Apakah Anda sudah puas dengan gaji Anda sekarang ataukah Anda menyesal tidak melakukan negosiasi?  Mayoritas orang menerima gaji pertama mereka dengan suka rela. Tetapi itu tidak masuk akal! Jika bisa menerima lebih dengan negosiasi, mengapa tidak? Mari kita belajar cara negosiasi dari 10 orang sukses dan melihat bagaimana mereka melakukan negosiasi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Jangan Cepat Puas: Belajar Cara Negosiasi

Coba Anda bayangkan: Anda mengobrol dengan atasan Anda, bernegosiasi mengenai gaji, kemudian gaji Anda naik. Sesederhana itu! Namun masih banyak orang yang takut membayangkannya karena belum siap ditolak. Selama Anda belum mencoba, maka Anda tidak akan pernah tahu hasilnya. Kenyataannya banyak pegawai yang menerima gaji seadanya, walaupun menganggap mereka berhak mendapatkan lebih.

Belajar Cara Negosiasi dari 10 Orang Sukses Bagaimana Mereka Melakukan Negosiasi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pekerja Freelance, Ini Cara Negosiasi dengan Klien Anda]

 

Saat seperti inilah dibutuhkan kekuatan negosiasi! Hanya berbicara selama beberapa menit, namun bisa mengubah hidupmu selama bertahun-tahun. Anda perlu mengubah pola pikir Anda, jangan menganggap rendah diri Anda sehingga mudah puas dengan apa yang sudah dimiliki. Mintalah lebih, ambilah risiko! Toh peluangnya diterima: ditolak sama-sama kuat yaitu 50%:50%.

Untuk membekali diri Anda sebelum bernegosiasi, Finansialku akan mengajak Anda belajar cara negosiasi dari 10 orang sukses dan melihat bagaimana mereka melakukan negosiasi.

 

Kisah 10 Orang Sukses dalam Negosiasi

Mungkin Anda menganggap bernegosiasi itu tidak semudah yang dikatakan? Tetapi tenang saja, negosiasi bisa dipelajari kok. Mari kita memetik inspirasi dari kisah 10 orang sukses berikut ini dalam bernegosiasi:

 

#1 Sallie Krawcheck, CEO and Cofounder of Ellevest

Dahulu Sallie Krawcheck juga mengalami hal yang sama, gugup dan berkeringat saat akan menjalani review akhir tahun. Namun Sallie kemudian berlatih negosiasi dengan suaminya, dan ia berlatih hingga kondisi terburuk. Sejak saat itu, Sallie tidak perlu menunggu akhir tahun untuk meminta kenaikan gaji. Ia mampu mengajukannya pada awal tahun.

Analisa Fundamental Lo Kheng Hong

[Baca Juga: Kisah Sukses Lo Kheng Hong, Investor yang Bebas Finansial]

 

#2 Mike Rowe, TV Host of Dirty Jobs (Discovery Channel) and Somebody’s Gotta Do It (CNN), Podcast Host of The Way I Heard It

Dirty Jobs, sebuah acara yang dibawakan oleh Mike Rows mengalami perpanjangan. Discovery Channel menawarkan tambahan 39 episode, namun itu tidak langsung membuat Mike bahagia. Mengapa tidak? Ternyata kontraknya tidak konsisten dan tidak sepadan dengan popularitas acara Dirty Jobs, sehingga Mike memutuskan untuk bernegosiasi dengan atasannya.

Mike kebingungan untuk meminta kenaikan, dimana ia bekerja lebih keras daripada cakupan kontrak, namun tidak ingin terdengar seperti pengeluh yang tidak tahu terima kasih. Ia kemudian menemukan jalan keluar, yakni bernegosiasi dengan menyiapkan argumen yang persuasif.

Lucunya, pada hari ia mengadakan janji, Mike harus shooting di dalam septic tank, sehingga ia muncul  dalam keadaan bau. Sambil bercanda ia mengungkapkan, “Saya bernegosiasi dengan penuh antusiasme. Tetapi walaupun saya ingin menganggap argumen saya disetujui karena penjelasan yang logis dan persuasif, saya pikir bos saya hanya ingin saya cepat-cepat keluar dari kantornya.”

 

#3 Paddy Spence, CEO of Zevia Soft Drink Company

Saat Paddy melakukan wawancara pekerjaan, secara tidak sengaja ia mengungkapkan utang biaya pendidikannya. Alhasil gaji yang diperolehnya hanya sebatas nilai utang tersebut. Melalui pengalaman itulah Paddy mengambil pengalaman berharga: Simpanlah nilai minimal gaji untuk dirimu sendiri, jangan beri tahu orang lain. Selalu sesuaikan permintaanmu saat mengajukan gaji.

 

#4 Deon Douglas, CEO of Men’s Lifestyle Accessories Brand 11 Industries and Manager of Rapper A$AP Ferg

Deon dahulu bekerja pada sebuah perusahaan digital marketing agency developing websites dan menyadari bahwa ada kebutuhan office manager dan bookkeeper. Ia memahami bahwa beban kerjanya hanya satu atau dua jam saja. Ia lalu mempelajari pekerjaan tersebut, dan bernegosiasi dengan boss-nya begitu ia mahir melakukan pekerjaan tersebut.

Deon meyakinkan atasannya, bahwa merekrutnya untuk pekerjaan itu bisa menghemat upah hingga 50%. Deon kemudian memperoleh pekerjaan itu dan mendapat kenaikan sekitar 30 hingga 40%.

30 Hal yang Dapat Anda Lakukan dalam Cara Mempersiapkan Keuangan Untuk Usia 30 Tahun 01 - Finansialku

[Baca Juga: 11 Langkah Sukses Negosiasi dan Memenangkan Transaksi Bagi Para Investor Properti]

 

#5 Kevin Boehm, Cofounder of Boka Restaurant Group

Pada awal tahun 90-an, Kevin bekerja pada sebuah taman bermain di Florida Panhandle. Mudah baginya untuk memperoleh tambahan gaji senilai 50 sen per jam, yakni dengan hadir tepat waktu dan tidak mabuk. Walaupun terdengar sedikit, jika diakumulasikan ternyata 50 sen tersebut menjadi jumlah yang cukup besar.

 

#6 Robin Thede, Comedy Writer, Actress, Host of BET’s The Rundown With Robin Thede

“Setiap kali saya mendapat penawaran dalam dunia entertainment, saya selalu meminta dua kali lipat. Dengan cara itu, minimal saya memperoleh kesepakatan di tengah. Mengagetkannya, kebanyakan langsung setuju untuk memberi dua kali lipat begitu saja. Teknik ini sudah saya gunakan bertahun-tahun lamanya.” Begitulah ungkap Robin mengenai caranya bernegosiasi. Tanpa perlu repot, ia mendapatkan keuntungan luar biasa dalam setiap kontraknya.

 

#7 Nicole Lapin, Host of The CW’s Hatched, Author of Boss Bitch (Crown Business, March 2017)

Saat berusia 19 tahun, Nicole bekerja pada seorang boss perempuan. Karena sesama perempuan, Nicole merasa gajinya seharusnya sudah adil, namun nyatanya tidak. Dari sanalah Nicole memperoleh pelajaran berharganya: Jika kamu tidak meminta, jawabannya adalah tidak.

Sejak saat itulah Nicole selalu menegosiasikan gajinya, atau paling tidak meminta tambahan tunjangan seperti biaya pulsa telepon atau biaya transportasi perjalanan. Berikanlah juga nilai tambah Anda dalam argumen.

Kisah Sukses Gibran Rakabuming Raka, Pendiri Markobar 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Gibran Rakabuming Raka, Pendiri Markobar]

 

#8 Tom Gimbel, Careers Expert, Founder and CEO, LaSalle Network

Saat Tom bekerja sebagai seorang salesperson, ia selalu mengintip hasil penjualan orang lain. Untuk apa ia mengintip? Nilai itu dijadikan batasan penjualan baginya, Tom berusaha memperoleh jumlah tiga kali lipat lebih besar dari orang lain. Setelah itu ia akan melakukan negosiasi kepada atasannya.

“Bukan negosiasi yang tidak berdasar, namun dengan bukti bahwa saya bekerja tiga kali lebih baik daripada orang lain.” – Tom Gimbel

 

#9 Jeff Goins, Blogger, Speaker, Author of Real Artists Don’t Starve (Thomas Nelson Books, June 2017)

Sebelum menjadi penulis, Jeff sempat bekerja sebagai marketing director pada sebuah organisasi non-profit. Selama bekerja, atasannya sering meminta Jeff melakukan hal random, dan Jeff selalu berkata IYA walaupun hal tersebut bukanlah lingkup pekerjaan saya.

“Selama 7 tahun saya bekerja disana, setiap tahun saya memperoleh kenaikan gaji. Ini bukanlah strategi, melainkan pola pikir. Saya sendiri mencari pekerja yang memiliki pola pikir serupa sejak saya menjadi seorang wiraswasta.”

 

Jeff mengungkapkan bahwa pola pikir inilah yang membuatnya lebih menonjol dari orang lain.

 

#10 Jimmy O. Yang, Comedian and Star of HBO’s Silicon Valley

Strategi Jimmy unik daripada yang lain, dimana ia akan memberikan tugas negosiasi kepada managernya. Dengan demikian, Jimmy tidak akan kelihatan seperti artis yang haus akan uang. Lalu apa benefit-nya bagi Jimmy dan sang manager? Jimmy memperoleh kenaikan gaji dan ia memberi sebagian kecil bagi manajernya sebagai bonus kerja kerasnya. Kini situasinya menjadi win-win solution. Cerdas bukan?

 

4 Aturan dalam Bernegosiasi

Teknik negosiasi bukan hanya diaplikasikan dalam kenaikan gaji, namun juga berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan saat Anda berbelanja ke pasar tradisional, Anda bisa bernegosiasi dalam hal harga atau istilahnya menawar. Tetapi negosiasi bukan seenaknya saja lho. Dibutuhkan aturan yang akan membantu teknik negosiasi Anda agar tetap sopan dan tidak menyinggung orang lain. Berikut ini adalah beberapa aturan dalam negosiasi secara umum:

Kisah Sukses Liliane Bettencourt, Pendiri L'Oreal 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Liliane Bettencourt, Pendiri L’Oreal]

 

#1 Tidak Semua Hal Bisa Dinegosiasikan

Memang banyak hal yang bisa dinegosiasikan, bukan hanya gaji. Tetapi, kenyataan pahit yang perlu Anda terima adalah: tidak semua hal bisa dinegosiasikan. Sebagai contoh membayar biaya dokter tentunya tidak dapat ditawar. Jika Anda mau membayar, barulah dilakukan tindakan kesehatan.

Namun, Anda bisa mempelajari beberapa hal yang bisa dinegosiasikan dan Anda bisa menikmati benefit-nya dalam jangka panjang. Beberapa hal yang BISA dinegosiasikan antara lain:

  1. Premi asuransi
  2. Biaya bulanan internet dan TV cable
  3. Biaya gym membership
  4. Biaya sewa atau kontrak
  5. Suku bunga kartu kredit

Kedengarannya mungkin tidak masuk akal. Masa suku bunga bisa dinegosiasi? Nyatanya bisa! Bahkan sudah beberapa orang berhasil melakukannya dan disetujui. Anda juga bisa mencobanya lho!

 

#2 Negosiasi Bukanlah Win-Lose Situation

Saat Anda bernegosiasi, tujuannya bukanlah mengambil keuntungan di atas kerugian orang lain. Perusahaan asuransi, pihak bank, bahkan atasan Anda tidak akan menyetujui sebuah negosiasi jika Anda tidak menawarkan nilai lebih sebagai gantinya.

Sebagai contoh, saat Anda bernegosiasi mengenai kenaikan gaji, Anda memberikan nilai lebih seperti kelebihan Anda dibandingkan pekerja lainnya. Kerajinan, kerja keras, dan pengalaman Anda dijadikan penawaran untuk memperoleh kenaikan gaji.

Jika Anda mempersiapkan argumen yang menunjukan nilai lebih yang pantas, maka bernegosiasi sebenarnya tidak semenyeramkan yang Anda bayangkan. Dengan menggunakan pendekatan yang tepat, Anda justru akan kaget betapa mudahnya memperoleh jawaban IYA saat Anda bernegosiasi.

Pekerja Freelance Ini Cara Negosiasi dengan Klien Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pekerja Freelance, Ini Cara Negosiasi dengan Klien Anda]

 

#3 Lakukan Riset Sebelum Negosiasi

Bernegosiasi haruslah masuk akal. Saat Anda melakukan negosiasi tanpa melakukan riset dan memiliki data yang cukup, Anda hanya akan terlihat seperti orang bodoh yang tidak paham akan apa yang dinegosiasikan. Misalkan saja Anda membeli sebuah handphone seharga Rp10 juta. Kemudian Anda melakukan negosiasi harga dan meminta harga diturunkan menjadi Rp3 juta. Apakah terdengar masuk akal? Yang mungkin terjadi malah Anda dimaki oleh pemilik toko.

Lakukan riset sebelum Anda bernegosiasi, sehingga Anda mampu memberikan data yang cukup untuk menekan pihak yang dinegosiasi. Sebagai contoh, sebelum melakukan negosiasi harga handphone, lakukan riset berikut:

  1. Cari tahu harga yang ditawarkan toko incaran Anda
  2. Kumpulkan informasi harga dari toko sejenis
  3. Berikan nilai lebih seperti Anda mampu mambayar secara tunai

 

#4 Berlatihlah dengan Keras

Mungkin Anda berpikir: Berlatih negosiasi? Rasanya aneh! Tetapi tidak ada keterampilan yang bisa diperoleh tanpa latihan. Begitu pula halnya dengan negosiasi. Memang betul bahwa selalu ada peluang gagal dalam bernegosiasi. Namun dengan latihan Anda bisa memperkecil peluang gagal tersebut. Yang menakutkan bukanlah gagal bernegosiasi, namun tidak bernegosiasi. Jangan bayangkan risiko jika Anda gagal, namun bayangkan benefit yang diperoleh jika Anda berhasil. Dengan pola pikir seperti itu dan dengan latihan yang cukup, maka Anda akan lebih pandai dalam bernegosiasi.

Kenaikan Gaji Bukan Solusi Keuangan Keluarga - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Kenaikan Gaji Bukan Solusi Keuangan Keluarga]

 

Berlatihlah Sekarang Juga!

Setelah membaca artikel ini, jangan beranggapan bahwa semua ini hanyalah omong kosong. Sisihkan 30 menit waktu Anda dan belajar untuk bernegosiasi:

  1. Lakukan riset terkait bidang pekerjaan Anda
  2. Cek gaji standar dari pekerjaan serupa
  3. Carilah cara kreatif dalam menegosiasikan gaji

Dengan berlatih, lama kelamaan Anda bisa mengaplikasikannya dan mengubah hidup Anda menjadi lebih baik. Lebih baik terlambat daripada tidak bukan?

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara negosiasi dari 10 orang sukses dan aturan negosiasi lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Kristen Bahler, Mike Ayers. 16 Juni 2017. CAREERS: 10 Highly Successful People on How They Negotiated Raises. Time.com – https://goo.gl/XoSo5x
  • I Will Teach You To Be Rich. How to negotiate better using 4 simple rules. Iwillteachyoutoberich.com – https://goo.gl/oWYkWd

 

Sumber Gambar:

  • Negosiasi – https://goo.gl/2ktdzg
  • Cara Negosiasi – https://goo.gl/VNqBnm

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana