Baru-baru ini, Kompas menyajikan sebuah data hasil survei yang menunjukkan bahwa 90% karyawan tidak siap menghadapi pensiun.

Tentunya fakta ini sangat membuat stres, mengingat sudah menjadi cita-cita semua orang untuk dapat menikmati hidup dan pensiun dengan bahagia.

Namun sayangnya, banyak yang mengharapkan hasil tanpa berusaha. Agar Anda tidak masuk dalam 90% itu, yuk simak penjelasannya berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mengapa Bisa Tidak Siap Menghadapi Pensiun?

Studi Kompas menunjukkan bahwa kurang dari 10% pekerja berada dalam jalur yang tepat demi menjamin tujuan masa pensiunnya. Nilai ini tergolong sangat kecil.

Terlebih lagi, laporan dari Financial Finesse menunjukkan bahwa 61% dari pekerja tidak tahu apakah simpanan mereka akan cukup untuk menjamin masa pensiun yang bahagia.

Kelompok ini tersesat dalam ketidaktahuan karena kurangnya perencanaan. Seperti sebuah pepatah mengatakan:

 “Those who fail to plan, plan to fail.”

 

Artinya, Anda yang gagal membuat rencana sama saja dengan merencanakan kegagalan.

Dalam kondisi terburuk, Anda harus menunda pensiun sementara atau bahkan selamanya untuk bisa bertahan hidup.

Karyawan Tidak Siap Menghadapi Pensiun. Ini Penjelasannya - 1 Finansialku

[Baca Juga: Para Freelance, Mau Bebas Keuangan? 20 Usaha Sampingan yang Dapat Anda Jalankan]

 

Untuk melihat perbandingan mereka yang mempersiapkan dana pensiun sejak dini dan mereka yang terlambat, mari kita simak bersama ilustrasi berikut:

Pada saat musim gugur, keluarga semut bekerja keras mengumpulkan bahan makanan untuk nanti saat musim dingin. Lain cerita dengan belalang yang kerjanya bermalas-malasan.

Ketika musim dingin tiba, semut tidak mati kelaparan, karena mereka sudah memiliki cadangan makanan. Belalang yang malas-malasan dan tidak memiliki persiapan, kesulitan mencari makanan dan akhirnya mati tak bisa bertahan hidup.

 

Hal yang sama juga bisa terjadi kepada manusia, dan kepada Anda. Nah, apakah Anda memilih untuk menjadi semut atau belalang?

Jika Anda ingin menjadi semut, maka Anda perlu mempersiapkannya sejak dini, jauh sebelum Anda memasuki masa pensiun.

Pasalnya, perencanaan masa pensiun bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan proses yang cukup panjang untuk menjamin gaya hidup Anda tetap sejahtera pada masa pensiun nanti.

Nah, mari kita melihat penjelasan mengenai perencanaan masa pensiun ini:

 

Mengapa Perlu Menyiapkan Dana untuk Pensiun?

Bagi Anda yang belum menyiapkan dana pensiun, tentunya sering bertanya-tanya:

“Buat apa sih menyiapkan dana pensiun dari sekarang, toh masih lama? Masih banyak waktu untuk menyiapkannya.”

 

Namun nyatanya, pensiun merupakan salah satu tahap kehidupan yang akan datang cepat atau lambat. Setiap manusia pasti mencapai suatu titik di mana dirinya sudah tidak produktif dan harus berhenti bekerja.

Nah, sebelum masuk ke alasan utama perencanaan dana hari tua (retirement plan), Finansialku akan membahas sedikit mengenai siklus hidup manusia (human life stage). 

Melalui siklus tersebut Anda bisa melihat bahwa masa pensiun merupakan tahapan terakhir dalam siklus kehidupan, biasanya dicapai pada usia 55 tahun ke atas. Pada masa tersebut, grafik penghasilan mulai menurun.

Sayangnya, 90% orang tidak bisa menghidupi diri sesuai standar hidupnya setelah grafik penghasilan mulai menurun ini. Kok bisa?

Nah, salah satu penyebab 90% orang yang tidak siap menghadapi pensiun adalah karena kurangnya persiapan sejak usia muda. Di sinilah pentingnya sebuah PERENCANAAN PENSIUN (retirement plan).

Para-HR,-Begini-Cara-Terbaik-Menghadapi-Masa-Pensiun-Bagi-Karyawan-1-Finansialku

[Baca Juga: Mahasiswa, Punya Sisa Uang Jajan Rp 100.000 Mending Investasi Reksa Dana atau Jajan]

 

Dengan perencanaan pensiun, Anda akan memperoleh beberapa benefit berikut:

  1. Anda dapat mengetahui estimasi berapa jumlah uang yang Anda butuhkan saat pensiun.
  2. Anda dapat mengetahui berapa lama Anda harus berinvestasiuntuk menyiapkan dana pensiun tersebut.
  3. Perencanaan dana hari tua akan berperan sebagai peta (penunjuk jalan), untuk memperjelas arah investasi Anda. Tahukah Anda banyak orang terkena investasi bodong karena mereka tidak tahu arah dan tergoda dengan “JANJI” atau “IMING-IMING” keuntungan besar.
  4. Sangat memungkinkan Anda dapat mempertahankan gaya hidup (lifestyle) Anda saat pensiun, sehingga Anda bisa menjalani masa pensiun dengan sejahtera. Syaratnya, jangan terlambat melakukan perencanaan dana hari tua.
  5. Memungkinkan Anda untuk TETAP memiliki sumber pendapatan saat memasuki masa pensiun. Misalnya bunga deposito, pendapatan pasif dan lain sebagainya.
  6. Anda dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam mempersiapkan dana hari tua, jika Anda memiliki perencanaan dana hari tua.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Kabar baiknya, kini sudah banyak tools yang dapat membantu Anda membuat perencanaan pensiun, misalnya dengan menggunakan aplikasi Finansialku. Dengan demikian masa pensiun bisa dihadapi dengan tenang dan sejahtera.

Bagi Anda pengguna baru, unduh aplikasi Finansialku sekarang secara GRATIS melalui Google Play Store atau dengan klik tautan ini untuk mengakses versi situsnya.

Nah, jadi terbukti kan bahwa penting untuk merencanakan masa pensiun? Tapi seperti apa sih opsi perencanaan pensiun lainnya? Jangan khawatir, Finansialku sudah merangkumnya sebagai berikut:

 

Opsi Jaminan Masa Pensiun

Jika melihat pembahasan di atas, tentunya Anda stress duluan karena memikirkan berapa banyak uang yang harus mulai disiapkan agar bisa memenuhi kebutuhan masa pensiun bukan?

Tenang saja, kabar baiknya ada banyak pilihan atau opsi lain dalam menabung demi masa pensiun Anda. Opsi inilah yang akan ikut menyokong kebutuhan dana pensiun Anda kelak.

Jadi, termasuk investasi sendirim terdapat tiga opsi jaminan masa pensiun, yaitu sebagai berikut:

 

#1 Program Pensiun dari Perusahaan Tempat Anda Bekerja

Umumnya tiap perusahaan memiliki kebijakan jaminan masa pensiun yang berbeda-beda. Jika Anda beruntung, Anda bisa memperoleh perusahaan yang benar-benar memperdulikan kesejahteraan karyawannya.

Sebagai contoh, biasanya perusahaan yang baik akan memberikan donasi pensiun (biasanya sekitar 10% dari gaji karyawan) dan kemudian menyimpannya dalam bentuk investasi (bisa dalam deposito atau reksa dana).

Nominal itu akan makin meningkat mengingat adanya peningkatan gaji dan akan terus dibiarkan tumbuh selama Anda masih bekerja di perusahaan. Jika pengelolaan investasinya bagus, maka donasi pensiun itu bisa tumbuh berlipat.

4-Cara-Memiliki-Tabungan-Pensiun-1-Finansialku

[Baca Juga: Nyaris Terlambat, Seorang Karyawan Baru Menyiapkan Dana Pensiun di Usia 40 an. Jangan Khawatir Ini Strategi yang Dapat Anda Lakukan!]

 

Bayangkan saja apabila Anda bekerja di perusahaan ini sejak umur 25 tahun hingga pensiun pada usia 55 tahun, dengan asumsi imbalan investasi rata-rata 15% per tahun, maka ketika pensiun kita bisa mendapatkan dana pesangon sekitar Rp2 miliar.

Namun tak jarang ada perusahaan yang benar-benar mengabaikan hal ini. Dalam perusahaan ini, ketika Anda pensiun setelah bekerja puluhan tahun lamanya, maka Anda hanya mendapatkan sekedar ucapan terima kasih. Jika beruntung paling memperoleh uang sebesar 2 kali gaji terakhir.

Jadi, segera tanyakan pada perusahaan apa program pensiun yang diberikan, dan apa saja cakupan layanan yang bisa didapatkan. Jika kurang memadai, lanjutkan ke poin kedua!

 

#2 Program Pensiun dari Pemerintah

Anda juga bisa menyokong masa pensiun dengan program pensiun wajib dari pemerintah Indonesia yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Mengutip dari bpjsketenagakerjaan.go.id, beberapa program yang tersedia adalah:

  • Jaminan Hari Tua (JHT)
  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
  • Jaminan Kematian (JKM)
  • Jaminan Pensiun

 

Program-program ini bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Nah, yang paling umum digunakan dalam perencanaan masa pensiun adalah JHT, di mana Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan diwajibkan bagi seluruh tenaga kerja/pekerja/karyawan.

Ada undang-undang yang mengatur bahwa setiap karyawan harus terdaftar sebagai peserta JHT BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran ditanggung bersama antara pemberi upah (perusahaan) dan penerima upah (karyawan).

Besarnya bisa mencapai 5,7% dari gaji, yang jika dirinci sekitar 3,7% dibayarkan perusahaan dan 2% dibayarkan karyawan.

Misalnya, jika gaji Anda Rp5.000.000, seharusnya perusahaan menggaji Anda sekitar Rp5.285.000. Sebab Rp285.000 disetorkan untuk Jaminan Hari Tua (JHT).

Jaminan Pensiun Program BPJS Ketenagakerjaan Apakah Benar Mendapat Gaji Bulanan saat Sudah Pensiun 01 - Finansialku

[Baca Juga: Jaminan Pensiun Program BPJS Ketenagakerjaan: Apakah Benar Mendapat Gaji Bulanan saat Sudah Pensiun?]

 

Saldo JHT ini bisa menjadi dana untuk menjaga kebutuhan hidup dasar saat pensiun nanti. Dana ini sendiri bisa diambil saat:

  • Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia atau cacat permanen.
  • Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) setelah menjadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun dengan masa tunggu 6 bulan.
  • Pergi keluar negeri dan tidak kembali lagi, atau menjadi PNS/TNI/Polri.

 

#3 Investasi Dana Pensiun yang Menguntungkan, dan lainnya

Apabila Anda masih ragu dengan beberapa program di atas, Anda juga bisa menambahkan program pensiun Anda dengan dana pensiun dari hasil investasi sendiri.

Pilihlah lembaga keuangan yang memberikan benefit tinggi bagi masa pensiun untuk menjamin masa pensiun yang sejahtera dan bahagia.

Umumnya, instrumen investasi yang dipilih untuk investasi dana pensiun ini adalah reksa dana.

Reksa dana merupakan instrumen investasi di pasar modal dengan tingkat risiko yang relatif aman dan menguntungkan sehingga cocok untuk tujuan investasi jangka panjang.

Investasi-Reksadana-Syariah-1-Finansialku

[Baca Juga: 8 Bisnis yang Menguntungkan untuk Pensiunan yang Dapat Menambah Pemasukan]

 

Reksa dana merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi tanpa perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Dalam skema investasi reksa dana akan ada Manajer Investasi (MI) yang membantu mengelola uang Anda.

Reksa dana merupakan jenis investasi yang tidak membutuhkan banyak modal, karena uang tersebut akan digabungkan dengan orang lain barulah dikelola bersama demi memperoleh keuntungan.

Jika Anda penasaran dengan reksa dana, Anda dapat mempelajari dasar-dasar reksa dana dengan cara download e-book Reksa Dana dari Finansialku secara gratis dengan klik tautan di bawah ini:

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

 

Jika Anda masih bingung berapa jumlah yang Anda harus investasikan setiap bulannya di instrumen reksa dana ini, jangan khawatir. Manfaatkan kembali aplikasi Finansialku untuk menghitung kebutuhan dananya.

Untuk tutorial menghitung kebutuhan dana pensiun, cobalah lihat video Finansialku berikut ini:

 

Secara singkat, panduan menghitung kebutuhan dana pensiun menggunakan aplikasi finansialku adalah sebagai berikut:

  1. Pilih Menu
  2. Pilih Rencana Keuangan
  3. Pilih Dana Hari Tua
  4. Input data:
    • Masukkan usia Anda sekarang
    • Masukkan usia Anda saat pensiun
    • Masukkan perkiraan lamanya pensiun
    • Masukkan pengeluaran bulanan Anda saat ini
    • Masukkan persentase pengeluaran bulanan saat nanti pensiun dibandingkan dengan pengeluaran saat ini.
  5. Klik Lanjutkan
  6. Input data:
    • Masukkan besaran tunjangan hari tua dari perusahaan yang Anda terima setiap bulannya.
    • Masukkan tunjangan, dana pensiun, asuransi dan lainnya yang Anda terima setiap bulannya.
    • Masukkan pemasukan dari hasil investasi yang Anda terima setiap bulannya.
    • Masukkan penghasilan pasif yang Anda terima setiap bulannya.
    • Inflasi, kenaikan biaya dalam satuan persen per tahun.
    • Hasil investasi ketika Anda pensiun, misal perkiraan bunga deposito.
    • Hasil investasi saat Anda masih muda untuk menyiapkan dana saat pensiun.
  7. Klik Hitung
  8. Pilih Simpan

 

Andalah yang Menentukan Nasib Masa Pensiun Anda!

Mayoritas orang hanya mencita-citakan masa pensiun bahagia tanpa mempersiapkannya. Ujung-ujungnya mereka merasakan penyesalan yang teramat dalam karena masa pensiuannya tidak seindah yang dibayangkan.

Tetapi Anda bisa belajar dari kesalahan ini dan mempersiapkan masa pensiun bahagia. Kenali jenis pensiun yang mungkin Anda jalani dan perhitungkan dengan seksama berapa jumlah yang perlu disiapkan serta berapa lama waktu untuk menyiapkannya.

Dengan demikian, Anda bisa menghadapi masa pensiun dengan tenang dan sejahtera. Mari sama-sama belajar menjadi semut alih-alih belalang!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai karyawan tidak siap menghadapi pensiun lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Scott Spann. 15 Oktober 2016. Tips to Prepare for Retirement Success (How Improving your Financial Wellness Today Will Lead to Retirement Success). Thebalance.com – https://goo.gl/fm4qqX
  • Admin Wikipedia. Pensiun. Id.wikipedia.org – https://goo.gl/2YrPGr

 

Sumber Gambar:

  • Karyawan Tidak Siap Pensiun – https://goo.gl/tMgiHN
  • Karyawan Tidak Siap Pensiun 2 – https://goo.gl/9G2is8

 

Summary
Survei Menunjukkan Bahwa 90% Karyawan Tidak Siap Menghadapi Pensiun. Ini Penjelasannya!
Article Name
Survei Menunjukkan Bahwa 90% Karyawan Tidak Siap Menghadapi Pensiun. Ini Penjelasannya!
Description
Baru-baru ini, Kompas menyajikan sebuah data hasil survei yang menunjukkan bahwa 90% karyawan tidak siap menghadapi pensiun.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo