Ini 5 Cara Mengontrol Keuangan bagi Pasangan yang Menjalani LDR (Long Distance Relationship)

Bagaimana cara mengatur keuangan bagi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh atau LDR? Hai pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh (LDR), simak artikel berikut untuk tetap mengontrol keuangan Anda di tengah mahalnya biaya LDR.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Long Distance Relationship

Tidak semua orang cukup beruntung untuk menjalin hubungan dengan pasangan yang tinggal di satu kota yang sama. Bagi pasangan yang tinggal di kota yang sama, biaya yang harus dikeluarkan setiap kali pergi hanyalah biaya makanan, hiburan, dan transportasi di dalam kota. Sementara bagi pasangan yang menjalani LDR, banyak biaya lain yang harus ditanggung. Faktor yang mempengaruhi pengeluaran terbesar tentunya adalah transportasi. Butuh waktu, usaha dan biaya yang lebih besar untuk dapat bertemu dengan pasangannya.

 

#1 Buat Anggaran

Dalam perencanaan keuangan pribadi Anda telah mengetahui bahwa anggaran bulanan sangatlah penting. Anggaran tersebut dapat berisi kebutuhan sehari-hari mulai dari tempat tinggal, makanan, kebutuhan pribadi, dan kebutuhan lainnya. Khusus bagi pasangan yang menjalani LDR, Anda dapat menambahkan satu kolom lagi dalam anggaran tersebut yaitu biaya untuk menjalin hubungan dengan pasangan. Baik itu melalui alat komunikasi maupun dengan bertemu secara langsung.

Ini 5 Cara Mengontrol Keuangan bagi Pasangan yang Menjalani LDR (Long Distance Relationship) 2 - Finansialku

[Baca Juga: Anda Tidak Percaya Diri Mengelola Keuangan Keluarga? Ini Solusinya]

 

Anggaran ini berisi semua biaya yang dapat Anda gunakan untuk berjalan-jalan atau membeli pulsa dan paket internet. Ingat, biaya yang harus dikeluarkan jika Anda harus mengunjungi pasangan yang tinggal di luar kota biasanya sangat mahal. Jika Anda harus mengeluarkan biaya tidak terbatas untuk berjalan-jalan di kota tersebut maka keuangan Anda akan menjadi berantakan. Memang seringkali sulit untuk menolak keinginan pasangan yang sangat dicintai. Apalagi dengan alasan ‘jarang bertemu’ sehingga Anda ingin menghabiskan waktu dan uang sepuas-puasnya dengan pasangan terkasih. Tetapi demi keselamatan keuangan Anda harus membatasinya. Jangan sampai ada anggaran tidak terbatas yang digunakan dalam setiap pertemuan.

 

#2 Komunikasikan Budget dengan Pasangan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mau tidak mau Anda harus membatasi biaya yang digunakan ketika bertemu dengan pasangan. Tetapi sebelumnya anggaran ini harus dikomunikasikan dengan pasangan. Tidak masalah jika Anda enggan menyebutkan angka yang ditentukan kepada pasangan, tetapi Anda wajib memberitahu bahwa Anda telah menetapkan sejumlah uang yang dapat digunakan setiap kali bertemu dengannya. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman antara Anda dan pasangan jika Anda menolak untuk menemuinya karena seluruh anggaran bulanan telah dihabiskan pada pertemuan sebelumnya.

kesempatan-kedua-untuk-memperbaiki-kesalahan-dalam-mengelola-keuangan-book-review-finansialku

[Baca Juga: Kesempatan Kedua untuk Memperbaiki Kesalahan dalam Mengelola Keuangan]

 

Hal seperti ini memang sensitif dan rentan konflik, tetapi harus dibicarakan dengan keadaan yang tenang dan pikiran yang jernih. Pasangan Anda juga perlu mengetahui adanya anggaran tersebut agar ia dapat mendukung Anda. Anggaran tidak akan berguna jika kemudian pasangan tetap mendesak Anda untuk mengunjunginya walaupun biaya yang digunakan sebelumnya sudah mencapai batas maksimal anggaran.

 

#3 Gunakan Provider Telepon Seluler yang Sama, Ekonomis dan Stabil

Jarak yang jauh membuat Anda terhambat untuk selalu bertemu dengan pasangan. Karena itu salah satu solusi untuk membuat jarak terasa dekat tentunya adalah alat komunikasi. Anda dapat menggunakan fasilitas telepon, SMS, hingga video call. Sudah pasti ada biaya yang harus digunakan untuk membayar pulsa dan paket internet yang mendukung layanan komunikasi tersebut. Untuk menghemat biaya sebaiknya Anda menggunakan nomor telepon dari provider yang sama dengan pasangan.

Awas, 6 Kebiasaan Mengelola Keuangan yang dapat Merusak Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Awas, 6 Kebiasaan Mengelola Keuangan yang dapat Merusak Keuangan]

 

Ketika memilih provider tersebut, pilihlah provider yang bukan hanya murah tetapi juga stabil. Tidak ada gunanya Anda memilih provider yang harganya sangat murah tetapi layanannya kurang memuaskan. Akhirnya Anda akan tetap kesulitan untuk menghubungi pasangan dan malah menjadi sumber konflik.

 

#4 Cari Membership Transportasi

Jika Anda rutin mengunjungi pasangan yang berada di luar kota, sebaiknya carilah alat transportasi yang paling ekonomis dan efektif. Anda harus mempertimbangkan beberapa hal, selain harga, waktu juga merupakan sesuatu yang harus dipertimbangkan. Jika Anda adalah seorang karyawan yang bekerja setiap hari Senin sampai Jumat dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore, Anda tentu tidak akan menghabiskan waktu di akhir pekan Anda untuk tersiksa dalam perjalanan. Bisa saja ada pilihan transportasi yang murah tetapi mengharuskan Anda merasa kurang nyaman dalam perjalanan. Jangan lupa, Anda harus kembali bekerja dengan kondisi yang fit pada hari Senin di minggu berikutnya.

8 Mitos Cara Mengelola Keuangan Para Miliarder dan Wirausaha Muda Kaya - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 [Baca Juga: 8 Mitos Cara Mengelola Keuangan Para Miliarder & Wirausaha Kaya]

 

Jika telah memilih alat transportasi yang sesuai kebutuhan dengan harga yang masuk akal, cobalah mencari cara untuk mendapatkan keuntungan langganan. Misalnya jika Anda menggunakan jasa travel tertentu, cobalah mencari tahu apakah ada kartu keanggotaan yang dapat Anda manfaatkan untuk mendapatkan potongan harga. Jika bisa mendapatkan kartu keanggotaan Anda akan terbantu untuk menghemat biaya transportasi yang biasanya memberatkan pasangan LDR.

 

#5 Cari Promosi Kartu Kredit

Bukan pelit, tetapi hemat. Anda dapat menggunakan promosi kartu kredit untuk menghemat biaya ketika bertemu dengan pasangan. Tidak perlu muluk-muluk, biaya transportasi ke luar kota pasti sudah sangat memberatkan salah satu dari Anda dan pasangan. Apalagi jika pasangan Anda tinggal sangat jauh dari kota tempat tinggal Anda sehingga alat transportasi yang memungkinkan hanyalah pesawat.

Kata Kata Mutiara tentang Mengelola Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Kata Kata Mutiara tentang Mengelola Keuangan]

 

Promosi-promosi yang ditawarkan kartu kredit biasanya dapat membantu menghemat banyak biaya, karena itu Anda patut mencobanya. Tetapi ingat tujuan Anda adalah berhemat, jangan sampai terjebak dengan promosi yang tidak dibutuhkan. Tidak jarang ada orang yang memaksakan diri membeli sesuatu karena ada promosi yang ditawarkan, padahal sebenarnya barang tersebut tidak diperlukan.

 

Cinta itu Mahal, Biayanya Harus Dikendalikan

Jika Anda menjalani LDR, Anda pasti mengetahui mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk bertemu dengan pasangan. Tetapi jika cinta menjadi alasan, seringkali Anda rela mengorbankan apapun. Memang mudah mengeluarkan uang sepuasnya di depan pasangan, tetapi Anda baru akan merasakan akibatnya setelah pulang dan kesulitan membayar kebutuhan sehari-hari. Karena itu kontrol keuangan Anda dengan bijaksana agar hubungan tetap berjalan lancar beriringan dengan stabilitas keuangan bulanan Anda.

 

Apakah Anda salah seorang yang menjalankan hubungan jarak jauh? Cara-cara apa yang Anda lakukan untuk mengontrol keuangan? Berikan jawaban Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • LDR – https://goo.gl/GkQZZG dan https://goo.gl/C0jJIs

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

Leave A Comment