Yakin gak tertarik untuk memulai usaha franchise terlaris di Indonesia? Bisnis waralaba atau sering disebut franchise kini semakin menjamur di Indonesia, sayangnya memang hanya sebagian kecil yang berhasil dalam bisnis ini.

Yuk simak 10 cara memulai usaha franchise di Indonesia yang udah terbukti kualitasnya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn Franchise

 

Penyebab Gagalnya Bisnis Franchise

Siapa yang tidak kenal dengan bisnis franchise? Bisnis ini sudah berkembang sejak tahun 1731 di Charleston, South Carolina. Pada dasarnya, waralaba (franchise) adalah ikatan bisnis dimana salah satu pihak diberi kebebasan untuk menggunakan hak dalam penyediaan dan pemanfaatan barang atau jasa yang dimiliki pihak lainnya.

Pemberi franchise disebut juga dengan franchisor dan penerimanya disebut franchisee. Bisnis franchise biasanya dilakukan dengan pertukaran uang dengan perjanjian untuk menjalankan bisnis terkait dalam jangka waktu tertentu.

Bisnis ini merupakan peluang usaha yang cukup praktis terutama bagi Anda para pebisnis pemula. Namun, memulai bisnis yang newbie friendly ini juga bukan berarti anti gagal.

Tentunya bisnis ini juga memiliki risiko kegagalan yang tidak sedikit. Penasaran dengan penyebab gagalnya bisnis franchise ini? Yuk kita simak bersama:

 

#1 Penyebab Gagalnya Bisnis Franchise sebagai Franchisor

Bisnis franchise sendiri adalah sebuah investasi yang pantas dipertimbangkan. Walaupun terdapat risiko bahwa tidak ada yang berminat untuk membeli franchise tersebut, namun sebagai seorang risk takers, seorang franchisor akan tetap melangkah maju.

Langkah selanjutnya yaitu membuat sistem waralabanya. Buatlah sebuah proposal, bekerja sama dengan tenaga ahli seperti akuntan, pengacara, konsultan keuangan, dan perancang bisnis franchise.

10-Cara-Memulai-Usaha-Franchise-Terlaris-2-Finansialku

[Baca Juga: Pemasaran Jaringan: Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau]

 

Sebagai contoh, Anda bisa langsung menghubungi perencana keuangan Finansialku. Mengapa Finansialku?

Finansialku merupakan perencana keuangan dengan tenaga kerja yang profesional.

Dengan demikian, Finansialku selalu memberikan fakta dan solusi keuangan yang bermanfaat bagi Anda. Dengan demikian, Anda bisa menghemat waktu dan tenaga untuk membangun bisnis franchise Anda sendiri.

Manfaatkan jasa perencanaan keuangan Finansialku sekarang juga dengan menghubungi kontak berikut ini:

Telepon (022 – 2056 5890) atau email (solusi@finansialku.com).

 

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Namun, banyak pebisnis yang gagal dalam bisnis yang satu ini karena memiliki persepsi keliru atau salah tentangnya. Persepsi ini dapat dilihat dari pihak franchisor maupun franchisee.

Berikut ini beberapa penyebab kegagalan bisnis franchise akibat persepsi keliru para franchisor. Yuk ketahui beberapa persepsi keliru tersebut agar Anda tidak menganut persepsi yang sama:

  • Menjual franchise dengan harga tinggi
  • Mewaralabakan usaha yang sedang menurun
  • Mewaralabakan bisnis yang baru dibuka

 

#2 Penyebab Gagalnya Bisnis Franchise sebagai Franchisee

Selain sebagai franchisor, Anda juga bisa menjadi franchisee dalam bisnis franchise. Langkah awalnya adalah dengan mencari sebuah bisnis franchise yang menurut Anda pantas dikembangkan.

Jika Anda sudah menemukan bisnis franchise yang sesuai, maka langkah selanjutnya adalah menandatangani perjanjian franchise.

Tetapi ternyata hal ini bukan menjadi jaminan bisnis franchise merupakan langkah pasti menuju sukses.

Baik sebagai franchisor dan franchisee, dibutuhkan komitmen, pengertian dan kerja sama yang saling menguntungkan sehingga bisnis bisa berjalan dengan lancar.

Bagaimana Cara Mencari Peluang Usaha Waralaba Ini 5 Tempat yang Menyediakan Informasi Waralaba 01 - Finansialku

[Baca Juga: Tidak Semua Bisnis Waralaba Mampu Mencetak Laba Lho, Kalau Mau Beli Bisnis Waralaba Pilih yang Seperti Ini]

 

Mengingat bahwa pengalaman itu mahal harganya, Finansialku akan menjabarkan pula beberapa penyebab gagalnya bisnis ini dari pihak franchisee.

Mari simak dahulu beberapa penyebab gagalnya bisnis franchise yang merupakan pengalaman para pebisnis terdahulu. Dengan demikian Anda bisa menghindari beberapa hal berikut ini saat berbisnis franchise:

  • Memilih bisnis franchise dengan franchise fee atau royalti tinggi
  • Memilih bisnis franchise dengan perjanjian bahan baku yang mahal
  • Kurangnya akses dalam pendanaan yang baik
  • Maksimasi bisnis dengan banyaknya lokasi
  • Terbatasnya kreativitas

 

Kabar baiknya, Finansialku telah merangkum 10 cara memulai usaha franchise terlaris, sehingga Anda tidak perlu mengulang kesalahan yang sama.

Sebelumnya, sudahkah Anda memisahkan keuangan pribadi dan hasil bisnis? Penting untuk Anda ketahui, mencampur uang pribadi dan uang bisnis dapat berdampak buruk untuk perkembangan bisnis Anda! Pelajari langkah-langkahnya di ebook gratis dari Finansialku berikut ini!

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

10 Cara Memulai Usaha Franchise Terlaris

Bisnis franchise dapat dimulai baik sebagai franchisee maupun franchisor. Sebagai franchisor, Anda perlu mengembangkan sistem dan bisnis agar dikenal dan diterima masyarakat.

Sedangkan sebagai franchisee, Anda perlu selektif dan teliti dalam membeli sebuah bisnis, lalu menjalaninya agar bisa memperoleh keuntungan.

Jadi, Anda ingin memulai usaha franchise sebagai franchisor atau franchisee? Apapun pilihan Anda, simak 10 cara memulai usahanya berikut ini:

 

#1 Franchisor: Mempersiapkan Sistem yang Baik

Seperti telah disebutkan sebelumnya, mewaralabakan bisnis yang baru saja dibuka merupakan salah satu penyebab gagalnya bisnis franchise ini dari segi franchisor.

Mengapa demikian?

Tentunya karena bisnis baru belum dipersiapkan sedemikian rupa untuk bisa berjalan, terutama apabila dijalankan oleh pebisnis pemula yang umumnya menjadi franchisee.

Sistem yang terbukti telah berjalan dengan baik tentunya juga meminimasi kesalahan dan eror, sehingga Anda tidak perlu mengalami kerugian yang umumnya dialami para pebisnis pemula.

Bagaimana Cara Mencari Peluang Usaha Waralaba Ini 5 Tempat yang Menyediakan Informasi Waralaba 02 Franchise - Finansialku

[Baca Juga: Mau Membeli Waralaba? Pertimbangan 6 Sumber Pendanaannya]

 

Bisnis franchise dikenal newbie friendly karena umumnya bisnis ini memiliki beberapa kelebihan, dan salah satunya adalah sudah ada sistem yang jelas, sehingga franchisee tinggal mengikuti saja.

Artinya, harus ada sistem yang menjadi panduan dalam menjalankan bisnis, entah siapapun yang menjalankannya. Jadi, selalu pastikan sistemnya sudah berjalan dengan baik sebelum Anda mewaralabakannya.

 

#2 Franchisor: Menyusun Rencana Pemasaran

Kelebihan bisnis franchise lainnya yakni bisnis tidak dimulai dari nol, biasanya malah bisnis ini sudah memiliki nama dan dikenal baik oleh masyarakat.

Artinya disini sudah ada rencana pemasaran yang matang, yang dapat Anda bagikan atau sosialisasikan kepada para franchisee.

 

Bahkan tak jarang pihak franchisor memberikan dukungan perihal pemasaran ini bagi para franchisee, sehingga pemasaran dapat terus berjalan dan tak pernah surut.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa penting bagi seorang franchisor untuk menyusun rencana pemasaran yang baik sehingga bisnisnya dapat terus berkembang dan pantas diwaralabakan.

 

#3 Franchisor: Membuat Proposal yang Realistis

Bisa dibilang dalam bisnis franchise, franchisee dan franchisor merupakan satu tim.

Kesuksesan franchisee dalam menjalankan bisnis juga mendukung berkembangnya brand waralaba si franchisor.

Dengan demikian, perlu dibentuk hubungan dan jalinan kerja sama yang bersifat win-win.

Hanya dengan cara ini Anda akan melihat bahwa seluruh pihak (franchisor, franchisee, konsumen, karyawan) merasakan dampak positifnya.

Rangkuman Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bisnis Waralaba 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kalau Mau Sukses, Lakukan 5 Cara Jitu Ini! Sebelum Mulai Bisnis Waralaba]

 

Tetapi saya masih dibuat bingung kadang-kadang dengan maraknya penipuan berbasis franchise ini. Penipuan apa yang dimaksud?

Salah satunya adalah di mana pihak franchisor melakukan oversell. Artinya, mereka memberikan iming-iming palsu agar calon pebisnis tertarik membeli waralabanya.

Namun hal ini kurang bijak menurut pandangan saya. Sebagai franchisor yang baik, sudah sewajarnya Anda membuat proposal bisnis yang masuk akal dan jujur.

Dengan demikian, pihak franchisee juga bisa mempersiapkan diri untuk memasuki medan tersebut.

 

#4 Franchisor: Memastikan Kualitas Produk

Setelah perang dunia ke-II, muncul sebuah peraturan yang disebut “Lanham Act” yang memperbolehkan pembagian merek selama pemilik merek mengontrol kualitas produk dan jasa yang diberikan.

Hal ini membawa perubahan besar bagi perekonomian Amerika saat itu. Mengapa?

Tentunya karena sistem waralaba memungkinkan adanya konsistensi dalam kualitas produk dan jasa bagi konsumen, tidak peduli dari mana mereka membelinya.

7 Website Penyedia Informasi Bisnis Franchise atau Bisnis Waralaba 02 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya dan Bebas Keuangan: Hancurkan 5 Mental Block Ini!]

 

Siapa yang memiliki bisnisnya atau siapa pengelolanya bukanlah hal penting bagi konsumen, tetapi produk dan jasanyalah yang berpengaruh bagi customer experience.

Kemampuan sistem waralaba dalam memberika tingkat kepuasan tinggi bagi konsumen, tidak peduli dimana lokasi atau pemiliknya karena adanya jaminan kualitas yang sama akan tersalurkan kepada konsumen.

Jadi, Anda perlu mengutamakan kontrol kualitas, tak peduli sudah seberapa besar bisnis Anda berkembang. Ini merupakan salah satu kewajiban franchisor jika ingin bisnisnya terus berkembang hingga tahun-tahun selanjutnya.

 

#5 Franchisee: Teliti dalam Memilih

Umumnya, banyak pebisnis pemula yang akan memilih usaha waralaba ketimbang membangun bisnis sendiri dari nol. Alasannya, tentunya karena usaha waralaba sudah terbukti bisa berjalan.

Namun benarkah demikian?

Hati-hati dalam memilih bisnis waralaba karena masih banyak penipuan yang berkedok bisnis waralaba. Intinya adalah mencari informasi yang bukan hanya sekedar kata-kata, namun disertai bukti.

Anda juga bisa memperoleh informasi yang memang sudah terpercaya, misalnya dari teman atau kerabat yang pernah membeli waralaba terkait.

Dengan demikian Anda tahu mana bisnis waralaba yang memang memiliki reputasi baik dan terjamin.

Jangan mudah tergoda dengan mulut manis marketing franchise ya!

 

#6 Franchisee: Jangan Tergoda Harga Murah

Selain jangan tergoda dengan mulut manis marketing franchise, Anda juga disarankan untuk tidak mudah tergoda membeli bisnis franchise hanya karena harganya yang murah.

Bukan berarti franchise yang baik selalu mahal, namun di sini Anda harus mengenal betul proposalnya sebelum menentukan apakah Anda akan memperoleh keuntungan atau kebuntungan.

Anda perlu mengetahui dengan jelas mengapa bisnis tersebut ditawarkan dengan harga murah, jangan sampai harga murah artinya sistem manajemen, pelatihan dan promosi yang buruk.

Kesimpulannya, apabila anda hendak membeli sebuah usaha waralaba maka jangan pernah sekali-kali memilih waralaba hanya karena dibanderol dengan harga sangat murah, namun harus juga memahami kualitasnya.

 

#7 Franchisee: Tentukan Tujuan Berbisnis Franchise

Dalam memulai bisnis, sangat penting untuk memiliki tujuan. Mengapa?

Karena tujuanlah yang akan menjadi peta Anda dalam berjalan, dan tujuan ini jugalah yang akan menjadi motivasi di kala-kala sulit.

Steven Covey dalam bukunya Seven Habits bahkan mengungkapkan bahwa menentukan tujuan merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membawa kesuksesan.

Tidak peduli Anda ingin membuka bisnis franchise sebagai pekerjaan penuh waktu, atau hanya sebagai sampingan: tentukan tujuan Anda!

 

#8 Franchisee: Jangan Maunya Instan

Saran kami, jangan pernah memilih memulai sebuah bisnis disebabkan untuk memperoleh uang semata.

Hal ini disebabkan adanya risiko untung dan rugi dalam berbisnis. Ada saatnya mengalami kerugian dan saatnya untung besar.

Jadi, meski sudah memiliki brand recognition yang baik (yang artinya bisnis tersebut sudah dikenal masyarakat sehingga sudah memiliki sekelompok konsumen yang berminat membeli produk tersebut), jangan jadikan bisnis franchise sebagai batu lompatan instan akan kekayaan dan kesuksesan.

Semuanya, termasuk bisnis franchise membutuhkan proses, kesabaran, dan kerja keras.

Mereka yang sukses dalam sesaat belum tentu sukses terus ke depannya, sehingga penting untuk menjalani prosesnya sesuai kemampuan Anda untuk mempelajari celah-celah dan solusi untuk terus memperbaiki bisnis agar menjadi lebih baik lagi.

 

#9 Franchisee: Merencanakan Pendanaannya

Jika Anda sudah menentukan bisnis waralaba yang Anda inginkan, maka Anda harus mulai memperhitungkan berapa banyak biaya yang harus Anda siapkan untuk menjalankan bisnis tersebut.

Bisnis waralaba tentunya beragam dari yang membutuhkan modal sedikit hingga modal yang sangat besar.

Anda perlu mempersiapkan lokasi, peralatan, dan inventory untuk memulai bisnis waralaba (franchise).

Dalam bisnis waralaba, umumnya Anda juga perlu membayar franchise fee dan royalty and advertising fee sebagai pengganti dari biaya training, prosedur, serta pemasaran yang sudah disiapkan oleh franchisor (penyedia waralaba).

Apakah Bisnis Waralaba Aman Ini Regulasi Bisnis Waralaba di Indonesia - Finansialku

[Baca Juga: Melihat Peluang Bisnis Waralaba Fitness Center Gold’s Gym]

 

Yang menjadi pertanyaan adalah dari mana uangnya?

Ya, Anda perlu merencanakan pendanaannya dengan baik. Berikut beberapa pertimbangan sumber pendanaannya:

  • Beberapa franchisor (penyedia waralaba) umumnya membantu franchisee (penerima waralaba) dalam hal pendanaan dengan bekerja sama dengan agen peminjaman uang untuk membantu franchisee memperoleh dana untuk memulai bisnis waralaba.
  • Franchise financing company merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendanaan waralaba dengan cara menemukan peminjam dan pendana yang sesuai kemudian membantu kedua pihak untuk mencapai kesepakatan.
  • Pinjaman tradisional yaitu pinjaman dari bank.
  • Pinjaman dana Small Business Administration (SBA) atau disebut administrasi bisnis kecil merupakan salah satu pendanaan waralaba yang paling umum.

 

Dari berbagai sumber pendanaan yang telah disebutkan sebelumnya, Anda dapat memaksimalkan utilitasnya dengan mengkombinasikan beberapa pinjaman sesuai dengan kebutuhan Anda.

Janganlah bergantung pada satu pinjaman saja, namun Anda dapat mix and match untuk menghasilkan kombinasi yang paling kecil kerugian dan risikonya.

Jika Anda masih ragu, tanyakanlah langsung pada perencana keuangan Anda sebelum memulai bisnis waralaba, seperti contohnya Finansialku yang selalu siap membantu Anda.

 

#10 Franchisee: Kenali Franchise yang Dipilih

Seperti telah disebutkan sebelumnya, masih banyak sekali bisnis waralaba yang mengiming-imingi kesuksesan luar biasa besar secara instan. Sayangnya hal ini belum tentu terjadi.

Artinya, Anda perlu mengenali luar dalam bisnis yang akan Anda jalani. Jangan sembarangan memilih bisnis yang abal-abal.

Beberapa tips dalam memilih bisnis franchise adalah sebagai berikut:

  • Ketahui reputasinya dan perjalanan bisnisnya dengan teliti
  • Carilah yang memang sudah memiliki pengalaman
  • Saat memulai, jangan langsung memilih bisnis besar yang membutuhkan biaya tinggi dan banyak karyawan
  • Cari tahu apakah waralaba sedang tersangkut hukum atau tidak, dan selalu hindari bisnis yang bermasalah dengan hukum

 

Buktikan Sendiri: Jadilah Franchisor atau Franchisee Sukses!

Dalam bisnis tentunya ada berbagai masalah dan hambatan, demikian halnya dengan bisnis franchise. Tidak pernah ada jaminan sukses 100% dalam yang namanya BISNIS.

Tapi semua itu dapat Anda lalui jika Anda fokus dan semangat menjalaninya.

Ingatlah usaha yang baik belum tentu sukses dalam semalam, namun kesuksesan dapat dicapai dengan langkah yang perlahan namun pasti.

Kami yakin Anda juga bisa menjadi pebisnis franchise sukses jika menerapkan sikap pantang menyerah dan kerja keras dan cerdas!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara memulai usaha franchise terlaris lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Riski. Cara Memulai Usaha Franchise atau Waralaba Bagi Pemula. Berwirausaha.net – https://goo.gl/AvPW2c
  • Heri Kusdianto. 6 Cara Jitu Membangun Usaha Franchise Terlaris. Pojokbisnis.com – https://goo.gl/ErMvQQ

 

Sumber Gambar:

  • Franchise – https://goo.gl/oWjb3j
  • Franchise 2 – https://goo.gl/L3uJGi