Belum lama ini muncul berita bahwa harga tanah di Jakarta mencapai ratusan juta. Apa benar begitu?

Jangan cemas, Finansialku siap menjabarkan berita tersebut. Simak ulasannya disini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Jokowi: Harga Tanah Ratusan Juta, Rakyat Bisa Beli dari Mana?

Siapa yang tidak tahu Kota Jakarta? Ibu kota NKRI ini merupakan kota tersibuk yang tidak pernah tidur.

Jakarta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dimana kota ini kerap dijadikan tujuan urbanisasi dengan harapan kehidupan yang lebih baik.

Namun, dengan berpindah ke Jakarta tentunya Anda bukan hanya mengharapkan pemasukan yang lebih baik bukan? Anda juga perlu mempertimbangkan biaya hidup disini.

Salah satu biaya hidup yang paling besar dan sangat penting untuk dipikirkan adalah tempat tinggal.

Cegah dan Jangan Tiru Kesalahan Membeli Rumah Pertamamu! 03 Membeli Rumah 3 - Finansialku

[Baca Juga: Langkah Mudah Dalam Antisipasi Mengatasi Naiknya Cicilan KPR dan Bunga KPR]

 

Belum lama ini, saya membaca sebuah berita yang mengabarkan bahwa harga tanah di Jakarta sudah mencapai nilai ratusan juta rupiah.

Melansir dari Liputan6.com, Presiden Joko Widodo belum lama ini mengungkapkan kendala dalam mengejar realisasi program sejuta rumah untuk warga.

Menurut beliau, pemerintah memiliki kesalahan tidak membuat bank lahan sejak lama. Akibatnya, saat kebutuhan hunian besar, kesulitan mencari lahan. Beliau mengatakan:

“Apalagi di kawasan kota yang harga tanah sudah melambung tinggi. Ini memang kesalahan pemerintah, kenapa dari dulu kita tidak punya bank tanah, land bank.”

 

Hal lain diungkapkan Presiden Joko Widodo sebagai alasan kesulitan pemerintah dalam mencari lahan di Jakarta, yakni harga tanah di Jakarta yang mencapai Rp200 juta hingga Rp250 juta per meter persegi. Jokowi mengatakan:

“Terus rakyat bisa beli dari mana?”

 

Memang betul harga tanah, terutama di Jakarta belakang ini terus melonjak naik. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, nilai jual objek pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan 2018 ini rata-rata naik 19,54%.

Kenaikan itu berdasarkan Peraturan Gubernur Peraturan Gubernur Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2018 yang telah berlaku sejak 4 April 2018.

Salah satu yang menyebabkan kenaikan cukup tinggi di beberapa daerah disebabkan oleh penyesuaian zonasi terbaru.

Misalnya, sebelumnya tanah tersebut belum zona dalam atau zona jauh dari infrastruktur, tetapi seiring pembangunan infastruktur kini menjadi zona luar atau zona yang dekat infrastruktur atau bisa juga dibilang lokasi strategis.

 

Nah, dengan perubahan penetapan zona tanah tersebut membuat NJOP tanah di sejumlah wilayah di Jakarta mengalami kenaikan. 

Melansir dari Economy.okezone.com, adapun nilai NJOP tertinggi di Jakarta Barat berada di wilayah Jalan Pinangsia yaitu sebesar Rp29.375.000 per meter persegi.

Kemudian, di Jakarta Selatan di Jalan Lebak Lestari dengan nilai Rp23.623.000 per meter persegi, sedangkan, di Jakarta Timur NJOP tertinggi ada di Jalan Pulo Letut dan Jalan Rawa Terate I dengan nilai Rp7.455.000 per meter persegi.

Selanjutnya, untuk wilayah Jakarta Utara NJOP tertinggi ada di Jalan Pulo Letut dan Jalan Rawa Terate I dengan nilai Rp7.455.000 per meter persegi.

Sementara, di Jakarta Utara NJOP tertinggi berada di Jalan Garden Gardenia dan Gold Coast Avenue sebesar Rp18.375.000 per meter persegi.

Dan, untuk wilayah Jakarta Pusat, NJOP tertinggi di Jalan Jenderal Sudirman dengan nilai NJOP sebesar Rp93.963.000 per meter persegi.

 

Tenang, Masih ada Tanah Murah di Jakarta

Anda baru saja lulus kuliah dan mulai bekerja di Jakarta. Oleh karena itu, tentunya pendapatan atau gaji yang diperoleh juga biasanya masih tergolong kecil.

Namun tidak benar lho jika Anda berpikir bahwa mustahil membeli tanah di Jakarta. Anda juga masih bisa mencari tanah yang terjangkau harganya di sekitaran ibukota ini.

Yang penting adalah Anda bisa mengelola keuangannya sehingga ada alokasi untuk membeli hunian idaman di Jakarta ini.

Cegah dan Jangan Tiru Kesalahan Membeli Rumah Pertamamu! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

Kabar baiknya kini sudah banyak aplikasi perencana keuangan yang dapat membantu Anda mengelola keuangan. Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku sebagai alat bantu untuk menghitung kebutuhan dana membeli rumah Anda serta alokasinya pada setiap periode.

Fitur Perencanaan Dana Membeli Rumah pastinya akan mempermudah perhitungan Anda. Kini merencanakan dana untuk membeli hunian menjadi praktis dan mudah.

Jika Anda pengguna baru silakan daftar di sini atau download di Google Play Store. Tenang, aplikasi Finansialku bisa Anda dapatkan secara GRATIS kok!

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Nah, selain merencanakan keuangannya, Anda juga perlu cerdas-cerdas dalam memilih lokasi hunian Anda. Dengan dana terbatas, Anda harus cermat menyurvei berbagai lokasi yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Sebagai contohnya, masih banyak kok tanah yang terjangkau di sekitaran Jakarta. Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan oleh Lamudi, ada beberapa daerah di Jakarta yang menawarkan harga tanah terjangkau di tahun 2019 ini.

Beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  • Pulo Gebang, Jakarta Timur menjadi area paling murah menjual tanah di Jakarta. Kelurahan yang memiliki jumlah penduduk hingga 67.000 jiwa tersebut rata-rata menjual tanah seharga Rp3.950.000 per meter persegi.
  • Ciganjur, Jakarta Selatan dengan rata-rata harga tanah mencapai Rp4.000.000 per meter persegi. Harga tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan Kelapa Gading yang rata-ratanya mencapai Rp50 juta per meter persegi.
  • Cipayung, Jakarta Timur dengan rata-rata harga tanah senilai 500.000 per meter persegi. Harga tanah murah lainnya ada di Cibubur, Jakarta Timur dengan harga Rp5.500.000.
  • Ciracas, Jakarta Timur dengan rata-rata harga tanah mencapai Rp5.928.571 per meter persegi.

 

Jika Anda perhatikan, kawasan Jakarta Timur banyak menjual harga tanah yang terjangkau.

Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id menjelaskan salah satu alasan mengapa harga tanah di kawasan Jakarta Timur masih terjangkau.

Hal tersebut disebabkan karena wilayah tersebut berdekatan dengan daerah penyangga Bekasi. Dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (22/2/2019), Mart mengatakan:

“Apalagi di kawasan Jakarta Timur masih banyak lahan yang belum digarap menjadi perumahan, hal ini juga menjadi salah satu faktor mengapa harga tanah di sana masih murah.”

 

BONUS: Perencanaan Dana Beli Rumah dengan Aplikasi Finansialku

Sudah sewajarnya Anda mengetahui kemampuan finansial dan target Anda untuk mengetahui kapan Anda siap membeli rumah, apalagi harga tanah di Jakarta lumayan tinggi.

Dengan demikian Anda tidak akan terbebani dan bisa membelinya sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Jika Anda kebingungan menghitungnya, jangan khawatir. Kini sudah ada Aplikasi Finansialku yang siap membantu Anda.

Aplikasi Finansialku memiliki fitur simulasi kredit properti yang juga dapat digunakan untuk membeli rumah. Dengan demikian, Anda tidak akan kebingungan lagi dalam melakukan simulasi kredit properti.

Bingung!! Apa Bisa Gaji UMR Beli Rumah Bagaimana Caranya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kredit Rumah: Kalkulator KPR, Contoh Produk dan Cara Cepat Lunasi KPR]

 

Apabila Anda sudah mengunduh Aplikasi Finansialku ini, maka selanjutnya Anda bisa mengikuti panduan berikut ini:

  1. Log in ke dalam Aplikasi Finansialku.
  2. Buka menu Aplikasi Finansialku kemudian pilih menu “Rencana Keuangan”.
  3. Klik tanda + pada bagian kanan bawah kemudian pilih Dana Membeli Barang.
  4. Masukkan nama barang yang akan Anda beli.
  5. Masukkan harga barang saat ini.
  6. Masukkan berapa lama lagi Anda akan membeli barang tersebut, contoh 1 tahun lagi, 2 tahun lagi dan seterusnya.
  7. Masukkan dana atau uang yang sudah Anda miliki saat ini.
  8. Masukkan data inflasi atau kenaikan harga barang tersebut (satuan persen % per tahun).
  9. Masukkan estimasi hasil investasi: perkiraan hasil investasi setiap tahunnya (dalam satuan persen % per tahun) ke dalam “Kalkulator Dana Membeli Barang”, kemudian klik “Hitung”.

 

Bagaimana dengan hasil perhitungan Anda?

Jika Anda masih kesulitan, cobalah lihat contoh berikut ini:

Ronald ingin membeli sebuah rumah idamannya 3 tahun lagi, namun sayang dana yang dikumpulkannya belumlah cukup.

Harga rumah yang diincarnya adalah Rp200 juta.

Ronald berencana menabung uang mukanya sebesar Rp60 juta dalam 3 tahun ini, sehingga Ronald berencana mengajukan kredit rumah senilai Rp140 juta dengan suku bunga 10% fixed selama 10 tahun.

Berapa besar cicilan per bulannya?

Ikuti panduan tadi hingga muncul tampilan sebagai berikut:

WOW! Harga Tanah di Jakarta Mencapai Ratusan Juta, Apa Benar 02 Dana Membeli Barang - Finansialku

Dana Membeli Barang

 

Setelah itu klik “Hitung” dan akan muncul kesimpulan sebagai berikut:

Kesimpulan

Kekurangan dana sebesar Rp181.904.320. Anda harus berinvestasi sebesar Rp4.222.783 per bulan selama 36 bulan, dengan asumsi inflasi tahunan 10% per tahun dan estimasi hasil investasi 12% per tahun.

Anda bisa melihat ringkasan simulasi dengan sekali klik saja. Sederhana bukan?

Namun perlu diingat, dalam merencanakan dana untuk membeli rumah idaman, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Rumah adalah kebutuhan pokok (NEEDS), tetapi rumah mewah adalah keinginan (WANTS). Prioritaskan terlebih dahulu kebutuhan Anda.
  • Persiapkan uang muka rumah, kurang lebih 30%. Berdasarkan Surat Edaran No. 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013, Bank Indonesia mewajibkan calon pembeli rumah membayar uang muka minimal 30% dari harga total rumah.
  • Pastikan juga Anda mempersiapkan biaya-biaya tambahan, seperti biaya balik nama, biaya notaris, biaya KPR, PPN dan lain sebagainya. Biasanya besaran biaya tambahan ini mencapai 5% – 10% dari harga rumah.
  • Pastikan angsuran bulanan yang harus Anda bayarkan tidak melebihi 30% pendapatan per bulan Anda.
  • Sebisa mungkin ambil KPR dengan rentang waktu 5 – 15 tahun.

 

Wujudkan Sekarang Juga!

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap mempersiapkan dana untuk mewujudkan kepemilikan rumah di Jakarta?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang merencanakan dana untuk membeli rumah di Jakarta.

Jika Anda merasakan manfaatnya, jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat yang juga sedang kebingungan mempersiapkan dana untuk membeli rumah.

Dengan demikian, Anda dan kerabat bisa sama-sama membeli hunian idaman tanpa risiko kredit macet.

Oh iya, Anda bisa membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS, agar tujuan keuangan Anda bisa tepat sasaran.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai harga tanah di Jakarta yang mencapai ratusan juta rupiah? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jurnalis.  13 Agustus 2018. NJOP Naik 19,54% Picu Tingginya Harga Tanah di Jakarta. Economy.okezone.com – http://bit.ly/2IwJDtv
  • Feby Novalius. 22 Februari 2019. Daftar Harga Tanah di Jakarta, Paling Murah di Pulo Gebang Rp3,95 Juta. Economy.okezone.com – http://bit.ly/2Iyprrd
  • Ahmad Romadoni. 27 Apr 2017. Jokowi: Harga Tanah Ratusan Juta, Rakyat Bisa Beli dari Mana? Liputan6.com – http://bit.ly/2IJ5j4O

 

Sumber Gambar:

  • Tanah di Jakarta – http://bit.ly/2GyTTiF