APBN adalah salah satu hal yang pasti dimiliki setiap negara. Namun, tidak semua dari kita memahami definisi dan fungsi APBN di Indonesia.

Karenanya, kali ini Finansialku akan mengulas tentang definisi dan fungsi dari APBN sebagai salah satu referensi bagi Anda.

Simak ulasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Anggaran Pendapatan dan Anggaran Belanja Negara APBN

Dalam mengelola sebuah negara, yang mana terdapat pemerintahan, rakyat dan wilayah terdapat anggaran yang diperlukan untuk memenuhi berbagai keperluan negara tersebut.

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan Anggaran Pendapatan dan Anggaran Belanja Negara atau yang biasa disingkat dengan APBN.

APBN sendiri sering diartikan sebagai rencana sebuah negara dalam penerimaan pendapatan dan pengeluaran yang dibuat secara sistematis.

Pendapatan dan pengeluaran tersebut dicatat dalam kurun waktu selama satu tahun, mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember.

Dalam APBN setidaknya ada tiga komponen, yaitu pembiayaan negara, pendapatan negara, dan belanja negara.

Maka dari itu, APBN adalah salah satu bagian penting dari sebuah negara.

Karena APBN membuat detail anggaran mulai dari perencanaan, pendapatan, pembiayaan hingga belanja negara.

APBN 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Cara e-Filing Pajak untuk Formulir SPT 1770]

 

Atur arus kas Anda dengan rapi, teratur dan tidak ribet dengan menggunakan Aplikasi Finansialku.

Aplikasi ini dapat memudahkan Anda dalam pencatatan pendapatan, alokasi pengeluaran, anggaran bulanan, persiapan dana seperti liburan, membeli barang atau pernikahan, dan berbagai fitur lainnya yang membuat pencatatan finansial Anda semakin baik.

Setelah Anda memiliki semua fakta tersebut, Anda dapat memutuskan bagaimana mulai menumbuhkan uang Anda.

Lebih menyenangkannya lagi, Anda bisa menggunakan fitur Tanya jawab pada Aplikasi Finansialku untuk berkonsultasi langsung dengan para Perencana Keuangan (CFP) Finansialku.

Tenang, Anda bisa menggunakan kode referral POTONG50RIBU agar mendapatkan potongan harga Rp50.000 untuk upgrade Aplikasi Finansialku ke versi premium tahunan.

Jika uang Anda ingin dialokasikan untuk membangun keuntungan melalui investasi dengan cara yang tepat, bangun dasar pengetahuan Anda dengan mendengarkan tayangan cara berinvestasi yang benar dalam channel Youtube Finansialku.

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Definisi APBN dan Undang-Undang yang Mengaturnya

APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara merupakan rencana keuangan untuk satu tahun yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

APBN ini memuat daftar terperinci dan sistematis tentang penerimaan maupun pengeluaran anggaran negara yang dihitung mulai dari awal tahun hingga akhir tahun.

Ada pun undang-undang yang mengatur APBN terdapat dalam Undang-Undang Dasar 1945 Amandemen IV pada pasal 23 yang Ayat (1)-nya menjelaskan tentang APBN sebagai wujud pengelolaan keuangan negara, setiap tahun, dan tujuannya untuk kesejahteraan rakyat.

Definisi Budget atau Anggaran Adalah 02 - Finansialku

[Baca Juga: BEI Kaji Auto Reject Saham Baru IPO]

 

Sementara itu pada Ayat (2) dijelaskan bahwa Rancangan undang-undang APBN diajukan oleh Presiden.

Selanjutnya pembahasan tentang isinya dilakukan oleh anggota DPR.

Jadi, pada Ayat (3) dijelaskan tentang apabila APBN tidak disetujui maka bisa memakai APBN tahun sebelumnya.

Berdasarkan keterangan di atas, APBN diajukan oleh Presiden untuk kemudian dibahas bersama-sama dengan DPR.

Anggaran yang diusulkan tersebut harus melalui berbagai pertimbangan dan mengedepankan kepentingan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

 

Faktor APBN

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, APBN merupakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang menyusun secara sistematis mengenai penerimaan pendapatan dan pengeluaran untuk negara.

Dalam hal ini APBN dipengaruhi oleh beberapa faktor yang membuat pendapatan dan pengeluaran tersebut besar atau kecil.

Besar atau kecilnya pendapatan negara ini berasal dari pajak dan bukan pajak.  Pendapatan perpajakan ini dapat melalui hibah, penerimaan pajak, dan kapabean, dan cukai.

Maka dari itu, membayar pajak secara rutin dapat mempengaruhi penerimaan pendapatan sebuah negara.

Serba-serbi-Anggaran-Keuangan-Karyawan-Uang Amplop-2-Finansialku

[Baca Juga: Jangan Asal Beli Saham IPO! Pahami Apa Itu IPO dan Bagaimana Menilai Sahamnya]

 

Sedangkan, untuk pendapatan bukan pajak berasal dari sumber daya alam (SDA), Badan Layanan Umum (BLU) dan pendapatan dari kekayaan negara.

Sementara itu, Belanja Negara yang merupakan komponen kedua dari APBN dipengaruhi oleh berbagai faktor lainnya, seperti kebutuhan penyelenggaraan negara yang diperlukan.

Kebutuhan belanja negara ini tentu saja sesuai dengan yang tercatat dan diusulkan oleh presiden kepada DPR.

Selain itu, dampak krisis global juga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi belanja negara tersebut.

Seperti yang kita ketahui, kondisi ekonomi global dapat memberikan dampak pada nilai tukar mata uang Rupiah.

Jika nilai tukar Rupiah turun, tentu dapat membuat Anggaran Belanja Negara semakin membengkak.

Hal lain yang menjadi faktor Belanja Negara adalah bencana alam. Ya, sebagai negara yang dilewati oleh lempeng aktif.

Indonesia memiliki risiko bencana alam yang cukup tinggi, khususnya gempa bumi.

Maka dalam hal ini pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk menanggulangi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Faktor yang mempengaruhi besarnya belanja negara antara lain, asumsi dasar ekonomi, pembangunan, dan berbagai kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Mahasiswa Belajar Menyusun Anggaran 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Benar Zakat Pengurang Pajak? Gimana Caranya?]

 

Fungsi-Fungsi APBN

APBN mengatur berbagai hal mengenai penerimaan dan pengeluaran negara secara terperinci dan sistematis.

Penyusunan APBN ini dapat dijadikan sebagai panduan dalam pendapatan dan belanja yang dilakukan pemerintah.

Selain itu, ia juga merupakan pedoman untuk melaksanakan kegiatan yang akan diselenggarakan oleh negara, dalam hal ini pemerintah.

Penyusunan APBN yang sesuai sasaran dan aturan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, kesejahteraan dan kemakmuran hingga peningkatan lapangan pekerjaan.

Namun, selain itu fungsi APBN sangatlah luas, antara lain sebagai berikut:

 

#1 Fungsi Otoritasi

Fungsi yang pertama yaitu otoritasi merupakan dasar dalam pelaksanaan penerimaan pendapatan dan belanja pada setiap tahunnya, sehingga anggaran tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

 

#2 Fungsi Pengawasan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ini sebelum diresmikan tentu harus didiskusikan dengan mempertimbangkan berbagai hal, salah satunya adalah kemakmuran masyarakat.

Maka dari itu, penyusunan APBN ini dapat menjadi pengawasan terhadap pengeluaran maupun belanja yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan.

Sehingga, pembelanjaan anggaran tersebut dapat sesuai dengan yang ditetapkan.

Apa itu Anggaran Keuangan Keluarga dan Apa Manfaatnya - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

#3 Fungsi Stabilitasi

Anggaran negara dalam pendapatan maupun belanja merupakan alat untuk memelihara kestabilan fundamental ekonomi negara.

 

#4 Fungsi Lainnya

Selain fungsi-fungsi yang telah disebutkan, fungsi lain dari APBN adalah sebagai perencanaan, alokasi, dan distribusi anggaran negara.

 

Struktur Dalam APBN

Sebagai sebuah perencanaan yang mengatur pendapatan dan pengeluaran negara sistematis.

Terdapat struktur dalam APBN yang membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam satu tahun lebih terencana dan rapi.

Ada lima struktur yang ada dalam APBN, antara lain  Pendapatan Negara dan Hibah, Belanja Negara, Keseimbangan Primer, Surplus atau Defisit Anggaran dan Pembiayaan.

Format yang berisi struktur APBN di atas biasa disebut dengan I-account yang dikenal juga dengan postur APBN.

Penentu dari postur APBN ini difaktori oleh beberapa hal, antara pendapatan dan belanja yang dilakukan oleh negara.

 

Tentunya Anda akan semakin meningkatkan kinerja pribadi sebagai warga negara yang baik bukan?

Jangan lupa bagikan konten inspiratif ini pada sesama rekan yang butuh suntikan semangat nasionalisme. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 7 Maret 2019. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia. Id.wikipedia.org – http://bit.ly/2wPVOd1
  • Rezita Rani. Apa Fungsi APBN & Peran Pajak Di Dalamnya? Online-pajak.com – http://bit.ly/2X7srBS

 

Sumber Gambar:

  • APBN 1 – http://bit.ly/2wTylaM
  • APBN 2 – http://bit.ly/2Rbnvq0