Sering gagal dalam melamar kerja? Yuk cari tahu cara melamar kerja terbaik dengan mengetahui hard skill dan soft skill yang dibutuhkan.

Di tengah persaingan yang semakin sengit dalam bekerja, Anda tentunya ingin lebih unggul dari pelamar lainnya bukan? Mari kita lihat apa saja hard skill dan soft skill yang Anda butuhkan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Pengalaman: Susahnya Melamar Kerja

Belum lama ini saya bertemu dengan adik kelas saya semasa kuliah dulu. Dia pun bertanya-tanya tentang kegiatan saya saat ini. Berminat untuk berbincang-bincang lebih jauh, saya pun menanyakannya apa pekerjaannya saat ini.

Eh, siapa sangka dia malah curhat bahwa saat ini dirinya masih menganggur setelah hampir 6 bulan lulus kuliah.

Dia berkata, meski lulus dari universitas yang lumayan ternama di Bandung, tetap saja susah mencari kerja di tengah banyaknya pelamar dari seluruh Indonesia.

Dia pun berkata bahwa ilmu yang diperolehnya di universitas terasa tidak cukup jika ingin diaplikasikan dalam dunia kerja.

Kamu Wajib Membaca 10 Tips Investasi Untuk Usia 20an Kalau Mau Berhasil 01 Mahasiswa - Finansialku

[Baca Juga: 10 Tips Sukses Wawancara Kerja atau Interview Kerja untuk Para Fresh Graduate]

 

Hal ini mengingatkan saya pada zaman saya melamar kerja dulu.

Memang betul sih pesaingnya sangat banyak dan rasanya pengetahuan dan keterampilan kita akan sulit jika dibandingkan dengan mereka yang double degree atau memiliki pendidikan jauh lebih tinggi.

Namun satu hal yang saya ingat dari dosen saya dulu adalah saat Beliau berkata,

“Kuliah bukan melulu soal pelajaran akademis. Anda harus punya hard skill dan soft skill lebih kalau mau bersaing di dunia kerja nanti.”

 

Saya tersadar mendengar ucapan dosen saya ini dan alhasil berusaha mengembangkan hard skill dan soft skill saya di semester-semester akhir kuliah.

Saya menambah banyak pengalaman dengan cara aktif dalam kegiatan organisasi dan juga menjadi asisten dosen di sana.

Jujur menurut saya, kuliah memang bukan hanya ajang belajar dan memperoleh nilai yang tinggi. Disini kita justru harus pandai-pandai mengembangkan hard skill dan soft skill yang lainnya.

Menurut saya, ini adalah kesempatan berlatih sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja yang sebenarnya.

Saya pun menjelaskan kepada adik kelas saya bahwa ada hard skill dan soft skill yang perlu dipelajarinya agar bisa bertahan di tengah persaingan pelamar kerja.

Cara Melamar Kerja Terbaik Yaitu Mengetahui Hard Skill dan Soft Skill yang Dibutuhkan 02 Karyawan - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Melamar Kerja? Hindari Beberapa Penyebab Kegagalan Wawancara Ini]

 

Mau tahu apa saja hard skill dan soft skill tersebut? Yuk simak ulasannya berikut ini.

 

Hard Skill

Dalam lamaran kerja dan proses wawancara, para perekrut mencari pelamar dengan dua keahlian: hard skill dan soft skill.

Pelamar yang menginginkan keberhasilan akan memastikan untuk menunjukkan kedua keterampilan yang unggul. Untuk melakukannya, ada baiknya memahami perbedaan antara kedua jenis keterampilan ini.

Hard skill adalah kemampuan yang bisa dipelajari atau keahlian yang mudah diukur. Biasanya, Anda akan belajar hard skill di kelas, melalui buku atau materi pelatihan lainnya, atau di tempat kerja.

 

Beberapa contoh hard skill meliputi:

  • Kecakapan dalam bahasa asing,
  • Gelar atau sertifikat,
  • Kecepatan mengetik,
  • Pengoperasian alat berat,
  • Pemrograman komputer.

 

Hard skill ini sering tercantum dalam surat lamaran Anda dan di resume Anda, dan biasanya tidak akan hilang alias selalu menjadi keterampilan Anda selama karier.

Nah, berikut kami lampirkan contoh daftar riwayat hidup lamaran kerja yang baik:

  1. Pastikan seluruh informasi di dalamnya asli dan didasarkan pada unsur kejujuran.
  2. Berikan informasi yang rinci namun tidak bertele-tele.
  3. Buatlah daftar riwayat hidup yang singkat, padat dan jelas (jika memungkinkan buat maksimal sebanyak 2 halaman saja).
  4. Masukkan informasi dan prestasi yang berkaitan dengan pekerjaan yang ingin dilamar saja, jangan masukkan informasi yang dirasa tidak terlalu penting (misalnya: juara 1 lomba balap karung se-RT).
  5. Masukkan informasi pendidikan dengan lengkap berikut seluruh pendidikan non-formal (misalnya: pendidikan komputer, pendidikan bahasa, dan sebagainya) yang menurut Anda penting untuk dicantumkan.

 

Kesalahan Ini Membuat Lamaran Kerja Ditolak Terus 02 CV - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Melamar Kerja? Hindari Beberapa Penyebab Kegagalan Wawancara Ini]

 

  1. Masukkan seluruh data pengalaman kerja dan training yang pernah Anda ikuti (apabila terlalu banyak, pilih yang berkaitan dengan pekerjaan yang ingin dilamar saja).
  2. Tuliskan beberapa kelebihan atau kompetensi kuat Anda.
  3. Daftar riwayat hidup sebaiknya diketik dengan menggunakan komputer, namun bisa juga ditulis tangan selama rapi dan jelas.
  4. Tambahkan pas photo terbaru yang formal.
  5. Buat dalam format yang formal dan rapi.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

 

Soft Skill

Di sisi lain, soft skill adalah keterampilan subjektif yang jauh lebih sulit untuk diukur. Juga dikenal sebagai “keterampilan orang” atau “keterampilan interpersonal”.

Soft skill umumnya berhubungan dengan cara Anda berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain.

Beberapa contoh soft skill meliputi:

  • Komunikasi,
  • Fleksibilitas,
  • Kepemimpinan,
  • Motivasi,
  • Kesabaran,
  • Kerja tim,
  • Manajemen waktu

 

Tidak seperti hard skill, sulit untuk menunjukkan bukti khusus bahwa Anda memiliki soft skill. Anda tidak bisa hanya mengatakan Anda memiliki keterampilan atau soft skill.

Sebaliknya, soft skill bisa Anda buktikan dengan menunjukkan bahwa Anda memiliki kualitas ini dengan membagikan contoh saat Anda menggunakannya.

Adapun beberapa contoh soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja antara lain:

 

#1 Kemampuan Berkomunikasi

Soft skill adalah atribut dan ciri kepribadian seseorang yang mempengaruhi hubungan interpersonal di tempat kerja. Di dunia kerja, soft skill juga sama pentingnya dengan hard skill

Salah satu soft skill yang harus dikuasai adalah kemampuan komunikasi.

Jika Anda sejak dari kecil diajari cara berkomunikasi yang baik kepada orang tua, teman, dan keluarga, kini Anda pun membutuhkannya di dunia kerja. Kemampuan komunikasi inilah yang akan menunjukkan bagaimana kemampuan Anda dalam menghadapi orang lain.

Dengan komunikasi, kita juga bisa membangun koneksi yang baik dengan klien dan kolega.

Kepuasan Kerja 2 Finansialku

[Baca Juga: Pertanyaan Wawancara kepada Penasihat Keuangan untuk Menggunakan Jasanya]

Keterampilan komunikasi tertulis dan lisan sangat penting di tempat kerja. Selain meningkatkan peluang Anda untuk membangun hubungan dengan rekan kerja, keterampilan komunikasi juga akan meningkatkan kinerja Anda karena mereka membantu Anda mencapai ekspektasi yang jelas dari manajer Anda.

Selain kemampuan komunikasi, soft skills yang juga dibutuhkan dan berhubungan dengan komunikasi adalah public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum.

 

#2 Kemampuan Beradaptasi

Hal-hal tidak selalu berjalan seperti yang direncanakan, Anda harus dapat beradaptasi dan menemukan solusi alternatif.

“Pemimpin yang berhasil adalah orang-orang yang tahu bagaimana menjadi fleksibel ketika masalah muncul” – Robinson.

 

Oleh karena itulah, Anda harus bisa melihat situasi dan beradaptasi sesuai lingkungannya. Dengan demikian Anda bisa masuk ke setiap lingkungan kerja dan menjadi berhasil di dalamnya.

Meski memang paling enak berada di dalam zona nyaman, dalam meraih kesuksesan Anda harus belajar keluar dari zona nyaman tersebut dan beradaptasi.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#3 Kemampuan Memecahkan Masalah (Problem Solving)

Ketika ada sebuah masalah dalam pekerjaan, Anda bisa mengeluh atau mengambil tindakan. Setiap orang dapat mengambil manfaat dari keterampilan pemecahan masalah yang baik karena kita semua menghadapi masalah setiap hari; beberapa masalah ini jelas lebih parah atau kompleks daripada yang lain.

Akan luar biasa jika Anda tidaklah mengeluh saat menemukan masalah, melainkan menyelesaikan semua masalah secara efisien dan tepat waktu tanpa kesulitan.

Dalam memecahkan masalah, Anda membutuhkan sebuah kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, mencari alternatif solusi yang sesuai, kemudian mengambil keputusan dan mengimplementasikan keputusan tersebut untuk mengatasi masalah.

Dengan soft skill yang satu ini, Anda tentunya akan dilirik oleh perekrut karena memiliki kelebihan dibanding pelamar lainnya.

 

#4 Kepemimpinan

Tidak semua orang sesuai untuk menjadi seorang pemimpin, tapi dalam hal karier, soft skill ini harus Anda miliki. Anda tentunya tidak berpikir bahwa akan selamanya bekerja di posisi yang sama, bukan?

Setiap orang pasti menginginkan posisi yang semakin tinggi dalam kariernya, maka dari itu Anda tidak bisa menghindar untuk menjadi seorang pemimpin.

Bagaimana cara melatih soft skill kepemimpinan?

Yang harus Anda lakukan adalah menjadi berani terlebih dulu, Anda harus siap untuk menjadi pemimpin kapanpun kesempatan itu datang padamu.

Jika diberikan kesempatan untuk memimpin sebuah proyek, terimalah tantangan tersebut, bahkan akan lebih baik jika Anda dapat merekomendasikan dirimu sendiri.

 

#5 Kemampuan Bekerja Sama

Keberhasilan perusahaan jarang bergantung hanya pada satu orang yang melakukan segalanya sendiri. Sukses adalah hasil dari banyak orang yang bekerja menuju satu tujuan bersama.

Oleh karena itulah soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang profesional muda adalah kemampuan kerja sama.

Etos Kerja yang Dicari Bos 02 Karyawan - Finansialku

[Baca Juga: Para Fresh Graduate, Baca 9 Panduan Keuangan untuk Hidup Sukses]

 

Menjadi seseorang yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk karier Anda. Banyak orang yang mampu bekerja sangat baik jika bekerja sendiri, tapi kesulitan ketika harus bekerja sama.

Jangan jadi seperti ini dan mulailah membuka diri.

Ingatlah bahwa apa yang dikerjakan dan dipikirkan bersama akan lebih cepat selesai dan lebih baik pula. Dua kepala akan lebih baik dari satu jika dimanfaatkan dengan kerja sama yang baik pula.

 

#6 Manajemen Waktu

Seorang pekerja atau karyawan wajib memiliki soft skill manajemen waktu. Dalam dunia kerja, menjadi tepat waktu adalah hal yang sangat penting. Datang terlambat atau menyelesaikan tugas lewat dari tenggat waktunya adalah contoh bahwa Anda tidak memiliki manajemen waktu yang kurang baik.

Oleh karena itulah, Anda perlu menunjukan pribadi yang disiplin dan tentunya profesional dalam setiap tugas atau pekerjaan Anda. Mulailah dengan membuat jadwal dan prioritas dalam bekerja.

Setelah itu, lakukan pekerjaan sesuai dengan jadwal dan prioritas tersebut.

Perbedaan Orang Sibuk dan Orang Produktif Melihat Waktu Finansialku

[Baca Juga: 30 Hal yang Dapat Anda Lakukan dalam Cara Mempersiapkan Keuangan Untuk Usia 30 Tahun]

 

Selain membantu Anda menyelesaikan pekerjaan secara profesional dan tepat waktu, jadwal ini juga akan mengeliminasi waktu sia-sia yang biasanya Anda gunakan untuk memikirkan apa saja pekerjaan yang harus diselesaikan pada hari tersebut.

 

#7 Berpikir Kritis

Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh profesional muda adalah berpikir kritis. Data tidak berarti banyak jika Anda tidak tahu cara menafsirkannya. Menjadi pengamat yang kritis dapat membantu menjadikan Anda pekerja yang lebih baik.

Untuk menjadi pengamat yang kritis, Anda harus dapat menganalisis informasi dan memanfaatkannya.

Anda bisa melatih soft skill yang satu ini dengan dua hal, yang pertama adalah membaca buku dan yang kedua adalah melalui debat dan diskusi.

 

Membaca dapat membantu Anda dalam mengenal lebih banyak kosakata, membuka wawasan, dan juga memperdalam pembelajaran tentang berbagai topik.

Selain itu, Anda juga perlu sering melakukan debat dan diskusi. Bisa dimulai dengan berdiskusi tentang hal-hal yang terlalu berat. Misalnya, isu-isu hangat disekitar Anda, tentang film, ataupun tentang buku yang sedang hangat diperbincangkan.

 

#8 Rasa Ingin Tahu, Kreatif dan Inovatif

Ketiga soft skill ini sangat erat berkaitan dan sangat wajib dimiliki seorang pelamar kerja. Mengapa demikian?

Pertama, rasa ingin tahu adalah awal mula datangnya sebuah ide kreatif dan sebuah inovasi.

Dalam bekerja, sebuah perusahaan tentunya tidak ingin kalah di tengah persaingan bisnis sehingga mereka akan terus berusaha untuk senantiasa berkembang dan berinovasi.

Hal ini tentunya diharapkan perusahaan dari para pekerjanya.

Infografis Ini 30 Cara Menjadi Orang Kreatif dalam Berbisnis 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Sukses dan Menjadi Orang Kaya? Awali Dengan Menerapkan Prinsip Dasarnya Terlebih Dahulu]

 

Selain itu, ketiga soft skill ini juga sangatlah berguna dalam hal penyelesaian masalah. Ketika Anda menghadapi sebuah masalah dalam pekerjaan, rasa ingin tahu akan membuat Anda tidak berhenti mencari sumber permasalahan tersebut hingga berhasil mendapatkannya.

Dengan demikian, Anda sudah siap mencari solusi yang tepat dan efisien untuk dapat menyelesaikannya. Kreativitas dan inovasi akan sangat membantu Anda untuk mencari solusi paling efisien untuk masalah yang sedang Anda hadapi.

Jadi, tidak diragukan lagi ketiga hal ini juga salah satu soft skill yang tentunya sangat dicari dalam pribadi karyawan.

 

Maksimalkan Peluang Diterima Kerja dengan Hard skill dan Soft skill yang Dibutuhkan

Nah, kini Anda sudah tahu beberapa hard skill dan soft skill yang sebaiknya dimiliki saat akan melamar kerja. Anda juga sudah memperoleh beberapa tips dalam melatih kedua keterampilan tersebut.

Dengan beberapa tips tersebut, Anda akan menonjol dibandingkan pelamar kerja lainnya. Mengapa bisa?

Secara tidak langsung, Anda memberikan perbedaan atau kelebihan dalam melamar kerja, sehingga Anda memberikan kesan yang lebih mendalam bagi perekrut. Kelihatannya sederhana, namun nyatanya dampaknya besar lho.

Yuk segera buktikan dengan mengaplikasikan tips tersebut. Jika berhasil, bagikan pengalaman Anda dalam kolom komentar di bawah ya!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai hard skill dan soft skill yang dibutuhkan dalam melamar kerja lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Contoh Surat Makalah. Contoh Daftar Riwayat Hidup CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar 2016. Contohsuratmakalah.id – https://goo.gl/mRCPze
  • Daniel Bortz. Soft Skills to Help Your Career Hit the Big Time (You’d be Hard-Pressed to Find Professional Skills That Matter More Than These). Monster.com – https://goo.gl/9xhTV5
  • Admin. 25 Feb 2018. 10 Soft skill yang Perlu Dimiliki oleh Semua Profesional Muda. Glints.com – https://goo.gl/8n3bma

 

Sumber Gambar:

  • Cara Melamar Kerja – https://goo.gl/beMLG9
  • Hard Skill dan Soft Skill – https://goo.gl/kGddP3
Summary
Cara Melamar Kerja Terbaik Yaitu Mengetahui Hard Skill dan Soft Skill yang Dibutuhkan
Article Name
Cara Melamar Kerja Terbaik Yaitu Mengetahui Hard Skill dan Soft Skill yang Dibutuhkan
Description
Sering gagal dalam melamar kerja? Yuk cari tahu cara melamar kerja terbaik dengan mengetahui hard skill dan soft skill yang dibutuhkan.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo