Usaha sampingan karyawan yang Finansialku rekomendasikan kali ini bisa jadi bahan pertimbangan kamu untuk membuka bisnis tanpa meninggalkan pekerjaan utamamu.

Apa saja jenis usahanya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

 

Jenis-Jenis Usaha atau Bisnis Sampingan Bagi Karyawan

Dalam memilih jenis usaha sampingan karyawan atau bisnis yang akan kamu jalankan, kamu perlu menentukan terlebih dahulu, produk atau jasa apa yang akan kamu pasarkan.

Berikut ini beberapa jenis usaha atau bisnis sampingan yang bisa jadi pertimbanganmu berupa Product Selling & Services Product!

 

#1 Reseller atau Dropship

Buat kamu yang ingin membuka usaha sampingan dengan menjual produk yang minim risiko, kamu bisa mennjadi reseller produk tertentu atau sistem dropship.

Kamu bisa memanfaatkan e-commerce atau akun media sosialmu untuk memasarkan produk yang kamu tawarkan kepada calon konsumen.

Tak perlu repot untuk stok barang karena biasanya reseller atau dropship tak perlu harus stok barang dalam jumlah banyak, bahkan bisa pesan langsung kepada produsen setelah mendapat pesanan.

Dengan demikian, kamu tidak perlu memiliki gudang atau space tertentu di rumah untuk menyimpan dan menumpuk barang yang akan dijual.

 

#2 Multi Level Marketing atau Direct Selling

Ada banyak jenis MLM yang beredar di Indonesia. Pilih jenis MLM atau Direct Selling (Penjualan Langsung) yang legal dan terdaftar di APLI atau Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

Sistem MLM ini banyak menjadi pilihan karena sistemnya yang cukup menarik dalam memberikan bonus kepada para member atau anggota sales marketing-nya.

Dalam memilih bisnis jenis MLM ini, kamu harus berhati-hati. Pilih yang memang memasarkan produk nyata dengan harga yang reasonable dan perputaran barangnya cukup cepat sehingga menguntungkanmu sebagai seorang penjual.

MLM dengan produk yang memang nyata akan menjauhkanmu dari praktik bisnis money game yang memang sudah terbukti ilegal dan dikenal sebagai investasi bodong.

Jenis-Jenis Usaha Sampingan yang Bisa Dilakukan Karyawan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Peluang Usaha Sampinga Untuk Karyawan]

 

#3 Franchise Food & Beverages

Sudah ada banyak usaha sampingan jenis franchise food & beverages dengan harga-harga yang bervarian hingga terjangkau bagi kocek kamu.

Kamu bisa pilih franchise yang memang sudah teruji legalitas dan sistem cara kerjanya agar kamu tidak merugi nantinya.

Perhatikan sistem cara kerja samanya, apakah sesuai dengan kebutuhan dan juga kondisi finansialmu saat ini.

 

#4 Services Selling

Mau memulai usaha sampingan berupa jasa? Ada banyak pekerjaan sampingan berdasarkan service selling, di antaranya seperti agen asuransi, agen properti, broker.

Di bagian digital marketing ada banyak pilihan seperti agen sosial media yang meng-handle Instagram, Facebook, Youtube dan lain sebagainya.

Buat kamu yang pandai dalam menulis bisa menjadi content writer. Bagi yang suka dengan broadcasting bisa menjadi influencer, dan lain sebagainya.

 

banner -pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis

 

Kenali Blue Ocean Strategy

Membangun bisnis yang hanya sekadar usaha sampingan dan bersaing dengan para kompetitor mungkin sudah cukup biasa.

Namun, jika bisnis yang kamu bangun ingin long last atau bertahan lama bahkan ada di hati para konsumen, kamu perlu memberikan sentuhan cita rasa atau berupa identitas tertentu dari  bisnis yang kamu bangun.

Misalnya, kamu akan mengeluarkan sebuah produk kopi atau shampo.

Ada banyak bisnis kopi dan shampo di luar sana yang sudah dikenal, namun, kamu perlu punya ciri khas tertentu agar konsumen mengenalinya produkmu.

Sederhananya, jika konsumen ingin membeli kopi, tentu akan ingat kopi yang kamu pasarkan karena jenis dan keunikan dari kopi yang kamu pasarkan.

Atau misanya, jika kamu memasarkan produk shampo, kamu bisa mengedepankan jenis shampo kamu yang dapat menghilangkan ketombe dengan ampuh.

Sehingga, konsumen akan selalu ingat ketika mereka butuh untuk menghilangkan ketombe pada rambut, mereka akan ingat produk shampo yang kamu pasarkan.

Strategi ini dikenal dengan nama Blue Ocean Strategy. Berikan value atau nilai tertentu pada produk atau jasa yang kamu pasarkan sehingga terdengar unik dan dirasakan manfaatnya oleh konsumen.

Jenis-Jenis Usaha Sampingan yang Bisa Dilakukan Karyawan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Maksimalkan Manfaat Investasi Pebisnis Online dengan Cara Ini]

 

Terkait dengan Blue Ocean Strategy, beberapa pakar dalam penelitiannya menjelaskan sebagai berikut:

Menurut Kim dan Maugborgne (2005:26), dalam penelitiannya berjudul “Value Innovation: A Leap Into The Blue Ocean” menjelaskan Blue Ocean Strategy adalah cara strategi perusahaan yang menciptakan pasar yang tidak terbantahkan ruang yang membuat kompetisi tidak relevan. Dengan mengandalkan studi pada 150 perusahaan dalam 30 industri lebih dari 100 tahun dan beralasan adanya dua jenis pasar yakni red ocean dan blue ocean.

 

Menurut Rostami dan Ehtehsami Akbari (2011:223), dalam penelitiannya berjudul “The Blue Ocean Strategy” menerangkan dalam sebuah analogi untuk menggambarkan luas-dalamnya ruang pasar yang potensial yang belum dikaji lebih dalam.

 

Adapun beberapa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Blue Ocean Strategy dengan memiliki kelebihan seperti penetapan harga jual tidak dipengaruhi oleh kompetitor dalam red ocean, dapat meningkatkan kualitas produksi perusahaan dan mempertahankan perusahaan bila terjadi krisis ekonomi.

Sedangkan kelemahan dari Blue Ocean Strategy seperti adanya investasi besar untuk memulai bisnis blue ocean ini, belum memiliki konsumen yang baru, perlunya pendidikan atau edukasi kepada orang-orang penunjang bisnis blue ocean.

 

Prinsip Blue Ocean Strategy

Berdasarkan laman Harmony.co.id, ada beberapa prinsip yang diterapkan dalam Blue Ocean Strategy, di antaranya adalah sebagai berikut:

 

Prinsip 1: Menetapkan Segmen Pasar

Sebelum melakukan Blue Ocean Strategy, kamu harus dapat menetapkan batasan-batasan pasar sehingga kamu mengetahui target pasar yang sesuai dengan usaha sampingan yang kamu akan kembangkan nanti.

Kamu bisa mempelajari produk pesaing saat ini dan mencari kesulitan apa yang mereka alami sehingga kesulitan tersebut menjadi poin penting inovasi yang akan kamu kembangkan nanti.

 

Prinsip 2: Mulailah Membuat Kanvas Strategi

Membuat kanvas strategi bukan membuat besaran angka atau statistik dalam strategi, melainkan kamu harus membuat gambaran secara besar atau luas sehingga akan mudah dalam membaca strategi yang akan kamu kembangkan.

Kamu bisa menggunakan beberapa jenis kanvas strategi seperti kanvas peta pioneer-migrator-settler (dikenal dengan peta P-M-S).

 

Prinsip 3: Membuat Tingkatan Konsumen

Membuat tingkatan konsumen yang bisa dilakukan dengan pembagian 3 jenis tingkatan.

Seperti tingkatan pertama untuk konsumen yang hanya sementara menggunakan produk yang ditawarkan pasar saat ini karena kebutuhan mendesak sambil mencari solusi yang lebih baik.

Tingkatan kedua, ditujukan untuk konsumen yang menolak tidak menggunakan produk. Dan tingkatan ketiga, ditujukan konsumen yang tidak dianggap sebagai konsumen potensial.

 

Prinsip 4: Mengatasi Rintangan Eksekusi Strategi

Dalam melakukan eksekusi strategi, pastikan akan menghadapi banyak rintangan seperti sumber daya yang terbatas, rintangan dari kepentingan di luar perusahaan dan rintangan staff yang tidak kualifikasi yang cocok untuk melakukan eksekusi strategi tersebut.

 

Prinsip 5: Sikap dan Perilaku Eksekusi Strategi

Diperlukan komitmen dan kepercayaan yang tinggi terhadap staff yang akan melakukan eksekusi strategi sehingga terciptanya suasana yang mendukung dalam pelaksanaan eksekusi strategi.

 

Nah, itulah beberapa yang harus kamu siapkan untuk membuka usaha sampingan karyawan. Kamu bisa mulai prinsip-prinsip di atas jika kamu sudah memantapkan usaha sampingan yang akan kamu lakukan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan jangan lupa bagikan pada rekan-rekan karyawan lain, ya. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Redaksi. 24 Februari 2021. Blue Ocean Strategy: Pengertian, Contoh Dan Penerapannya. Harmony.co.id. https://bit.ly/3waxOP6

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/3sQYr9U
  • https://bit.ly/3wpZgsv