Setidaknya ada 7 cara menyampaikan resign kerja yang paling umum dilakukan oleh para pekerja ketika ingin berhenti dari pekerjaannya. Apakah Anda juga menggunakan salah satu cara tersebut? Mari kita simak pemaparan berikut ini dan pastikan apakah Anda menggunakan salah satunya. Selamat membaca!

 

Berbagai Alasan Resign Kerja

Dalam sebuah hubungan, pasti akan ada yang namanya perpisahan, demikian juga dalam pekerjaan.

Tidak selamanya pekerjaan berjalan dengan mulus dan lancar. Ada saja yang membuat seorang pekerja harus berhenti dari tempat kerjanya.

Berbagai alasan dikemukakan, diantaranya ingin resign karena sudah tidak ada tantangan dalam pekerjaan, ingin mengembangkan diri di tempat pekerjaan lain, tidak cocok dengan yang dikerjakan hingga alasan karena menikah dan harus pindah dengan keluarganya (biasanya para pekerja wanita).

Bahkan tak jarang mereka yang resign kerja karena sudah tidak tahan dengan suasana kantor yang tidak kondusif atau perlakuan atasan yang tidak adil.

7 Cara Menyampaikan Resign Kerja yang Paling Umum di Kantor 02 - Finansialku

[Baca Juga: 6 Cara Praktis Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan, Tanpa Merusak Keuangan Perusahaan]

 

7 Cara Menyampaikan Resign Kerja

Dalam menyampaikan resign kerja, ada begitu banyak cara yang dilakukan.

Menurut situs hbr.org, jumlah pekerja yang resign kerja dari perusahaan setiap harinya mencapai lebih dari 10% di beberapa negara Asia.

Hal ini menarik perhatian peneliti untuk meneliti 300 pegawai yang telah resign kerja dan 200 manajer yang ditinggalkan oleh bawahannya.

Berikut ini 7 cara menyampaikan resign kerja yang paling umum dilakukan oleh para pekerja yang ingin berhenti dari tempat kerjanya menurut situs hbr.org.

 

Gratis Download E-book Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#1 Berhenti Kerja Sesuai Aturan

Dari survei tersebut didapatkan bahwa kebanyakan pegawai menggunakan cara pertama ini. Mereka resign kerja dengan cara dan prosedur yang sesuai dengan petunjuk di buku perusahaan.

Ketika mereka berniat akan resign, mereka akan mencari waktu yang tepat untuk berbicara perihal pengunduran diri mereka kepada atasan atau bos. Mereka menjelaskan alasan pengunduran diri mereka.

Setelah itu, para pekerja yang akan resign ini tidak langsung berhenti bekerja.

Mereka akan tetap bekerja sesuai dengan prosedur kantor, entah 2 pekan atau 1 bulan, sebagai masa transisi untuk serah terima pekerjaan dan tanggung jawab kepada pekerja yang akan menggantikan posisi tersebut.

12 Cara Penyelesaian Konflik dan Resolusi Konflik di Tempat Kerja, No 5 adalah Cara yang Harus Anda Buktikan 01 - Finansialku

[Baca Juga: 12 Cara Penyelesaian Konflik dan Resolusi Konflik di Tempat Kerja, No 5 adalah Cara yang Harus Anda Buktikan]

 

Melalui cara menyampaikan resign kerja seperti ini, proses transisi kerja berjalan dengan mulus karena ada kerja sama yang baik antara pekerja yang akan resign untuk melakukan serah terima dengan baik.

Selain itu, pihak manajerial akan bisa mengatur strategi yang sesuai dalam penempatan dan penyesuaian beban kerja kepada karyawan yang menggantikan.

 

#2 Memberikan Apresiasi terhadap Perusahaan

Pada umumnya, pekerja yang resign adalah mereka yang menganggap buruk tempat kerja yang ditinggalkan tersebut.

Namun, menurut hasil survei walaupun persentasenya tidak banyak, 9% pegawai menyampaikan resign yang ditambahi dengan ungkapan rasa terima kasih.

Mereka merasa senang dapat bekerja dan menambah pengetahuan serta pengalaman di perusahaan tersebut.

Selain itu, mereka pun juga kooperatif dalam melakukan transisi kerja dan melakukan briefing kepada penggantinya perihal setiap pekerjaan yang ia sudah bereskan dan hal-hal yang masih harus di follow-up.

 

Gratis Download Ebook Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

 

#3 In The Loop

Cara menyampaikan resign kerja ini didapatkan pada saat survei. Setidaknya ada 8% pegawai yang resign dengan cara ini.

Sebelum mereka menyampaikan surat resign, mereka akan menyampaikan perihalnya untuk resign. Pada saat itulah, kedua belah pihak (manajer dan pekerja yang akan resign) mengambil ancang-ancang.

Pekerja yang akan resign akan mencari pekerjaan baru dan manajer akan mengatur persiapan pergantian pegawai dan susunan organisasi sebelum pegawai tersebut benar-benar keluar.

 

#4 Mematuhi Peraturan Ala Kadarnya

Ternyata cara menyampaikan resign kerja dengan cara yang ke-4 ini cukup banyak dilakukan oleh para responden yang mengikuti survei. Sebanyak 29% pekerja yang resign dengan cara ini.

Mereka yang sudah merasa tidak betah lagi bekerja, mereka hanya berpikir untuk segera menyampaikan surat pengunduran diri, entah itu kepada sekretaris atasan atau pihak HRD, tanpa dibarengi dengan penjelasan ataupun alasan pengunduran diri secara detail.

Kamu Mahasiswa Jurusan Akuntansi Ini 8 Prospek Pekerjaan yang Menjanjikan di Masa Depan Kamu 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kamu Mahasiswa Jurusan Akuntansi? Ini 8 Prospek Pekerjaan yang Menjanjikan di Masa Depan Kamu]

 

Mereka hanya melakukan prosedur penyampaian surat pengunduran diri dan tidak merasa perlu untuk menjelaskan secara terperinci perihal atau alasan pengunduran diri mereka kepada pihak manajer.

 

#5 Menghindari Boss

Cara menyampaikan resign kerja berikut ini didapati sebanyak 9% menurut hasil survei.

Mereka tetap melakukan prosedur dengan menyampaikan surat resign kepada pihak HRD dan juga beberapa teman sejawat, namun mereka tidak memberitahu kepada pihak atasan.

Bahkan mereka berusaha menghindari atasan pada hari-hari terakhir saat akan keluar.

Mereka membiarkan kabar tentang pengunduran dirinya terdengar oleh telinga si boss dengan sendirinya, entah dari pihak HRD yang memberikan informasi atau rekan kerja lainnya.

Hal ini tentu saja akan menjadi kejutan tersendiri bagi pihak manajer karena mereka pasti akan kelimpungan dan kesulitan dalam mengatur timnya.

Biasanya, hal ini terjadi kepada pegawai yang memang tidak memiliki hubungan yang baik dengan atasan atau merasa tidak diperlakukan adil selama bekerja. Namun mereka tetap memberikan surat resign.

 

#6 Impulsif

Cara ini bisa dikatakan “kabur” dari tempat kerja. Hasil survei menemukan 4% pekerja yang melakukan cara resign kerja seperti ini.

Mereka mengaku keluar dari tempat kerja tanpa ada pemberitahuan sama sekali terhadap pihak kantor.

10 Penyebab Konflik di Tempat Kerja yang Harus Anda Ketahui 01 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Penyebab Konflik di Tempat Kerja yang Harus Anda Ketahui]

 

Jangankan berbicara kepada pihak atasan perihal pengunduran dirinya atau rekan sejawat, menyampaikan surat resign kepada pihak HRD saja tidak mereka lakukan.

Mereka berhenti dari kantor, tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan bahkan memutuskan hubungan komunikasi sama sekali terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kantor.

Cara ini memang tidaklah dewasa dan akan berdampak pada sulitnya pihak kantor untuk melakukan transisi dan melanjutkan bagian pekerjaan dari pegawai yang kabur tersebut.

Cara menyampaikan resign kerja berikut ini memang tidaklah pantas dan tidak profesional sama sekali. Semoga Anda bukan salah satunya yang melakukan cara ini ya!

 

#7 Pemutusan Hubungan

Cara berikut ini memang termasuk cara yang buruk. Mereka yang resign dengan cara ini adalah pegawai yang mencoba merugikan perusahaan dengan rekan sejawat.

Perilaku ini biasanya diekspresikan dalam bentuk serangan verbal. Tentu saja, hal ini akan merusak hubungan perusahaan dengan pegawai tersebut di masa mendatang.

10 Penyebab Konflik di Tempat Kerja yang Harus Anda Ketahui 02 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Aplikasi untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Kamu. Apakah Sudah ada di Smartphone Kamu?]

 

Ini Cara Resign Kerja Saya, Bagaimana dengan Anda?

Cara resign kerja pada poin 1 pernah saya lakukan. Bahkan beberapa waktu setelah saya tidak bekerja di kantor tersebut, pihak kantor sempat menghubungi untuk meminta bantuan saya dalam beberapa hal dan saya berusaha untuk bersifat kooperatif untuk membantu.

Hal ini saya lakukan untuk menjaga hubungan dengan pihak kantor karena saya berusaha untuk menjaga hubungan relasi saya.

Apakah Anda pernah melakukan resign kerja? Manakah cara menyampaikan resign kerja yang pernah Anda lakukan? Semoga Anda tidak melakukan poin 6 dan 7 ya!

 

Bagikan pengalaman Anda saat resign kerja dari tempat kerja Anda? Cara resign kerja mana yang Anda pilih?

Bagikan Pengalaman Anda melalui kolom yang tersedia di bawah ini dan bagikan juga setiap artikel adari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda yang membutuhkan. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Anthony C. Klotz & Mark C. Bolino. 15 September 2016. 7 Ways People Quit Their Jobs. HBR.org. https://goo.gl/3gV5L4

 

Sumber Gambar:

  • Resign Kerja – https://goo.gl/hqaZwE
  • Cara Menyampaikan Resign Kerja – https://goo.gl/ThmmHt