Apakah Edukasi Keuangan di Tempat Kerja Dapat Meningkatkan Employee Engagement?

Apakah edukasi keuangan di tempat kerja itu penting? Apa betul bisa meningkatkan employee engagement?

Masih banyak sekali yang meremehkan peran edukasi keuangan di tempat kerja, lho. Untuk dapat menjawab beberapa pertanyaan tersebut, simak pembahasannya berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Hubungan antara Employee Engagement dan Edukasi Keuangan di Tempat Kerja

Tingkat stres karyawan terkait isu keuangan sudah mencapai angka yang sangat tinggi.

Nyatanya, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa isu keuangan adalah penyebab utama stres karyawan di tempat kerja.

Tingkat stres itu kemudian mempengaruhi karyawan secara negatif, baik dalam hubungan kerja dan urusan bisnis lainnya.

Dengan demikian, banyak organisasi memilih untuk melakukan langkah proaktif untuk menurunkan tingkat stres dengan menyediakan program edukasi keuangan.

Mungkin tidak banyak karyawan yang menerima ide ini dengan baik, namun terbukti bahwa edukasi keuangan berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan employee engagement.

Nah, dari mana hubungan antara edukasi keuangan dengan employee engagement ini terbentuk?

Demi pemahaman mendalam mengenai peran edukasi keuangan dalam perusahaan Anda, Finansialku mengajak Anda untuk memahami mengenai employee engagement dan modelnya berikut ini:

 

Employee Engagement Model

Untuk dapat meningkatkan employee engagement secara positif, sebuah organisasi atau perusahaan harus memahami apa dampaknya terhadap karyawannya.

Karena banyaknya faktor yang dapat mempengaruhi employee engagement, meraihnya bisa sangat menantang.

Lembaga riset human resource asal Amerika Serikat, Corporate Leadership Council, meneliti mengenai dampak individual terhadap lebih dari 350 aktivitas yang dijalankan organisasi dan bagaimana hal ini mempengaruhi employee engagement.

Nah, yang terpenting di sini adalah menentukan 350 aktivitas yang harus diutamakan demi peningkatan employee engagement tersebut.

Apakah-Edukasi-Keuangan-di-Tempat-Kerja-1-Finansialku

[Baca Juga: 20 Cara Seorang Pemimpin Meningkatkan Semangat Kerja Tanpa Mengandalkan Uang. Silakan Anda Buktikan Sendiri!]

 

Setiap orang tentu memiliki preferensi yang berbeda satu sama lain.

Organisasi berlomba-lomba menemukan kunci utama demi mencapai employee engagement yang dapat diaplikasikan di mana saja, kepada siapa saja, namun tidak satu pun berhasil menemukan solusinya.

Oleh karena itulah, dalam meningkatkan employee engagement secara konsisten, yang utama bukanlah sebuah cara universal. Melainkan dengan menggunakan pendekatan integral yang didasarkan pada model yang kokoh dari berbagai elemen kunci employee engagement tersebut.

Analisis mendalam mengenai studi employee management menjabarkan bagaimana 4 area kunci dan 11 faktor spesifik meningkatkan employee management dengan sukses.

Mari kita lihat model employee engagement tersebut demi peningkatannya di perusahaan atau organisasi Anda:Apakah-Edukasi-Keuangan-di-Tempat-Kerja-5 Tabel Employee Engagement Model

 

Eksplorasi terhadap employee engagement tidak berhenti sampai di sini. Namun kita akan melihat bagaimana edukasi keuangan sesuai dengan model ini.

 

Menilik Hubungan Edukasi Keuangan di Tempat Kerja dan Employee Engagement

Melalui model tersebut, kita dapat melihat beberapa area di mana edukasi keuangan dapat mempengaruhi employee engagement secara positif dalam pekerjaan mereka. Area-area tersebut adalah sebagai berikut:

 

#1 Kepemimpinan (Leadership)

Faktor kepemimpinan berkontribusi terhadap employee engagement apabila karyawan merasa bahwa atasannya:

  • Mempedulikan mereka secara mendalam
  • Mengomunikasikan tujuan perusahaan kepadanya
  • Bisa dipercaya

 

Sebuah studi APA terkait stres di Amerika menunjukan bahwa stres keuangan adalah penyebab utama dari ketegangan dan kecemasan karyawan.

Atasan yang menyadari isu ini dan membantu mereka menghadapinya adalah contoh sikap peduli.

Mengadakan program edukasi keuangan membutuhkan peran kepemimpinan yang efektif.

Apakah-Edukasi-Keuangan-di-Tempat-Kerja-2-Finansialku

[Baca Juga: Sudahkah Anda Tahu: Tunjangan dan Kompensasi Kerja? Dan Bagaimana Cara Memanfaatkan dengan Benar?]

 

Saat atasan jelas-jelas berperan dalam edukasi keuangan ini, karyawan bisa melihat bukti bahwa isu mereka sangatlah penting bagi atasannya.

Karyawan kemudian akan menerima edukasi ini secara lebih personal dan tidak terpaksa karena ikatan kerja.

Terlebih apabila perusahaan yang memutuskan untuk menyediakan edukasi keuangan ini secara gratis, karyawan merasa bahwa perusahaan berinvestasi jangka panjang dalam diri mereka.

Pada akhirnya kepercayaan terhadap atasan dan perusahaan ini memunculkan rasa percaya karyawan.

Mereka paham bagaimana atasan dan perusahaannya mempedulikan mereka demi bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.

 

#2 Tim (Team)

Pada akhirnya, edukasi keuangan akan mengurangi stress keuangan yang dialami karyawan. Tentunya hal ini mempengaruhi kinerja dan fungsi mereka dalam perusahaan.

Dengan hilangnya kecemasan dan ketakutan mereka akan isu keuangan, secara otomatis mereka akan lebih fokus dan bisa menghasilkan lebih optimal bagi tim dan perusahaannya.

Hubungan kerja yang baik akan terbentuk saat setiap anggota tim berkontribusi dengan baik. Sehingga tentunya edukasi keuangan juga berpengaruh terhadap hubungan kerja dalam tim.

 

#3 Organisasi (Organization)

Terdapat 3 faktor kunci yang mempengaruhi employee engagement:

  • Memiliki nilai yang bisa dirasakan oleh karyawan
  • Memiliki fokus konsumen yang kuat
  • Balas jasa kepada karyawan dan komunitas

 

Organisasi atau perusahaan yang berhasil menjalankan 3 faktor tersebut akan menghasilkan budaya yang menciptakan karyawan yang luar biasa dan menonjol.

Dengan edukasi keuangan yang efektif, organisasi menekankan nilai yang dapat dirasakan oleh karyawannya, dan secara langsung menunjukkan komitmen perusahaan kepada karyawannya. Faktor yang satu ini sangat berdampak pada karyawan.

Selain itu, ini juga bisa dibilang sebagai balas jasa perusahaan dengan cara meningkatkan standar hidup karyawannya dengan memiliki pengetahuan manajemen keuangan yang lebih baik.

Nah, Anda juga bisa menyampaikan pesan kuat ini dengan membuat program edukasi keuangan yang efektif bagi karyawan perusahaan.

Apakah-Edukasi-Keuangan-di-Tempat-Kerja-3-Finansialku

[Baca Juga: 10 Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja Setelah Pulang Kampung dan Libur Lebaran]

 

Apabila tidak memungkinkan membuat program sendiri, Anda bisa meminta bantuan tenaga ahli edukasi keuangan.

Sebagai contohnya adalah Finansialku, di mana para perencana keuangannya adalah pemegang lisensi CFP® aktif yang bekerja sesuai dengan kode etik profesi perencana keuangan yang telah ditetapkan oleh Financial Planning Standards Board Indonesia.

Dengan demikian, Anda dengan mudah menyediakan edukasi keuangan yang terjamin dan terpercaya menggunakan jasa Finansialku. Anda bisa mulai dari sekarang dengan menghubungi kontak berikut ini:

Nomor Telepon: 081911516119

Email: solusi@finansialku.com

 

#4 Efek Keseluruhan (Overall Impact)

Sebagai tambahan untuk meningkatkan dampak dari 3 elemen kunci dalam model employee engagement tadi, edukasi keuangan juga memberikan efek keseluruhan.

Sebuah studi mendemonstrasikan hubungan antara penurunan stres keuangan dan efeknya terghadap nilai employee engagement. Studi ini mengindikasikan bahwa karyawan dengan stres keuangan tinggi memiliki engagement lebih rendah dengan organisasinya.

Memberikan edukasi keuangan sebagai bagian dari integrasi employee engagement akan memberikan peningkatan positif bagi perusahaan juga. Jadi, jangan anggap hal ini hanya sebagai benefit bagi karyawan, namun sebagai cara Anda dalam memajukan perusahaan juga.

 

Apa Dampak Karyawan yang Stres Masalah Keuangan (Financial Stress) terhadap Pekerjaan?

Sudah terbukti bahwa stres masalah keuangan bisa mempengaruhi kunci bisnis secara negatif. DAN dampaknya signifikan.

Jika Anda masih ragu akan dampak stress masalah keuangan terhadap perusahaan Anda, cobalah melihat beberapa contoh kunci bisnis perusahaan yang terpengaruh adalah sebagai berikut ini:

 

#1 Absen (Absenteeism)

Tujuh puluh persen dari absen terkait dengan penyakit yang disebabkan oleh stres. Dan sejumlah studi berhasil mengidentifikasi bahwa isu keuangan adalah penyebab utama stres pada karyawan.

Sebagai contoh, studi American Psychological Association’s (APA) pada tahun 2010 mengenai “Stress in America” mengindikasikan 76% orang di Amerika mengalami stres akibat isu keuangan.

Studi lain dilakukan pada tahun 2003, di mana Garman and Kim mengindikasikan bahwa stres masalah keuangan ini menjadi kontributor utama dalam absen pekerjaan.

Absen ini tentunya mempengaruhi perusahaan, karena kejadiannya biasanya tak terduga. Dan ujung-ujungnya berpengaruh terhadap keuangan perusahaan juga.

Jadi mulailah memfokuskan diri untuk meminimalisasi absen ini.

 

#2 Kehadiran yang Tidak Produktif (Presenteeism)

Menurut Integrated Benefits Institute, kehadiran yang tidak produktif atau presenteeism menyebabkan kehilangan waktu kerja 3 kali lebih besar daripada absen.

Dengan demikian, jika absen karyawan rata-rata adalah 5 hari per tahun, maka waktu kerja yang hilang setara dengan 20 hari per tahun. DAN akan ditambah dengan 15 hari tambahan dari ketidakproduktifan.

Personal Finance Employee Education Foundation (PFEEF) melaporkan bahwa 5 dari 15 hari tidak produktif tersebut diisi oleh kecemasan akan isu keuangan.

Contohnya adalah dengan berbincang-bincang soal beban tagihan kepada rekan kerja, curhat soal masalah keuangan, dan merenung soal keuangan.

Tidak diragukan lagi, karyawan yang menghabiskan waktu kerja dengan masalah keuangannya tentu lebih tidak produktif daripada mereka yang tidak.

Apakah-Edukasi-Keuangan-di-Tempat-Kerja-4-Finansialku

[Baca Juga: Ini Dia Hak Karyawan Berdasarkan UU Ketenagakerjaan yang Perlu Diketahui]

 

#3 Biaya Kesehatan (Health Costs) Meningkat

Empat puluh dua persen dari karyawan menderita penyakit akibat isu keuangan, dan hal ini mengindikasikan bahwa stress keuangan berdampak negatif kepada kesehatan.

Beberapa dampak terburuk dari kecemasan keuangan adalah stres, kekhawatiran berlebih, depresi hingga sulit tidur.

Jelas bahwa ini bisa mempengaruhi kesehatan secara negatif dan menimbulkan absen dalam pekerjaan.

Selain itu, biasanya hal ini juga membutuhkan biaya administrasi dan kesehatan yang lebih tinggi.

 

#4 Produktivitas Menurun (Productivity Losses)

Meskipun kebanyakan dampak stres keuangan terhadap produktivitas ditunjukan dengan absen, kehadiran yang tidak produktif, dan peningkatan biaya kesehatan, studi menjelaskan bahwa dampak lainnya adalah penurunan produktivitas hingga 15% bagi rata-rata karyawan.

Apabila upah yang diterima di bawah rata-rata, biasanya nilai ini meningkat hingga 30%.

Penurunan produktivitas ini tentu berdampak juga terhadap perusahaan, dan biasanya dampaknya signifikan, lho!

 

KESIMPULAN: Edukasi Keuangan Sangat Penting dalam Peningkatan Employee Engagement

Tantangan menghadapi stress keuangan di tempat kerja sudah sering diteliti dan diupayakan. Dr. Katherine Nordal, Executive Director APA untuk Professional Practice sekaligus penulis studi “Stress in America” mengungkapkan:

 “What we are seeing today is that the economy and finances are viewed as significantly more stressful by more than 8 out of 10 Americans (Apa yang kita lihat saat ini adalah bahwa ekonomi dan keuangan dipandang menimbulkan stress secara signifikan oleh lebih dari 8 dari 10 orang Amerika).”

 

Memberikan edukasi keuangan bukan hanya menurunkan tingkat stress keuangan di tempat kerja, namun juga memingkatkan bisnis dan menguntungkan perusahaan.

Jadi tunggu apa lagi, segera berikan edukasi keuangan bagi karyawan Anda demi employee engagement yang lebih baik!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai dampak edukasi keuangan di tempat kerja dalam meningkatkan employee engagement lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Brett Beal & Brian Nelson Ford. The Link Between Employee Engagement and Workplace Financial Education. https://goo.gl/HPmX4R

 

Sumber Gambar:

  • Edukasi Keuangan di Tempat Kerja 1 – https://goo.gl/dsm77N
  • Edukasi Keuangan di Tempat Kerja 2 – https://goo.gl/VKDNtR
  • Edukasi Keuangan di Tempat Kerja 3 – https://goo.gl/3a676V
  • Edukasi Keuangan di Tempat Kerja 4 – https://goo.gl/7iBhP1
  • Edukasi Keuangan di Tempat Kerja 5 – https://goo.gl/GuD6nE

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Apakah Edukasi Keuangan di Tempat Kerja Dapat Meningkatkan Employee Engagement?
Article Name
Apakah Edukasi Keuangan di Tempat Kerja Dapat Meningkatkan Employee Engagement?
Description
Apakah edukasi keuangan di tempat kerja itu penting? Apa betul bisa meningkatkan employee engagement?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment