Apa itu buku kas dan buku kas harian? Bagaimana pula contoh buku kas dan contoh buku kas harian?

Kali ini Finansialku akan membahas tentang definisi dan contoh buku kas serta buku kas harian dalam kehidupan sehari-hari.

 

Definisi Buku Kas

Buku kas merupakan informasi penting yang perlu perusahaan miliki untuk mengetahui perkembangan keuangan.

Melalui buku kas ini, seseorang bisa mengetahui bagaimana kondisi keuangan sebuah perusahaan.

Pencatatan segala hal yang berhubungan dengan keuangan ini merupakan hal penting untuk suatu perusahaan.

Kondisi keuangan serta berbagai transaksinya bisa kita ketahui di sini sehingga bisa menjadi sebagai acuan dalam berbagai hal.

Berbagai keputusan penting yang akan Anda ambil biasanya mempertimbangkan kondisi keuangan.

Keadaan finansial terutama kas adalah sangat penting untuk Anda ketahui serta bagaimana kas perusahaan Anda bisa bertumbuh atau berkurang. Analisis ini bisa Anda lakukan dengan membuat rencana keuangan pada masa berikutnya dengan bantuan buku kas ini.

 

Buku Kas Harian dalam Sebuah Usaha

Bagi perusahaan, penggunaan buku kas harian ini merupakan hal yang sangat penting yang berhubungan langsung dengan keuangan.

Pembuatan laporan keuangan memerlukan buku kas harian. Segala hal detail yang berhubungan dengan kondisi finansial juga bisa Anda ketahui.

Definisi Buku Kas Harian Adalah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah Tips Penting Cermati Catatan Kaki Laporan Keuangan Perusahaan]

 

Pada satu periode tertentu, perusahan memerlukan buku kas ini untuk mencatat segala keuangan agar kondisinya selalu Anda ketahui. Pada setiap harinya, kondisi ini akan Anda ketahui dengan menggunakan bantuan dari buku kas harian ini.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Cara Menulis Buku Kas

Buku kas Anda bisa gunakan untuk menulis kas keluar dan kas masuk di perusahaan. Perusahaan perlu mencatat ini agar bisa Anda ketahui keadaan keuangannya, khususnya kas.

Cara penulisan ini bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan pada masing-masing perusahaan.

Ada berbagai cara penulisan yang bisa Anda pilih antara lain adalah sebagai berikut:

 

#1 Cara Folio (Scontro) Dwi Halaman

Buku kas dwi halaman ini memiliki 2 muka halaman yang terdiri dari debet dan juga kredit.

Halaman debet kita gunakan untuk mencatat transaksi berupa pemasukan atau penambahan kas. Hal yang jangan sampai lupa adalah dengan menyebutkan asal uangnya.

Pada halaman debet terdiri dari empat kolom:

  • Kolom pertama berisi mengenai tanggal masuknya uang.
  • Kolom kedua kita gunakan untuk memberikan keterangan secara singkat (tetapi harus jelas) sehingga mudah untuk kita mengerti.
  • Kolom ketiga berisi nomor urut dari bukti dari pemasukan uang sehingga kas menjadi bertambah.
  • Kolom keempat kita isi dengan jumlah uang masuk pada tanggal tersebut.

 

Definisi Jurnal Akuntansi Keuangan 2 Finansialku

[Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan : Laporan Laba Rugi, Neraca, Laporan Arus Kas dan Cara Bacanya untuk Investor]

 

Halaman satunya lagi adalah halaman kredit. Halaman ini kegunaannya adalah untuk mencatat pengeluaran uang. Pada halaman ini juga perlu untuk menyertakan alasan dari keluarnya kas tersebut.

Halaman kredit memiliki empat kolom juga seperti halaman debet, yaitu:

  • Kolom pertama kita gunakan untuk mencatat tanggal.
  • Kolom kedua berisi keterangan dari pengeluaran yang ada. Pada kolom ini berisi tujuan dari pengeluaran serta kepada siapa pengeluaran diberikan.
  • Kolom ketiga berisi tentang nomor urut dari buku tentang pengeluaran uang tersebut.
  • Kolom keempat memiliki kegunaan untuk mencatat jumlah uang yang keluar pada tanggal tersebut.

 

#2 Cara Folio Satu Halaman (Camera)

Buku kas ini merupakan pembukuan dengan keluar dan juga masuknya uang pada satu halaman. Kantor-kantor kecil biasanya menggunakan jenis yang ini untuk membuat pembukuan kasnya.

Buku kas satu halaman ini terdiri dari 5 kolom, yaitu:

  • Kolom pertama berisi pencatatan tanggal.
  • Kolom kedua isinya keterangan mengenai sumber masuknya uang jika penerimaan kas. Kolom kedua ini bisa juga kita isi dengan keterangan tentang keperluan dari pengeluaran kas.
  • Kolom ketiga berisi nomor urut dari bukti kas yang ada, baik itu untuk pemasukan atau pengeluaran kas.
  • Kolom keempat berisi jumlah dari penerimaan uang pada kas terakhir yang berisi jumlah saldo kas yang ada.
  • Kolom kelima kita gunakan untuk menuliskan jumlah pengeluaran dari kas yang kita lakukan.

 

Cara mengisi buku kas dengan model folio atau satu halaman ini termasuk cukup praktis terutama bagi perusahaan atau kantor-kantor kecil.

Cara membacanya juga lebih mudah Anda lakukan sehingga tidak akan memakan banyak waktu.

 

#3 Cara Tabelaris

Buku kas tabelaris ini berisi lajur-lajur atau golongan-golongan yang di dalamnya Anda isi sesuai dengan keperluan kantor.

Penulisan dengan cara ini sama dengan pada kas secara folio. Pada halaman sebelah kiri kita sebut dengan debit serta yang kanan adalah kredit.

 

Cara Membuat Buku Kas Aplikatif yang Praktis

Bagi orang yang pekerjaannya adalah membuat laporan menggunakan buku kas maka akan lebih mudah jika mengerjakan dengan komputer. Cara yang bisa Anda pilih adalah memanfaatkan Microsoft Excel.

Hal ini bertujuan agar lebih mudah dan dapat meminimalisasi terjadinya kesalahan. Yang perlu Anda pelajari adalah bagaimana membuat format serta rumus-rumusnya.

Penggunaan Microsoft Excel sangat membantu orang-orang yang mengerjakan pembukuan karena adanya rumus-rumus yang dapat Anda gunakan.

Selain itu, jika seseorang sudah memasukkan data namun salah, maka seseorang itu tinggal menggantinya saja, tanpa ribet. Hasilnya akan berubah pada setiap data masuk.

Seseorang yang memiliki tugas untuk membuat buku kas maka akan sangat terbantu dengan menggunakan rumus-rumus yang ada di dalam Excel.

Selain itu juga, seseorang akan sangat terbantu jika menguasai berbagai rumus pada Excel serta menerapkan pada pekerjaannya. Hal ini bisa Anda lakukan untuk membuat buku kas.

 

#1 Buat Format Buku Kas Excel

Langkah pertama yang Anda lakukan untuk membuat buku kas dengan menggunakan Microsoft Excel adalah membuat formatnya terlebih dahulu.

Misalnya dengan membuat tulisan Buku Kas pada sel A1, kemudian baru di bawahnya ada tabel.

Buat tabel di bagian bawah judul. Buatlah kolom dengan urutan tanggal (kolom A), bukti (kolom B), keterangan (kolom C), kode (kolom D). Untuk debet (kolom E), kredit (kolom F) dan saldo (kolom G).

Definisi Buku Kas Harian Adalah 03 - Finansialku

Tampilan buku kas harian pada Microsoft Excel

 

#2 Membuat Rumus Saldo Berjalan

Langkah pertama yang Anda lakukan untuk membuat rumus saldo berjalan adalah dengan mengklik pada sel G4.

Masukkan rumus:

IF(OR(E4<>0;F4<>0);SUM(E$4:E4)-SUM(F$4:F4);0)

 

Penulisan koma (,) serta titik koma (;) sesuai dengan pengaturan masing-masing komputer.

Selanjutnya adalah dengan meng-copy rumus tersebut di sel G hingga ke bawah.

 

#3 Membuat Rumus Jumlah Dinamis

Dimisalkan pada baris hingga ke-18 bisa memasukkan rumus:

SUBTOTAL(9;E4:E19).

 

Rumus yang telah ditulis tersebut nantinya bisa di-copy ke sel sebelahnya. Hasil dari penulisan jumlah untuk debet dan kredit telah ada dengan otomatis.

 

Silakan beri komentar Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 31 Mei 2018. Cara Membuat Buku Kas Aplikatif. Xclmedia.net – https://goo.gl/3mvqvP
  • Admin. 9 Juni 2018. Pengertian/Arti Buku Kas. https://goo.gl/V8QsUd

 

Sumber Gambar:

  • Buku Kas Harian 01 – https://goo.gl/ykeUiT
  • Buku Kas Harian 02 – https://goo.gl/nxJ2wW