Apa saja jenis penipuan berkedok bisnis agrobisnis? Bagaimana skema penipuan tersebut bekerja? Kali ini Finansialku akan menjelaskan mengenai penipuan yang menggunakan dalih bisnis agrobisnis.

 

Rubrik Finansialku

 

Pengertian Agrobisnis

Agrobisnis merupakan sebuah bisnis yang mengandalkan sektor utama pertanian. Ada dua jenis agrobisnis yaitu agrobisnis hulu dan hilir, yang berkaitan  dengan konsentrasinya di bidang pangan (food supply chain). Oleh karena itu, dalam sebuah negara, agrobisnis adalah sektor yang sangat penting dan berpengaruh bagi seluruh komponen masyarakat.

 

Agrobisnis secara luas juga bisa dikaitkan dengan pengelolaan pertanian mulai pembibitan, strategi perawatan tanaman, peningkatan hasil panen dan budidaya tanaman agar bisa semakin menambah keuntungan. Rantai produksi pangan bergantung pada bisnis yang satu ini. Tidak heran, banyak pengusaha yang mengincar titik-titik agrobisnis sebagai langkah perluasan sektor ekonominya. 

Karena agrobisnis adalah jenis usaha yang sangat luas, maka banyak perusahaan yang bekerja sama dalam pemenuhan kebutuhannya. Misalnya saja, perusahaan beras, bekerja sama dengan peneliti kultur jaringan, perusahaan kemasan dan banyak lagi.

[Baca Juga: Waspadalah, Ini Celah-Celah Penipuan Perbankan yang Dapat Merugikan]

 

Penipuan Berkedok Bisnis Agrobisnis

Salah satu penipuan berkedok bisnis agrobisnis yang baru-baru ini menyerang para petani adalah yang terjadi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Wonosobo, penipuan tersebut berkaitan dengan dana bantuan sosial (bansos).

Modus penipuan sangat lihai, selain berhubungan dengan bisnis agrobisnis juga memberikan informasi palsu bahwa akan diberikan bansos pada beberapa petani. Bansos selanjutnya akan digunakan sebagai dana tambahan usaha. Namun, sebelumnya para petani harus menyetorkan uang senilai Rp300.000.000.

Tidak hanya penipuan di Wonosobo, masih banyak penipuan lain yang sangat merugikan masyarakat. Bahkan ada juga beberapa penipuan yang dilakukan oleh pelaku dari luar negeri. Modusnya ingin mencari pekerja di bisnis agrobisnis namun pada akhirnya diterlantarkan.

[Baca Juga: Para Investor, Hati-Hati dengan Penipuan Ponzi Berkedok Multi Level Marketing (MLM)]

 

Skema Penipuan Berkedok Bisnis Agrobisnis

Penipuan berkedok bisnis agrobisnis pada umumnya dilakukan secara terorganisir. Hasil yang diperoleh para pelaku pun cukup banyak. Jelas hal ini sangat merugikan pihak-pihak yang menjadi korban baik perorangan maupun perusahaan.

Skemanya cukup sederhana, korban diberi iming-iming keuntungan yang tinggi jika melakukan kerjasama dengan pelaku. Kerja sama bisa berupa inovasi bisnis, perluasan lahan dan sebagainya. Para pelaku biasanya sudah memiliki skill dan terlatih dalam meyakinkan korban.

 

Upaya Preventif Terhadap Penipuan Berkedok Bisnis Agrobisnis

Banyak langkah yang bisa Anda lakukan untuk menghindari penipuan berkedok bisnis agribisnis. Selain agar bisnis Anda lebih aman, upaya-upaya tersebut juga akan memudahkan langkah usaha hingga bisnis berjalan lebih optimal.

 

Upaya 1: Bekerja Sama dengan Teman Dekat

Saat ini, sudah cukup banyak cara untuk membentuk pertemanan secara dekat. Jika Anda melakukan kerja sama dengan teman dekat, maka risiko penipuan berkedok bisnis agrobisnis.

Jika Anda memiliki teman dengan latar belakang pendidikan pertanian atau sarjana pertanian, coba lakukan beberapa pendekatan. Akan lebih baik lagi jika rekan bisnis tersebut memiliki inovasi tinggi dalam berusaha di bidang pertanian sehingga justru usaha agrobisnis Anda bisa semakin maju.

[Baca Juga: Apakah TM In4Link Penipuan? Temukan Jawabannya]

 

Upaya 2: Melakukan Monitoring dan Meminta Pihak Berwenang Membantu

Beberapa desa memiliki tim pengawas sendiri, baik dari pemerintahan maupun dari swadaya masyarakat. Guna tim pengawas tersebut adalah sebagai kelompok yang akan melindungi para petani dari penipuan berkedok bisnis agrobisnis.

Semakin banyak pihak dengan kompetensi dan ilmu di bidang pertanian, semakin baik pula suatu usaha agrobisnis tersebut. Jadi, Anda bisa memilih beberapa anggota dari aparat desa atau tim khusus pengawas yang berlatar belakang keilmuan.

[Baca Juga: Salah Saya Jika Terkena Penipuan Berkedok Penggandaan Uang Gaib?]

 

Upaya 3: Mencari Daftar Koperasi yang Memberikan Kerja Sama Bisnis Agrobisnis

Salah satu badan usaha yang cukup aman adalah koperasi. Dengan meminjam uang atau bekerja sama dengan sebuah koperasi, kemungkinan investasi bodong bisa dikurangi. Tidak hanya itu, koperasi juga memiliki asas dan peraturan yang menguntungkan anggotanya.

Namun, masih banyak koperasi yang tidak sesuai dasar hukum dan pendiriannya. Dalam berita-berita yang disiarkan televisi nasional, beberapa koperasi simpan pinjam juga ada yang masih melakukan penipuan baik secara terorganisir maupun dilakukan oknum pekerja.

[Baca Juga: Masih Percaya Praktik Menggandakan Uang Dolar, Itu Murni Penipuan!]

 

Upaya 4: Jangan Bertindak Gegabah

Pada kasus penipuan manapun, rata-rata korban adalah orang yang sedang membutuhkan uang dalam jumlah banyak sehingga menginginkan keuntungan secara instan. Ada lagi jenis korban lainnya adalah orang-orang yang dengan mudah memberikan sejumlah uang karena diberi impian yang terlalu tinggi.

Oleh karena itu, jangan sampai Anda menjadi korban berikutnya. Hal ini sangat penting bagi setiap orang untuk melindungi seluruh asetnya. Tindakan gegabah sangat tidak dianjurkan untuk bisa dilakukan.

 

Berhati-hati dalam Berinvestasi

Jadi, Anda juga harus membuat daftar koperasi yang mengantongi izin hukum secara legal. Koperasi harus memiliki gedung sendiri dan bukan menyewa. Selain itu, akan lebih baik untuk memilih koperasi yang sudah berdiri selama beberapa tahun atau bahkan puluhan tahun tanpa catatan hitam kepolisian.

 

Upaya apa saja yang akan Anda lakukan menyikapi fenomena penipuan di atas? Bagaimana cara menghindari terjadinya penipuan pada keluarga terdekat? Nyatakan penjelasan Anda sebagai salah satu upaya pencegahan penipuan semakin menyebar luas melalui kolom yang tersedia di bawah ini. Sampaikan pula informasi berharga ini sebagai langkah awal menghindarkan orang terdekat dari penipuan berkedok bisnis agrobisnis.

 

Sumber Referensi:

  • 25 Januari 2010. Peningkatan Kewaspadaan Atas Usaha Penipuan Bekerja di Selandia Baru. Kemlu.go.id – https://goo.gl/MWM9Xl
  • Surya Rianto. 03 Juni 2016. Aksi Penipuan Terus Mengancam. Bisnis.com – https://goo.gl/66njpV

 

Sumber Gambar:

  • Entrepreneur Agrobisnis – https://goo.gl/gEYjCL
  • Investasi Jabon – https://goo.gl/M02umU

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang