Awas! Ini lima kesalahan investasi yang nggak disadari para investor! Pernah melakukan salah satunya?

Apa saja? Mari cari tahu bersama-sama di artikel video Finansialku di bawah ini.

 

Apa kabar? Masih di rumah aja, ‘kan? Masih patuh protokol kesehatan saat berada di luar rumah, ‘kan?

Sekedar mengingatkan, pandemi belum selesai, corona masih ada di sekitar kita. Lebih baik diam di rumah kalau tidak ada keperluan mendesak, ditemani dengan ratusan video dari kanal youtube Finansialku yang dijamin nggak bakal bikin bosan.

 

 

Jangan lupa juga untuk tekan tombol subscribe di bawah ini dan nyalakan lonceng agar Sobat Finansialku tidak ketinggalan video-video terbaru dari Finansialku, ya!

 

 

 

Kesalahan Investasi

Eleanor Roosevelt pernah mengatakan, “Learn from the mistakes of others, you can’t live long enough to make them all yourself.”

Dari kalimat itu, kita bisa ambil kesimpulan kalau kita tidak punya banyak kesempatan dan usia panjang untuk mengalami semua kegagalan, kadang, tidak ada salahnya untuk berkaca pada kegagalan orang lain, dan tidak melakukan hal yang sama.

Seperti misalnya, belajar dari kesalahan investasi yang banyak dilakukan oleh investor di luar sana untuk dipahami, dan dihindari.

Lalu, apa saja kesalahan investasi tersebut? Ini dia, Finansialku rangkum untuk Sobat Finansialku!

 

#1 Terlambat Mulai

Kesalahan investasi yang paling mendasar adalah kebanyakan mereka terlambat dalam mulai investasi.

Banyak investor pemula mulai merambah dunia investasi pada saat usia mereka sudah tidak lagi muda. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ini, tapi, kesempatan akan jauh lebih besar apabila kita memulainya sejak dini.

 

#2 Mulai Investasi Tanpa Belajar

Kesalahan investasi ini sering dilakukan oleh para pemula, yang gegabah dan tidak sabar untuk segera investasi, padahal belum punya bekal yang cukup untuk masuk ke dunia investasi.

Akhirnya, mereka harus mengalami kerugian yang cukup signifikan, bahkan sampai di atas 50 persen.

Oleh karena itu, Sobat Finansialku, jangan terlalu gegabah dan terlalu berorientasi pada keuntungan, lebih baik terus tambah wawasan dengan belajar dan berdiskusi bersama para ahlinya dalam Grup Belajar Saham dan Grup Reksa Dana eksklusif dari Finansialku di Facebook.

Di sana, Sobat Finansialku akan mendapatkan informasi eksklusif mengenai perkembangan saham atau reksa dana di Indonesia, dan setiap bulannya diselenggarakan bedah emiten bersama para ahlinya.

Selain itu, dalam grup tersebut, Sobat Finansialku juga bisa bertanya dan berdiskusi langsung dengan ahli yang juga ada di grup tersebut!

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gabung sekarang dan penuhi wawasan tentang investasi bareng Finansialku!

Bergabung Bersama Praktisi dan Pakar Reksa Dana Maupun Saham Dalam

Komunitas Belajar Reksa Dana dan Komunitas Belajar Saham Berikut Ini!

komunitas reksa dana

Join Sekarang

komunitas saham

Join Sekarang

 

#3 Tidak Ada Strategi dan Rencana

Melakukan investasi tanpa ada strategi dan rencana, ibarat orang yang sedang menyetir kendaraannya tanpa arah.

Nah, ini kemudian berkaitan dengan tiga kesalahan investasi yang disebabkan oleh tidak adanya strategi dan rencana yang matang, yaitu:

  • Fear and greed: Atau banyak takut dan serakah atau tamak, tanpa melakukan analisis terhadap perusahaan terkait, dan berpegang pada strategi atau rencana di awal.
  • over-confidence: Atau terlalu percaya diri, tanpa mengindahkan analisis.
  • Tidak rutin melakukan investasi setiap bulannya, karena tidak ada strategi dan rencana yang mendasari kita untuk melakukan investasi secara rutin.

 

#4 Terlalu Banyak Diversifikasi

Tidak jarang Finansialku mengingatkan Sobat Finansialku untuk melakukan diversifikasi saat investasi untuk menghindarkan kita dari kerugian yang cukup berdampak.

Tapi biar begitu, terlalu banyak melakukan diversifikasi juga bukanlah hal yang baik untuk dilakukan, karena akan membuat kegiatan investasi kita tidak terpantau secara maksimal.

 

#5 Tidak Sabar

Tidak sabar di sini berarti Sobat Finansialku terlalu cepat puas dan buru-buru jual aset ketika harga saham yang dimiliki mengalami kenaikan.

Tidak sabar ini ada karena ketidaktahuan kita akan karakteristik dari perusahaan yang kita beli sahamnya.

Jika sejak awal melakukan investasi, kita tahu berapa harga yang layak dan normal untuk perusahaan tersebut, maka kita tidak akan terburu-buru untuk menjualnya, dan lebih sabar menunggu perusahaan itu berada di puncak.

 

Itu dia beberapa kesalahan investasi yang sering dilakukan dan harus kita hindari. Apakah Sobat Finansialku pernah melakukan salah satu dari kelimanya? Yuk, ceritakan pengalaman Sobat Finansialku di kolom komentar!

Jangan lupa juga untuk bagikan informasi ini pada teman-teman atau keluarga lewat pilihan platform yang tersedia agar mereka terhindar juga dari lima kesalahan investasi di atas!