Menjadi karyawan swasta yang merantau tidaklah mudah. Tapi jangan sampai karena hal itu kita tidak mengatur gaji dengan baik.

Kondisi jauh dari keluarga dan orang-orang terkasih menuntut para perantau untuk berhati-hati dalam mengelola keuangan. Jangan sampai baru gajian beberapa hari, uang gaji sudah habis.

Nah, bagaimana cara mengatur gaji karyawan swasta yang merantau? Yuk, ketahui jawabannya dalam artikel berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Cara Mengatur Gaji Karyawan Swasta yang Merantau

Mengelola penghasilan saat merantau merupakan hal yang penting. Pasalnya, lika-liku kehidupan semakin sulit. Sebagai karyawan swasta, kemandirian sangat dituntut terutama dalam hal finansial.

Supaya perjuangan tidak sia-sia, karyawan swasta, apalagi yang merantau, wajib memiliki kemampuan manajemen keuangan yang baik. Semua kebutuhan selama merantau harus bisa terpenuhi.

Akan tetapi, banyak orang yang masih bingung cara memulainya. Tak heran kalau gaji sudah keburu habis sebelum tanggal gajian berikutnya.

Nah, Finansialku akan membantumu untuk mengatur penghasilan khusus karyawan swasta yang merantau. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan:

Cara Mengatur Gaji Karyawan Swasta yang Merantau Biar Bisa Nabung 02

[Baca Juga: BAHAYA! 5+ Kesalahan Mengatur Keuangan yang Banyak Dilakukan Karyawan!]

 

#1 Tentukan Tujuan Keuangan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan keuanganmu. Banyak orang yang belum memiliki tujuan keuangan yang jelas. Tentu saja, hal ini akan membuatmu kehilangan arah dalam mengatur keuangan.

Setiap orang memiliki nilai hidup (value) dan tujuan hidup (purpose) yang berbeda-beda. Jika sudah memiliki tujuan keuangan, kamu akan lebih mudah untuk merinci apa saja yang kamu perlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Biasanya, tujuan keuangan para karyawan adalah untuk menikah, membeli rumah, membeli kendaraan, liburan, biaya hari tua, merintis bisnis pribadi, dan sebagainya.

Dengan menentukan tujuan keuangan, kamu jadi bisa menghitung berapa sih dana yang perlu kamu kumpulkan untuk meraih tujuan keuangan tersebut, serta menentukan berapa lama lagi kamu bisa meraihnya. Kamu juga bisa mengetahui apakah tujuanmu itu rasional atau tidak.

Ibaratnya, tujuan keuangan adalah pondasi dasarnya. Percuma jika budgeting bagus, tapi tanpa tujuan. Sebelum budgeting harus menentukan tujuan keuangan terlebih dahulu karena hal itulah yg mengarahkan kita.

Kamu bisa baca di artikel Komik: Pahami dan Ikuti Tips Smart Membuat Tujuan Keuangan untuk tahu cara membuat tujuan keuanganmu.

 

#2 Menentukan Anggaran

Langkah selanjutnya yang diperlukan untuk mengatur keuangan karyawan swasta yang merantau adalah menentukan anggaran.

Setiap menerima gaji, kamu wajib membuat anggaran untuk kebutuhan sehari-hari sebelum uangnya digunakan. Kenapa sih harus bikin anggaran? Kamu bisa baca lengkapnya di artikel Pentingnya Memiliki Anggaran Keuangan Dalam Kesuksesanmu.

Ada dua jenis anggaran yang perlu kamu ketahui, yaitu anggaran harian dan anggaran bulanan. Cakupan anggaran bulanan jauh lebih luas dibandingkan anggaran harian. Namun, tujuannya sama-sama untuk mengontrol pengeluaran.

Anggaran harian digunakan untuk pengeluaran harianmu, seperti makan sehari-hari, transportasi, dsb. Sedangkan anggaran bulanan bisa meliputi, biaya asuransi, cicilan, tabungan, investasi, dan biaya listrik, telepon, air, dan internet.

Dalam membuat anggaran, kamu harus sedetail mungkin. Misalnya, anggaran transportasi bisa berupa bensin, servis, parkir, tol, atau ongkos transportasi daring. Begitu juga dengan anggaran kesehatan, misalnya dokter, vitamin, rawat jalan, obat, dan lain-lain.

Jumlah yang dihabiskan selama satu hari juga harus bisa dikontrol agar pengeluaran bulanan tidak ikut membengkak.

 

 

#3 Mengatur Cashflow

Setelah menentukan tujuan keuangan dan anggaran, kamu wajib merapikan cashflow. Cash flow adalah pergerakan uang yang masuk dan uang yang keluar. Ini sangat dibutuhkan untuk mengukur kondisi keuanganmu. Oleh karena itu, kamu wajib mencatat semua uang yang masuk dan keluar.

Dengan mencatatnya, kamu akan mengerti sebagian besar uangmu dihabiskan ke mana. Dari situ, kamu dapat belajar juga bahwa selanjutnya akan mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang melebihi budget. Itu semua bisa kita lihat kalau kamu mencatatnya.

Di era Industri 4.0 ini, mencatat keuangan harian sudah semakin canggih, lho. Gunakan aplikasi Finansialku yang bisa kamu instal di ponselmu.

Aplikasi ini memiliki fitur pencatatan keuangan harian. Di situ, kamu bisa mencatat semua pemasukan dan pengeluaranmu setiap hari. Dengan mencatatnya, kamu dapat menganalisa keuangan berdasarkan tolak ukur ini.

Aplikasi Finansialku tersedia di Google Playstore maupun Apple Apps Store.

Download Aplikasi Finansialku

 

Pemasukanmu juga harus dicatat. Jika mendapat bonus, kamu pun harus mencatatnya. Jadi, kamu bisa menganalisa kemana saja uangmu dihabiskan.

 

#4 Tentukan Strategi Keuangan

Strategi keuangan diterapkan supaya tujuan keuangan bisa cepat diraih. Hal ini dapat mengubah psikologi kamu tentang bagaimana cara kamu memandang uang dan kebiasaan-kebiasaannya.

Misalnya, supaya tujuan keuanganmu bisa tercapai, kamu jadi berpikir untuk mengurangi beli baju lebih banyak. Selain itu, kamu juga mulai berpikir untuk investasi. Ada berbagai jenis investasi, mulai dari reksa dana sampai saham.

Dalam memilih strategi investasi, kamu pun harus sesuaikan dengan tujuanmu dan gaya investasimu. Gaya investasimu sangat berpengaruh pada tingkat keuntungan yang bisa diperoleh.

Ingin tahu gaya investasimu seperti apa? Kamu bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan Finansialku, lho. Dengan berlangganan aplikasi Finansialku, kamu akan mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan perencana keuangan Finansialku yang sudah bersertifikasi.

Kamu cukup menggunakan fitur Konsultasi Keuangan yang ada di aplikasi. Di aplikasi ini, kamu juga bisa cek kesehatan keuanganmu, bikin anggaran, membuat rencana keuangan dan kalkulasi alokasi dana per bulannya, dan masih banyak fitur lain yang akan membantu kamu mengatur keuangan.

Kamu bisa akses semua fiturnya dengan bebas dengan berlangganan aplikasi Finansialku premium lho. Hanya dengan Rp 300 ribu menggunakan kode voucher CUAN50, kamu bisa nikmati semua fiturnya dengan bebas selama SATU TAHUN!

Penasaran? Coba dulu fitur premiumnya gratis selama 30 hari buat kamu yang baru pertama daftar aplikasi Finansialku!

 

#5 Lakukan Review Keuangan

Lakukan review keuangan secara berkala. Hal ini dapat kamu lakukan per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, atau per tahun.

Dengan melakukan review keuangan, kamu akan mengetahui bagaimana pola pengeluaranmu selama jangka waktu tertentu, misal satu bulan ini. Apa ada hal yang tidak biasa biasa dari pengeluaran sebelumnya?

Kamu harus mengetahui kenapa uangmu bisa berkurang. Jika kamu sudah mencatat pengeluaran dan pemasukan harianmu, kamu dapat dengan mudah mengeceknya.

Lewat review keuangan ini, kamu sebaiknya berpikir apakah gaya hidupmu yang terlalu tinggi, dsb. Pikirkan juga perasaanmu.

Apakah ada isu keuangan yang mengganggu pikiran?

Apa kamu menggunakan uang secara tiba-tiba?

Jika perasaan kita terhadap kondisi keuanganmu itu insecure, mungkin itulah saatnya kamu harus ganti strategi.

Cara Mengatur Gaji Karyawan Swasta yang Merantau Biar Bisa Nabung 03

[Baca Juga: 5+ Cara Meningkatkan Kesehatan Keuangan Karyawan Anda, Ampuh!]

 

Review keuangan akan menunjukkan apakah kondisi keuanganmu sehat atau tidak. Hal pertama yang bisa kamu lihat apakah kondisi keuanganmu sehat adalah jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran.

Namun, mengecek kesehatan keuangan tidak hanya mempertimbangkan hal itu. Kamu perlu mengecek rasio tabungan, rasio utang terhadap aset, dan rasio solvability. Tiga rasio ini sangat penting. Tapi, bagaimana cara hitungnya ya?

Tenang, jika menggunakan fitur Financial Health Check Up di aplikasi Finansialku, kamu akan dengan mudah mengetahui kesehatan keuanganmu tanpa perlu repot-repot menghitung.

Kamu juga bisa langsung buat janji dengan Perencana Keuangan Finansialku melalui konsultasi.finansialku.com jika kamu rasa keuanganmu lebih kompleks dan perlu dibicarakan secara langsung.

 

#6 Perhatikan Kondisi Orangtua

Salah satu tantangan karyawan swasta yang merantau adalah jauh dari orangtua. Bagi kamu yang masih memiliki orangtua, jangan lupakan orangtuamu. Selalu cek kondisi keuangan orangtuamu. Apakah mereka butuh bantuan?

Di masa tua mereka, akan lebih baik jika kamu membantu mereka dalam menentukan strategi keuangan yang sesuai.

 

Jadi Karyawan Swasta yang Merantau? Siapa Takut!

Jadi karyawan swasta memang memiliki tantangannya tersendiri. Apalagi soal keuangan.

Dengan menerapkan tips di atas untuk mengelola penghasilanmu, kamu tak perlu takut lagi merantau. Justru akan semakin semangat untuk meraih mimpi-mimpimu demi orangtua dan orang-orang terkasih di kampung halaman.

 

Download Sekarang, GRATISSS!!!

4 Ebook Panduan Sukses Mengatur Gaji Ala Karyawan

 

Itulah 5 cara mengatur gaji karyawan swasta, khususnya untuk kalian yang merantau. Apa ada hal yang ingin kalian tanyakan? Silakan tulis pertanyaannya melalui kolom komentar di bawah ini.

Masih banyak karyawan swasta khususnya mereka yang merantau, yang tidak tahu tentang hal ini dan mengalami kesulitan keuangan.

Yuk, jadi kawan yang baik untuk mereka dengan bantu share artikel ini sebanyak-banyaknya. Terima kasih.

 

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 28 Januari 2018. Cara Bijak Atur Gaji Ngepas bagi Anak Rantau. Economy.okezone.com – https://bit.ly/3i5O79w

 

Sumber Gambar:

  • 1 – http://bit.ly/38NJuhm
  • 2 – http://bit.ly/3sw8S2M
  • 3 – https://bit.ly/2N8Qvkq