facebook_pixel

Takut Terjerat Utang? Lakukan 7 Cara Ini Saat Mengajukan Pinjaman Uang

Setiap kali Anda mengajukan pinjaman, muncul risiko terjerat utang. Jika Anda tidak melakukan perhitungan dan analisis yang tepat, maka sangatlah mudah untuk terjerumus dalam tumpukan utang. Jika Anda tidak ingin menjadi salah satu korban tumpukan utang, mari kita lihat 7 cara yang bisa diaplikasikan saat mengajukan pinjaman uang.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Bertanggung Jawab akan Pinjaman yang Anda Ajukan

Terjerat dalam tumpukan utang sudah menjadi hal yang umum dewasa ini. Semakin banyaknya produk perbankan berupa pinjaman membuat masyarakat kerap kali mengandalkan utang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari kredit rumah, mobil, hingga smartphone terbaru. Namun satu hal yang sering dilupakan para debitur, terdapat risiko yang besar saat Anda memutuskan untuk meminjam uang. Salah satunya yaitu terjerat utang yang tiada habisnya.

Takut Terjerat Utang Lakukan 7 Cara Ini Saat Mengajukan Pinjaman Uang 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Anda Mengajukan Utang Untuk 4 Pengeluaran Ini? Celaka Kalau Anda Pakai Utang untuk Alasan Nomor 3]

 

Lalu bagaimanakah solusinya? Caranya mudah, Anda harus lebih bertanggung jawab akan pinjaman yang Anda ajukan. Dengan meminjam uang, maka harus ada komitmen untuk mengembalikannya. Untuk lebih jelasnya, Finansialku mengajak Anda melihat 7 cara yang dapat diaplikasikan saat mengajukan pinjaman uang agar Anda tidak terjerat utang.

 

#1 Meminjam sesuai Kemampuan Finansial Anda

Persepsi yang salah akan kredit atau pinjaman adalah bahwa uang tersebut dapat digunakan untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan tanpa harus dikembalikan. Sebagai contoh kartu kredit, memang kartu yang satu ini dapat digunakan walaupun Anda tidak memiliki uang. Rekening Anda kosong, tidak masalah, kartu kredit siap untuk digunakan kapan saja. Namun saat Anda menggunakan kartu kredit bukan berarti transaksi Anda dibayar oleh pihak bank lho.

Pihak bank hanya memberikan pinjaman jangka pendek yang harus Anda lunasi kemudian. Sayangnya, kesalahan fatal bagi mayoritas pengguna kartu kredit adalah tidak memikirkan kemampuan membayar tagihan saat menggunakan kartu kredit. Akibatnya ya terjerat utang berkepanjangan.

Apakah Anda Mengajukan Hutang Untuk 4 Pengeluaran Ini Celaka Kalau Anda Pakai Hutang untuk Alasan Nomor 3 02 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Melunasi Utang Warisan Keluarga?]

 

Padahal, saat Anda menerapkan sistem pinjam hanya sesuai kemampuan finansial, maka secara tidak langsung Anda belajar untuk menjadi debitur yang bertanggung jawab. Selain itu, Anda juga akan meminimasi risiko utang yang semakin menumpuk. Ingatlah tidak peduli sebanyak apapun pinjaman yang bisa Anda peroleh, pinjamlah hanya jika Anda yakin bisa membayarnya.

 

#2 Tidak Memaksimalkan Penggunaan Kredit

Dalam penggunaan kartu kredit terdapat istilah credit to debt ratio. Credit to debt ratio pada dasarnya adalah rasio perbandingan antara utang kartu kredit dengan jumlah maksimal yang boleh dipinjam. Jika Anda memaksimalkan atau bahkan melebihi credit to debt ratio yang telah disepakati, maka pemberi pinjaman akan menganggap Anda kurang bertanggung jawab atas kemampuan pembayaran Anda.

Pada dasarnya, penggunaan kartu kredit yang disarankan adalah maksimal 30% dari limit maksimal kartu. Penggunaan lebih dari 50% dapat memberi dampak tidak baik terhadap credit score Anda. Selain mempengaruhi credit score, Anda juga bisa terjerat utang dengan cara ini. Mengapa demikian? Karena limit utang atau kartu kredit nyatanya bisa lebih besar dari kemampuan finansial Anda. Sehingga membelanjakan penuh sesuai limit tanpa mengecek kemampuan merupakan kesalahan besar.

Praktikkan Sekarang Juga! 29 Cara Melunasi Hutang Seperti Saran Dave Ramsey 01 - Finansialku

[Baca Juga: Praktikkan Sekarang Juga! 29 Cara Melunasi Utang Seperti Saran Dave Ramsey]

 

#3 Mulailah dengan SATU Kartu Kredit Saja

Kartu kredit terkadang menawarkan banyak benefit, seperti kemudahan transaksi non-tunai bahkan promo potongan harga atau cashback pada retail. Tetapi bukan berarti Anda disarankan memiliki banyak kartu kredit. Sederhananya, semakin banyak kartu kredit, semakin banyak pula Anda menggunakan kartu kredit, dan ujung-ujungnya semakin banyak tagihan yang harus dibayar.

Selain sulitnya mengatur banyak tagihan kartu kredit, penggunaan terlalu banyak kartu juga mempengaruhi riwayat kredit Anda lho. Pemberi pinjaman akan dengan mudah melihat bahwa Anda kesulitan membayar dan akan ragu dalam memberi Anda pinjaman di kemudian hari. Jika Anda tidak ingin kesulitan mengajukan kredit dan tenggelam dalam jeratan utang, gunakanlah 1 kartu kredit saja.

 

#4 Melunasi Tagihan Kartu Kredit secara Penuh

Apakah Anda selalu membayar penuh tagihan kartu kredit? Atau Anda terbiasa melakukan pembayaran minimum? Dalam pembayaran kartu kredit, pihak bank umumnya menentukan jumlah pembayaran minimum yang wajib dibayar selambat-lambatnya pada saat jatuh tempo, biasanya senilai 10% dari jumlah total tagihan. Namun banyak pengguna kartu kredit yang tidak mengetahui konsekuensi dari melakukan pembayaran minimum yaitu dikenakannya bunga terhadap sisa tagihan yang belum terbayarkan.

Biasanya bunga keterlambatan juga cenderung tinggi sehingga sangat berbahaya bagi keuangan dan riwayat kredit Anda. Dengan demikian selalu bertransaksi sesuai kemampuan Anda, dan lunasi tagihan secara penuh setiap bulannya.

Slide Bagaimana Cara Melunasi Hutang Sebelum Menikah Coba Praktikkan Cara Ini 01 - Finansialku

[Baca Juga: Slide: Bagaimana Cara Melunasi Utang Sebelum Menikah? Coba Praktikkan Cara Ini]

 

#5 Selain Tepat Jumlah, Bayarlah Tagihan Tepat Waktu

Kesalahan yang paling utama dalam kredit atau pinjaman adalah terlambat atau lupa bayar. Hal ini bukan hanya mempengaruhi jumlah utang Anda, namun juga mempengaruhi riwayat kredit (credit score) Anda. Misalkan, jika Anda terlambat melunasi tagihan kartu kredit, maka Anda akan menanggung beberapa konsekuensi berikut:

  1. Semakin menumpuknya utang atau kredit.
  2. Munculnya biaya tambahan berupa denda atau bunga yang membesar akibat telat bayar.
  3. Mempengaruhi riwayat kredit dalam jangka panjang yang akan mempersulit Anda saat membutuhkan kredit di masa depan.

Dengan demikian, selalu catatlah batas pembayaran utang dan lunasi tepat waktu. Anda bisa menghemat banyak dan menghindari jeratan utang dengan cara sederhana ini.

 

#6 Mengatur Utang dalam Batas Aman

Utang memang memiliki dampak buruk bagi siapapun, dan jika tidak diatur dengan baik akan semakin menumpuk. Namun siapa bilang Anda tidak boleh berutang? Memiliki utang sah-sah saja selama Anda memiliki rencana untuk melunasinya dan mengatur utang dalam batas aman.

Bagaimana Cara Melunasi Hutang Numpuk Setelah Lebaran Simak agar Anda Tetap Sejahtera 02 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Melunasi Utang Numpuk Setelah Lebaran? Simak agar Anda Tetap Sejahtera]

 

Maksudnya aman disini adalah membatasi jumlah utang agar tidak semakin bertambah, namun semakin berkurang setiap periodenya. Sebagai contoh, Anda boleh memiliki utang kartu kredit selama jumlahnya di bawah 30% limit kartu. Namun Anda juga harus mencicilnya dengan terperinci agar jumlahnya selalu menurun dan tidak sampai melebihi 30%. Dengan mengikuti teknik tersebut, maka Anda bisa memiliki utang dengan aman tanpa takut terjerat utang.

 

#7 Mempertahankan Akun Lama

Salah satu kesalahan umum lainnya yang kerap dilakukan debitur adalah menutup akun lama. Misalkan menutup kartu kredit yang sudah lama digunakan. Lho, memang apa akibatnya jika menutup akun lama? Credit score Anda dipengaruhi oleh lamanya riwayat kredit tersebut, sehingga saat Anda menutup sebuah kartu kredit, nilai kredit total yang tersedia otomatis berkurang dan meningkatkan credit utilization ratio meningkat.

Memang beberapa tahun kemudian penutupan akun akan dihapuskan dari riwayat kredit, namun mempertahankan akun lama dapat membangun riwayat kredit menjadi lebih baik. Oleh karena itu, pertimbangkan matang-matang sebelum Anda memutuskan untuk menutup akun yang sudah lama Anda gunakan.

Gila! Utang Uang Sekolah atau Student Loan di Amerika Mencapai US$1,3 Triliun. Kenapa Sekolah Aja Ngutang 01 - Finansialku

[Baca Juga: Gila! Utang Uang Sekolah atau Student Loan di Amerika Mencapai US$1,3 triliun. Kenapa Sekolah Aja Ngutang?]

 

Tidak Lagi Terjerat Utang

Bagaimana? Ternyata mudah bukan menghindari jeratan utang? Daripada terus meratapi nasib jika sudah telanjur terjerat utang, lebih baik Anda langsung aplikasikan 7 cara mudah tersebut. Sebenarnya intinya sederhana yaitu hindari mengajukan utang lebih dari kemampuan finansial Anda. Jika Anda sudah telanjur memiliki utang, aturlah utang dalam batas aman dan lunasi secepatnya. Mungkin Anda berpikir bahwa teori lebih mudah daripada praktiknya. Namun cobalah aplikasikan dari sekarang, dan Anda dapat merasakan perubahan ke arah positif.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara merawat laptop untuk hemat biaya service laptop lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • LaToya Irby. 11 July 2017. Credit & Debt: 7 Smart Ways to Build Good Credit. Thebalance.com – https://goo.gl/xe9zZj
  • Rebecca Lake. 18 April 2016. 23 Credit Card Mistakes to Avoid. Creaditdonkey.com – https://goo.gl/5xeHMb

 

Sumber Gambar:

  • Terjerat Utang – https://goo.gl/UAM7Ym
  • Hitung Utang – https://goo.gl/DDfXY9

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

By | 2017-08-02T08:44:35+00:00 August 1st, 2017|Categories: Utang|Tags: , , , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment