Dana darurat adalah dana yang digunakan di saat keadaan darurat, tapi di situasi sekarang, bijakkah jika dana darurat digunakan saat panic buying?

Selengkapnya hanya di Finansialku.com!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Panic Buying

Saat ini, Indonesia sudah mencanangkan bahwa sudah saatnya kita siaga terhadap virus corona.

Saat Pak Presiden mengumumkan sudah saatnya melakukan semua aktivitas dari rumah, banyak sekali orang-orang yang menjadi panic buying.

Panic buying ini terjadi saat konsumen membeli sebuah produk dalam jumlah yang banyak dan tidak wajar, sebagai bentuk dari antisipasi sebuah kejadian yang tidak terduga, seperti bencana atau krisis ekonomi.

Dengan adanya panic buying ini, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan barang dan juga terjadi kenaikan harga barang.

Barang-barang yang dikhawatirkan akan naik terutama masker, hand sanitizer, disinfektan, tisu dan bahan pangan.

Karenanya, banyak sekali oknum-oknum yang memanfaatkan masa-masa ini untuk menaikkan harga atau malah menjadi kasus penipuan.

Dampaknya, untuk kamu yang masih chill, pasti kerasa dong harga barang mulai tidak masuk akal.

Dari yang awalnya anggarannya sudah dipastikan hanya akan terpakai sejumlah X, kamu malah harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk membeli barang-barang yang benar-benar kamu butuhkan.

Mana di bulan ini, kamu sudah mengeluarkan pengeluaran yang cukup banyak. Sehingga, saat ada kejadian kenaikan harga, kamu cukup kewalahan. Belum lagi dengan kondisi yang tidak menentu seperti sekarang.

Virus Corona Munculkan Panic Buying, Ini Efeknya 01

[Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 dalam Paparan COVID-19]

 

Banyak sekali karyawan maupun pebisnis yang khawatir. Dari sisi karyawan, karena bisnis lesu, khawatir jika gajinya akan dikurangi, padahal kebutuhan semakin banyak, belum lagi cicilan pun terus menunggu.

Ketakutan yang terbesar adalah sampai di PHK, bagaimana caranya memenuhi semua kebutuhan hidup jika sampai di PHK.

Dari sisi pebisnis, ketakutan adalah revenue yang turun, bisa-bisa tidak bisa memberikan gaji ke karyawan.

Belum lagi sebentar lagi harus memberikan THR, dari mana uang akan datang, mengingat bisnisnya sedang lesu?

Lalu, apakah bijak jika kita menggunakan dana darurat di saat sedang panic buying seperti ini?

Sebelum kamu tahu lebih lanjut, sudahkah kamu download aplikasi Finansialku?

Jika belum, kamu bisa download aplikasi Finansialku dengan klik ikon-ikon di bawah ini.

Aplikasi Finansialku bisa menjawab masalah keuangan yang kamu hadapi saat ini. Yuk download sekarang juga dan dapatkan free trial-nya untuk 30 hari.

playstore icon
appstore icon

 

Setelahnya, kamu bisa berlangganan premium hanya dengan Rp350 ribu untuk setahun. Harga ini sama dengan berlangganan kurang dari Rp30 ribu sebulan, atau bahkan kurang dari seribu rupiah per harinya.

Dengan harga itu kamu bisa mengatur keuangan, dapat edukasi keuangan, bertanya pada ahli keuangaan, hingga cek kesehatan finansial kamu. Worth it banget gak sih?

Eits.. khusus buat kamu yang baca, dapatkan potongan Rp50 ribu untuk kamu yang mau berlangganan aplikasi Finansialku premium selama satu tahun.

Masukkan kode CUAN50 dan voila! Kamu berlangganan premium hanya dengan Rp300 ribu saja untuk satu tahun penuh!

 

Bijakkah Menggunakan Dana Darurat Dalam Kondisi Panic Buying?

Keadaan panic buying ini membuat kita tidak berpikir panjang, lalu bijakkah kita jika menggunakan dana darurat saat panic buying?

Sebenarnya, ada beberapa poin yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan dana darurat.

Simak bahasannya lewat video yang diunggah di kanal youtube Finansialku, atau untuk kamu yang lebih suka baca, kamu juga bisa baca artikelnya di bawah ini!

 

#1 Cek Kebutuhan

Ada baiknya, sebelum kamu beli barang, kamu cek apa saja yang dibutuhkan selama dua minggu (waktu untuk #ProduktifDiRumah).

Rencanakan makanan apa yang ingin kamu makan selama dua minggu ke depan, sehingga kamu tahu apa saja yang harus kamu beli.

Dengan demikian, kamu tidak menumpuk barang secara berlebihan, dan meminimalkan kemungkinan barang yang mubazir.

Yuk, mulai merencanakan kebutuhan dan keuangan!

 

#2 Jika Gaji Dipotong Atau Bahkan Kena PHK

Bagaimana jika daftar kebutuhan yang kamu buat melebihi penghasilanmu? Bagaimana jika ternyata gaji kamu dipotong atau malah kena PHK imbas dari lesunya ekonomi? Dari mana bisa beli semua kebutuhan?

Nah, di sinilah peran dana darurat yang sudah kamu kumpulkan!

Fungsi dana darurat adalah untuk menutupi biaya-biaya saat kejadian yang sama sekali tidak direncanakan. Seperti saat ini. Seperti saat seandainya gajimu dipotong atau malah kena PHK.

Jadi, kamu gak perlu pinjam uang untuk menutupi kebutuhan di situasi mendadak. Kamu juga gak akan masuk ke dalam lingkaran yang bernama ‘utang’.

 

#3 Dana Darurat

Nah, pentingnya dana darurat adalah ketika ada kejadian yang seperti ini terjadi. Tidak hanya mempengaruhi harga bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari, situasi ini pun akan berpengaruh pada investasi kamu.

Jadi, buat kamu yang terlalu mengandalkan investasi, dana darurat tetaplah sangat penting. Jika kamu tahu segitiga perencanaan keuangan Finansialku, sebelum investasi kamu harus punya dulu dana darurat.

Mengapa? Hal ini dilakukan supaya ketika kejadian yang tidak diprediksi seperti saat ini, arus kas kamu tetap lancar.

Oleh sebab itu, sebelum semakin terlambat, ini saat yang tepat buat kamu cek kesehatan keuangan kamu. Kamu bisa cek kesehatan keuangan melalui aplikasi Finansialku atau klik di tombol berikut.

Cek Kesehatan Keuanganmu Di Sini!

 

Setelah kamu cek kesehatan keuangan, kamu akan jadi lebih tahu apa yang pertama kali harus kamu lakukan dalam keuangan kamu.

Perlu diingat bahwa permasalahan keuangan setiap orang berbeda-beda, maka diperlukan pemeriksaan menyeluruh mengenai keuangan kamu.

Dengan cek kesehatan keuangan juga, sebenarnya kamu bisa mengetahui bagaimana caranya memiliki keuangan yang ideal.

Layaknya cek kesehatan di rumah sakit, laporan cek kesehatan tersebut harus kamu bawa ke dokter untuk di diagnosa. Dalam keuangan, dokter tersebut adalah Financial Planner.

Virus Corona Makin Ganas, Minyak dan Emas Terjun Bebas 01

[Baca Juga: Stok Sekarat, Ini Cara Bikin Disinfektan dan Hand Sanitizer DIY]

 

Jadi, setelah melakukan cek kesehatan keuangan, kamu bisa langsung bertanya pada CFP (Certified Financial Planner) yang ada di fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi Finansialku.

Psstt.. cek kesehatan keuangan ini gratis lho! Yuk, cek kesehatan keuangan kamu sekarang. Jangan tunggu keuanganmu sakit!

 

#4 Bijakkah Menggunakan Dana Darurat Saat Kondisi Panic Buying?

Jika anggaranmu benar-benar sudah habis di saat kebutuhanmu belum terpenuhi dan harganya terus naik, dana darurat boleh banget kamu gunakan.

Tapi di saat keuanganmu masih aman, anggaran masih oke, simpan dulu deh dana daruratnya.

Jadi dana darurat hanya digunakan ketika kejadian yang sama sekali tidak direncanakan terjadi dan anggaranmu tidak memadai.

Jangan sampai dana darurat ini terpakai di saat tidak darurat atau bahkan jadi modal untuk foya-foya di situasi tidak pasti sekarang ini.

Jangan pula panic buying hanya karena kamu punya uang berlebih. Dana darurat bisa kamu gunakan di saat genting, namun tetap dalam porsi normal ya.

 

Milikilah Dana Darurat Sebelum Melangkah ke Jenjang Berikutnya

Untuk menghindari panic buying dan segala efek dari kondisi yang sama sekali tidak bisa kita rencanakan, sangat penting untuk kamu memiliki dana darurat sebelum dana lainnya.

Jika kamu belum memiliki dana darurat, merencanakan untuk memilikinya mulai dari sekarang adalah langkah yang baik. Lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali, bukan?

Jika kamu memiliki masalah dengan kesehatanmu, segera hubungi dokter. Jaga kesehatan diri, lakukan physical disctancing, dan hindari panic buying!

Jika kamu memiliki masalah dengan kesehatan keuanganmu, kamu bisa hubungi dokter keuangan (Financial Planner). Jangan ragu untuk menghubungi kami.

Kamu bisa menghubungi saya atau teman-teman saya melalui aplikasi Finansialku.

 

Caranya:

  1. Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store atau pun Apple Apps Store.
  2. Gunakan menu Konsultasi Keuangan
Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Masih belum paham soal dana darurat? Kuy langsung aja tonton video di bawah ini!

 

Sobat Finansialku, kami hadir mengajak kepedulian Anda untuk membantu dan memberikan harapan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sampai saat ini, mereka masih berjuang untuk mendapatkan makanan, pekerjaan bahkan kehidupan saat situasi seperti ini.

Sudah saatnya! Anda dan Finansialku, bersama-sama membantu mereka!

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi(1)

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin kamu telah mengetahui bijakkah menggunakan dana darurat saat kondisi panic buying.

Bagikan informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum mengetahui tentang bijakkah menggunakan dana darurat saat kondisi panic buying. Semoga bermanfaat!