Kebijakan Baru Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100 Persen

Bagaimana cara pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100 Persen? Berikut ini penjelasan detil mengenai cara mencairkan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan..

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Kebijakan Baru Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100%

BPJS Ketenagakerjaan atau yang dahulu lebih dikenal dengan Jamsostek, semakin mengembangkan pelayanannya, namun bukan hanya layanannya saja yang dituntut harus menjadi lebih baik dan semakin baik tetapi pembaharuan kebijakan pun selalu dinanti agar bisa terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat ada umumnya dan khususnya bagi para peserat BPJS TK itu sendiri.

Perubahan kebijakan ataupun terjadi perkembangan pada BPJS TK tentunya bagi Anda yang merupakan salah satu peserta dari BPJS TK ini, perlulah mengupdate hal-hal terbaru yang terjadi di BPJS TK, mengapa harus demikian? Dikarenakan saat ini BPJS Ketenagakerjaan melakukan perombakan pada kebijakan yang akan lebih memaksimalkan pelayanan dan kesejahteraan para pekerja Indonesia.

kebijakan-baru-pencairan-jht-bpjs-ketenagakerjaan-100-persen-1-finansialku

[Baca Juga : Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan]

 

Sebagai salah satu solusi untuk mempersiapkan masa depan para pekerja yang dapat memberikan jaminan hari tua untuk tenaga kerja, saldo JHT (Jaminan Hari Tua) bisa di claim atau dicairkan dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam hal tersebut kebijakan baru muncul dan haruslah diketahui oleh Anda dan seluruh peserta BPJS TK, kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah menyangkut bagaimana cara mencairkan program JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan.

 

Yuk Daftar Uber Driver
Yuk Daftar Uber Driver

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah(PP) No 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1 september 2015 menyatakan bahwa saldo JHT bisa diambil 10%, 30% hingga 100% tanpa harus menunggu usia kepesertaan 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun seperti yang tertera di peraturan sebelumnya (Peraturan Pemerintah (PP) No 46 tahun 2015)

Merupakan satu kabar baik bagi para peserta BPJS TK, selain itu bagi Anda yang merupakan peserta dari BPJS TK ada beberapa informasi terkait untuk mengklaim JHT ini yang harus Anda ketahui dan pahami agar Anda tidak binggung lagi dan lebih lancar dalam proses pengurusan BPJS TK Anda.

 

Menurut Anda, seharusnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pencairan BPJS TK ini?

Silakan tulis pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini, terima kasih.

 

Terima kasih telah memberikan komentarnya. Sebagai bentuk apresisasi kami, maka kami memberikan free trial Aplikasi Finansialku. Aplikasi ini dapat membantu Anda mencatat pengeluaran dan merencanakan keuangan. Silakan download. 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Syarat dan Ketentuan

Bagi Anda yang akan mencairkan program JHT, ada beberapa pilihan cara untuk claim saldo JHT, bisa dicairkan 10 % saja, 30% saja atau hingga 100%, dibawah ini adalah beberapa syarat dan ketentuannya,

 

Ketentuan Mencairkan Saldo JHT 10%, 30% Hingga 100%

Berikut beberapa ketentuan yang harus Anda ketahui terkait cara mencairkan (klaim) saldo JHT Jamsostek (BPJS ketenagakerjaan):

  • Sesuai dengan peraturan pemerintah no 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1 september 2015, Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 10% dan 30% bisa dilakukan hanya untuk peserta yang masih bekerja dengan syarat usia kepesertaan sudah menginjak 10 tahun, pencairan hanya boleh dipilih salah satu, 10% atau 30% saja, tidak bisa dua-duanya. 10% untuk dana persiapan pensiun, sedangkan yang 30 persen untuk biaya perumahan.
  • Setelah melakukan salah satu pencairan 10% atau 30% pencairan berikutnya yang bisa dilakukan adalah pencairan 100% setelah keluar dari pekerjaan.
  • Sementara untuk mencairkan saldo JHT sampai 100% hanya diperuntukan untuk peserta yang sudah tidak bekerja (keluar, resign atau PHK), saldo bisa langsung dicairkan setelah menunggu 1 bulan sejak keluar tidak bekerja.
  • Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100% Tidak bisa dicairkan tanpa paklaring (surat pengalaman/berhenti kerja) paklaring bisa diminta dari perusahaan yang sudah Anda tinggalkan, jika perusahaan sudah tidak ada maka bisa meminta ke disnaker.
  • Pastikan Data KTP sama dengan data Kartu Keluarga (KK) jika berbeda Anda bisa membuat surat keterangan koreksi kesalahan dari kelurahan setempat.
  • Pengambilan Saldo JHT tidak bisa diwakilkan, jika si peserta cacat total pencairan harus disertai surat kuasa, kecuali untuk peserta yang meninggal dunia.
  • Cara klaim JHT Jika kartu BPJS hilang, untuk mencairkan saldo JHT BPJS, Anda harus mengurus surat pengganti kartu peserta yang hilang yaitu surat keterangan hilang dari kepolisian. Dengan mencantumkan no Kartu Peserta BPJS di dalam surat keterangan hilang tersebut, maka Anda sudah bisa mencairkan JHT Anda.
  • Untuk Peserta yang sudah berhenti bekerja, saldo JHT bisa dicairkan 100% setelah menunggu selama satu bulan sejak keluar dari pekerjaan, meskipun usia kepesertaan kurang dari 10 tahun.

 

Cara Mengecek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga :  Cara Mengecek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan]

 

Persyaratan Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 10% dan 30% Terbaru

Dan satu hal lagi yang perlu dipahami oleh para peserta BPJS TK dari adanya peraturan baru itu adalah ketika peserta sudah mencairkan JHT yang sebesar 10% atau 30%, maka peserta BPJS TK tidak bisa mencairkan JHT secara bertahap lagi. Tahap selanjutnya sendiri setelah pencairan 10% atau 30% adalah pencairan 100% atau klaim JHT secara penuh. Klaim pencairan JHT 100% ini sendiri membutuhkan waktu sebulan sejak peserta yang bersangkutan sudah berhenti bekerja. Berikut ini adalah persyaratan untuk mencairkan saldo JHT 10% atau 30% yang berlaku mulai 1 september 2015 berdasarkan peraturan pemerintah No 60 tahun 2015:

  1. Peserta minimal sudah bergabung selama 10 tahun
  2. Peserta masih aktif bekerja diperusahaan.

Syarat untuk Mencairkan Saldo JHT 10%

  1. Fotocopy kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.
  2. Fotocopy KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.
  3. Fotocopy KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli.
  4. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  5. Buku Rekening Tabungan

 

Syarat untuk Mencairkan Saldo JHT 30%

  1. Fotocopy kartu BPJS TK/Jamsostek dengan membawa yang asli.
  2. Fotocopy KTP atau Paspor Peserta dengan menunjukkan yang asli.
  3. Fotocopy KK (Kartu Keluarga) dengan menunjukkan yang asli.
  4. Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  5. Dokumen Perumahan.
  6. Buku Rekening Tabungan

bedanya-jaminan-hari-tua-dan-jaminan-pensiun-bpjs-ketenagakerjaan-finansialku

[Baca Juga : Bedanya Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan]

 

Jika Anda ingin mencairkan JHT sebesar 10% dan 30% maka Anda harus bersiap dengan pemberlakuan pajak progresif yang harus ditanggung.

  • Pajak progresif sendiri dikenakan mulai dari 5% hingga 30%.
  • Jika saldo JHT di bawah Rp50 juta akan dikenakan pajak sebesar 5%. Dan jika Anda pekerja yang memiliki saldo JHT antara Rp50 juta sampai Rp250 juta maka tarif pajaknya lebih besar yaitu 15%.
  • Jika saldo JHT Anda antara Rp250 juta sampai Rp500 juta maka pajaknya yaitu sebesar 25%.
  • Jika saldo JHT yang telah mencapai lebih dari setengah milyar, maka tarif pajaknya adalah 30%.
  • Namun bila pekerja tidak pernah mencairkan JHT meski sudah mencapai 10 tahun kepesertaan ini maka berapapun saldo JHT Anda nanti saat akan mencairkannya pajak yang dikenakan hanya sebesar 5%.

 

Persyaratan Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 100% Terbaru

Salah satu kabar yang mebahagiakan bagi para peserta BPJS TK mencairkan saldo JHT 100%  siapapun peserta BPJS TK yang sudah berhenti bekerja baik karena Putus Hubungan Kerja (PHK) atau resign dengan kemauan sendiri, bisa mencairkan saldo JHT sampai 100% setelah menunggu 1 bulan,  tanpa harus menunggu usia 56 tahun atau ketika Anda mengalami cacat total atau meninggal dunia, sedangkan untuk yang masih bekerja hanya ada 2 pilihan untuk mencairkan saldo JHT yaitu 10% saja untuk persiapan pensiun atau 30% untuk biaya perumahan.

 

Syarat untuk Mencairkan Saldo JHT 100%

Berikut adalah persyaratan untuk mencairkan saldo JHT BPJS (JAMSOSTEK) sampai 100%:

  1. Sudah berhenti bekerja (PHK/ resign)
  2. Kartu Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.
  3. Paklaring (Surat pengalaman bekerja / surat keterangan sudah berhenti bekerja)
  4. KTP atau boleh juga SIM.
  5. Kartu Keluarga (KK).
  6. Buku Tabungan untuk Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan.
  7. Jangan lupa sertakan fotocopy minimal sebanyak 1 lembar untuk masing-masing dokumen di atas.

tahukah-anda-ada-4-jaminan-bpjs-ketenagakerjaan-bpjs-tk-untuk-karyawan-finansialku

[Baca Juga :  Coba Cek Manfaat BPJS Ketenagakerjaan untuk Freelance]

 

Jadi Prosedur Pengajuan Pencairan

Bagi Anda yang akan mencairkan saldo JTH berikut adalah beberapa  prosedur pencairannya:

  1. Mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
  2. mengisi formulir pengajuan klaim JHT,
  3. Menandatangani surat pernyataan sedang tidak bekerja di perusahaan manapun,
  4. Ceklis kelengkapan berkas,
  5. Panggilan wawancara dan foto
  6. Terakhir transfer seluruh saldo JHT ke nomor rekening bank.

 

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam mencairkan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan? Silakan share pengalaman Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi :

  • . Agustus 2016. Cara Mencairkan 100% JHT Jamsostek BPJS (Syarat dan Ketentuan). https://goo.gl/nMfIFz

 

Sumber Gambar : 

  • Claim – https://goo.gl/2VigjE
  • Workers – https://goo.gl/GFFN0b

 

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

1,063 Comments

  1. Sarah 11 November 2017 at 20:40 - Reply

    Maaf sebelumnya saya mau tanya, klo dipersyaratan pencairan bpjs ketenagakerjaan pakai npwp atau engga? Soalnya pas pencairan saya bawa fotocpyan npwp jg takut diperlukan, pas dicek perlengkapan datanya saya jg pake npwp.. jd persyaratan bpjs saya ada ktp, kartu bpjs, kartu keluarga, rekening tabungan, paklaring dan npwp.. yg saya mau tanyakan bermasalah atau engga kalau ditambahkan npwp jg ?

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:31 - Reply

      Hi Bu Sarah
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Boleh saja Bu, bawa NPWP dan foto copy NPWP.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  2. Emi 12 November 2017 at 09:28 - Reply

    Slmat pagi ..mau tanya , klo pengen tau bpjs kita sudah tidak aktip gmn yah .. terakhir sya resign tgl 25sept kmren .. apa bisa langsung di cairkan . Trakhir saya cek di bpjstk online saldo malah tidak sesuai , Terimakasih mohon jawaban nya

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:23 - Reply

      Hi Ibu Emi
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, Anda harus menunggu 1 bulan
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  3. Bayu 12 November 2017 at 11:35 - Reply

    Selamat siang
    Saya mau tanya saya kan baru berhenti dan saya mau mencaikan bpjs saya tapi saya baru bekerja 2 tahun di perusahaan yg lama apa kah bisa di cairkan bpjs saya itu .

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:22 - Reply

      Hi Pak Bayu
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bisa dicairkan, asalkan syarat dan ketentuan telah dipenuhi.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  4. anthy 12 November 2017 at 13:08 - Reply

    Assalamualaikum. Mau tanya nie kak apa bisa bpjs ketenagakerjaan di cairkan tpi masa kerjaku cuman setahun dan baru resign Bulan lalu? apa dananya bisa di cairkan ?

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:23 - Reply

      Hi Anthy
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, Anda harus menunggu 1 bulan
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  5. Rowi 12 November 2017 at 19:16 - Reply

    Saya mempunyai 3 kartu jamsostek, yang dua di perusahaan lama dan yang satunya diperusahaan sekarang tempay bekerja. Apakah bisa di cairkan jamsostek yang dari dua perusahaan lama? Nomer kjp nya juga lupa karna kartunya hilang

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:23 - Reply

      Hi Pak Rowi
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Harusnya bisa jika Bapak sudah memenuhi syarat-syaratnya.
      Bapak dapat menannyakan nomor ke call center BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  6. Dewi 13 November 2017 at 13:02 - Reply

    Ini aku posisi diBatam kalo mau cairin bpjs pake KTP daerah asal bisa gak sih? Apalagi KTP nya baru surat keterangan karna kmrn ganti status.
    Trimakasih

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:21 - Reply

      Hi Bu Dewi
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, masih bisa dicairkan tanpa EKTP. Gunakan saja KTP yang ada.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  7. Werpin Girsang 14 November 2017 at 08:31 - Reply

    Selamat pagi. Saya resign dari perusahaan tempat saya bekerja dengan masa kerja 4 tahun. Apakah JHT saya bisa langsung dicairkan? Terima kasih.

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:20 - Reply

      Hi Pak Werpin Girsang
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bisa dicairkan, asalkan syarat dan ketentuan telah dipenuhi.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  8. dadang 14 November 2017 at 11:22 - Reply

    selamat siang. saya berhenti kerja 2 agustus lalu tapi kenapa ya bpjs saya masih aktif. dan tidak bisa dicairkan kata petugas bpjs. kalau dihitung kan sudah 3 bulan lebih ya?

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:19 - Reply

      Hi Pak Dadang
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Bapak dapat meminta bagian HRD untuk menonaktifkan nomor BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  9. SRI NUR AENI 14 November 2017 at 14:06 - Reply

    mau tanya kalo KK nya sudah beda gimana? karena KK saya sekarang sama suami saya?? saya takut harus bolak balik saat pencairan JAMSOSTEK

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:19 - Reply

      Hi Ibu Sri Nur Aeni
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, ibu dapat melakukan pengkinian data di BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  10. nur faizah 14 November 2017 at 15:14 - Reply

    Sore,
    Saya mau mencairkan bpjs yg sudah non aktif tapi surat dari disnaker belum keluar apakah bisa dicairkan?biasanya kapan surat dari disnaker keluar setelah dinonaktifnkan??

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:18 - Reply

      Hi Bu Nur Faizah
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, seharusnya Ibu yang mengajukan kepada disnaker,
      atau ibu dapat menanyakan kepada bagian HRD.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  11. AGUS BUDIMAN 14 November 2017 at 21:16 - Reply

    selamat malam pak..
    saya mau tanya, kalo pencairan JHT pakai KTP sementara bisa gak?
    e-KTP saya sedang di perbaharui di kantor desa, masa aktif nya abis.
    Terima kasih

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:17 - Reply

      Hi Pak Agus
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, masih bisa dicairkan tanpa EKTP. Gunakan saja KTP yang ada.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  12. asbah harun 14 November 2017 at 21:39 - Reply

    selamat malam..
    waktu sy msuk di perusahaan sy memakai ktp n kk alamat sekarang..tp data di bpjs alamat orang tua dikampung pdahal q sudah menggunakn e ktp..menurut yg q dengar nik itu memiliki kode wilayah..apa bpjs menggunakn itu sebagai pedoman alamat..dan huruf terakhi nama akhir jg beda antara bpjs n ktp..apa bisa sy klaim..terimah kasih

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:17 - Reply

      Hi Pak Asbah
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Menurut informasi yang kami dapat, yang paling penting adalah data-data yang digunakan sesuai.
      Contoh nama di KTP harus sama dengan di KK, BPJS Ketenagakerjaan dan lainnya.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  13. Agus 14 November 2017 at 23:50 - Reply

    Saya sudah resign selama 3bln ,pas akan klaim di bpjs cabang slipi,ternyata masih aktif(kartu pesertanya),bahkan seseorang yg ikut antri dgn sy kartu pesertanya masih aktif sedangkan dia sudah hampir 1tahun tp kartu masih aktif,sedangkan perusahaannya sudah tutup.
    #jadi menurut sy ini adalah contoh aturan abu abu yg ingin dimanfaatkan oleh bpjs utk meraup keuntungan ..misalnya ada seribu anggota bpjs jkt yg mengalami sprti saya…berapa milyar yg diraup bpjs ..kita hanya bs mengelus dada ,daba dari hak kita telah musnah diraup bpjs..krn kita tdk akan bs mencairkan.
    #!saran sy klo bpjs punya hati nurani dan niat baik..harusnya apabila perusahaan tdk membayar kan iuran karyawannya selama 3bulan.berturut turut. Beri sangsi..dan non aktifkan secara otomatis..saya mohon non aktifkan.secara otomatis ..Jgn malah meraup uang oesaerta..ini sm saja praktek korup

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:15 - Reply

      Hi Pak Agus
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Bapak, dapat didengar oleh pemangku kebijakan.

  14. Agus 15 November 2017 at 00:12 - Reply

    Saya yakin bpjs menrapkan aturan kartu masih aktif seperti ulasan sy diatas sudah dipikirkan dgn aturan yg abu abu utk meraup,keuntungan,..krn bpjs sudah sadar berapa orang pertahun yg tdk bs mencairkan/klaim ,apalagi bila perusahaan yg kita ..sudah tdk ada.dan kartu peserta kita masih aktif…Ya itulah hak yg harus kita serahkan cuma2 ke bpjs krn kita tdk akan bs mencairkan
    !aturan abu abu ini harus dirubah klo tdk ingin menciptakan bpjs yg korup..
    Beri sangsi perusahaan yg tdk menon aktifkan kartu peserta (karyawan yg resign)”dan apabila 3bulan perusahaan tdk membayarkan berturut turut beri sangsi..dan harus ditnya karyawan masih aktif bekerja atau resign..dan tolong bila 3bulan tdk bayar harus sgera bps non aktifkan secara otomatis.
    !!kalo aturan masih sprti ini..berarti terbukti aturan abu abu ini sengaja dibuat utk korup!

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 09:15 - Reply

      Hi Pak Agus
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Bapak, dapat memberikan masukan untuk pemangku kebijakan.

  15. Satria 15 November 2017 at 11:26 - Reply

    hai, saya mau nanya! saya sudah bekerja di 3 perusahaan berbeda, dari 3 perusahaan itu saya cuma punya dua paklaring satu di perusahaan pertama satunya lagi di perusahaan terakhir. yang mau saya tanyakan apakah cukup 1 paklaring terakhir saja untuk proses pencairan bpjs tk atau di haruskan semua paklaring ada? (3 perusahaan).

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 12:12 - Reply

      Hi Pak Satria
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Boleh tahu apakah 3 BPJS Ketenagakerjaan tersebut berbeda nomor KPJ nya?
      Jika berbeda, maka Bapak perlu surat paklaring masing-masing perusahaan.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  16. Arlan 15 November 2017 at 11:42 - Reply

    Siang pak tolong info kpj saya sdh masih aktif atau sdh di NONAKTIFKAN…No Kpj 11042115110

    • Finansialku
      Finansialku 15 November 2017 at 12:14 - Reply

      Hi Pak Arlan
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Mohon maaf kami tidak terhubung dengan sistem BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk cek nomor Bapak, kami sarankan Bapak hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download