in shares
how to invest money in stock market
investing money in stocks
where to invest in stocks
how to invest money in stocks
how to invest money in share market
how to start investing in stocks
stocks to invest in
how to invest in stocks
shares to invest
start investing in stocks
how much money to invest in stocks
small stocks
stock investment companies
stock buying tips
cheap stock trading
i want to invest in stock market
where to invest in share market
stocks and investments
how to start trading in stock market
invest money in stock market
investing in penny stocks
where can i invest in stocks
where to invest in stock market
what is stock market investment
how to invest your money in stocks
how can i invest in the stock market
stock market where to invest
where to invest money in share market
ways to invest in stock market
what to invest in the stock market
how to invest well in stocks
need to invest in stock market
how to invest in market
how to make investments in stocks
good stock market investments
investing in the share market
which stock market to invest
how to properly invest in stocks
investing in stocks where to start
what stock market to invest in
how to put money into stocks and shares
how to invest in share marketing
to invest money in share market
making investments in the stock market
how to know where to invest in the stock market
how can i invest money in share market
stocks i can invest in
ways to invest in stocks
how can we invest in stock market
stocks to start investing in
where to go to invest in stock market
where to go to invest in stocks
stock share investment
how to make investment in stock market
how to invest in financial markets
easy stock investing
how can we invest in share market
how can you invest in stocks
how ro invest in stocks

Sumber Referensi:

  • Ellen May. 2013. Smart Trader Rich Investor The Baby Steps. Jakarta: Kompas Gramedia
  • Muslim Kabo. 2011. Stock Split. https://goo.gl/PsjgAm
  • Konsultan Kreatif. 2009. Tinjauan Teoritis: Pemecahan Saham (Stock Split). https://goo.gl/KWgnKx
  • Melda Ningsih Hutagalung. 2015. Definisi Stock Split Menurut Ahli. https://goo.gl/YoTL9m

 

Sumber Gambar:

  • Money Split – https://goo.gl/UWzvAv

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang