Bagaimana cara investasi yang tepat untuk keluarga baru? Sebagai keluarga baru, tentu ingin memulai segala sesuatunya dengan baik bukan, nah bagaimana cara berinvestasi yang tepat?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch 

Cara Investasi yang Tepat untuk Keluarga Baru

Menikah adalah salah satu fase atau tahapan dalam kehidupan seseorang. Banyak orang mengatakan bahwa pernikahan adalah awal dari hal yang baru. Oleh sebab itu banyak orang ingin memulainya dengan sempurna. Bersyukurlah teman-teman yang memulai dari posisi nol atau surplus dan bukannya utang. Banyak lho orang-orang yang memulai keuangan keluarga dengan kondisi minus (akibat utang pernikahan).

bagaimana-cara-investasi-yang-tepat-untuk-keluarga-baru-finansialku

[Baca Juga: Jangan Asal Gengsi Gede Yakin Pake KTA untuk Dana Perkawinan?]

 

Bagaimana cara berinvestasi yang tepat untuk keluarga baru? Pertama Anda perlu yang namanya rencana keuangan dan/atau rencana investasi. Disini kami tidak mengatakan, Anda harus investasi di A, di B, atau di C. Pada dasarnya investasi adalah alat atau kendaraan yang akan membantu Anda mewujudkan tujuan-tujuan keuangan. Berikut ini contoh ilustrasi (angka menunjukkan usia dan gambar rumah, toga menunjukkan tujuan keuangan Anda):

bagaimana-cara-investasi-yang-tepat-untuk-keluarga-baru-1-finansialku

Setiap orang pasti memiliki jalannya masing-masing dan tentu saja tujuan keuangan Anda bisa jadi berbeda dengan ilustrasi di atas. Namun satu hal yang pasti, Apa pun tujuan keuangan Anda, kapan pun waktunya dan berapa pun biayanya semuanya dapat direncanakan. Tanpa sebuah rencana yang jelas, impian Anda hanya sebuah mimpi belaka.

Tanpa Rencana Keuangan, TujuanMu Hanya Sebuah Harapan

[Baca Juga: Tanpa Rencana Keuangan, Tujuan Anda Hanyalah Mimpi]

 

Misal seseorang menikah pada usia 28 tahun dan ingin membeli rumah pada usia 29 tahun. Maka kendaraan investasinya harus bisa menyiapkan setidaknya uang muka untuk membeli rumah. Tentu saja Anda perlu menyiapkan dana untuk membayarkan uang muka pembelian rumah pada beberapa tahun sebelumnya.

5 Tahun Kerja Bisa Membeli Rumah, Asalkan Punya Rencana - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 5 Tahun Kerja Bisa Beli Rumah, Jika Tahu Caranya]

 

Setelah itu tepat pada usia 30, Anda dan pasangan ingin memiliki seorang bayi. Tidak ada salahnya mulai dari usia 28 tahun pasangan Anda sudah membeli asuransi kesehatan yang memiliki manfaat persalinan. Dan Anda sebagai tulang punggung juga membeli asuransi jiwa.

 

Jika Anda sudah memiliki tanggungan (istri atau anak), maka Anda wajib membeli asuransi jiwa.

 

Namanya Anda pasti akan memasuki sekolah, mulai dari playgroup, taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA hingga bangku kuliah. Tidak sedikit lho uang yang harus dipersiapkan untuk menyiapkan biaya pendidikan anak. Disini Anda perlu mempersiapkan investasi Anda, agar dapat membantu Anda menyekolahkan anak.

Cara Menabung yang Efektif untuk Pasangan Muda - Finansialku

[Baca Juga: Cara Menabung yang Efektif untuk Pasangan Baru Menikah]

 

Lanjut setelah Anak selesai kuliah, Anda mungkin sudah berusia cukup senior dan mungkin ingin berkeliling dunia. Setidaknya jalan-jalan ke luar negeri. Tidak lama kemudian Anda akan pensiun dan berhenti bekerja. Anda juga memerlukan dana cukup besar untuk membiayai kehidupan Anda setelah pensiun.

 

Bagaimana Cara Menyesuaikan Investasi dan Tujuan Keuangan?

Jawaban pertanyaan di atas, adalah dengan cara merencanakan keuangan (financial planning). Buatlah segera sebuah rencana keuangan yang akan memandu Anda untuk mewujudkan tujuan keuangan satu persatu. Sangat dimungkinkan strategi investasi pada satu titik akan berbeda dengang titiik yang lain, misal pada saat usia muda investasi lebih diutamakan untuk investasi yang menghasilkan peningkatan modal (capital gain). Pada fase tertentu investasi diganti pada produk-produk investasi yang dapat menghasilkan arus kas (cash flow).

Tipe Investor Seperti Apakah Anda - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Tipe Investor Seperti Apakah Anda?]

 

Apakah ada resep umum untuk investasi? Berdasarkan pengalaman kami sejauh ini, tidak ada namanya resep umum dalam investasi. Strategi investasi yang cocok untuk keluarga A belum tentu cocok untuk keluarga Anda. Kami perlu melihat kondisi keuangan Anda, kemampuan Anda dalam berinvestasi, bagaimana cara Anda memandang investasi, tingkat literasi keuangan Anda dan lainnya.

 

Pertanyaan orang pada umumnya: Pak Investasi apa yang paling bagus saat ini?

 

Mohon maaf sebelumnya, namun jika Anda bertanya seperti itu maka artinya Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan dengan uang Anda. Pertanyaan yang tepat bukan investasi apa yang bagus, tetapi investasi apa yang sesuai dengan Anda (tentunya untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan Anda).

Sebagai contoh, Anda saat ini ingin menyiapkan biaya pendidikan anak untuk kuliah. Jangka usia anak sekarang dan sampai kuliah masih ada beberapa belas tahun. Anda dapat menggunakan banyak metode, misal Anda mendanai dengan reksa dana, saham, logam mulia atau bahkan dari hasil bisnis waralaba. Kendaraannya (investasinya) bisa macam-macam, sesuai dengan kondisi keuangan Anda dan kemampuan Anda.

 

Tidak ada investasi yang paling bagus, yang ada adalah investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Banyak oknum tenaga penjual di bidang keuangan, mengatakan bahwa investasi yang ditawarkannya adalah investasi yang paling bagus. Mau untuk anak kuliah, mau untuk jalan-jalan ke luar negeri, mau untuk penisun pokoknya beli produk investasinya. Sebenarnya mereka tidak tahu produk yang mereka jual, mereka hanya tahu semakin banyak terjual berarti semakin besar komisi yang mereka dapat. Jangan dengarkan nasehat dari oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab seperti itu, karena tugas mereka adalah menjual produk investasi, bukan memberikan nasehat keuangan untuk Anda.

Satu hal yang jelas, Anda dan pasangan perlu kompak dalam mengelola keuangan dan merencanakan keuangan keluarga. Anda dapat menggunakan aplikasi Finansialku untuk membantu Anda mengelola dan merencanakan keuangan.

Aplikasi Finansialku Iklan 1 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Sebelum Berinvestasi, Mulailah dengan 2 Hal Penting Berikut Ini

Sebaiknya sebelum Anda berinvestasi pada produk-produk keuangan apa pun, mulailah berinvestasi pada pendidikan keuangan dan rencana keuangan. Tanpa pendidikan keuangan dan rencana keuangan, Anda tidak akan tahu apa yang harus Anda lakukan dengan uang yang Anda miliki. Jadi mulailah dengan pendidikan keuangan dan mulai memiliki rencana keuangan.

 

Apakah Anda sudah mulai meningkatkan pendidikan keuangan dan memiliki rencana keuangan?

 

Sumber gambar:

  • Family – http://goo.gl/fXphtq

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku