Polling yuk! Tipe traveler seperti apakah Anda? Tentunya para traveler memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri dalam berlibur.

Finansialku penasaran nih, termasuk dalam tipe traveler yang manakah Anda? Yuk isi polling-nya disini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Tipe-tipe Traveler

Liburan memang sebuah momen relaksasi dari rutinitas sehari-hari yang semakin diminati masyarakat. Buktinya kini anak muda lebih mengutamakan berlibur daripada membeli barang mewah atau elektronik.

Menurut mereka, liburan merupakan sebuah pengeluaran yang akan selalu menjadi momen atau memori yang tak akan terlupakan. Jadi, berlibur dinilai sepadan dengan uang yang harus dikeluarkan.

Tetapi tak jarang juga yang mengurungkan minat berlibur karena anggapan bahwa liburan itu mahal dan boros.

Kabar baiknya, kamu tetap dapat menikmati liburan tanpa perlu stress akibat biaya berlibur yang mahal hanya dengan perencanaan yang matang loh. Sebagai contohnya dengan perencanaan dana liburan dari Finansialku.

Anda bisa menghitung kebutuhan dana yang perlu dipersiapkan sebelum liburan dimulai.

Apakah Anda sudah mengunduh aplikasinya? Jika belum, daftar sekarang juga dan nikmati liburan Anda tanpa stress:

Kemudian, masuk ke fitur “Dana Liburan” di tab rencana keuangan dan isi data yang dibutuhkan. Klik “hitung”, dan voila! Hasil perhitungan muncul dengan sangat mudah. Yuk download aplikasinya sekarang!

Nah, selain traveler yang memperhatikan keuangannya, masih banyak nih tipe traveler lainnya yang mungkin menjadi karakteristik Anda. Penasaran apa saja tipe-tipe traveler yang ada?

Tipe Traveler Seperti Apakah Anda Biar Gak Penasaran, Cek Infonya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: 4 Tipe Travelling: Liburan Sendiri, Beli Paket Wisata dan Lainnya, Kamu yang Mana?]

 

Finansialku sudah merangkum 10 tipe traveler versi Reservasi.com sebagai berikut ini:

 

#1 The Collector

Apakah Anda termasuk tipe traveler the collector? Tipe traveler yang satu ini adalah seseorang yang suka bepergian dari tempat satu ke kota, negara atau tempat lainnya.

Biasanya Anda yang termasuk dalam tipe traveler the collector ingin mengetahui hal-hal yang baru dari suatu tempat tersebut dan akan selalu mengingatnya secara detail mulai dari tempat makan, penginapan bahkan sampai nama jalan yang ada disana dan akan menceritakannya kembali pada saat pulang berlibur.

Bagi Anda, liburan merupakan satu pengalaman yang akan terus dilengkapi dengan pengalaman-pengalaman liburan lainnya.

 

#2 The Conformist

Tipe traveler yang satu ini merupakan tipe yang selalu menguntungkan lingkungan dan lebih memilih perjalanannya bertujuan untuk kepentingan sosial.

Jadi, bagi Anda yang selalu ingat untuk membantu anak-anak kurang mampu atau bahkan mengusung program membersihkan sampah di pantai mungkin Andalah the conformist.

Tipe conformist kebanyakan lebih suka bepergian ke tempat-tempat yang ekstrim dan sangat terpencil untuk bisa memberi perubahan kepada mereka yang tak terjamah dan kurang tersentuh manusia.

 

#3 The Thrill-seeker

Dari namanya saja kita sudah bisa menebak, kalau the thrill seeker ini lebih cenderung menyukai alam terbuka dan liburan yang lebih menantang adrenalin mereka.

Tipe traveler ini lebih senang menghabiskan waktu liburannya dengan aktivitas-aktivitas ekstrim yang akan memicu adrenalin dan menjadi kenangan luar biasa.

Misalnya saja mereka yang akan melakukan bungee jumping, mendaki 7 summit, terjun bebas, dan sejenisnya.

Harga Bungee Jumping 03 Bali - Finansialku

[Baca Juga: Mau Liburan tapi Pekerjaan Banyak? Lakukan Rahasia ini Biar Gak Stres]

 

#4 The Escapist

Tipe yang satu ini mungkin sudah hampir dan sering Anda temui di sekeliling, atau mungkin Andalah tipe escapist ini.

Seperti Anda ketahui, tipe The Escapist hanya berlibur dikala mereka merasa jenuh, patah hati, mempunyai masalah, stres dan juga ingin merasakan hal baru.

Jadi mereka menjadikan liburan ini sebagai ajang menyelamatkan diri dari masalah atau situasi yang menekan mereka. Semakin mereka berlibur ditempat asing, semakin bersemangat dan mereka dapat menenangkan diri dari lingkungan sekitar.

 

#5 The Self-improver

Tipe yang kelima disebut the self-improver karena mereka menjadikan liburannya sebagai ajang untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik lagi.

Sebagai contoh, mereka akan lebih senang melakukan liburan sendiri dan bertemu banyak orang ditempat liburannya nanti.

Mereka juga cenderung lebih suka untuk mencoba hal-hal ekstrim dan baru sendirian ketimbang harus beramai-ramai untuk mencari hal baru. Disini mereka mencoba untuk melihat dampak perubahan kepada dirinya sendiri.

 

#6 The Pilgrim

Tipe Pilgrim ini biasanya adalah sekumpulan anak remaja yang berkelompok dan memutuskan untuk berlibur bersama. Mereka biasanya pergi ke tempat-tempat mainstream dan tren yang sedang digandrungi banyak anak muda.

Banyak dari mereka yang lebih suka pergi ke tempat-tempat yang sudah banyak dan orang sering kunjungi, tujuannya adalah biar selalu eksis dan keren. Jadi, mereka akan berlibur demi mempertahankan status ke-eksis-annya.

 

#7 The Pioneer

Berbanding terbalik dengan the pilgrim, tipe traveler yang satu ini sangat mencerminkan namanya. The pioneer merupakan traveler yang biasanya senang dengan perbedaan.

Mereka akan mengunjungi tempat-tempat anti-mainstream dan belum banyak orang yang tahu, kemudian mereka mempublikasikannya melalui akun social media mereka supaya banyak orang yang mengetahuinya dan berperan sebagai pioneer.

Biasanya kebanyakan dari the pioneer adalah mereka dengan jiwa fisik yang kuat dan tahan banting untuk menjelajah alam.

Tempat Wisata Jawa Tengah 15 Pantai Menganti - Finansialku

[Baca Juga: Keuntungan 5 Kartu Kredit untuk Menikmati Fasilitas Airport Lounge]

 

#8 The Occasional

Sesuai namanya, tipe traveler The Occasional biasanya hanya melakukan perjalanan dikala ada alasan untuk berlibur seperti, ingin merayakan honeymoon, menonton konser artis kesayangannya, menonton pertandingan olahraga, dan sebagainya.

Jadi, mereka akan berlibur jika hanya ada tujuan tertentu yang sudah jelas sebelumnya. Tempat yang dikunjungi pun sudah cukup mainstream dan kebanyakan mereka hanya bepergian dalam waktu yang sangat singkat.

Sebagai contoh, mereka yang merayakan honeymoon akan pergi ke Maldives atau ke Bali untuk menikmati keindahan sunset sambil bersantai bersama pasangan, tak lupa menikmati romantic dinner.

 

#9 The Oblivious

Tipe ke-9 ini adalah traveler yang paling mencerminkan backpacker. Mereka umumnya berlibur dengan tujuan tertentu, misalnya untuk menghilangkan kepenatan bekerja atau justru karena tidak punya tujuan dan ingin menghabiskan waktu.

Biasanya, the oblivious tidak mempedulikan kemana mereka berlibur, yang terpenting adalah hanya pergi ke tempat baru dan sebagian dari mereka mungkin hanya menghabiskan waktunya di kamar hotel tanpa berkeliling ke sekitar untuk melihat tempat-tempat di sekeliling.

Apakah kamu termasuk the oblivious?

Staycation Saat Liburan Digemari Oleh Milenial 03 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Liburan Butuh Uang, #UangDarimana Rencanain dengan Aplikasi Finansialku]

 

#10 The Genuinely Curious

Tipe yang terakhir ini masuk dalam kategori traveler yang sangat menyukai pengalaman baru dan mencoba hal-hal yang baru. Mereka berlibur untuk menghapus rasa penasarannya.

Biasanya mereka akan bepergian ke kota atau negara dimana tempat tersebut masih baru dalam waktu yang berdekatan dan terus bereksplorasi di tempat yang mereka kunjungi.

Mereka menjelajah dan mencari tahu mengenai tempat-tempat yang mereka kunjungi seperti sejarahnya hingga tokoh-tokoh di baliknya. Luar biasa bukan?

 

Polling: Tipe Traveler seperti Apakah Anda?

Setelah melihat 10 tipe traveler di atas, kira-kira Anda masuk dalam kategori yang mana ya? Atau justru Anda memiliki karakteristik yang sama sekali berbeda dari 10 tipe traveler di atas?

Untuk menghapus penasaran, Finansialku ingin mengadakan polling nih untuk mengetahui termasuk tipe traveler seperti apakah para pembaca setia Finansialku.com.

Langsung isi polling-nya berikut ini ya:

[total-poll id=118154]

 

Atau Anda juga bisa mengusulkan tipe traveler baru melalui kolom komentar di bawah. Kami sangat menghargai pendapat Anda, terima kasih.

 

Perencanaan Keuangan Liburan

Banyak yang bertanya kepada kami bagaimana menggunakan aplikasi Finansialku jika Anda sendiri bahkan belum tahu berapa anggaran liburannya.

Nah, disini kami akan menjabarkan pembagian dana liburan yang dianjurkan. Umumnya Anda akan membagi dana liburan dalam 5 bagian, yakni transportasi, akomodasi, makan dan minum, oleh-oleh, serta dana cadangan.

Besarnya sendiri dapat Anda peroleh melalui survei ke travel agent atau secara online, Anda akan dengan mudah menemukan biaya estimasinya jika sudah menentukan tujuan liburan.

Namun secara umum, Anda perlu melakukan pembagian dana liburan dengan proporsi sebagai berikut:

 

Transportasi: 25%

Siapkan 25 persen dari dana liburan Anda untuk transportasi. Sebelum berangkat siapkan tiket pulang-pergi, dan transportasi selama di tempat liburan. Umumnya, tiket pesawat pada musim liburan memang mahal, namun kamu dapat membelinya pada saat promo atau travel fair sehingga dapat memperoleh harga lebih murah hingga separuhnya.

Untuk memperoleh informasi promo, ikuti media sosial maskapai terkait atau travel agent terjamin di daerahmu.

 

Akomodasi: 20%

Bagaimana dengan tempat tinggal selama liburan atau akomodasi? Jujur saja, akomodasi memang biasanya memakan 40% dari anggaran liburanmu. Tapi jangan salah, ini semua bisa diatasi dengan mudah.

Serupa dengan penerbangan, akomodasi pun biasanya memberikan harga yang lebih murah pada hari kerja. Terutama saat off-season.

Oleh karena itu, usahakan untuk mencari waktu berlibur yang tepat, misalnya sesaat setelah masa liburan akhir tahun.

Tengok-Analisis-Bisnis-Penginapan-Homestay-1-Finansialku

[Baca Juga: Keuntungan 5 Kartu Kredit untuk Menikmati Fasilitas Airport Lounge]

 

Makan dan Minum: 20%

Hitung dana untuk makan sebaik mungkin. Biasanya dana ini banyak menyita anggaran liburan kamu karena lapar mata. Sebisa mungkin disarankan untuk mematuhi dana yang sudah kamu rencanakan.

 

Oleh-oleh: 20%

Tentu menyenangkan saat pulang dari liburan dapat membeli oleh-oleh untuk orang yang terdekat, sayangnya oleh-oleh sering kali menjadi penyebab over budget saat liburan.

Untuk mengatasinya, buat daftar siapa saja yang akan kamu belikan oleh-oleh, dan tentukan anggaran harga per satuan oleh-oleh yang dibeli.

 

Dana Cadangan: 15%

Dana cadangan dalam liburan sangat penting, oleh karena itu jangan lupa alokasikan 15% dari dana liburan kamu cukup sebagai dana cadangan. Dana ini berfungsi untuk membiayai hal tak terduga saat liburan. Tentu kamu tidak dapat menebak apa yang akan terjadi pada saat berlibur.

Jika tidak terpakai, lumayan kan hitung-hitung berhemat.

 

Yuk Berlibur Sesuai Tipe Traveler Anda!

Bagaimana, sudah tahu kan mana tipe traveler yang mencerminkan preferensi liburan Anda? Pilih liburan sesuai preferensi Anda agar lebih menyenangkan dan tak terlupakan ya.

Selamat berlibur!

 

Apakah Anda mengetahui tipe traveler seperti apakah Anda? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 10 Jenis Traveller yang Harus Kamu Ketahui. Reservasi.com – https://bit.ly/2KWfSCI

 

Sumber Gambar:

  • Tipe Traveler 01 – https://bit.ly/2KVEA6e
  • Tipe Traveler 02 – https://bit.ly/2KjTqnD