Sudahkah Anda memiliki asuransi Syariah Prudential? Lalu, apa perbedaan asuransi syariah ini dengan asuransi konvensional?

Salah satu perusahaan asuransi yang juga menawarkan produk asuransi syariah beserta asuransi konvensional adalah Prudential. Pada artikel ini, Finansialku akan memberikan informasi mengenai asuransi syariah dan detail mengenai asuransi PRUSyariah.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Asuransi Syariah

Berkembangnya perbankan syariah merangsang perkembangan produk dan jasa syariah. Tidak hanya namanya, namun sebuah produk akan dinamakan syariah apabila produk tersebut telah mendapatkan sertifikat halal dan telah sesuai dengan syariat Islam.

Salah satu produk syariah yang mulai menjamur adalah asuransi syariah. Asuransi syariah diawasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Apa Bedanya Asuransi Syariah Prudential dengan Asuransi Konvensional 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ulasan Tentang Riba Asuransi Syariah, Apakah Ada?]

 

Asuransi ini memiliki prinsip ‘tolong menolong antar peserta’ yang sesuai dengan syariat Islam. Pada prinsip tersebut, seluruh peserta asuransi diminta untuk berkontribusi ke Dana Tabarru.

Jika risiko terjadi kepada salah satu nasabah, maka Dana Tabarru yang berfungsi sebagai dana perlindungan akan turun tangan. Konsep ini dikenal oleh orang awam dengan nama risk sharing.

 

Perbedaan Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional

Kegunaan asuransi syariah dan asuransi konvensional tetaplah sama, yaitu memberikan perlindungan bagi pesertanya. Salah satu manfaat yang hanya ditawarkan oleh asuransi syariah adalah Wakaf.

Wakaf merupakan penyerahan hak milik atau harta benda yang tahan lama kepada penerima Wakaf atau Nazhir, yang bertujuan untuk kemaslahatan umat. Program tersebut memungkinkan nasabah mewujudkan kebajikan.

Karena Wakaf memiliki manfaat perlindungan, sehingga nasabah dapat mewakafkan manfaat asuransi berupa santunan asuransi meninggal dunia dan nilai tunai polis.

Dengan program wakaf, nasabah akan mendapatkan pahala, proteksi, sekaligus bermanfaat buat orang lain.

Apa Bedanya Asuransi Syariah Prudential dengan Asuransi Konvensional 03 - Finansialku

[Baca Juga: Sudah Yakin Tidak Mau Ikut Asuransi? Ini Dia Keuntungan Asuransi Syariah]

 

Berikut ini adalah perbedaan lain antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional:

  • Perjanjian asuransi syariah menggunakan Akad Hibah (tabarru’) yang dilakukan sesuai syariat Islam dan halal. Sedangkan pada asuransi konvensional, kontrak dilakukan seperti transaksi pada umumnya. Nasabah menyepakati kontrak (premi, rentang waktu, dan lainnya) yang diajukan oleh perusahaan asuransi.
  • Kepemilikan dana asuransi syariah adalah dana bersama milik seluruh peserta asuransi. Jika ada peserta membutuhkan bantuan, peserta lain (termasuk Anda) akan membantu melalui dana kontribusi (sharing of risk). Pada asuransi konvensional, dana perlindungan nasabah yang berasal dari pembayaran premi per bulan akan dikelola dan ditentukan oleh perusahaan asuransi.

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 30-an, GRATIS!

12 Ebook Perencanaan Keuangan 30an

 

  • Investasi berbentuk Tabarru’akan dilakukan sesuai syariat Islam (hanya instrumen halal yang diambil). Sebaliknya, asuransi konvensional bebas memilih instrumen investasi.
  • Terdapa Surplus underwriting pada asuransi syariah. Ini adalah dana yang akan diberikan kepada peserta bila terdapat kelebihan dari rekening Tabarru’termasuk jika ada pendapatan lain setelah dikurangi pembayaran santunan/klaim dan hutang kepada perusahaan (jika ada). Pada asuransi konvensional, seluruh keuntungan merupakan milik perusahaan, sehingga hal tersebut tidak berlaku.
  • Asuransi syariah memungkinkan seluruh keluarga inti menggunakan satu polis, misalnya seluruh keluarga akan mendapatkan perlindungan rawat inap di rumah sakit. Di samping itu, kontribusi tabarrulebih ringan dibanding pembayaran premi, Sedangkan pada asuransi konvensional, hanya 1 orang yang diperbolehkan memegang satu Polis.
  • Zakat adalah salah satu Rukun Islam yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Asuransi syariah mewajibkan peserta membayar zakat yang jumlahnya ditentukan berdasarkan keuntungan perusahaan. Hal ini tidak berlaku pada Asuransi Konvensional.

 

Asuransi Syariah Prudential

Salah satu perusahaan asuransi terkemuka yang turut menyediakan asuransi berbasis syariah adalah Prudential. Prudential menawarkan produk asuransi syariah di bawah PRUSyariah.

Beberapa produk asuransi syariah Prudential yang dapat Anda pilih antara lain, adalah:

  • PRUCinta
  • Wakaf
  • PRULink Syariah Generasi Baru
  • PRULink Syariah Edu Protection
  • PRUJuvenile Crisis Cover Syariah
  • PRUCrisis Cover Benefit Plus Syariah 61
  • PRUEarly Stage Crisis Cover Plus Syariah
  • PRUPayor Syariah 33
  • PRUWaiver Syariah 33
  • PRUCritical Hospital Cover Syariah
  • PRUHospital & Surgical Cover Syariah
  • PRUMed Cover Syariah
  • PRUPrime Healthcare Syariah
  • PRUTotal & Permanent Disablement Syariah
  • PRUPersonal Accident Death & Disablement Plus Syariah
  • PRUPersonal Accident Death & Disablement Syariah
  • PRULink Term Syariah
  • PRULink Syariah Assurance Account
  • PRULink Syariah Investor Account

 

PRULink Syariah Assurance Account

PAA Syariah (PRULink Syariah Assurance Account) menawarkan produk asuransi jiwa plus investasi berdasarkan prinsip syariah dengan pembayaran kontribusi secara berkala.

Selain itu, PAA Syariah memungkinkan peserta untuk sewaktu-waktu mengubah jumlah pertanggungan, kontribusi serta cara pembayaran. Peserta pun dapat menambah perlindungan tambahan seperti rawat inap, kecelakaan atau kondisi kritis.

 

Pada PAA Syariah, peserta juga dapat memilih satu atau kombinasi dari 3 dana investasi syariah yang tersedia, dan dapat mengubah kombinasi dana investasi syariah sewaktu-waktu.

Premi minimum yang dibutuhkan asuransi ini adalah Rp 400 ribu dengan usia minimum peserta 1 tahun dan usia maksimum 40 tahun.

Masa pertanggungan yang diberikan oleh PAA Syariah adalah sampai dengan peserta meninggal dunia sebelum berusia 99 tahun atau jika peserta menderita cacat total dan tetap setelah berusia 6 tahun dan sebelum berusia 70 tahun.

Apa Bedanya Asuransi Syariah Prudential dengan Asuransi Konvensional 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kendala Spin Off Asuransi Syariah Tahun 2024 Adalah Pendanaan]

 

Jika Anda masih bingung untuk memutuskan memilih asuransi mana yang tepat untuk Anda, konsultasikanlah dengan ahli keuangan Anda.

Terhubunglah dengan perencana keuangan dalam aplikasi Finansialku. Anda bisa melakukan konsultasi perencanaan asuransi yang tepat sesuai dengan keuangan Anda.

Download aplikasinya dan manfaatkan potongan Rp 50 ribu untuk bergabung menjadi member premium dengan memasukkan kode CUAN50.

playstore icon
appstore icon

 

Setelah membaca artikel ini, semoga Anda lebih mengerti perbedaan dan jenis asuransi syariah yang ditawarkan oleh Prudential. Bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional yang Harus Anda Ketahui. Prudential.co.id – https://bit.ly/33Fqmy4
  • Admin. PRUSyariah. Prudential.co.id – https://bit.ly/3iDU1yb
  • Admin. PRUlink Syariah Assurance Account. Prudential.co.id – https://bit.ly/3iKvVSs

 

Sumber Gambar:

  • Asuransi 1 – https://bit.ly/339hyBG
  • Asuransi 2 – https://bit.ly/3cGx8I6